
Selain Yihua, masih ada beberapa orang yang juga di tarik melayang ke udara, mereka adalah para pelayan dan beberapa prajurit istana, teriakan dan kepanikan mereka membuat semua penghuni istana keluar untuk melihat kejadian itu.
Kang Jian dan Qian Shin yang masih melakukan jamuan makan malam dengan Sang Kaisar juga ikut keluar setelah mendengar teriakan para prajurit.
Begitu Kaisar Hong melihat Yihua yang juga ada di salah satu orang yang melayang di udara, Kaisar Hong panik bukan main.
"Ketua Jian, Ketua Shin! Tolong selamat kan putri ku!." Kata Kaisar Hong meminta pertolongan kepada mereka berdua, Kaisar Hong juga meminta kepada Para Jendral agar berusaha menyelamatkan Yihua.
Permaisuri juga keluar dari kamar setelah mendengar teriakan para pelayan dan pekerja istana. Permaisuri hampir ikut tertarik ke atas, beruntungnya jendral Yin Lun segera memegang tubuh permaisuri tersebut.
Sama seperti Sang Kaisar, permaisuri juga panik setelah melihat Yihua yang sudah berada tinggi di atas.
Tidak lama kemudian muncul sesosok mahluk hitam, tubuhnya besar dan matanya merah menyala. Sosok tersebut tidak lain adalah jendral iblis yang menyerang langsung sendirian ke Istana Kaisar.
"Siapa di antara kalian yang telah membunuh adik perempuanku? Keluarlah kalau tidak aku pastikan tempat ini akan ku ratakan dengan tanah." Ucapnya dengan suara keras bagai suara halilintar yang menggelegar.
"Hem..! Kau masih belum mau menunjukkan diri! Baiklah lihatlah ini." Sosok tersebut mengangkat lengannya kemudian terlihat pusaran hitam yang di selimuti asap hitam dan menghisap orang-orang yang melayang ke arahnya.
Begitu salah seorang prajurit yang lebih dulu sampai di hadapan Sosok jendral iblis tersebut, Jendral iblis langsung menghancurkan tubuh prajurit tersebut sehingga menjadi gumpalan daging-daging kecil yang sangat banyak.
Semua yang masih melayang berkeringat dingin ketika melihat semua itu, Yihua sendiri sampai tidak mampu untuk berteriak setelah melihat kekejaman yang di tunjukkan oleh jendral iblis.
Ho Chen menatap tajam ke arah sang jendral iblis dari bawah, dia berdiri di atas atap kamar Yihua. Ho Chen sendiri yang awalnya sedang berada di dalam kamar Yihua terkejut setelah mendengar teriakan para pelayan, Ho Chen segera keluar dan berdiri di atap kamar Yihua dan melihat Yihua yang juga melayang di udara.
Tatapan Ho Chen berubah dingin setelah melihat jendral iblis menghancurkan tubuh salah satu prajurit dengan sangat kejam, dia juga tahu siapa yang di maksud adik perempuannya oleh jendral iblis tersebut, siapa lagi kalau bukan jendral Sui yang telah berhasil di kalahkan oleh Ho Chen kemudian membunuhnya.
"Aku hitung sampai tiga, jika sampai hitungan ketiga tidak muncul juga, aku akan menghancurkan tubuh semua manusia ini, Satu...!." Kata jendral iblis dan langsung mulai menghitung.
__ADS_1
Semua menelan ludah karena tidak tahu siapa sebenarnya yang di cari oleh jendral iblis tersebut, namun mereka juga tidak berdaya untuk melawan nya melihat kekuatannya yang sangat besar itu, bahkan Kang Jian dan Qian Shin pun ragu karena mereka berdua bukan lah tandingan jendral tersebut.
"Dua...!."
Hitungan waktu jendral iblis tersebut masih berlanjut.
Ho Chen menghela nafas panjang. "Sepertinya ini dendam pribadi ya! Kalau begitu ini adalah urusan ku." Gumam Ho Chen, namun dia tidak sepenuhnya yakin mengingat para iblis sangat licik, belum tentu jendral iblis itu berhenti menghancurkan manusia yang ia hisap itu.
Ho Chen mengenakan kembali topeng putihnya kemudian melayang kearah jendral iblis itu dengan kecepatan yang kasat mata, saat ini tehnik gabungannya sudah hampir habis, kemungkinan hanya tersisa seperempat malam lagi.
Ho Chen tiba-tiba muncul di hadapan jendral iblis tersebut membuat sang jendral iblis terkejut karena tidak merasakan akan kehadirannya.
"Akulah yang kau cari, jadi lepaskan mereka dan kembalikan mereka semua ke bawah." Kata Ho Chen.
Yihua yang masih berada di bawahnya dengan tubuhnya yang masih melayang memperhatikan Ho Chen yang kali ini mengenakan topeng.
Walau sudah malam dan gelap, mereka yang sudah mencapai Tingkat Langit ke atas bisa melihat Ho Chen dengan sangat jelas, namun untuk permaisuri dan orang-orang yang masih memiliki kekuatan di Tingkat Bumi tidak akan mampu melihatnya kerena keterbatasan energi mereka.
Setelah melihat Ho Chen yang sudah berada di hadapan jendral iblis, Yihua sangat senang bercampur bingung. Senang karena melihat Ho Chen yang sudah datang, namun bingung serta heran ketika melihat Ho Chen yang bisa melayang di udara.
"Ternyata kamu yang sudah membunuh adik perempuanku!." Jendral iblis memperhatikan Ho Chen dari atas sampai bawah kemudian melanjutkan perkataannya. "Kenapa aku harus menuruti perkataan mu, biar saja manusia-manusia hina itu mati terjatuh, jika kau mampu menyelamatkan mereka semua silahkan saja, namun aku tidak akan membiarkan mu melakukan itu." Ucap jendral iblis tersebut dengan tersenyum lebar kemudian menjatuhkan belasan orang yang melayang tersebut.
Semua terkejut ketika melihat orang-orang yang mulai jatuh. "Mereka terlalu tinggi, jika tubuh mereka menghantam ke permukaan tanah, tubuh mereka pasti akan langsung hancur." Ucap Qian Shin dia mungkin bisa menangkap paling banyak dua orang nantinya, dan sisanya belum tentu bisa terselamatkan.
Semua orang-orang yang melayang menjerit sekuat tenaga setelah menyadari tubuh mereka mulai jatuh.
"Cheeen....!." Yihua yang mulai jatuh mengulurkan tangannya ke Ho Chen yang berada cukup tinggi di atasnya dan memanggil Ho Chen dengan keras.
__ADS_1
Ho Chen melihat itu dan segera melesat ke bawah untuk menyelamatkan Yihua, namun jendral iblis menghadangnya. "Bukankah sudah ku katakan, aku tidak akan membiarkan mu menyelamatkan siapa pun.
Ho Chen tersenyum sinis ke arah jendral iblis. "Kau tidak akan cukup mampu untuk menghentikan ku." Kata Ho Chen dan melirik ke arah Yihua yang semakin jatuh dengan kecepatan yang sangat tinggi.
"Ayo kita lihat apa kau bisa menyelamatkan mereka semua, dan aku ingin tahu apa kau akan mampu menahan serangan ini." Ucap Jendral iblis kemudian menyerang Ho Chen dengan asap hitam nya.
"Sihir Penghentian waktu."
Asap hitam milik jendral iblis berhenti sekaligus jendral iblis juga tidak bergerak setelah Ho Chen menggunakan sihir penghentian waktunya.
Ho Chen mengeluarkan pedang lidah apinya untuk membantunya menyelamatkan orang-orang yang terjatuh.
Dengan kecepatan yang sangat tinggi Ho Chen bersama pedang nya mulai menyelamatkan semuanya, dalam waktu 30 detik semua orang-orang yang jatuh sudah berada di tanah dan di letakkan di depan Kaisar yang masih tidak bergerak menatap ke atas.
Ho Chen juga memindahkan Yihua, sebelum kembali melayang ke udara dia menatap wajah Yihua sekali lagi dan tersenyum padanya kemudian kembali terbang dan berdiri di hadapan jendral iblis kemudian menjentikan jarinya.
"Tehnik Angin - Hembusan Angin Gunung."
Setelah waktu kembali normal, Ho Chen mengibas asap hitam tersebut sehingga asap tersebut terbang ke arah lain.
Semua orang-orang masih menjerit ketakutan, mereka mengira tubuh mereka masih di udara, namun mereka segera tersadar setelah menyadari jika mereka sedang berbaring di tanah.
Kaisar juga terkejut ketika melihat mereka berada di hadapannya. "Apa yang terjadi? Kemana putri ku?." Kaisar Hong mencari-cari keberadaan Yihua namun tidak menemukannya, namun salah satu pelayan istana segera mengabarkan jika Yihua baik-baik saja.
"Terima kasih Chen..!." Ucap Yihua walau dia sendiri juga bingung, namun dia yakin Ho Chen lah yang menyelamatkan nya.
"Jadi identitas pendekar bertopeng itu adalah Chen'er..?." Ucapan Yihua yang tidak di sengaja di dengar oleh Permaisuri kemudian menanyakan nya kepada Yihua.
__ADS_1
Yihua jelas terkejut, dia tidak menyadari akan kehadiran ibunya sehingga mengucapkan dan menyebut nama Ho Chen.