
Keesokan paginya Ho Chen di bawa ke puncak gunung oleh Hanzi untuk melatih Ho Chen.
"Ini tidak ada kaitannya dengan Qi, namun juga membutuhkan Qi di dalam tubuh."
Ho Chen bingung dengan perkataan Hanzi, namun Hanzi segera menjelaskan. "Untuk mengunakan ilmu sihir ini tidak di butuhkan Qi sama sekali, namun syaratnya Qi di dalam tubuh juga harus banyak, karena ilmu sihir ini bisa menyerap Qi penggunanya, bisa di katakan sebagai bayaran atas ilmu tersebut."
Ho Chen merenung sesaat, dia tahu setiap ilmu yang tinggi memang membutuhkan harga yang tinggi juga, seperti yang terjadi kepada Peiyu.
Sebenarnya dunia Ho Chen juga ada yang mengunakan ilmu sihir seperti itu, namun seperti yang di katakan oleh Hanzi ada harga yang harus di bayar, yang mengunakan nya adalah Kang Jian.
Memang Kang jian tidak menggunakan energinya untuk berpindah tempat, karena yang mengaktifkan nya adalah orang lain, yaitu dengan cara mengalirkan energi empat orang di belakang pilar, sedangkan Kang Jian hanya berdiri menunggu dirinya terkirim ke tempat tujuannya.
Kang Jian berhasil tiba di tujuan, namun energinya semakin kurang kerena terhisap oleh sihir tersebut.
Itulah yang di maksud tidak ada kaitannya dengan Qi, namun membutuhkan Qi di dalam tubuh.
"Kau akan menentang Hukum alam, jadi sekali lagi aku ingatkan agar kamu bisa mempersiapkan dirimu sebaik mungkin." Kata Hanzi mengingatkan.
Ho Chen mengangguk kemudian mulai mempelajari langkah-langkah cara mengunakan ilmu sihir menghentikan waktu tersebut.
Awalnya Ho Chen sedikit kesulitan, namun secara perlahan-lahan dia sedikit menguasainya.
Lima hari berlatih, Ho Chen baru berhasil menguasai sedikit dari ilmu tersebut, dia dapat menghentikan waktu selama satu detik.
Hanzi yakin, setidak nya butuh waktu sekitar enam bulan untuk bisa menguasai seluruh ilmu tersebut, karena itu Ho Chen terus berusaha mempelajarinya.
Tanpa terasa sudah hampir lima bulan Ho Chen berada di dunia Astral tersebut, saat ini Ho Chen sudah mampu menghentikan waktu selama lebih dari 30 detik dan itu adalah pencapaian terbaik mengingat kekuatannya yang masih berada di Tingkat Alam Awal 1.
__ADS_1
Selain itu dia juga mempelajari ilmu mengendalikan pohon dan kayu di sekitarnya, lebih tepatnya Ho Chen lebih mempelajari ilmu sihir dari pada ilmu Tehnik nya.
Terkadang Ho Chen mencoba menggabungkan ilmu Tehnik dan sihir nya walau tetap gagal dia terus berusaha, salah satu ilmu Tehnik nya yang berhasil dia gabung dengan sihir adalah Tehnik Kristal Es yang di gabung dengan sihir es.
Ho Chen mendapatkan semua ilmu sihir berbagai unsur elemen dari kitab peninggalan kaum Elf.
Sihir elemen yang di pelajari Ho Chen justru membutuhkan energi untuk mengunakan nya, berbeda dengan ilmu sihir penghentian waktu yang tidak membutuhkan energi sama sekali.
Mempelajari sihir elemen lebih mudah bagi Ho Chen dari pada mempelajari Tehnik, jika mempelajari satu Tehnik saja membutuhkan waktu setidaknya lima bulan sampai satu tahun itupun baru satu atau dua tahap saja.
Namun mempelajari Ilmu sihir elemen, Ho Chen hanya membutuhkan waktu kurang dari 15 hari, namun Ho Chen tetap akan mengunakan Tehnik nya ketika sudah tiba di dunianya nanti, karena dia hanya akan mengunakan sihir nya jika ke adaan terdesak atau harus berhadapan dengan salah satu raja iblis.
Dua bulan kemudia Ho Chen berhasil menyempurnakan ilmu sihir penghentian waktu nya lebih lama satu bulan dari yang Hanzi perkirakan, itu semua karena kosentrasi Ho Chen yang terbagi dengan mempelajari sihir lainnya, saat ini Ho Chen sudah berhasil menghentikan waktu hampir satu menit, bahkan energinya saat ini sudah naik ke Tingkat Alam puncak 1.
Semua ilmu sihir elemen berhasil Ho Chen kuasai, bahkan lebih banyak dari pada ilmu Tehnik nya.
Ilmu Tehnik yang di kuasai Ho Chen adalah Angin, Air, Es, Bumi, Api, dan Petir.
Sudah 7 bulan dia berada di sana dan menurutnya sudah waktunya baginya untuk kembali ke dunianya, karena dia tidak tahu apa saja yang sudah terjadi di dunianya, di tambah lagi dia mengkhawatirkan Jiu Rui dan Qiao Lin.
Semenjak berada di dunia Astral, Rasa perasaan yang sudah hilang karena efek dari membuka Pintu keabadian kini sudah kembali.
Entah apa yang terjadi dengan perasaan nya, akhir-akhir ini dia lebih memikirkan Qiao Lin, Ho Chen juga tidak mengerti perasaan apa itu, yang jelas dia selalu mengingat nya bahkan mulai mengkhawatirkan nya.
"Apa kamu tidak bisa tinggal di sini selama satu bulan lagi?." Choon bertanya dengan wajah sedih, selama ini dia dan Hauben yang selalu menemani Ho Chen berlatih ilmu sihir elemen, ilmu sihir elemen logam itu juga ilmu yang di berikan oleh Choon kepada Ho Chen, sedangkan sihir kayu adalah ilmu yang dimiliki oleh Hauben yang memang berasal dari Kaum Ent.
"Maafkan aku Choon aku memang harus pergi sekarang karena duniaku saat ini membutuhkan ku." Kata Ho Chen dengan mengelus bulu Choon yang lembut.
__ADS_1
"Choon! sudahlah biarkan dia kembali ke dunianya, aku yakin suatu saat nanti dia akan datang ke sini menemui kita!." Hauben berusaha membujuk Choon agar bisa membiarkan Ho Chen pergi.
"Terima kasih atas kebaikan kalian selama ini, aku janji akan datang mengunjungi kalian lagi nanti." Ho Chen berbicara dengan sedikit berat namun dia tetap memantapkan hatinya.
Hanzi muncul di samping Ho Chen dan berbicara kepada mereka semua yang sudah banyak berkumpul atau lebih tepatnya semua mahluk berbagai raas berkumpul.
"Aku serahkan semua di sini kapada kalian semua, aku akan pergi ke dunia Ho Chen dan tidak akan kembali lagi." Kata Hanzi dengan singkat.
Mereka semua sudah tahu apa yang di maksud tidak akan kembali lagi, mereka sudah mengetahui jika Ho Chen adalah penerus dari kekuatan Hanzi, jadi Hanzi akan segera lenyap dan bergabung dengan tubuh Ho Chen.
"Kami mengerti Raja Hanzi." Mereka semua memberi penghormatan terakhir mereka kepada Hanzi sebelum akhirnya Hanzi dan Ho Chen sama-sama menghilang dari hadapan mereka semua.
"Aku akan menunggu kedatangan mu manusia." Gumam Hauben yang di dengar oleh Choon.
"Aku yakin dia tidak akan melupakan janjinya untuk kesini lagi." Choon pun ikut bergumam.
Ho Chen muncul kembali di dunianya, saat ini dia berada di hutan tempat terakhir kali dia pergi meninggalkan Zhu Yu dan rombongannya.
"Ho Chen! Selama kamu mencari dan mengumpulkan ketiga pecahan energi yang tersisa, aku akan tidur di permata biru di gelang mu, dan akan kembali bangun jika ke enam pecahan energi sudah berkumpul di dalam dirimu." Kata Hanzi.
"Terima kasih atas latihan yang guru berikan selama ini, silahkan jika guru akan tidur di dalam permata gelang ini." Kata Ho Chen sembari mengarahkan gelangnya.
Ho Chen sudah menganggap Hanzi sebagai Gurunya karena dia yang sudah mengajar kan ilmu penghentian waktu sekaligus pemilik energi yang ia miliki.
Hanzi mengangguk kemudian mulai menjadi cahaya putih dan kecil dan masuk kedalam salah satu permata yang ada di dalam gelang Ho Chen.
Setelah Hanzi sudah masuk kedalam permata tersebut Ho Chen segera menutupinya kembali, dia melihat ke sekelilingnya.
__ADS_1
"Ini tempat terakhir Kak Rui dan Lin ketika aku meninggalkan mereka, apa mereka masih berada di kota?." Gumam Ho Chen.
"Kak Rui, Lin! Aku telah Kembali, tunggulah aku.!." Kata Ho Chen kemudian terbang menggunakan Pedang nya ke arah Kota.