Pendekar Dewa Abadi

Pendekar Dewa Abadi
Pertempuran telah usai


__ADS_3

Pedang Lidah api yang sedari tadi melayang-layang dan membunuh beberapa jagoan kini terbang dengan sangat cepat ke arah Ho Chen.


Anehnya api biru yang menyelimuti pedang lidah api tidak padam walau suhu sudah sangat dingin. Api biru tersebut baru menghilang setelah pedang tersebut kembali ke punggung Ho Chen.


Api jendral iblis mulai mengecil bahkan hampir menghilang. Jendral iblis menyesal telah meminta kepada Ho Chen untuk menunjukan kemampuannya.


Ho Chen sebenarnya belum mampu untuk menandingi jendral iblis, karena kamampuan aslinya berada di Tingkat Langit Puncak 4.


Namun berkat menguasai berbagai Tehnik dan juga gabungan energi Yu dan Ming Hao, Ho Chen bisa memiliki kekuatan yang mampu menandingi jendral iblis. Namun gabungan energi tersebut tidak akan bisa di gunakan secara terus menerus.


Ho Chen hanya bisa mengunakan energi Yu dan Ming Hao paling lama setengah hari. Namun jika Ho Chen sudah berada di Tingkat Alam maka dia bisa mengunakan selama satu hari. Berbeda lagi jika dia sudah mencapai Tingkat Alam Dewa.


Jika Ho Chen berhasil mengumpulkan ke Tujuh energi tersebut! maka, ketika Ho Chen sudah mencapai Tingkat Alam Dewa. Ketujuh energi akan menyatu dengan tubuh Ho Chen dengan sempurna dan mencapai Tingkat Dewa Abadi.


Namun saat ini baru dua energi yang bersatu. Itu pun dengan waktu yang terbatas.


Namun bagi Ho Chen itu sudah lebih dari cukup untuk mengalahkan jendral iblis dengan cepat. Karena Ho Chen memiliki kelemahannya.


“Selaman ini kamu bersama seluruh kaummu sudah banyak membuat resah banyak orang. Sekarang juga aku akan melenyapkan mu." ucap Ho Chen dangan tatapan dingin.


Jendral iblis tidak mampu berbicara, api di tubuhnya semakin menghilang bahkan asap hitam sudah mulai terlihat.


Ho Chen mengarahkan tapaknya ke wajah jendral iblis. “Ini akan mengakhiri mu dengan cepat." Ucap Ho Chen.


“Tehnik Kristal Es - Segel Abadi."


Telapak tangan Ho Chen memancarkan sinar berwarna kebiruan. Ho Chen berniat menyegel api jendral iblis. Namun hal yang aneh terjadi.

__ADS_1


Tiba-tiba muncul asap hitam dari belakang jendral iblis. Lalu jendral iblis seperti di hisap kedalam asap hitam tersebut lalu menghilang bersamaan dengan hilangnya asap hitam yang menghisap jendral iblis.


Kejadian serupa juga terjadi kepada Wei Heng. Qiao Ho baru menyadari setelah melihat asap hitam yang muncul secara tiba-tiba di atas kepala Wei Heng. Wei Heng sendiri kini kehilangan kesadaran karena tidak mampu menahan dinginnya suhu yang dibuat oleh Ho Chen.


Kemudian Wei Heng terhisap kedalam asap tersebut. Qiao Ho tidak sempat bergerak karena semua itu terjadi secara tiba-tiba.


Touli, Peiyu dan anggota mereka yang masih selamat juga terhisap kedalam asap hitam. Kemudian menghilang. Seluruh jagoan sekte berbagai aliran merasa heran namun bercampur senang, karena pertempuran sudah selesai.


Feng Ying baru tiba setelah semuanya menghilang. Ketika di perjalanan Feng Ying merasa kesal kepada Kun, karena dia berjalan sangat lambat. Kun melakukan hal itu karena mendapat code isyarat dari Ho Chen agar memperlambat jalanya, supaya gurunya bisa beristirahat.


Akibat pesan Ho Chen, Feng Ying tidak habis-habisnya mengutuk dan memanggilnya sapi akibat berjalan terlalu lambat. Namun Kun seolah-olah tidak mendengarkannya, bahkan terlihat seperti kuda bodoh.


“Sesepuh Feng! Anda benar-benar hebat sudah berhasil mengalahkan jendral iblis."


Kata Xiu Huan dan Whu Zhi setelah mereka berada di depan Feng Ying.


Suhu dingin kini sudah menghilang namun hawa dinginya masih terasa akibat semua wilayah Pilar Angin yang masih membeku.


Qiao Ho yang dari tadi berada di dalam kini juga terlihat dan berkumpul dengan mereka semua.


Walau pertempuran sudah berakhir namun tangisan duka mulai terdengar. Banyak anggota sekte Pilar Angin yang mati, korban kebanyakan pendekar yang memiliki Tingkat Bumi dan Tingkat Langit. Bahkan beberapa jagoan berbagai sekte juga ada yang mati.


Pedang Ho Chen kembali melayang, namun kali ini pedang tersebut tidak mengeluarkan api biru lagi. Pedang tersebut segera melayang ke telapak kaki Ho Chen, kemudia pedang tersebut terbang ke arah puncak gunung.


Mereka semua melihat kedatangan Ho Chen yang terbang ke arah mereka. Walau mereka sedih dan berduka namun setelah melihat kedatangan Ho Chen yang baru pulang setelah berhadapan dengan jendral iblis. Kini di sambut dengan wajah sedikit gembira.


Mereka melihat kedatangan Ho Chen dengan tatapan takjub, kerena di usia yang sangat begitu muda, Ho Chen sudah memiliki kekuatan yang begitu tinggi.

__ADS_1


“Chen'er berkat dirimu kita bisa memenangkan pertempuran ini. Semoga kedepannya tidak ada lagi penyerangan seperti ini lagi." Kang Jian menghampiri Ho Chen yang baru tiba


“Ketua Jian! Kita belum menang. Ini baru awal di mulai nya pertempuran. .!"


Perkataan Ho Chen terdengar sangat jelas. Mereka semua menelan ludah, mereka berpikir jika di awal pertempuran saja sudah sebesar ini! bagaimana dengan selanjutnya?


“Chen'er maafkan aku kerena membiarkan Wei Heng lepas..!" Kata Qiao Ho dengan rasa bersalah.


“tidak apa-apa senior Ho! Lagi pula aku juga belum sempat memusnahkan jendral iblis itu.." Ucap Ho Chen.


Mereka semua terkejut mendengarnya. “Jendral iblis belum mati..?" Tanya Shilin yang dari tadi hanya diam.


Ho Chen mengelengkan kepala. “Belum, ketika saya ingin melenyapkannya! Ada asap hitam yang entah dari mana datangnya, kemudian menghisap jendral iblis itu."


“Kami di sini juga mengalami hal serupa! Apa mungkin asap itu adalah Raja iblis..?" Kata Kang Jian sambil bertanya.


“Entahlah...!" Jawab Ho Chen singkat.


Feng Ying menghampiri semuanya dan berbicara. “Sudah kita bahas itu nanti, sekarang pertempuran telah usai. Masih banyak yang harus kita urus." Kata Feng Ying sambil melihat mayat-mayat yang masih tergelatak.


Begitu banyak jatuh korban dari kedua belah pihak dalam pertempuran itu. Kebanyakan yang menjadi korban adalah pendekar Tingkat Bumi dan Langit. ada juga beberapa jagoan yang mati baik dari anggota aliansi Pilar Angin maupun aliansi pasukan iblis.


Matahari sudah mulai terbit, dan semua bekerja sama membereskan sisa-sisa pertempuran. Mulai dari mengumpulkan jenasah dan memisahkan antara jenasah musuh dan jenasah aliansi.


Para jenasah di makamkan dengan layak dan di beri penghormatan sebagai pahlawan yang gugur. namun jenasah aliansi pasukan iblis di kremasi.


Walau pertempuran sudah selesai, dan di menangkan oleh aliansi sekte Pilar Angin! namun tidak terlihat wajah senang atau gembira, yang terlihat hanya wajah yang di penuhi dengan duka.

__ADS_1


__ADS_2