
Ho Chen melayang keudara kemudian mengarahkan telapak tangannya ke bawah, dia menciptakan perisai pelindung keseluruh kota Anming.
Di tempat yang lain juga secara bersamaan tercipta perisai pelindung, mulai dari sekte kota dan desa. Yang membuatnya adalah bayangan Ho Chen.
"Dunrui, serang dia!" kata Ratu Sihir.
Wang Dunrui melepaskan energi yang sangat besar membuat seluruh langit di kekaisaran Yun tertutup awan tebal, bahkan badai angin juga berhembus sangat kencang.
Di dahi Wang Dunrui juga muncul tiga garis berbeda warna dari warna merah, biru, dan hitam. Semakin lama energi Wang Dunrui mulai menggetarkan tanah di seluruh kekaisaran Yun.
Ho Chen sendiri terus melayang hingga sejajar dengan mereka semua namun dia tidak mengeluarkan energinya. Dia hanya mengeluarkan Aura besar bercahaya emas.
"Maafkan aku saudara Chen!" kata Wang Dunrui berbicara dalam hatinya.
Wang Dunrui lansung melesat maju kearah Ho Chen dengan kecepatan sangat tinggi, dia mengepalkan tangannya yang sudah mengeluarkan energi api biru.
Darrr!!
Serangan kepalan Wang Dunrui ternyata ditahan oleh Ho Chen hanya mengunakan sebelah tangannya, namun menimbulkan ledakan energi bagai suara guntur yang sangat besar.
Langit yang tertutup awan hitam tebal lansung hilang tersapu oleh gelombang kejut ledakan tersebut, bahkan daya rusak gelombang kejut tersebut mencapai tanah yang jauh di bawah.
Andai saja Ho Chen tidak memasang perisai pelindung, mungkin istana dan kota Anming pasti akan hancur.
Wang Dunrui terkejut melihat Ho Chen mampu menahan serangan penuhnya hanya dengan sebelah tangannya.
Dia kembali melancarkan pukulan lebih banyak lagi, namun Ho Chen tetap saja menahan serangan tersebut dengan sebelah telapak tangannya saja.
"Ternyata dia sekuat ini!" Batin Wang Dunrui, dia merasa sudah memiliki kekuatan terbesar, namun melihat kekuatan besarnya ternyata tidak mampu menyentuh Ho Chen, dia langsung mengakui dalam hatinya kalau kekuatan Ho Chen lebih besar darinya.
"Saudara Dunrui, sampai kapan kamu akan terus berpura-pura seperti ini?"
Ketika masih melancarkan serangannya kepada Ho Chen, tiba-tiba suara Ho Chen berbicara padanya lewat pikirannya.
__ADS_1
"Kamu berbicara padaku lewat pikiranku?" tanya Wang Dunrui, namun dia juga berbicara melewati pikirannya yang sudah dimasuki oleh pikiran Ho Chen.
Pertarungan antar mereka berdua mampu merusak sebagian tanah yang tidak dilindungi oleh perisai pelindung, bahkan gunung-gunung banyak yang mulai mengeluarkan asap karena getaran besar memicu gunung-gunung tersebut menjadi aktif.
"Benar, aku berbicara lewat pikiranmu! Aku sudah tahu rencanamu dari Yin Fei," kata Ho Chen namun masih dengan menahan semua serangan Wang Dunrui dengan sebelah tangannya saja.
"Awalnya aku memang memiliki rencana itu, namun setelah kebangkitan Ratu Sihir, aku baru tahu jika kekuatanku bisa diambil olehnya, bahkan dia bisa mengambil alih tubuhku," kata Wang Dunrui.
"Aku tahu, dan aku sudah memiliki rencana," kata Ho Chen.
"Apa rencanamu itu?" tanya Wang Dunrui.
"Aku akan membuat segel pada tubuhmu, jadi dia tidak akan bisa mengambil kekuatanmu, dan dia juga tidak akan bisa mengambil alih tubuhmu," kata Ho Chen.
"Apa kamu bisa saudara Chen?" tanya Wang Dunrui.
"Aku bisa, sekarang bersiaplah! Aku akan memasang segel di tubuhmu," kata Ho Chen.
Raja iblis dan Ratu Sihir tidak menyadari jika Wang Dunrui yang sedang bertarung dengan Ho Chen sedang berkomunikasi lewat pikiran, sehingga mengira jika Wang Dunrui benar-benar sedang bertarung dengan serius.
Wang Dunrui bisa merasakan serangan tapak tersebut namun tidak merasakan sakit sama sekali, dia berbalik kearah Ho Chen kemudian diam tidak bergerak.
"Sekarang tubuhmu sudah tersegel, dan Ratu Sihir tidak akan pernah bisa menarik kekuatanmu dan tidak akan bisa mengambil alih tubuhmu," kata Ho Chen, namun kali ini dia tidak berbicara lewat pikiran Wang Dunrui lagi.
Wang Dunrui mengerakkan-gerakkan tubuhnya sekaligus mencoba mengeluarkan energi api merah. "Terimakasih saudara Chen, sekarang aku bisa membalas kematian ayahku tanpa perlu khawatir lagi kepada Nenek sihir itu," kata Wang Dunrui.
Ho Chen mengangguk, kemudian mereka berdua sama-sama menatap ketiga Raja iblis, dan Ratu Sihir sekaligus ke lima Jendral iblis tersebut.
"Saudara Chen, serahkan Raja iblis hitam dan jendral Ori padaku! Aku akan membunuh mereka dengan tanganku sendiri," kata Wang Dunrui sambil menatap tajam mereka berdua.
"Tidak masalah, kamu serahkan saja sisanya padaku!" kata Ho Chen.
Mulut Raja iblis biru menganga ketika melihat Wang Dunrui sedang melayang sejajar berdua sambil menatap ke arahnya.
__ADS_1
"Apa yang dia lakukan?" tanya Raja iblis hitam.
Ratu Sihir hanya tersenyum sinis, hanya dia yang tidak terkejut, dia sudah curiga kepada Wang Dunrui sejak awal bertemu, begitu juga dengan jendral Ori maupun jendral Xu.
"Sepertinya aku tidak bisa mengambil kekuatannya dan juga mengambil alih tubuhnya," kata Ratu Sihir setelah melihat ada sedikit cahaya ke emasan mengelilingi tubuh Wang Dunrui.
"Dasar manusia tidak tau berterima kasih, sudah kami berikan kekuatan kami padamu dan sekarang kamu mau menghianati kami? Kamu akan menyesalinya," kata Raja iblis hitam.
"Raja Wu, kamu akan mengetahui seperti apa rasa terimakasih yang akan aku berikan padamu!" kata Wang Dunrui kemudian dengan sekali gerakan dia sudah berada di hadapan Raja iblis hitam.
"Apa! Kau ingin menyerang...!"
Wang Dunrui lansung mencekik leher Raja iblis hitam kemudian tangan satunya juga mencekik leher jendral Ori, meraka berdua dibawa turun ke bawah dan tubuh mereka di hantamkan ke tanah.
Jdearr!!
Tanah lansung berlubang besar setelah Wang Dunrui menjatuhkan tubuh Raja iblis hitam bersama jendral Ori ke tanah.
"Wu..!!!" Raja iblis merah berseru ketika melihat Raja iblis hitam sudah berada ditanah, dia berniat membantunya namun Ho Chen sudah berada di hadapannya.
"Lawan kalian adalah Aku!" kata Ho Chen.
"Aku akan membungkam ke sombonganmu itu!" kata Raja iblis biru, dia sudah berdiri disamping Raja iblis merah.
Raja iblis biru mengedipkan kedua matanya berniat menyerang Ho Chen seperti dulu, namun Ho Chen sama sekali tidak merasakan apapun.
Jika dulu Ho Chen terpukul mundur karena serangan kedipan energi dari kedua mata Raja iblis biru, kali ini Ho Chen hanya merasakan angin menerpa tubuhnya saja.
"Dia sama sekali tidak merasakannya!" kata Raja iblis biru kemudian dia mengeluarkan energi api biru yang sangat besar.
"Hentikan Daji! Percuma kamu mengeluarkan semua energimu itu, lebih baik kita gunakan sihir penyatuan saja, aku yakin itu akan mampu mengimbanginya," kata Ratu Sihir.
Raja iblis biru menghentikan energinya setelah mendengar perkataan Ratu Sihir, dia menoleh kearah Ratu Sihir, namun sebuah pukulan keras tiba-tiba mengenai wajahnya.
__ADS_1
"Kau lengah!" kata Ho Chen sambil memukul wajah Raja iblis biru dengan keras.
Raja iblis biru terlempar ke tanah dan menimbulkan ledakan lebih besar dari ledakan jatuhnya Raja iblis hitam dan jendral Ori.