Pendekar Dewa Abadi

Pendekar Dewa Abadi
Menghancurkan perisai


__ADS_3

Mereka melakukan perjalan selama 13 hari dan baru sampai di kawasan sekte Pilar Angin. Terlihat gunung besar yang menjulang tinggi ke atas.


“Emm, ternyata seperti ini sekte Pilar Angin itu..!" Ucap Touli sambil menatap gunung tersebut dari jauh.


“Kirim pemantau kesana..!" Perintah Wei Heng.


10 orang segera maju, mereka memiliki ilmu meringankan tubuh yang tinggi, mereka segera bergerak menuju ke sekte Pilar Angin.


Namun ketika berjalan lebih 20 meter, sebuah petir menyambar dengan dangat cepat, sehingga membuat ke 10 orang tersebut tidak bisa menghindar dan terkena sambaran tersebut, seketika itu juga mereka mati di tempat.


“Apa yang terjadi..?." Peiyu melotot melihat kejadian tersebut.


“Sepertinya ini adalah perisai pelindung, tapi kenapa petir? Kenapa bukan angin?." Wei Heng kebingungan.


“Ketua, apa mungkin sekte Bukit Halilintar juga disini?." Tanya Peiyu.


“Tidak mungkin, kita sudah merencanakan ini secara rahasia, seharusnya tidak ada sekte lain yang mengetahuinya." Kata Wei Heng.


“Ketua kita coba mengirim beberapa pasukan iblis untuk kesana."


Wei Heng diam sejenak setelah mendengarkan saran dari Touli. “Baiklah, kita akan mengirim beberapa pasukan iblis."


Wei Heng memanggil 20 pasukan iblis dan memerintahkan mereka untuk berusaha menerobos dinding perisai petir yang tidak terlihat itu.


20 pasukan iblis segera menuju kesana, namun ketika berjarak 20 meter hal mengejutkan lain juga muncul secara tiba-tiba. Tepat setelah melewati 10 mayat yang terbujur kaku, tiba-tiba keluar air dari dalam tanah dan mengurung ke 20 pasukan iblis tersebut, sehingga 20 pasukan iblis tersebut menghilang.


“Ini...!" Peiyu kehabisan kata-kata.


“Bunga Teratai..! Tidak ini tidak mungkin." Wei Heng tidak percaya akan apa yang ia lihat.


“Biar aku mencoba.." Peiyu maju kedepan dan mencoba mengunakan kabut asap untuk menerobos dinding perisai aneh tersebut.


Namun lagi-lagi perisai tersebut muncul, kali ini hembusan angin kencang membelokkan kabut asap tersebut. “Aahh, ini sungguh merepotkan..!" Ucap Peiyu yang terlihat geram.


“Saudari mundurlah, aku akan mencobanya juga." Kata Wei Heng.


Wei Heng maju dan memandang ke sekitarnya. Dia bisa melihat ada sesuatu seperti garis halus yang menempel di tanah.


“Ternyata benar, mereka sudah menyiapkan perisai, apa mungkin semua sekte sudah mempersiapkan perisai yang sama." Gumam Wei Heng.

__ADS_1


“Tehnik Api iblis - tembakan bola api."


Wei Heng menembakkan bola api yang begitu besar dan panas, dan meluncur kedepan dengan begitu cepat.


Namun hasilnya sama saja, ketika bola api tersebut melewati garis halus tersebut, tiba-tiba sebuah dinding es yang tebal juga muncul dari dalam tanah, dinding tersebut menahan laju bola tersebut dan memadamkannya.


“Tidak mungkin, ini mustahil..!" Wei Heng sangat mengetahui siapa pengguna es di kekaisaran Yun. “Apa Qiao Ho juga mengetahui ini?." Wei Heng kembali ketempat Peiyu dan Touli dengan penuh banyak pertanyaan.


“Bagaimana ini, sepertinya perisai ini begitu kuat.." kata Peiyu, dia merasa mustahil untuk menghancurkan perisai yang selalu berubah-ubah itu.


“Kita akan mencoba bersama-sama." Semua berusaha bekerja sama untuk menghancurkan perisai tersebut.


17 jagoan yang di bawa oleh Peiyu juga maju, di tambah 15 jagoan dari sekte darah iblis dan 80 pasukan iblis yang memiliki Tingkat Alam.


Meraka mengeluarkan masing-masing tehnik, namun sama saja, berbagai macam perisai juga muncul menahan serangan dari luar.


Kadang muncul dinding yang terbuat dari tanah, kadang juga muncul dinding besi tebal. Berbagai macam unsur telah menahan semua serangan, dan tidak ada satupun yang berhasil menembusnya.


“Dinding besi ini hanya dimiliki oleh sekte Gagak hitam, namun mustahil mereka juga ikut bekerja sama." Kata Wei Heng.


Jika tehnik aliran putih dan netral yang bekerja sama itu tidak akan membuat Wei Heng heran, namun nyatanya dari unsur perisai yang muncul, ternyata ada tehnik yang di miliki sekte aliran hitam juga, sehingga membuat Wei merasa heran.


“Bagaimana mungkin ini bisa terjadi?." Touli tidak habis pikir. Serangan gabungan nyatanya tidak mampu membuat perisai tersebut hancur, malah sebaliknya energi mereka yang semakin habis, akibat terus menerus menyerang perisai tersebut.


“Inikah jendral iblis yang mereka ceritakan itu? Aura kekuatanya sungguh mengerikan." Batin Peiyu yang terpana ketika memandangi jendral iblis.


“Apa yang terjadi?." Tanya jendral iblis.


Wei Heng segera menjelaskan titik masalah yang mereka hadapi. Jendral iblis segera menoleh ke arah 10 mayat yang sudah tidak bernyawa tersebut.


“Perisai ini aktif dari luar, kenapa tidak menghancurkannya dari dalam?." Perkataan jendral iblis membuat Peiyu keheranan.


Wei Heng dan Touli segera setuju dengan ide tersebut, mereka bertiga pun terbang ke atas karena mereka yakin, perisai tersebut tidak mungkin sampai keatas.


Ternyata di atas pun juga ada perisai yang sama, namun hanya angin dan petir, mereka bisa menahan serangan tersebut dan menembusnya.


Peiyu hanya membuka tutup mulutnya, dia tidak menduga Wei Heng dan Touli ternyata bisa melayang di udara.


Wei Heng dan Touli sudah berada di dalam perisai tersebut, dan segera menghancurkan perisai tersebut dari dalam. Sedangkan jendral iblis terbang menuju puncak gunung, dan menuju sekte Pilar Angin berada.

__ADS_1


“Saudar Heng dan saudara Touli ini sungguh memiliki kekuatan yang besar hanya dalam beberapa tahun saja." Gumam Peiyu setelah Wei Heng dan Touli berhasil menghancurkan perisai dari dalam.


Tidak menunggu lama, mereka semua segera maju, dan tidak ada lagi acara mengintai dan lainya. Yang ada mereka ingin segera menyerang sekte Pilar Angin secepatnya dan menghancurkanya.


Gumaman para pasukan iblis yang tidak jelas juga terdengar, mereka seperti tidak sabar ingin membunuh dan maju dengan mata menyala, dan begitu liar.


“Hancurkan sekte Pilar Angin, jangan biarkan siapapun hidup..." Ucap Wei Heng suaranya menggema dan terdengar ke seluruh wilayah sekte Pilar Angin.


***


Setelah selesai berlatih Jiu Rui sedang asik berbincang-bincang dengan Yuen Fang, Yuen Fang yang awalnya bersikap dingin, sekarang mulai ceria semenjak adanya Jiu Rui, mereka sering berlatih bersama.


Saat ini Jiu Rui sudah berhasil memasuki Tingkat Bumi Awal 1, sehingga Jiu Rui bisa mengunakan energinya.


“Kalian ternyata di sini...!" Yuen Linchen tiba beberapa saat.


“Ayah, kami baru selesai latihan dan sekarang aku lapar, aku mau makan dulu." Kata Yuen Fang dengan tersenyum lebar.


Yuen Linchen sangat senang melihat anaknya yang berubah. Sekarang Yuen Fang lebih banyak bicara, dan selalu bersikap ramah, dia tidak tau bagaimana Jiu Rui bisa membuat anaknya menjadi seceria ini.


“Senior, apa belum ada tanda-tanda kapan adik akan selesai dari latihanya?." Tanya Jiu Rui.


“Aku masih belum mengetahuinya, jika memang murid sesepuh ingin keluar, dia bisa keluar dengan mudah, menurutku mungkin dia masih melakukan latihan yang lain." Kata Yuen Linchen.


“Kamu tanang saja, walau aku tidak tau bagaimana kondisi di dalam tempat itu, namun aku yakin dia bisa melaluinya." Yuen Linchen menambahkan.


Mereka berbincang-bincang cukup lama hingga sore, mereka berencana masuk untuk makan malam, namun sebelum masuk ke pintu rumah, suara ledakan dan goncangan terdengar dan dirasakan begitu jelas


Yuen Linchen segera pergi keluar untuk memastikan, dan benar saja, dia melihat perisai yang jauh sedang bereaksi. “Ini serangan, mereka ingin menyerang selarut ini..!" Yuen mengerutkan dahi.


Dia kemudian mengibaskan energi angin menuju lonceng, agar seluruh penghuni dan jagoan yang berjaga segera bersiaga.


***


Apa kalian merasa heran, kenapa sekarang up nya tidak teratur seperti biasa.


mudah saja, kemarin hp saya rusak dan seluruh naskah ada di sana, dari pada nunggu terlalu lama, maka saya membeli hp baru, dan membuat naskah baru, jika menunggu Hp saya bener kan lama.


jadi mulai sekarang jadwal up nya belum pasti jam berapa akan muncul. namun akan up setiap hari.

__ADS_1


terima kasih ya.


semoga terhibur.


__ADS_2