
Setelah sepeninggal sang kakek, Feng Ying hidup sendirian, setiap hari yang ia jalani hanya berburu kelinci dan ayam hutan, semua itu berlangsung sampai Feng Ying berumur 15 tahun.
Rumah sang kakek yang dihuni oleh Feng Ying terletak di pinggir hutan. Feng Ying keluar dari rumah dan pergi untuk mengadu nasib di kota.
Sejak saat itu kehidupan yang Feng Ying lalui semakin sulit, dari di kejar binatang buas, hingga di kejar oleh orang-orang yang ingin menjual Feng Ying untuk di jadikan budak.
Feng Ying terus bertahan dalam kondisi seperti itu sampai berumur 18 tahun.
Umur Feng Ying sudah menginjak masa remaja. Dan ketika itu, keberuntungan berpihak padanya. Feng Ying menemukan sebuah kitab di dalam sebuah lubang kayu besar dan tua. Kitab itu bernama Kitab Dewa Matahari. Kitab tersebutlah yang membuat Feng Ying menjadi seorang pendekar.
Semenjak Feng Ying sudah berhasil menjadi seorang pendekar, Feng Ying lebih sering membantu orang-orang miskin, namun tekad Feng Ying adalah memberantas orang-orang yang sering menjual anak-anak untuk di jadikan budak. Feng Ying semakin terkenal di kalangan masyarakat miskin, karena aksi Heroiknya. Namun Feng Ying tidak sombong dan arogan walau sudah sangat terkenal.
Hari berganti bulan, bulan berganti tahun. Kekuatan Feng Ying semakin meningkat seiring berjalanya waktu. Ketika Feng Ying sudah berumur 25 tahun, Feng Ying bertemu dengan seorang gadis yang berhasil mengambil hatinya.
Gadis tersebut berasal dari salah satu sekte kecik aliran netral. Feng Ying yang kini sudah sangat matang jiwanya dan sudah sangat pantas untuk memiliki sebuah keluarga membulatkan pikiranya untuk menikahi gadis tersebut.
Ayah dari sang gadis tersebut adalah ketua dari sekte kecil tersebut. Suatu hari Feng Ying di beri tugas oleh ketua sekte yaitu ayah dari sang gadis, untuk pergi menyerahkan sebuah surat penting kepada ketua sekte besar aliran putih, dan ayah sang gadis berjanji jika Feng Ying sudah selesai melakukan tugasnya, dia akan langsung di menikahkan dengan putrinya dengan Feng Ying.
Tentu saja Feng Ying sangat setuju, dengan perasaan yang berbunga-bunga, Feng Ying segera pergi untuk mengantarkan surat tersebut dengan semangat dan tanpa memiliki firasat apapun.
Setelah pergi selama 10 hari, Feng Ying akhirnya kembali ke sekte tempat gadis pujaanya berada dengan sangat bahagia karena akan segera berjumpa dengan gadis yang sangat di cintai nya. Namun naas, impian dan kebahagiaan yang diharapkan tidak lagi berbuah manis.
Setelah tiba di sekte sang gadis, Feng Ying hanya berdiri mematung menyaksikan sekte tersebut sudah hancur dan di penuhi oleh ratusan mayat. Dari yang terlihat, mereka di serang baru semalam, karena mayat-mayat tersebut masih mengeluarkan darah yang masih segar serta bau amis yang begitu menyengat.
__ADS_1
Feng Ying segera tersadar dan teringat akan gadis pujaannya. Dia mencari kedalam bangunan dan menemukan ayah sang gadis yang sedang dalam kondisi sangat kritis.
Feng Ying segera menolongnya namun kondisinya sungguh sangat parah dan tidak akan bisa di selamatkan.
Feng Ying berusaha bertanya kepada ayah sang gadis tentang siapa yang menyerang dan dimana gadis nya. Feng Ying akhirnya mengetahui siapa yang melakukan penyerangan. Dan Feng Ying juga mengetahui di mana mayat gadis pujaanya berada.
Feng Ying segera berlari ke dalam kamar, karena ayahnya sang gadis tersebut mengatakan kalau anak gadisnya di seret ke dalam kamar.
Feng Ying akhirnya menemukan mayat gadis pujaannya. Kondisinya sangat menyedihkan, tubuhnya telanjang bahkan sehelai benang pun tidak ada. Gadis tersebut seperti di lecehkan sebelum akhirnya di bunuh.
Feng Ying mendekap kepala sang gadis yang sudah tidak bernyawa, dia berteriak histeris seakan menyesali dirinya yang telah meninggalkan sekte tersebut, sehingga harus kehilangan gadis yang sangat ia cintai.
Mata Feng Ying berubah bercahaya putih terang, itu adalah Energi Tehnik matahari yang ia pelajari. Setelah meletakkan kepala gadis tersebut, Feng Ying segera pergi mengejar sekte yang telah membunuh gadisnya.
Awalnya Feng Ying mengira sosok tersebut adalah bagian dari sekte yang ia kejar, namun Ming Hao segera menjelaskan kalau dirinya tidak memiliki hubungan apapun dengan mereka, Ming Hao hanya menginginkan Feng Ying untuk berhenti melakukan hal bodoh yang bisa membuatnya terbunuh sia-sia.
Ming Hao hanya meminta agar Feng Ying berlatih terlebih dahulu, kelak jika ilmunya sudah cukup kuat dan merasa sudah mampu, maka Feng Ying bisa melanjutkan kembali membalaskan dendam nya.
Setelah cukup lama berfikir, Feng Ying akhirnya menuruti nasehat Ming Hao. Dia kembali ke sekte dan mengubur semua ratusan mayat yang masih berserakan, termasuk mayat gadis pujaannya.
Feng Ying di bawa oleh Ming Hao di tempat yang aneh, di tempat tersebut seperti dunia namun memiliki kondisi alam yang berbeda. Energi yang dimiliki tempat tersebut sangat pekat.
Ming Hao menjelaskan kalau itu adalah dunia dimensi, jika berada di dunia dimensi itu selama100 tahun, maka di dunia Feng Ying baru berjalan 10 tahun. Jadi Feng Ying bisa berlatih di tempat tersebut dengan aman.
__ADS_1
Feng Ying berlatih di bawah bimbingan Ming Hao, dan Sejak kejadian itu, Feng Ying sudah tidak lagi ingin menikah, cintanya juga sudah dia kubur mengikuti gadis impiannya. Yang ada saat ini hanyalah kenangan, kehilangan, dan dendam.
Feng Ying tidak menduga kalau latihan untuk naik ke tingkat selanjutnya membutuhkan waktu yang begitu lama, semakin lama semakin tinggi tingkat pencapainya, namun semakin lama juga waktu yang di butuhkan.
Feng Ying sudah hampir melupakan dendamnya akibat berlatih terlalu lama. Feng Ying sudah berada di dunia di mensi selama hampir 200 tahun, atau 20 tahun di dunianya.
Feng Ying hampir memasuki Tingkat Alam Dewa, namun belum sampai ke Tingkat tersebut dengan sempurna, karena membutuhkan waktu yang lebih lama lagi.
Feng Ying keluar dari ruang dimensi, walau sudah 200 tahun berada disana namun Feng Ying masih berumur 45 tahun, tubuh serta wajahnya malah lebih terlihat seperti berumur 35 tahun.
Feng Ying yang sudah memiliki kekuatan yang melebihi Tingkat Alam Puncak 3 kini mampu terbang ke udara. Yang Feng Ying pertama kali datangi adalah makam ibunya, lalu ke makam kakeknya setelah itu baru ke makam gadis pujaannya.
Setelah selesai mengunjungi makam sang gadis, Feng Ying lalu pergi mencari sekte yang telah merenggut kabahagian nya.
Tidak butuh waktu lama bagi Feng Ying untuk menemukan sekte tersebut. Setelah tiba Feng Ying langsung mengobrak-abrik sekte tersebut tanpa memberi tahu apa alasannya. Feng Ying pun melenyapakan sekte tersebut dari dunia.
Sejak saat itu kekuatan Feng Ying jadi terkenal, dan tercatat sebagai pemilik kekuatan Alam Dewa pertama, walau Feng Ying sendiri belum memiliki kekuatan Alam Dewa dengan sempurna, namun kekuatanya sudah cukup mampu untuk melenyapakan satu sekte besar.
Feng Ying lalu kembali ke rumah sang kakek setelah selesai membalas dendam. Kemudian Feng Ying mendirikan Sekte kecil aliran netral di rumah sang kakek, kemudian di beri nama, Sekte Awan Daun.
Semakin lama semakin ada yang ikut bergabung dengan sekte baru tersebut. Feng Ying kemudian membangun sekte sedikit lebih besar, namun Feng Ying tidak ingin sektenya terlihat terlalu mencolok.
Akhirnya sakte Awan Daun tidak berkembang dan hanya menjadi sekte kecil sampai ribuan tahun. Selama itu juga Feng Ying pun berhasil mencapai Tingkat Puncak Alam Dewa, dan semua itu juga berkat bantuan Ming Hao.
__ADS_1