
Semuanya mulai berkeringat dingin begitu merasakan tekanan kuat dari jendral iblis yang berada di atas mereka. Jendral tersebut adalah Jendral Iblis Muo, jendral dari Raja iblis hitam.
"Ketua, jika kita menyatukan kekuatan dan melawannya apa kita akan mampu mengalahkannya?." Tanya Wen Hua yang merasa ragu untuk melawan jendral iblis tersebut.
Qiao Ho menarik nafas panjang sebelum menjawabnya. "Percuma, tidak akan berpengaruh apapun padanya walaupun seluruh jagoan sekte yang kita miliki bersatu." Kata Qiao Ho.
"Lalu apa yang harus kita lakukan, mundur? Sepertinya hal itu tidak mungkin bisa di lakukan dengan mudah."
Qiao Ho terlihat sedang berpikir keras mencari solusi yang baik. "Ada satu cara!." Kata Qiao Ho yang langsung di respon oleh mereka.
"Apa itu Ketua?." Tanya mereka secara bersamaan sekaligus penasaran.
"Aku akan melawannya sendiri dan berusaha mengalihkan perhatian nya, saat itu terjadi segera bawa semuanya pergi dari sini!."
Tidak ada yang menyetujui apa yang Qiao Ho rencanakan, menurut mereka itu sama saja Qiao Ho bunuh diri dengan menyerang jendral iblis seorang diri. "Ketua, saya tidak akan meninggalkan Ketua, kalau pun saya harus mati bersama ketua saya tidak keberatan, bagi saya berjuang bersama ketua dan mati adalah kehormatan bagi saya." Kata salah satu dari mereka.
"Saya juga.!."
"Saya juga ikut.!."
Mereka mulai memberikan suara ke tidak setujuan mereka meninggalkan Qiao Ho berjuang sendiri demi menyelamatkan mereka. Wen Hua maju dan membungkuk di hadapan Qiao Ho kemudian berkata. "Saat ini Sekte masih membutuhkan Ketua, jadi sebaiknya ketua saja yang pergi, dan biarkan saya yang mengalihkan perhatiannya." Kata Wen Hua, dia sadar Qiao Ho lebih di butuhkan di sekte dari pada dirinya.
Qiao Ho tersenyum mendengar kesetiaan dan kegigihan jagoan sekte nya tersebut. "Aku tidak bilang jika aku akan bertarung sampai mati dengan iblis itu, aku hanya akan mengalihkan perhatiannya hingga semua nya selamat, jika kalian sudah aman, aku pun juga akan pergi menyusul kalian." Kata Qiao Ho dengan senyum di paksa kan.
Qiao Ho berkata demikian agar mereka percaya dan menurut perintahnya agar pergi, walau dia tidak yakin akan mampu melawan jendral iblis tersebut.
"Bagaimana cara anda bisa lolos darinya nanti?." Tanya Wen Hua yang masih tidak percaya dan tidak yakin jika Qiao Ho mampu menahan jendral iblis tersebut.
"Selama beberapa bulan ini aku berlatih tehnik khusus untuk menyelematkan diri, jadi kamu tidak usah khawatir." Kata Qiao Ho.
Semua masih ragu dan tidak yakin untuk pergi meninggalkan Qiao Ho berjuang sendirian, namun akhirnya mereka tidak punya pilihan lain selain menurut perkataan Qiao Ho.
Qiao Ho segera mengeluarkan energinya yang tersimpan, semua bisa merasakan kekuatan energi Qiao Ho meningkat dengan sangat signifikan hingga mencapai batas dan menembus Tingkat Alam puncak 3 dan memasuki Awal Tingkat Alam Dewa.
Seluruh wilayah tersebut langsung berubah dingin dan mulai membeku, jangkauannya mencapai hampir satu kilo meter.
__ADS_1
"Sekarang kalian bersiaplah untuk pergi!." Ucapnya kemudian mulai melayang di udara dan berhadap-hadapan dengan jendral iblis Muo yang sejak tadi hanya mengamatinya saja.
"Hem..! Kau ingin melawan ku seorang diri saja? Kau terlalu percaya diri manusia." Kata jendral Muo dengan tersenyum sinis.
"Aku tahu jika aku masih belum mampu untuk melawan mu, namun aku juga tidak akan membiarkan kau berbuat sesuka hatimu." Kata Qiao Ho kemudian mulai bersiap bertarung dengan jendral iblis.
Jendral iblis tertawa keras mendengar nya kemudian segera mengibaskan tangannya ke arah Qiao Ho.
Qiao Ho dapat merasakan energi yang keluar dari kibasan tangan tersebut dan segera menepisnya dan mengarahkan nya ke arah sisa beberapa mayat hidup yang masih berdiri.
Begitu energi yang Qiao Ho tepis mengenai para mayat hidup, mayat-mayat tersebut hancur dan hanya menyisakan bekas lubang di tanah.
Lengan Qiao Ho sedikit kebas dan kesemutan akibat menepis gelombang energi tersebut, namun Qiao Ho berusaha menyembunyikan rasa kebasnya dan berusaha bersikap tenang.
"Baiklah jika kau bersi keras tetap mau melawan ku seorang diri, ayo majulah!." Kata Jendral iblis dengan memainkan satu jari telunjuknya memberi tanda kepada Qiao Ho untuk maju.
Qiao Ho merapatkan gigi kemudian segera maju menyerang nya. Qiao Ho berusaha sebisa mungkin menyibukkan jendral iblis Muo. Semua serangan pukulan yang Qiao Ho gunakan mengandung energi Es, sedangkan jendral iblis Muo menahan serangan tersebut mengunakan satu tangan saja.
Suara dentuman terdengar dari pertarungan mereka berdua, efek dentuman tersebut sampai hingga kebawah, kerena mereka bertarung tidak terlalu tinggi.
"Ayo kita pergi." Kata Wen Hua setelah melihat jendral iblis yang mulai sibuk bertarung dengan Qiao Ho.
"Ketua, maafkan aku." Wen Hua menggigit bibirnya dan merasa bersalah, namun dia tidak memiliki cara lain selain menuruti perintah Qiao Ho. "Berhati-hati lah dan segera susul kami." Gumam Wen Hua dan segera melesat pergi meninggalkan tempat tersebut.
Qiao Ho dan jendral iblis bertukar be berapa jurus kemudian jendral iblis mundur beberapa meter dan mengamati anggota Gunung Es yang mulai menjauh.
"Jadi ini rencana mu? Apa kau pikir mereka bisa lolos dari ku hanya kerena aku sibuk meladeni mu hah?." Kata jendral iblis.
Qiao Ho tidak mau menunggu lama, dia khawatir jendral iblis akan menyusul anggota nya dan segera kembali menyerangnya.
"Tehnik Es - Tapak Pembeku Jiwa."
Qiao Ho segera menyerang jendral iblis mengunakan tapak yang sudah di selimuti energi es kemudian mengarahkannya ke bagian perut jendral iblis.
Jendral iblis menangkis tangan tersebut dan menggenggam lengannya. "Dasar manusia lemah." Kata jendral iblis kemudia memukul dada Qiao Ho dengan sangat keras.
__ADS_1
Qiao Ho menahan dengan sebelah tangannya, namun pukulan tersebut begitu kuat sehingga tidak mampu dia tahan dan terkena pukulan tersebut.
Argghh!!!
Qiao Ho muntah darah namun sebelah lengannya masih di genggam oleh jendral iblis.
Jendral iblis Muo melempar kan tubuh Qiao Ho ke bawah dengan sangat keras sehingga tanah tersebut berlubang sangat besar
Qiao Ho berusaha kembali bangkit dan kemudian memandang jendral iblis yang masih ada di atasnya.
Qiao Ho tersenyum tipis dan kembali melayang ke udara.
"Kau masih sanggup rupanya." Kata jendral iblis dan kembali menyerang Qiao Ho dengan. Pukulan tangannya.
"Tehnik Es - Pembekuan Es Abadi."
Qiao Ho menyambut pukulan tersebut menggunakan kedua tangganya. Setelah bersentuhan dan berhasil menangkis pukulan jendral iblis! Qiao Ho langsung membekukan lengan tersebut.
"Kau pikir Ilmu Es kecil mu ini mampu mengalah kan ku." Kata jendral Muo sembari menarik lengannya yang membeku.
Qiao Ho diam tidak membalas perkataan sang jendral iblis tersebut, dia kembali meningkatkan kekuatannya dan kembali menyerang jendral iblis yang saat ini berusaha menghilangkan Es yang berada di tangannya.
Melihat Qiao Ho yang menyerang ke arah wajahnya, secara reflek jendral iblis Muo menangkis serangan tapak tersebut menggunakan lengannya yang masih membeku.
Lengan tersebut lansung hancur menjadi serpihan-serpihan Es kecil dan jatuh ke tanah. "Kau..!." Jendral iblis Muo terkejut sekaligus marah karena satu lengannya hancur menjadi serpihan Es yang kemudia menghilang menjadi asap hitam.
"Kau akan menyesalinya...!." Kata jendral iblis Muo yang terlihat sangat marah.
Qiao Ho hanya tersenyum sinis melihat jendral iblis yang sudah tidak memiliki satu lengan. Es Abadi sangatlah kuat, sehingga siapa pun yang terkena es tersebut tidak akan mampu melelehkan nya.
Aaaaaa!!!
Jendral iblis berteriak keras, sehingga energinya semakin besar. Angin bertiup sangat kencang sekali akibat energi yang di keluarkan jendral Muo.
"Kau harus mati!." Kata jendral Muo dan segera melesat mengerahkan satu lengannya yang masih tersisa.
__ADS_1
---
Jadwal rilis PDA setiap malam jam 20:00