
"Raja, apa yang harus kami lakukan?" Tanya salah satu pendekar dari Sekte kecil aliran hitam.
"Kalian tidak perlu melakukan apa-apa, cukup diam disaja," kata Wang Dunrui.
Semuanya bingung karena tidak mengerti akan maksud Wang Dunrui, tidak lama kemudian mereka terkejut karena Wang Dunrui mengarahkan telapak tangannya kearah mereka.
"Raja, apa yang akan kamu lakukan?" tanya salah satu dari mereka.
"Sebentar lagi kamu akan mengetahuinya," kata Wang Dunrui kemudian dia mengalirkan Energi berwarna hitam di telapak tangannya.
Wang Dunrui melepaskan energi tersebut kemudian energi tersebut berubah menjadi angin hitam namun terlihat seperti sayatan angin hitam.
Argh..!
Argh..!
"Raja, apa yang..!"
Semua ingin bertanya apa yang sebenarnya Wang Dunrui ingin lakukan, namun tidak ada yang sempat menyelesaikan pertanyaan mereka karena angin hitam yang sangat tajam bagai pedang sudah memotong tubub mereka menjadi dua. Hanya teriakan dan kepanikan yang terdengar, sesaat kemudian suasana kembali sepi.
Seribu pasukan sekutunya mati tanpa ada yang tahu mereka dibunuh karena apa. Bau amis darah segera memenuhi tempat tersebut, potongan-potongan tubuh tertumpuk disatu tempat.
"Pindahkan semua mayat-mayat itu ke tempat ritual!" kata Wang Dunrui kemudian dia melangkah pergi menuju ketempat ritual untuk membangkitkan Ratu Sihir.
Kelima Jendral iblis segera memindahkan semua mayat tersebut ke tempat persiapan ritual. tumpukan mayat di letakkan di sebuah altar besar yang sudah dipersiapkan Oleh Wang Dunrui.
Di atas altar sudah digambar simbol khusus oleh Wang Dunrui, jadi setiap mayat yang diletakkan di atasnya akan hancur menjadi debu tidak peduli sebanyak apapun mayat yang dilempar ke tempat tersebut pasti akan hancur.
Butuh waktu satu hari untuk menghabiskan seribu mayat tersebut. Setelah semua mayat sudah habis, Wang Dunrui membuat sebuah mantra di samping altar tersebut.
Simbol yang Wang Dunrui buat kini mengeluarkan asap hitam, semakin lama semakin banyak dan juga tebal.
Asap hitam tersebut kemudian berkumpul menjadi satu dan akhirnya membentuk sesosok yang masih diselimuti asap hitam dan masih tebal.
"Apa masih kurang?" kata Wang Dunrui, dia melihat asap tersebut begitu lama untuk berubah sehingga beranggapan jika mayat yang ia gunakan masih kurang.
Selama semalaman asap hitam tersebut tidak juga berubah, dan hanya berkumpul mengelilingi sosok yang belum jelas tersebut.
Wang Dunrui berencana untuk mencari tambahan mayat, karena dia merasa proses pembentukan asap tersebut terlalu lama.
Wang Dunrui bangkit, dia ingin pergi mencari tambahan mayat, namun asap hitam tersebut mulai menipis, perlahan-lahan wujud sosok tersebut mulai terlihat jelas.
Sosok wanita berumur 30 tahun memakai baju panjang berwarna merah, namun Wang Dunrui tahu jika sosok tersebut sebenarnya sangat tua.
Asap hitam menghilang dari sosok wanita tersebut. Wang Dunrui tidak menduga jika Ratu Sihir ternyata berwujud seperti manusia.
Para Jendral iblis langsung berlutut dihadapan Ratu Sihir yang masih belum membuka matanya itu, sedangkan Wang Dunrui memandang sang Ratu Sihir dari atas sampai bawah.
Setelah beberapa saat, secara perlahan Ratu Sihir membuka matanya, matanya begitu indah, dan akan mampu menarik kaum pria yang melihatnya.
"Dimana aku? dan siapa yang membangkitkan ku?" suara Ratu Sihir terdengar halus dan juga lembut.
"Ratu berada di duniaku, dunia manusia, dan akulah yang membangkitkanmu!" kata Wang Dunrui.
"Em? Sepertinya ketiga anak-anakku sudah memberikan kekuatan mereka padamu!" Ratu Sihir merasakan kekuatan dari dalam tubuh Wang Dunrui.
Wang Dunrui mengangguk dia terus mengamati lebih detail tubuh Ratu Sihir. Andai dia tidak mengetahui seberapa tua Ratu Sihir itu, mungkin dia sudah tertarik oleh pesona kecantikannya.
__ADS_1
"Kamu memang kuat, bahkan melebihi Hanzi, kenapa kamu bersedia menerima kekuatan anak-anakku?" tanta Ratu Sihir, dia sedikit curiga kepada Wang Dunrui.
"Aku mau menerima kekuatan mereka karena ingin membalaskan dendam kematian ayahku, aku sudah berjanji akan menghabisi pembunuh ayahku dengan tanganku sendiri," kata Wang Dunrui.
"Benarkah? Baiklah, tapi kamu harus tau akan sesuatu! Akulah yang memberikan kekuatan itu kepada anak-anakku, jika ternyata kamu berniat untuk berkhianat, maka aku bisa menarik kembali kekuatanmu itu!" kata Ratu Sihir.
Ratu Sihir berjalan keluar dan dia melihat pasukan iblis yang berada diluar. Ratu Sihir kembali menoleh kebelakang dan menatap Para Jendral iblis yang masih bersujud.
"Bangunlah kalian semua!" kata Ratu Sihir kemudian kembali melangkah keluar.
Setiap langkah kakinya mengeluarkan asap hitam, dan setiap rumput yang dilewatinya akan layu kemudian mati.
"Apa hanya ini saja bangsa Org yang tersisa?" tanya Ratu Sihir kepada Ori yang sudah berada di belakangnya.
"Benar ratu, hanya ini yang tersisa," kata Jendral Ori.
Ratu Sihir melirik Wang Dunrui kemudian berbicara kepada Jendral Ori dengan telepati sihirnya. "Berhati-hatilah dengannya! Aku merasa dia tidak tulus bergabung dengan kita,"
Jendral Ori juga melirik kepada Wang Dunrui, dia setuju dengan pemikiran Ratu Sihir, semenjak dia kembali, dia tidak pernah membunuh manusia yang berasal dari aliran putih, sekali membunuh justru sekutunya sendiri yang dibunuh.
"Baik Ratu, sekarang dengan Bangkitnya Ratu Sihir, aku bisa lebih tenang!" kata Jendral Ori.
"Ceritakan padaku, apa yang terjadi dan kenapa ketiga anak-anakku memberikan Qi nya kepadanya? Apa ada musuh yang kuat sampai mereka melakuakan itu?"
"Ratu, musuh kita sudah memiliki penerus, karena itu para Raja juga mencari penerusnya,"
"Musuh kita? Siapa yang kau maksud dengan musuh kita ini?" tanya Ratu Sihir.
"Hanzi..!" kata Jendral Ori membuat ratu sihir menghentikan langkahnya.
"Hanzi? bukannya dia sudah terkena kutukanku! Kenapa dia masih bisa hidup setelah terkena kutukan dariku?" Ratu Sihir heran, dia tidak tahu jika Hanzi masih bisa mempertahankan rohnya walaupun tubuhnya sudah hancur.
"Baiklah aku mengerti. Aku akan membiasakan diri dulu, tiga hari lagi aku akan mengembalikan kekuatan Ketiga anak-anakku," kata Ratu Sihir kemudian menghilang menjadi asap hitam.
Jendral Ori kembali dan menghampiri Wang Dunrui, "Ratu Sihir bilang, tiga hari lagi dia akan mengembalikan kekuatan para Raja, jadi sekarang aku akan mempersiapkan segala sesuatu yang ia butuhkan," kata Jendral Ori kepada Wang Dunrui.
"Baiklah, kamu persiapkan saja semua keperluan yang dibutuhkannya, aku mau pergi dulu!" kata Wang Dunrui kemudian pergi meninggalkan Jendral Ori.
Setelah kepergian Wang Dunrui, jendral Ori menemui semua jendral iblis, dan mengajak mereka untuk memulai mencari perlengkapan yang dibutuhkan oleh Ratu Sihir.
***
Saya ucapkan terimakasih kepada semuanya atas dukungan like, vote point, dan koin.
terimakasihku kepada.
#NoeR
#WARUNG MAKAN
#riadi arifin
#winston Rondo
#Santo Jaya
#Ivan Sumampouw
__ADS_1
#Arie Iqbal Syahputra
#Milala
#Jash
#Arya Putrapurnwansyah
#Fen Liem
#Agus Supandi
#Anas Kurniawan
#Tawa
#ReaDers
#sasha
#Dimas Syaputra
#Mikael Wongkar
#iqbal agung
#Uli
#Samuel Chrisma Tan
#Lilo Andi
#Anton Wijaya
#Mukhlis Yusuf Rambe
#Moh irwan Lamaega
#Rudy Kristianto
#Dwi Nugroho
#Wandy Sine
#Anhy Supardi
#Anton Alo
Dan semua yang tidak bisa saya tulis satu-persatu.
Saya memang menjadi juara satu, tapi bukan berarti novel saya ini lebih baik atau lebih bagus dari yang lainnya.
Masih banyak kekurangan dalam karya cerita ini, dari kosa kata, PUEBI juga masih belum benar, yang jelas masih jauh dari kata sempurna.
Jika ada yang bilang saya tidak pernah membaca komen, Saya baca kok! biasanya setelah menulis atau sebelum tidur.
Itu saja, selebihnya saya hanya bisa berterimakasih sebesar-besarnya.
__ADS_1
SALAM.