Pendekar Dewa Abadi

Pendekar Dewa Abadi
Rencana Dunrui yang sebenarnya.


__ADS_3

"Sejak kapan kamu kembali?" tanya Jiu Rui setelah mereka semua berada di ruangan Jian Heeng.


"Emm sekitar lebih dari satu bulan yang lalu!" kata Ho Chen.


"Sudah selama itu, kenapa kamu baru datang kesini? bukannya kamu bisa terbang untuk datang kesini!"


"Aku muncul di kekaisaran Liu, jadi butuh waktu hampir satu bulan untuk menyeberangi lautan dengan kapal,"


"Kekaisaran Liu, bukankah letaknya sangat jauh? pantas kalau sampai lama mau datang kesini!" Jiu Rui tidak menyangka jika Ho Chen akan sampai di kekaisaran Liu, bahkan anggota sektenya tidak pernah pergi sampai sejauh itu


Liu Wei hanya menundukkan wajahnya, sedang Kang Yelu dan Yin Fei mendengarkan cerita Ho Chen penuh antusias.


"Adik, apa kamu sudah menemui Qiao Lin? saat ini sekte Gunung Es sedang dalam masalah besar!"


Liu Wei mengangkat kepala setelah Jiu Rui menyebut nama Qiao Lin kepada Ho Chen, dia pernah bertemu dengan Qiao Lin sekali ketika mereka masih anak-anak.


"Aku sudah tahu!" jawab Ho Chen.


Jiu Rui mengerutkan dahinya kemudian kembali bertanya. "Kamu sudah tahu, tapi kenapa kamu masih disini? Kenapa kamu tidak pergi membantu di sana?" tanya Jiu Rui.


"Tidak akan terjadi apa-apa dengan Gunung Es, karena saat ini diriku yang asli berada di sana!"


Jiu Rui, Kang Yelu, Liu Wei dan Yin Fei saling berpandangan, mereka sama-sama tidak mengerti akan perkataan Ho Chen.


"Adik Chen aku tidak mengerti! Apa maksudmu dengan tubuh asli?" tanya Jiu Rui.


"Benar saudara Chen, apa maksudnya itu?" Kang Yelu juga bertanya.


"Maksudku, tubuhku yang asli sudah berada disana, dan juga saat ini diriku sedang menghadapi orang yang sudah membunuh ibu serta ayahku," kata Ho Chen.


"Saudara Chen, jika dirimu yang asli saat ini berada disana, lalu kamu ini siapa? Apa kamu palsu?" tanya Kang Yelu, Jiu Rui juga ingin bertanya demikian namun didahului oleh Kang Yelu.


"Aku ini hanyalah belahannya saja, atau bayangan yang diciptakan dengan ilmu segel sihir!"


"Bisa kamu jelaskan lebih detail? Aku sama sekali tidak mengerti!" kata Yin Fei.


"Diriku yang asli bisa membuat bayangannya sendiri, semuanya akan sama bentuknya, hanya kekuatannya saja yang berbeda, kami hanya memiliki kekuatan 70 persen dari aslinya." kata Ho Chen.

__ADS_1


"Apa kamu bisa memberi contoh!" tanya Liu Wei yang juga ikut penasaran.


"Aku hanya bayangan, jadi tidak bisa membuat bayangan, hanya tubuh asliku saja yang bisa melakukannya,"


Mereka semua masih kebingungan, menurut mereka Ho Chen pasti sedang berbicara bohong dan hanya sekadar mengerjai mereka saja.


Mereka berbincang-bincang hingga malam tiba dan beristirahat. hanya Ho Chen yang tidak tidur, dia hanya berdiri di depan rumah Jian Heeng.


"Saudara Chen, kenapa kamu belum tidur?" Yin Fei menghampiri Ho Chen yang sedang berdiri sendirian.


"Nona Fei, kenapa kamu datang kesini malam-malam begini?" Ho Chen balik bertanya.


"Aku tidak bisa tidur, jadi aku pergi kesini, siapa tahu ada yang tidak tidur juga dan bisa menjadi teman berbicara," kata Yin Fei walau sebenarnya dia memiliki alasan lain.


Ho Chen hanya tersenyum, dia tahu apa yang ingin Yin Fei sampaikan. "Nona Fei, aku akan berusaha untuk menyelamatkannya, jadi kamu tidak perlu khawatir lagi!" kata Ho Chen.


Yin Fei terkejut mendengarnya, dia belum berbicara apa-apa namun Ho Chen menjawab apa yang ingin dia sampaikan.


"Bagaimana kamu bisa tahu akan maksud kedatangannku?" tanya Yin Fei.


"Dari raut wajahmu tentunya!" kata Ho Chen.


"Kamu benar, aku datang kesini ingin meminta bantuanmu," kata Yin Fei dengan jujur.


"Jadi benar dia ikut bersama mereka hanya berpura-pura saja?" tanya Ho Chen.


Yin Fei mengangguk, yang dimaksud oleh mereka berdua adalah Wang Dunrui yang saat ini berada dimarkas pasukan iblis.


Sejak awal Wang Dunrui sudah mengetahui jika yang membunuh ayahnya adalah Raja iblis hitam dan jendral iblis ori, bukan Kang Jian.


Untuk membuktikan kebenarannya, dia berpura-pura mempercayai perkataan Wei Heng dan juga jendral Ori dan bergabung dengan mereka.


Wang Dunrui ingin sekali menghabisi mereka dari awal, namun kekuatannya tidak cukup mampu untuk menandingi kekuatan mereka.


Setelah mengetahui jika maksud mereka semua melakukan permaianan tersebut, Wang Dunrui menyetujui untuk menerima kekuatan para Raja iblis tersebut.


Dia berencana akan membunuh semua Raja iblis jika sudah berhasil mendapatkan kekuatan mereka. Namun rencananya gagal setelah mengetahui jika masih ada sosok lain yaitu sosok penyihir, jika dia bisa membunuh ketiga Raja iblis bersama dengan sosok penyihir tersebut, maka sepenuhnya samua para bangsa iblis akan sirna, selama salah satu dari mereka masih hidup, mereka akan kembali membangkitkan yang lainnya dan semuanya tidak akan pernah berakhir.

__ADS_1


Namun Wang Dunrui sadar untuk bisa melakukannya butuh rencana yang matang, bahkan dirinya harus siap menjadi musuh sekte aliran putih dan netral hanya demi bisa melenyapkan para Raja dan Ratu iblis tersebut.


Saat pertama dia mendapatkan kekuatan barunya, dia ingin mencoba membunuh Feng Ying, dengan harapan Ho Chen mencarinya untuk membalas dendam padanya dan dia akan mempertemukan Ho Chen dangan Raja dan juga Ratu Sihir yang sudah dibangkitkan.


Wang Dunrui siap mati ditangan Ho Chen asal Ho Chen mau membantunya melenyapkan Ratu Sihir dan ketiga Raja iblis beserta semua pesukannya, setelah itu dia dengan senang hati memberikan nyawanya kepada Ho Chen.


Namun semua tidak berjalan sesuai rencana. Wang Dunrui gagal membunuh Feng Ying, ditambah lagi, Ratu dan jendral iblis mulai mencurigainya.


"Itulah rencana Dunrui yang sebenarnya!" kata Yin Fei menyelesaikan ceritanya


"Nona Fei, berarti kamu sering berkomunikasi dengan saudara Dunrui?" tanya Ho Chen setelah mendengar cerita Yin Fei.


"Kami sering melakukan pertemuan tersembunyi, dan dia berkali-kali menanyakanmu," kata Yin Fei.


"Saudara Dunrui, kamu mempertaruhkan segalanya demi membalas dendam dengan resiko yang tinggi!" kata Ho Chen sambil menatap langit diiringi dengan gelengan kepala.


"Nona Fei, jika kamu bisa menghubunginya, panggillah dia kesini, aku ingin berbicara langsung dengannya,"


"Sudah dua hari aku tidak bisa menghubunginya, entah apa yang terjadi aku sedikit khawatir," kata Yin Fei dengan wajah terlihat gelisah.


"Siapa saja yang sudah mengetahui rencananya?" tanya Ho Chen.


"Hanya aku, dan sekarang bertambah kamu!" jawab Yin Fei.


"Aku sudah mengetahui lokasi mereka berada, dan mungkin dalam waktu dekat, tubuh asliku akan pergi kesana," kata Ho Chen.


"Benarkah? bagaimana kamu bisa tahu?" Yin Fei terkejut sekaligus senang karena Ho Chen sudah menemukan tempat keberadaan Wang Dunrui.


"Tubuh asliku berhasil mendapatkan informasi dari salah satu pengikut mereka di Gunung Es," kata Ho Chen.


"Mungkin nantinya kami akan bertemu walau sedikit bertarung dengannya!" kata Ho Chen sambil tertawa kecil.


Perasaan Yin Fei semakin tidak enak, dia takut jika keduanya bertarung salah satu pasti ada yang terluka dari keduanya.


"Sudahlah, kamu tidak perlu khawatir seperti itu, aku pastikan tidak akan melukai saudara Dunrui, jadi tenanglah!" kata Ho Chen.


Yin Fei kembali meraba wajahnya, lagi-lagi Ho Chen menebak akan apa yang ia pikirkan sehingga dia memegang wajahnya sendiri, karena Ho Chen beralasan jika dirinya bisa membaca pikirannya dengan melihat wajahnya.

__ADS_1


Mereka berdua berbicara selama semalaman, dan menghabiskan malam yang panjang untuk bercerita dan mengobrol saja hingga pagi tiba dan mereka baru berhenti.


__ADS_2