
"Yang di katakan oleh Tuan Muda ini memang benar Yang Mulia, hamba mendapatkan laporan dari para penjaga tahanan, Yang Gang sudah mengakuinya sekaligus mengatakan jika wanita iblis itu saat ini berada di kekaisaran Yun dan membuat kekacauan di sana!." Kata salah satu jendral.
"Liu Qi Shu, aku tidak percaya wanita pengendali boneka setan itu berulah sampai di kekaisaran Yun!." Kata Kaisar Cao.
"Tunggu dulu Kaisar, kita tidak boleh percaya begitu saja padanya!." Tiba-tiba dua orang pria sepuh datang dan berbicara kepada Kaisar Cao untuk tidak lebih dulu mempercayai perkataan Ho Chen.
Ho Chen sendiri tidak menoleh, dia sudah tahu akan kedua sosok tersebut ketika pertandingan sayembara belum di mulai. Ho Chen melihat keduanya melayang di udara dan bersembunyi di balik awan.
"Sesepuh Mao Xuan, sesepuh Bao Lee..!." Mereka semua segera membungkuk termasuk Kaisar Cao, kecuali Ho Chen.
Mao Xuan dan Bao Lee adalah pendekar Tingkat Alam Dewa, kekuatan mereka masing-masing setara dengan kekuatan Feng Ying.
Mao Xuan dan Bao Lee memang berada di balik awan ketika sayembara akan segera di mulai, mereka terkejut ketika Ho Chen menatap kearah mereka yang sedang bersembunyi di balik awan, bahkan pendekar Tingkat Alam saja tidak akan menyadari keberadaan mereka berdua.
"Anak Muda, siapa kamu sebenarnya?Tunjukkanlah wujud aslimu!." Kata Mao Xuan dia curiga Ho Chen adalah pendekar sakti yang menyamar dan mengubah tubuhnya menjadi terlihat muda.
"Senior, nama saya Ho Chen, dan ini memang wujud asli saya!." Kata Ho Chen.
"Jangan bermain-main dengan ku anak muda!." Bao Lee membentaknya kemudian menekan Ho Chen dengan energinya.
Seluruh istana bergetar ketika Bao Lee melepaskan energinya untuk menekan Ho Chen, bahkan semua orang yang hadir termasuk Kaisar Cao merasa gravitasi terasa berat dan punggung mereka terasa panas.
Ho Chen ternyata tidak terpengaruh sama sekali dengan tekanan energi tersebut, bahkan dia hanya tersenyum sambil menggelengkan kepala.
Bao Lee dan Mao Xuan terkejut bukan main karena Ho Chen benar-benar tidak terpengaruh sama sekali terhadap tekanan energi tersebut, sedangkan para jendral yang memiliki kekuatan Tingkat Alam puncak 3 saja hampir tidak mampu menahannya.
"Bao, jangan gegabah, sepertinya anak muda ini memiliki pusaka yang bisa menahan kekuatan kita!." Mao Xuan berusaha menenangkan Bao Lee setelah melihat Ho Chen yang masih berdiri tenang, jika di teruskan bisa-bisa istana kaisar akan ambruk jika tidak segera di hentikan.
Bao Lee melihat ke semua orang yang mulai kesulitan berdiri, dia menghela nafas kemudian menarik kembali energinya membuat semua orang bisa bernafas lega dan mengerakkan kembali badannya.
"Chen, biar aku saja yang menghadapi mereka, aku ingin mencoba kekuatan baruku ini kepada mereka berdua!." Kata Kun yang berada di dalam gelangnya.
"Jangan biarkan saja, ini hanya salah paham, lagi pula mereka berdua kemungkinan adalah teman Guruku Feng Ying." Kata Ho Chen.
"Anak Muda, apa benar kamu berasal dari kekaisaran Yun?." Mao Xuan bertanya.
"Benar sekali Senior!." Jawab Ho Chen.
__ADS_1
"Apa kamu kenal dengan pendekar Tua Feng?." Tanya nya lagi.
"Junior adalah murid nya!." Kata Ho Chen kembali menjawab.
Mereka berdua sedikit kaget, mereka tidak menduga jika anak muda di hadapannya adalah murid Feng Ying.
"Tidak ku sangka si tua Feng memiliki murid yang berbakat!." Kata Bao Lee, kini emosinya mereda setelah mengetahui jika pemuda di hadapannya adalah murid temannya.
Mereka semua yang ada disana bingung karena mereka tidak mengenal Feng Ying, namun melihat kedua pendekar sepuh tidak lagi emosi seperti sebelumnya dan juga terlihat mengenal guru Ho Chen, mereka berpendapat jika Gurunya Ho Chen pasti bukanlah orang biasa.
"Anak muda, sejauh mana kamu mengetahui tetang pasukan iblis ini?." Tanya Mao Xuan.
"Untuk saat ini junior belum mengetahui nya, karena itu junior sedang mencari informasi tersebut!." Kata Ho Chen.
Ho Chen mengetahui semua tentang para pasukan iblis, namun itu dulu! Sudah lebih dari empat tahun Ho Chen pergi latihan di dunia lain, sehingga dia belum mengetahui informasi terkini mengenai mereka.
"Yang Mulia, dimanakah letak Lembah Terlarang?." Tanya Ho Chen kepada Kaisar Cao yang sedari tadi hanya mendengarkan saja.
"Lembah terlarang? Kenapa kamu bertanya lembah terkutuk itu?." Tanya Kaisar Cao keheranan.
"Menurut informasi dari Tuan Muda Yang Gang, sarang mereka saat ini berada di Lembah Terlarang." Kata Ho Chen.
"Maaf senior, namun junior juga akan pergi kesana!." Kata Ho Chen.
"Tuan Muda Chen, sebaiknya kamu ikuti perkataan sesepuh Bao, di Lembah Terlarang sangat banyak siluman yang sangat kuat, tidak ada yang bisa selamat jika memasuki lembah tersebut, kecuali orang tersebut adalah pendekar Tingkat Alam." Kata Kaisar Cao.
"Benar anak muda, lagi pula kami kesana dengan cara terbang, jadi tidak mungkin bagi kami membawa mu terbang bersama kami!." Kata Mao Xuan.
"Senior tidak perlu mengkhawatirkan itu." Kata Ho Chen membuat mereka semua bingung.
"Tuan Muda Chen, bagaimana cara anda untuk pergi kesana?." Tanya Jendral Lin Shang.
"Mubmngkin dengan cara terbang!." Jawab Ho Chen dengan tenang.
Semua orang mengerutkan alis termasuk kedua pendekar sepuh juga merasa jika Ho Chen sedang membual.
"Apa mungkin dia sudah mencapai Tingkat Alam Dewa?."
__ADS_1
"Tidak mungkin, dia masih terlalu muda untuk bisa mencapai kekuatan Alam Dewa."
"Jika dia tidak mencapai kekuatan itu, lalu dia mau terbang dengan apa?."
"Hanya ada satu, yaitu dengan menggunakan pusaka yang bisa membantunya terbang."
"Emm..! Itu masuk akal, namun itu belum cukup cepat untuk mengimbangi kecepatan terbang kita berdua, bisa-bisa dia tertinggal di belakang!."
Kedua pendekar sepuh bicara dengan saling berbisik, sedangkan Ho Chen dapat mendengar dengan jelas bisikan mereka berdua namun tidak memperdulikan nya.
"Yang Mulia, bagaimana dengan kelanjutan sayembara tersebut? Apa akan di lanjutkan lagi?." Tanya salah satu petinggi istana.
"Pertandingan akan di batalkan, saat ini masih ada yang lebih penting dari pada pertandingan itu, jika semua sudah selesai maka aku akan mengatakannya lagi, lima tahun lagi juga masih belum terlambat!." Kata Kaisar Cao.
"Baiklah Yang Mulia, hamba akan mengumumkan ini kepada semua nya!." Kata salah satu dari mereka kemudian ijin undur diri untuk menyampaikan jika pertandingan di batalkan.
"Anak Muda, jika kamu memaksa ikut dengan kami, silahkan! Tapi ingat, kami tidak akan menunggu mu jika kamu terbang terlalu pelan!." Kata Bao Lee.
"Junior mengerti! Terima kasih kerena telah mengijinkan junior untuk ikut serta dalam perjalanan ini!." Kata Ho Chen.
"Para sesepuh, jika saya boleh tahu, kapan sesepuh akan berangkat?." Tanya Kaisar Cao.
"Kami akan berangkat sekarang juga, lebih cepat lebih baik!." Kata Mao Xuan kemudian melangkah keluar dan Ho Chen juga mengikutinya dari belakang.
Semua orang termasuk Kaisar juga ikut keluar untuk mengantarkan mereka hingga ke depan pintu istana.
"Baiklah Anak Muda, mari kita berang.. kat!." Mao Xuan menoleh ke sekelinglingnya karena tidak melihat Ho Chen.
"Kemana perginya murid si tua Feng itu? Apa dia tidak jadi ikut?." Tanya Mao Xuan.
Mereka semua mencari keberadaan Ho Chen, mereka yakin Ho Chen tadi sempat berjalan bersama mereka, namun sekarang justru menghilang.
"Sudahlah Mao, mungkin dia mengurungkan niatnya untuk ikut bersama kita!." Kata Bao Lee.
Baru selesai Bao Lee berkata demikian suara Ho Chen memanggil mereka berdua yang ternyata sudah berada di atas. "Senior, kalian masih menunggu siapa lagi?."
Semua menoleh ke atas dan melihat Ho Chen melayang tampa mengunakan alat bantu apapun di tubuhnya, membuat mereka semua menelan ludah.
__ADS_1
"Anak ini sudah berada di Tingkat Alam Dewa..!." Kata Bao Lee dengan mata melebar merasa tidak percaya akan apa yang di lihat nya.
"Perkiraan ku ternyata tidak meleset, pantas dia mengetahui keberadaan kita sebelumnya, ternyata murid si tua Feng ini sudah mencapai Tingkat Alam Dewa di usia yang masih sangat muda!." Kata Mao Xuan dengan mata menatap Ho Chen dengan kagum.