
Sekte Bukit Halilintar membawa semua jagoan yang mereka miliki namun ada satu orang yang tinggal yaitu Yuan, dia baru tiba di puncak gunung Sekte Pilar Angin.
"Saudara Yuan, lama tidak bertemu! Ada masalah apa saudara Jian sampai menyuruh Saudara Yuan datang kesini?" kata Yuen Linchen sembari bertanya kepada Yuan.
"Ketua Yuen, saya diperintahkan oleh ketua Jian untuk menyampaikan informasi penting..!"
Yuan menyampaikan semuanya, bahkan Kang Jian meminta kepada Yuen untuk menyebarkan informasi tersebut, dengan kemampuan Sekte Pilar Angin, hal itu tidak akan sulit bagi mereka.
"Baiklah Saudara Yuan, saya akan segera menyebarkan seluruh informasi ini keseluruh wilayah kekaisaran Yun, saya pastikan besok informasi tersebut sudah tersebar keseluruh kekaisaran Yun," kata Yuen.
Yuen memanggil dua orang dan berbicara kepada salah satu dari mereka. "Saudara Xia, kamu sudah dengar bukan, cepat serahkan kelompok penyebar informasi dari sekarang dan pastikan seluruh kekaisaran Yun sudah mendapatkan informasi ini, terutama Sekte aliansi," kata Yuen.
Xia Yuyien segera pergi bersama temannya dan mengumpulkan anggota kelompok penyebar informasi.
"Saudara Yuan, aku juga akan pergi ke Sekte Gunung Es, apakah kamu mau ikut kami atau kembali ke Bukit Halilintar?" tanya Yuen.
Yuan berpikir sejenak sebelum akhirnya memutuskan untuk kembali dulu ke Bukit Halilintar, dia tidak mendapat perintah dari Kang Jian untuk pergi ke Gunung Es.
"Maafkan saya ketua Yuen, tanpa perintah dari ketua Jian, saya tidak berani pergi kesana!" kata Yuan.
"Baiklah kalau begitu!" kata Yuen, dia mengerti maksud perkataan Yuan dan tidak membahas lebih jauh lagi.
"Ketua Yuen, saya tidak bisa berlama-lama di sini, dari itu saya mohon pamit," kata Yuan, dia sudah menyelesaikan tugasnya sehingga ingin cepat-cepat kembali ke Bukit Halilintar.
"Bermalamlah dulu di sini, dan besok baru kembali ke sana!" kata Yuen, dia tahu jika Yuan sama sekali belum istirahat sehingga menawarkan dirinya untuk menginap.
"Terimakasih atas tawaran ketua Yuen, namun saya benar-benar tidak bisa berlama-lama di sini," Yuan tetap tidak bisa terus berada di sana dan menolak tawaran Yuen untuk beristirahat.
"Baiklah jika kamu bersikeras ingin kembali aku tidak bisa memaksa kamu lagi untuk menginap di sini, berhati-hatilah di jalan," kata Yuen karena sudah tidak bisa berbuat apa-apa untuk membuat Yuan beristirahat di Sektenya.
__ADS_1
Yuan pergi setelah berpamitan kepada Yuen, sedangkan Yuen segera menyiapkan semua pendekar dan jagoan yang ia miliki untuk pergi ke Sekte Gunung Es.
Berkat kemampuan anggota kelompok yang Sekte Pilar Angin miliki, kabar tentang pasukan iblis akan bergerak menyerang Sekte Gunung Es tersebar dengan sangat cepat.
Bahkan Kaisar Hong juga menerima kabar tersebut, padahal Qiao Ho tidak lama pergi dari kota Anming dan kembali ke Gunung Es.
Kabar penyerangan pasukan iblis dalam skala besar segera mengundang banyak perhatian sekte-sekte kecil aliran netral dan putih, mereka adalah sekte baru yang belum bergabung dengan aliansi, namun mereka juga tidak akan berpangku tangan disaat kekacauan terjadi dab berencana akan ikut membantu Gunung Es.
Jumlah pasukan iblis sama dengan jumlah sekte aliran hitam yang dulu pernah berkuasa sebelum akhirnya musnah ditangan Feng Ying.
Hal ini kembali mengingatkan mereka akan sejarah yang sudah lama hilang dan dilupakan, bisa dibilang ini adalah sejarah kedua yang akan dicatat suatu saat nanti.
***
"Lin'er, sebaiknya kamu pergi meninggalkan Sekte!" Qiao Ho berbicara kepada Qiao Lin, dia tidak ingin terjadi apa-apa terhadap cucunya tersebut.
"Tidak kakek, Lin'er akan tetap di sini membantu kakek," Qiao Lin menolak.
"Ayah, Kakek! Aku akan ikut berjuang mempertahankan Sekte, bagaimanapun juga di sini adalah tempatku dilahirkan, aku akan mempertahankan tempat ini dengan nyawaku,"
"Berani saja tidak akan cukup untuk bisa mengalahkan musuh yang begitu banyak, jika kamu bersikeras ingin tetap tinggal di sini dan berjuang untuk mempertahankan sekte, aku tidak bisa melarangmu lagi, namun ingat! Jika tidak memungkinkan maka aku harap kamu segera pergi dari sini," Qiao Ho sudah tidak bisa lagi meminta cucunya untuk pergi sehingga hanya bisa memberi nasehat saja.
Qiao Jin menghampiri putrinya yang sudah menjadi gadis remaja yang sangat cantik, dia mengelus rambutnya sambil berkata. "Kini kamu sudah dewasa, ayah ingin melihatmu bahagia, bukan ingin melihatmu terlihat dalam pertempuran ini!"
Qiao Jin merasa sedih, putrinya yang begitu cantik dan berbakat harus menghadapi masalah sebelum kekuatannya benar-benar matang secara sempurna.
"Ayah, maafkan Lin'er yang keras kepala ini!" Qiao Lin memeluk ayahnya erat-erat.
"Apa kamu tidak merindukannya?" Qiao Jin bertanya sambil mengelus rambut putrinya yang masih memeluknya.
__ADS_1
Qiao Lin melepaskan pelukannya lalu berkata. "Bagaimana perasaan ayah ketika dulu ditinggal oleh ibu?" Qiao Lin justru balik bertanya.
"Tentu saja perasaan rindu, namun juga perasaan bersalah," kata Qiao Jin.
"Kalau begitu Ayah pasti tahu akan perasaanku bukan, namun aku yakin, dia akan datang ke sini untuk membantu kita melewati semua ini!" kata Qiao Lin.
"Aku akan kembali berlatih, sebelum mereka datang setidaknya aku bertambah kuat!" kata Qiao Lin kemudian pergi meninggalkan Qiao Jun.
"Aku harap kita bisa melewati ini semua, aku akan berusaha menjagamu dengan segenap kemampuanku!" kata Qiao Jin.
Qiao Jin pun pergi dari tempat tersebut menyusul Qiao Ho yang telah lebih dulu masuk ke ruangannya.
"Saudara-saudara semua, Sekte kita akan kedatangan tamu tak diundang, aku harap kalian sudah siap untuk menyambut kedatangan mereka itu!" kata Qiao Ho.
"Ketua Ho, kami sudah siap, kami akan menyambut kedatangan mereka dengan senang hati," salah satu jagoan berkata tanpa keraguan.
"Ketua tidak perlu khawatir, kami akan berusaha berjuang mempertahankan Sekte kita hingga nafas terakhir kami," kata Wen Hua.
"Jumlah mereka begitu banyak, ini seperti mengulang Sejarah yang sudah lama menghilang," salah satu pria seumuran Qiao Ho berbicara.
"Saudara Meng benar, ini seperti cerita sejarah yang sudah lama hilang dan dilupakan, hari ini, dunia akan kembali menjadi saksi akan sejarah kedua yang akan terjadi lagi di kekaisaran Yun!" kata Qiao Ho.
"Mulai hari ini perketat penjagaan! Atur jadwal jaga, namun pastikan anggota kita tidak kelelahan akibat terlalu dipaksakan," seru Qiao Ho.
mereka semua langsung pergi untuk mengatur para murid berjaga, mereka akan diberikan jadwal bergantian untuk berjaga-jaga.
Wen Hua memiliki bagian kelompok pemanah, dan mereka di letakkan di atas tembok es untuk berjaga-jaga.
Qiao Jin memiliki bagian kelompok pertahanan depan, sehingga bertugas memberikan penjagaan di depan pintu gerbang.
__ADS_1
Semuanya mulai bersiaga menjaga seluruh wilayah Gunung Es, sedangkan musuh masih belum terlihat sama sekali.