
Ho Chen ingin melangkah namun sesuatu menahan pergerakan nya. "Apa ini..? Apa ini Aura Raja? Bukan ini beda..!." Pikir Ho Chen.
Ho Chen menahan tekanan yang menahannya dengan Aura Raja dan berusaha menetralkan nya, namun tidak berhasil, aura yang di gunakan oleh raja iblis biru ternyata sangat besar.
"Kamu juga memiliki Aura Raja? Emm..! Jadi memang benar kau adalah penerus Hanzi, ini membuatku semakin ingin melenyapkan mu secepatnya." Kata Raja iblis biru.
Ho Chen diam, saat ini dia sedang berpikir bagaimana caranya agar bisa melawan atau setidaknya bisa menghidari serangan dari raja iblis biru karena perbedaan kekuatan mereka yang sangat jauh.
Walau begitu Ho Chen tidak berpikir untuk lari, walau dia tahu saat ini tidak mungkin baginya untuk bisa mengalahkan raja iblis, namun Ho Chen akan berusaha mengerahkan seluruh kekuatannya untuk bisa bertarung dengan raja iblis tersebut.
"Tehnik Bumi - Getaran Bumi."
Ho Chen mencoba mengecoh mengunakan Tehnik buminya sehingga terasa seperti ada gempa kecil.
"Ilmu kecil seperti ini mau melawan ku!." Kata Raja iblis kemudian menarik tubuh Ho Chen dengan mengunakan satu jarinya.
Ho Chen berusaha agar dirinya tidak tertarik ke arah raja iblis bahkan dia mengunakan Tehnik Bumi untuk menahan kakinya namun tidak berhasil.
Begitu tiba di depan raja iblis dia langsung mencekik leher Ho Chen dan mengangkatnya ke atas.
Ho Chen kesulitan bernafas, namun dia berusaha melepaskan diri dari cekikan tangan Raja iblis biru yang besar tersebut.
Ho Chen memegang pergelangan tangan Raja iblis kemudian membekukannya, raja iblis segera menarik kembali lengan nya sehingga Ho Chen bisa lepas. "Ilmu unsur es ya!." Kata Raja iblis yang memperhatikan lengannya yang membeku.
"Apa tehnik itu berhasil kepadanya?." Ho Chen mengamati raja iblis.
"Ini sangat berbahaya, jika kamu sudah mencapai di Tingkat Raja langit secara murni maka ilmu es mu pasti sedikit efektif, apa lagi jika sudah berada di Raja Alam, malah sekarang ini hanya sebagai pendingin saja bagiku." Ucap raja iblis biru dan mengusap lengannya yang membeku.
Ho Chen merapatkan gigi kemudian mengerahkan kedua tapak tangannya ke arah raja iblis.
"Tehnik Angin - Pusaran Angin"
__ADS_1
Ho Chen melepas energi anginnya dengan energi yang sangat besar, seluruh tempat di hadapan nya di gulung hingga terbentuk lubang panjang.
Ho Chen menyipitkan matanya setelah selesai menyerang, dia masih bisa merasakan energi Raja iblis masih ada dan tidak terlihat ada yang berubah.
"Tidak ada yang efektif..!." Gumam Ho Chen yang merasa semua yang ia gunakan benar-benar tidak ada artinya bagi raja iblis.
Tanpa menunggu raja iblis bergerak Ho Chen segera melepaskan berbagai Tehnik berbeda kapada raja iblis.
"Tehnik Air Suci - Lilitan Naga Air."
"Tehnik Kristal es - Pembekuan Alam."
"Tehnik Petir - Sambaran Dewa Petir."
BOOOM!!!."
Ho Chen melepaskan berbagai gabungan Tehnik sehingga membuat ledakan besar ketika Ho Chen melepaskan Tehnik petir nya dan menghantam kurungan es yang ia buat dengan gabungan Tehnik Air Suci dan Tehnik Kristal es.
BAAAM!!!."
Ho Chen terlempar kembali hingga belasan meter dan muntah darah, dia tidak menduga pukulan kecil raja iblis berhasil melukainya, bahkan Zirah Sisik Naga pun tidak bisa melindungi Ho Chen dari serangan raja iblis.
Ho Chen sulit berdiri dan memegang dadanya yang kesakitan, namun Ho Chen terus berusaha bangkit.
"Perlu kau tahu, selain Hanzi tidak ada yang bisa mengalahkan ku, dirimu yang saat ini baru berada di Tingkat Raja Bumi jangan pernah bermimpi untuk bisa menyentuh ku."
Ho Chen tersenyum kecut, dia juga sadar jika dirinya saat ini bukanlah tandingan raja iblis.
"Sekarang kita sudahi pertarungan ini, aku akan melenyapkan mu dengan cepat supaya tidak merasakan sakit sama sekali." Ucap raja iblis biru kemudian tubuhnya menyala sangat besar.
Api Biru di tubuh Raja iblis lebih kuat dan lebih panas dari Api biru milik Ho Chen.
__ADS_1
Ho Chen membuat dinding perisai dari air dan es yang sangat kuat, walau dia terkena serangan raja iblis bahkan sampai terluka, namun energinya tidak berkurang sama sekali.
Seluruh area selebar hampir satu kilo meter habis terbakar karena efek panas dari raja iblis.
Sedangkan seluruh kekaisaran Yun menjadi sangat panas, suhu yang sangat panas tersebut menarik perhatian para pendekar aliran putih hitam dan netral, bahkan Raja iblis merah dan raja iblis hitam pun juga merasakan panas tersebut.
Raja Alam atau Dewa Abadi tidak seperti kekuatan lainya yang sering menggetarkan seluruh Alam jika di kerahkan.
Kekuatan Raja Alam tau Dewa Abadi jika di kerahkan tidak akan membuat alam menjadi kacau balau, tergantung apa yang di inginkan, jika pemilik kekuatan tersebut mengaktifkan es, maka seluruh Alam akan turun salju, jika mengaktifkan air maka seluruh Alam akan turun hujan dan lain sebagainya.
Dinding Es buatan Ho Chen mulai mencair karena tidak mampu menahan panas api biru tersebut. "Aku tidak akan menyerah..!." Kata Ho Chen menambahkan energinya.
"Demi orang-orang yang aku sayangi aku harus bertahan." Ho Chen menyemangati dirinya sendiri agar tidak kalah dari raja iblis tersebut.
Namun tetap saja kekuatan raja iblis yang sangat besar tidak bisa Ho Chen tahan, dinding es yang berusaha di buat kuat dan kokoh oleh Ho Chen langsung mencair dengan sangat cepat.
Baju Ho Chen mulai terbakar kecuali Zirah Sisik Naga nya, dia merasa tubuhnya seperti mau hancur karena panas tersebut, Ho Chen mulai jatuh berlutut namun dia berusaha mengalirkan energi dingin kedalam tubuhnya, andai dia tidak memiliki energi es sudah sejak awal Ho Chen pasti menjadi abu.
Raja iblis melihat Ho Chen yang masih bertahan tersenyum lebar. "Mau sampai kapan kamu akan bertahan, sekarang mati lah kamu dengan cepat."
Raja iblis membuat bola api biru yang besarnya seukuran tinggi manusia dan mengerahkan nya kepada Ho Chen.
Ho Chen melihat bola api tersebut mendekat hanya bisa menatap tajam, mau menghindar dirinya juga tidak bisa, dia yakin seluruh energinya tidak akan mampu menahan bola api tersebut jika mengenai tubuhnya.
Tanpa menunggu waktu lama bola tersebut sedikit lagi menyentuh tubuh Ho Chen dan jaraknya tidak lebih dari sejengkal, namun ada yang aneh, ketika api tersebut sedikit lagi menyentuhnya.
"Ada apa..? Kenapa berhenti..?." Ho Chen kebingungan ketika melihat bola api tersebut berhenti bergerak, dia tidak lagi merasakan panasnya energi api biru milik raja iblis.
Ho Chen melihat kearah raja iblis yang juga berhenti dan tidak bergerak, lebih tepatnya waktu telah terhenti.
"Apa ini ilusi? Atau cuma halusinasi?." Pikir Ho Chen tidak percaya ketika melihat waktu terhenti begitu saja.
__ADS_1