Pendekar Dewa Abadi

Pendekar Dewa Abadi
Jendral Iblis


__ADS_3

***


Ketika matahari pagi hampir menmpakkan sinarnya, Whu Ling dengan kedua juniornya berpamitan kepada Wang Chungying beserta yang lainnya.


Mereka bertiga segera kembali ke sekte mereka. sedangkan Wang Chungying dan lainnya juga melanjutkan perjalanan menuju ibu kota.


Whu Ling tiba di sektenya setelah menempuh perjalanan hampir satu hari. Whu Ling segera pergi menemui ketua sekte untuk melaporkan hasil misinya sekaligus menceritakan pengalamannya.


“Adik Ling, bagaimana hasil musyawarah dengan sekte Hutan Siluman?" Tanya ketua sektenya.


“Kakak Zhi, Ketua Huan setuju dengan rencana kita, dan akan segera datang ke sini setelah menyelesaikan urusannya." Jawab Whu Ling.


“Akhirnya semuanya berjalan dengan baik. Semoga ketua Huan juga cepat memberi kabar anggota sekte kecil dan menengah lainnya." Kata ketua sekte Gagak hitam.


Nama ketua sekte Gagak adalah Whu Zhi, kakak kandung Whu Ling. Whu Zhi berencana melakukan pertemuan dengan mengundang beberapa sekte aliran hitam kecil dan menengah beserta sekte Hutan Siluman, untuk membahas tentang kejadian yang selama ini menimpa beberapa sekte aliran hitam.


“Kakak, semalam ketika kami beristirahat kami di serang oleh 6 mahluk aneh, mereka memiliki tanduk di dahi dan mata mereka merah menyala."


“Benarkah...? Siapa mereka, apa yang mereka inginkan?" Tanya Whu Zhi, dia juga melihat kondisi Whu Ling yang sedikit lemah.


“Mereka adalah pasukan iblis, dan mereka mengincar dara pendekar aliran hitam, putih dan juga netral."


“Pasukan iblis? Siapa itu? Dan mereka juga menyerang aliran putih dan netral?" Whu Zhi bingung mendengarnya.


“Benar kak, semalam kami hampir mati oleh mereka, mereka semua rata-rata memiliki kekuatan Tingkat Langit Puncak 2. beruntungnya kami segera di tolong oleh Wang Chungying dan rekan-rekannya."


Whu Zhi mengerutkan dahinya. “Wang Chungying? Salah satu jagoan Bukit Halilintar? Kenapa mereka bisa berada di sana?" Tanya Whu Zhi yang semakin kebingungan.


Whu Ling segera menceritakan semuanya termasuk rencana kerja sama dengan Sekte Bukit Halilintar, Whu Ling juga menceritakan tetang perkiraan kekuatan Raja iblis dan juga orang yang bekerja sama dengannya.

__ADS_1


“Ternyata benar apa yang di pikirkan Saudara Huan, ini adalah berita yang sangat penting, namun juga sulit untuk mencari orang yang bersekutu dengan Raja iblis itu." Kata Whu Zhi dengan menggelengkan kepala pelan.


“Lebih baik kita menunggu kedatangan ketua Huan, bukankah ketua Huan selalu memiliki solusi?" Ucap Whu Ling.


Perkataan Whu Ling memang benar, Xiu Huan memang terkenal karena pemikirannya yang matang dan serta kehati-hatiannya dalam mengambil keputusan. karena itulah sekte Hutan Siluman selalu menjadi sekte yang terkuat hingga saat ini.


“Kalau begitu kita juga akan mengirim seseorang untuk pergi ke sekte Bukit Halilintar, bagaimana pun masalah ini adalah masalah yang besar." Kata Whu Zhi, dia setuju dengan kerja sama dengan aliran putih.


Semua itu karena sekte Gagak hitam hampir tidak punya masalah dengan aliran putih kecuali dengan aliran netral. Sekte Gagak hitam pernah bermasalah dengan sekte Raja Gunung, salah satu sekte besar aliran netral.


“Kakak, apakah kita juga akan melakukan pemburuan malam ini? Dan sambil menunggu kedatangan Ketua Huan?" Tanya Whu Ling.


“Tentu saja, tapi usahakan jangan sampai di ketahui sekte yang lain dulu, untuk saat ini akan menjadi rahasia kita sampai tiba waktu pertemuan nantinya." Kata Whu Zhi.


“Malam ini kamu istirahatlah sampai kondisimu benar benar pulih, aku akan mengumpulkan dan membentuk kelompok untuk tugas malam ini." Tambah Whu Zhi.


Whu Ling kembali ke kamarnya untuk memulihkan kondisinya, sedangkan Whu Zhi masih duduk memikirkan masalah itu. “Situasi semakin kacau saja." Gumam Whu Zhi sambil memijat kepalanya yang sakit.


***


“Ketua, sepertinya telah terjadi sesuatu lagi dengan pasukan iblis.“ kata Touli.


“Aku akan menemui Raja iblis dulu, kalian pergilah dan urus yang lainnya..!" Wei Heng bangkit dan segera pergi ke ruangan rahasianya. Hanya Wei Heng yang bisa memasukinya karena di pintu ruangan tersebut terpasang segel khusus.


“Ada apa yang mulia? Apa terjadi sesuatu lagi dengan para pasukan iblis?." Wei Heng sujud di depan Raja iblis.


“Sepertinya ada lagi yang berhasil membunuh pasukan iblis ku..!" Ucap Raja iblis sembari memperbesar apinya.


Wei Heng hanya menghela nafas, akhir-akhir ini banyak pasukan iblis yang mati, sehingga membuat usaha pengumpulan darah pendekar menjadi terganggu.

__ADS_1


Raja iblis akan mengetahui jika pasukannya terbunuh, karena jika pasukannya terbunuh, maka tubuhnya akan menjadi asap hitam dan terbang kembali lalu masuk ke tubuh Raja iblis.


“Sepertinya rencana kita sudah di ketahui, kalau sudah begini aku tidak punya pilihan lain." Kata Raja iblis.


“Apa yang ingin anda lakukan yang mulia?" Tanya Wei Heng penasaran.


“Wei Heng, aku akan mengeluarkan beberapa jendral iblis untuk mengumpulkan darah pendekar, namun jika jendral ku sudah turun tangan kalian sudah tidak perlu lagi sembunyi-sembunyi, lakukanlah secara terang terangan." Ucapnya.


Wie Heng bingung dengan keputusan Raja iblis. “Yang mulia ini terlalu berbahaya."


“Hahahaha... Apa kamu meragukan kekuatan jendral ku? aku akan mengeluarkan satu persatu jendral ku, satu jendral saja sudah cukup untuk melenyapkan kehidupan di dunia ini."


Kemudian api Raja iblis yang hanya seukuran bola menjadi besar semakin lama semakin membesar dan hampir separuh ruangan tersebut. Seluruh lokasi sekte Darah iblis menjadi sangat panas. Wei Heng memasang energi pelindung di sekelilingnya, namun dia tetap merasakan panasnya.


Tidak lama keluar api lain dari tubuh Raja iblis seolah-olah membela menjadi dua dan besarnya separuh dari api Raja iblis. Api tersebut menyusut dan membentuk sebuah wujud seperti manusia.


Api Raja iblis kembali mengecil, sedangkan api satunya sudah berubah ke bentuk manusia, dia memiliki tanduk merah menyala di dahinya dan lebih panjang dari tanduk pasukan iblis.


“Rajaku..." Ucap mahluk tersebut.


Wei Heng kaget mendengarnya, dia tidak menduga kalau mahluk tersebut bisa berbicara layaknya seperti manusia, dan suaranya terlihat normal.


“Hem... jendral iblis Ori, aku memanggilmu karena ada tugas untukmu." Kata Raja Api.


Mahluk yang di panngil jendral iblis Ori segera bersujud. “Tugas dari Rajaku akan aku laksanakan." Kata jendral Ori Sembari bersujud dengan satu tangan kanan di dada kiri.


“Bantulah manusia di belakangmu itu bersama pengikutnya, kumpulkanlah tetesan darah dari orang yang memiliki energi untukku."


Kemudian jendral iblis Ori menoleh ke belakang dan melihat Wei Heng yang sedang mematung di belakangnya. “Baiklah Rajaku." Ucapnya dan kembali bersujud.

__ADS_1


Wei Heng tidak merasakan pancaran energi atau Tingkat dari jendral iblis Ori tersebut. Namun Wei Heng yakin kekuatannya yang sebenarnya pasti sangatlah besar.


__ADS_2