Pendekar Dewa Abadi

Pendekar Dewa Abadi
Ho Chen VS Liu Qi Shu


__ADS_3

Ho Chen melihat asap hitam yang mulai membesar dan berencana pergi untuk melihat keluar kota, sebelum sempat bergerak! Ho Chen melihat Kang Jian dan Qian Shin yang berencana pergi ke istana membatalkan nya dan berbalik arah sangat cepat ke arah sumber ledakan tersebut.


Ho Chen juga berencana kesana, namun belum sempat dia melangkah, seseorang menepuk pundaknya dari belakang.


"Kamu tidak perlu ikut pergi kesana Chen'er?." Kata suara yang sangat familiar dari belakang nya.


Ho Chen hampir melompat karena kaget, kemudian menoleh ke belakang dan melihat gurunya sedang tersenyum ke arahnya.


"Guru! Bagaimana Guru bisa..!."


"Bisa mengetahui keberadaan mu?." Kata Feng Ying yang langsung memotong perkataan Ho Chen.


Ho Chen mengangguk, kemudian Feng Ying menjelaskan. "Itu sangat mudah, lagi pula untuk apa kamu menutupi wajahmu?."


"Apa guru pernah mendengar akan kabar kematian ku?."


Feng Ying mengelus jenggotnya seperti sedang berusaha mengingat kabar tersebut. "Ku rasa tidak pernah mendengar kabar itu! Tapi apa hubungannya kabar kematian mu dengan penutup wajahmu itu?."


Kemudian Ho Chen mulai menjelaskan kepada gurunya bahwa dirinya sengaja menyembunyikan identitasnya, biarlah orang menganggap dirinya sudah mati, itu lebih baik baginya karena dia bisa bebas berjalan tanpa ada orang yang mengenalinya.


"Bagaimana dengan orang-orang terdekat mu?." Tanya lagi Feng Ying, menurutnya pikiran muridnya itu terlalu aneh.


"Cepat atau lambat mereka juga pasti segera mengetahui jika diriku masih hidup! Namun selama mereka belum mengetahuinya, aku akan terus berjalan, dan akan membuat identitas baru, selain guru ada dua orang lagi yang akan mengetahui jika diriku masih bernafas." Kata Ho Chen menutup penjelasannya.


Feng Ying hanya menghela nafas panjang, dia tidak tahu siapa dua orang yang di maksud oleh muridnya itu.


"Baiklah jika memang itu keinginan mu! Yang terpenting sekarang kau harus pergi menghadang rombongan musuh yang akan datang kesini, serahkan yang di sini kepada kami." Kata Feng Ying.


Ho Chen mengerutkan dahinya kemudian bertanya. "Bukankah musuh sudah ada di depan kota? Lalu siapa lagi yang akan datang kesini?." Tanya Ho Chen.


"Yang akan datang adalah rombongan sekutu iblis, mereka adalah manusia biasa, sedangkan yang menyerang di depan kota adalah para pasukan iblis." Kata Feng Ying.


"Tapi Guru...!." Ho Chen ingin protes namun Feng Ying segera menyela nya.

__ADS_1


"Kamu tidak perlu membantah lagi! Cepatlah pergi ke utara karena mereka tidak jauh dari kota." Kata Feng Ying.


Terpaksa Ho Chen mengikuti perintah gurunya kemudian segera terbang menaiki pedang nya ke arah yang ia lewati sebelumnya.


Ho Chen melewati perkemahan sekte Bukit Halilintar dan sekte Bintang Emas, perkemahan tersebut sudah sebagian banyak yang terbakar dan juga pertempuran yang sudah di mulai.


Ho Chen tetap melanjutkan perjalanan untuk menghentikan rombongan musuh yang akan datang.


Ho Chen terus mengamati dan mencari rombongan tersebut, setelah jauh dari kota barulah dia menemukan rombongan tersebut yang jumlahnya juga lumayan banyak.


"Kenapa tadi aku tidak melihat rombongan sebanyak itu!." Batin Ho Chen.


Setelah selesai memasang topeng nya! Ho Chen segera terbang ke arah rombongan musuh dan mendarat di belakang mereka.


"Tehnik Kristal Es - Pembekuan Es Abadi."


Ho Chen melepaskan energi es tanpa sepengetahuan musuhnya.


Hanya beberapa tarikan nafas, seluruh area mereka mulai membeku, bahkan sebagian pasukan musuh sudah hampir tidak mampu bergerak.


"Ini..? Mustahil.! Ini tidak mungkin dia!." Wei Heng tidak akan melupakan hawa dingin yang mampu melemahkannya, dia berusaha mencari penggunanya dan ingin memastikan jika ini bukan Ho Chen.


Beberapa saat kemudian Wei Heng menemukan pengguna tehnik tersebut di belakang barisan dan jaraknya agak jauh darinya.


"Si-siapa orang itu?." Wei Heng mulai kehabisan energi setelah menemukan orang yang menggunakan tehnik es tersebut.


Seseorang mengunakan pakaian hitam serta topeng putih dengan ukiran gambar bintang di bagian atasnya sedang berdiri dan merentangkan kedua tangannya, terlihat kabut putih tebal dan sangat dingin keluar dari kedua tangannya.


"Cari mati kau!." Liu Qi Shu segera melesat ke arah Ho Chen, sedangkan Wei Heng dan semua kelompoknya sudah tidak lagi mampu bergerak.


"Orang ini bisa bertahan dari Tehnik Kristal Es ku! Siapa orang ini?." Ho Chen melihat Liu Qi Shu yang masih bisa bergerak dengan bebas membuat dirinya heran.


"Tehnik Jiwa - Pengendali Jiwa."

__ADS_1


Liu Qi Shu berhenti di beberapa anggotanya yang sudah hampir mati kedinginan, kemudian menyentuh beberapa di antaranya, dan seketika bola mata mereka menjadi hitam dan bergerak menyerang Ho Chen.


Ho Chen mengerutkan dahinya setelah melihat beberapa orang yang awalnya menggigil kedinginan kini menjadi normal kembali, dan mulai menyerang dirinya.


Ho Chen menghindari setiap serangan mereka dengan mudah, namun dia terkejut melihat orang-orang yang menyerangnya seolah-olah itu bukan pergerakan mereka, lebih tepatnya tubuh mereka di kendalikan dari jarak jauh.


"Kenapa aku tidak pernah mendengar orang ini sebelumnya, dan Tehnik apa yang bisa mengendalikan tubuh manusia ini seperti boneka." Batin Ho Chen dan mengamati pergerakan jari-jari Liu Qi Shu yang bergerak-gerak mengendalikan manusia itu.


"Kau sudah berani mengganggu perjalanan ku, jadi jangan harap kau akan bisa lolos dengan mudah!." Seru Liu Qi Shu kemudian menambah kan penyerang lainnya.


Ho Chen sangat kagum dengan tehnik tersebut, walau Tehnik tersebut mengagumkan, bagi Ho Chen ini tehnik yang tidak baik, kemudian mulai menyerang balik.


Ho Chen segera menyerang balik mengunakan ilmu Mata anginnya dan memukul mereka semua hingga tumbang.


"Ini tehnik pemaksaan namanya!." Kata Ho Chen dengan geram ketika melihat mereka yang seharusnya mati masih bisa bangkit kembali seolah tidak terkena pukulan nya.


"Mau kau bilang tehnik paksaan atau apapun, aku tidak peduli, sebaiknya kau bersiap saja melawan mereka semua." Kata Liu Qi Shu dengan tersenyum lebar.


Ho Chen menatap Liu Qi Shu dengan dingin, Walau musuh yang menyerangnya cuma 17 orang, namun mereka tidak juga mau mati, kalaupun mati, mereka bisa bangkit kembali seperti mayat hidup.


"Jika ku biarkan kau terus berkeliaran di dunia ini, kau pasti akan membuat orang-orang di kekaisaran Yun menjadi pasukan boneka mu! Karena itu aku akan membunuh mu." Kata Ho Chen yang kemudian suhu di sekitar tubuhnya mulai berubah panas.


"Itu Jika kau sanggup mengalahkan ku!." Jawab Liu Qi Shu dengan nada meremehkan Ho Chen.


Liu Qi Shu kembali menyerang Ho Chen dengan tubuh manusia yang ia kendalikan dan tersenyum lebar ketika melihat Ho Chen tidak berusaha menghindarinya.


Namun senyuman Liu Qi Shu tidak bertahan lama setelah melihat tubuh manusia yang di kebalikannya terbakar ketika mendekati Ho Chen, bahkan tubuh mereka sampai menjadi arang dan tidak bisa lagi di kendalikan.


"Dia juga memiliki Energi Api?." Gumam Liu Qi Shu yang tidak percaya akan apa yang ia lihat, dia tidak pernah mendengar akan adanya pendekar yang bisa menguasai tehnik es dan api secara bersamaan.


Ho Chen bisa melihat keterkejutan Liu Qi Shu dan segera menyerang ke arahnya sebelum ia kembali menggunakan manusia kembali menjadi boneka nya.


"Tehnik Raja Api  - Tujuh Bola Api."

__ADS_1


Ho Chen mengeluarkan tujuh bola api biru sebesar buah kelapa kemudian melepaskannya ke arah Liu Qi Shu.


__ADS_2