Pendekar Dewa Abadi

Pendekar Dewa Abadi
Tidak akan bisa Lolos.


__ADS_3

"Mengapa kamu memanggil Raja penguasa malam kesini? Siapa lawan mu itu?." Tanya Jendral Sui.


Liu Qi Shu mulai menceritakan akan siapa lawan yang di hadapi nya, sekaligus menceritakan tentang Tehnik-tehnik yang di gunakan nya.


Jendral Sui cukup kaget ketika Liu Qi Shu menceritakan bahwa lawannya sudah mengalahkan dan melenyapkan Arwah Hitam.


Jendral Sui hampir tidak mempercayainya, namun dia berpikir lagi Tidak mubgkin Liu Qi Shu berbohong padanya.


"Sebaiknya kau dan Wei Heng segera pergi membantu pasukan ku yang bertarung di sana, biar aku dan Raja penguasa malam yang menghadapinya." Kata Jendral Sui.


Liu Qi Shu langsung menyetujuinya, kemudian memeriksa seluruh anggota nya yang sudah membaik.


"Ayo kita pergi membantu para jendral di sana, biar di sini Raja penguasa malam dan jendral Sui yang mengurusnya." Kata Liu Qi Shu mengulang perkataan jendral Sui kepada Wei Heng.


Wei Heng menghela nafas kemudian menyetujui nya, Wei Heng sedikit kecewa kepada Pendekar bertopeng tersebut karena belum membunuh Liu Qi Shu.


Wei Heng dan Liu Qi Shu segera pergi membawa semua anggota nya ke arah istana, namun ada juga yang tidak ikut, mereka yang tidak ikut adalah pendekar yang sudah tidak mampu bertahan dari dinginnya Kristal Es dan akhirnya kehabisan energi.


Melihat Rombongan pasukan Wei Heng yang mulai bergerak ke arah istana, Ho Chen segera bergerak dengan kecepatan tinggi untuk menahan Wei Heng.


Namun jendral Sui muncul menghadang nya. "Kalahkan dulu kami, baru kau bisa meyusul nya." Ucap Jendral Sui kemudian melepaskan asap hitam kepada Ho Chen.


Ho Chen hanya berdecak kesal, kemudian mundur beberpa meter kebelakang. "Baiklah jika kalian yang meminta demikian." Ucap Ho Chen kemudian menutup matanya.


Selama ini Ho Chen hanya mengunakan gabungan satu energi, kecuali saat pertempuran di sekte Pilar Angin yang mengunakan kedua energi sekaligus.


Kali ini dia akan mengunakan keduanya, tidak lama kemudian seluruh tubuh Ho Chen memancarkan kilauan cahaya terang yang menyilaukan bagi orang yang melihatnya.

__ADS_1


Perlahan-lahan tubuh Ho Chen terangkat ke atas melayang di udara, tubuh Ho Chen tertutup oleh cahaya yang membentuk Bola dan membungkusnya.


Raja penguasa malam tidak mau menunggu lagi, dia segera terbang ke atas ke mudian melepaskan energi angin yang sangat besar ke arah Ho Chen.


Namun bola cahaya yang membungkus tubuh Ho Chen tidak bergeser sedikit pun dari tempatnya membuat mata Raja penguasa malam menjadi merah menyala karena marah.


Raja penguasa malam kembali menyerang, kali ini dia mengunakan Bola angin dan menembakkan nya kepada Ho Chen.


Bola angin menghilang begitu saja tanpa menimbulkan efek apapun ketika membentur Bola cahaya milik Ho Chen.


Bola cahaya mulai menghilang dari depan dan terus kebelakang dan menjadi butiran cahaya kecil lalu menghilang.


Kini tubuh Ho Chen di penuhi energi yang begitu besar, andai tidak ada Bola cahaya yang membungkusnya ketika sedang dalam proses penggabungan, pasti bumi akan bergetar hebat dan alam tidak akan stabil.


Jendral Sui melotot ketika melihat perubahan pada tubuh Ho Chen, kali ini energinya lebih besar dari sebelumnya bahkan melebihi energi yang di miliki Jendral Jed.


Ho Chen membuka mata, kedua matanya yang bersinar menatap Raja penguasa malam dengan tatapan tajam, kemudian Ho Chen bergerak dan menghilang dari tempatnya, dan muncul kembali di hadapan Raja penguasa malam.


Raja penguasa malam segera pindah menggunakan kecepatan tertingginya, namun lagi-lagi Ho Chen muncul lebih dulu hadapannya.


"Tehnik Petir - Pukulan naga halilintar."


Ho Chen memukul Raja penguasa malam dengan sangat kuat sehingga tubuh Raja penguasa malam jatuh ke tanah membuat lubang kawah yang sangat besar di tempatnya terjatuh.


Raja penguasa malam kembali bangkit dengan mengibas-ngibas kan sayapnya, namun Ho Chen kembali muncul, kali ini dia berada di belakang Raja penguasa malam.


Ho Chen memegang kedua sayap tersebut kemudian menariknya kebelakang sampai kedua sayap tersebut terlepas dari punggung Raja penguasa malam.

__ADS_1


"Bukankah namamu Raja penguasa malam, bagaiman jika ku rubah sekarang menjadi Raja kelelawar tanpa sayap." Kata Ho Chen kemudia menendang Raja penguasa malam hingga terlempar jauh.


Jendral Sui mulai ragu untuk maju, dia tidak menduga jika pendekar bertopeng ternyata masih menyimpan energinya, bahkan menurut nya jendral Jed pun masih bukan tandingannya.


"Manusia ini bahkan lebih kuat dari manusia yang mengalahkan jendral Jed, siapa manusia ini yang sebenarnya.? Kenapa dia juga memiliki Aura energi yang sama dengan manusia yang waktu itu aku hadapi?." Isi kepala jendral Sui terasa terpenuhi berbagai pertanyaan, tanpa ia sadari Ho Chen sudah berada di belakang nya.


"Bukan kah ini adalah ke inginkan mu, sekarang ayo kita selesaikan dengan cepat.!."


Jendral Sui segera menghindar dan menjaga jarak Ho Chen, dia segera menciptakan asap hitam dan berniat kabur.


"Kamu mau kabur! Jangan bermimpi bisa lolos untuk yang kedua kalinya dari ku." Ho Chen mendengus kesal melihat jendral Sui yang mau kabur, dengan kecepatan gerakannya, Ho Chen berhasil menangkap lengan jendral Sui yang tubuhnya sudah hampir hilang di dalam asap hitam.


Ho Chen menarik nya kemudian melempar tubuh jendral Sui ke tanah dengan sangat keras sehingga tanah tersebut membentuk kawah yang sangat dalam.


Jendral Sui menjerit kesakitan, walau iblis tidak mengeluarkan darah namun tetap saja dia adalah mahluk hidup yang juga bisa merasakan sakit.


Dengan kondisi yang mulai lemah, jendral Sui bangkit dan menatap Ho Chen dengan tatapan  marah dan penuh kebencian, namun dia juga merasa heran dengan perkataan Ho Chen.


"Apa maksud mu tidak akan bisa lolos yang kedua kalinya? Aku yakin baru melihat mu dan baru kali ini kita bertarung." Tanya Jendral Sui.


"Ini pertemuan kita yang kedua, apa kau ingat ketika kau datang bersama dua teman mu dan ingin membunuh ku? Bukan kah temanmu saat itu mati di kaki naga putih ku, apa kau ingat?."


Jendral Sui langsung melotot mendengar perkataan Ho Chen. "Ja-jadi kau..! Tidak manusia itu sudah mati di bunuh oleh Raja Biru." Jendral Sui tidak percaya akan perkataan Ho Chen.


"Bukan urusan ku kau mau percaya atau tidak, yang jelas kau harus mati hari ini, namun kau harus menunggu sebentar."


Ho Chen membuat energi angin berbentuk bulat dan mengurung Jendral Sui di dalam energi angin tersebut.

__ADS_1


Dengan putaran dinding angin yang sangat cepat, jendral Sui tidak bisa mengunakan asapnya, kerena asapnya akan menghilang tersapu angin tersebut, dan akhirnya hanya bisa pasrah menunggu dirinya di bunuh oleh Ho Chen.


Ho Chen menghampiri Raja penguasa malam yang sudah tidak berdaya lagi, tanpa ampun Ho Chen langsung membunuhnya.


__ADS_2