Pendekar Dewa Abadi

Pendekar Dewa Abadi
Mencapai kekuatan Tingkat Dewa Abadi


__ADS_3

Ho Chen duduk bersila berhadapan dengan Yinfei, dan mendengarkan semua yang Yinfei katakan.


"Untuk membuka pintu yang ke enam, yang kamu harus lakukan adalah mengerti akan maksud dari Alam. Kamu harus memahami lima unsur elemen sekaligus sifat-sifat mereka.


Jika kamu berhasil maka seluruh raga serta jiwa mu akan bisa menyatu dengan alam. Jadi aku akan menjelaskan satu persatu dari lima unsur elemen tersebut, sisanya kamu tinggal memutuskan nya sendiri akan pengertian tersebut, apa kamu siap?." Ho Chen mengangguk pertanda sudah sangat siap.


Kemudian Yinfei mulai menjelaskan tentang sifat-sifat unsur dari lima unsur elemen.


"Unsur Elemen yang pertama adalah Elemen Tanah! Tanah memiliki sifat yang sangat jujur dan juga rendah hati.


Chen'er, kamu jangan selalu merasa berada di paling atas, dan juga kamu harus bisa jujur, terlebih lagi kepada dirimu sendiri!."


Ho Chen mulai meditasi mencari pencerahan. Selama ini dia tidak pernah menganggap dirinya adalah pendekar yang paling kuat. Bukannya Ho Chen tidak pernah berbohong, namun dia berbohong demi kebaikan dan juga demi melindungi orang-orang yang ia kenal dan ia sayangi.


Ho Chen merasa tercerahkan, pikiran nya menjadi sangat tenang, dan bisa berpikir dengan jernih. Sebuah garis berdiri lurus berwarna emas namun halus muncul di keningnya, menandakan jika dirinya sudah bisa menyatu dengan Tanah.


"Bagus Chen'er, kamu berhasil menyatukan diri dengan Tanah. Sekarang saatnya untuk yang kedua. Unsur Elemen yang kedua adalah Air! Air memiliki sifat cerdas dan juga gesit.


Chen'er, Kamu harus bisa berpikir lebih luas dan bisa menentukan mana yang baik dan buruk, dan kamu harus lebih cepat dan gesit dalam mengambil sebuah keputusan agar bisa berguna untuk orang lain dan untuk masa depanmu sendiri!."


Di bagian ini Ho Chen bisa tercerahkan dengan sangat cepat, tampa berpikir lebih lama dari sebelumnya. Alasannya mudah, dia sudah pernah berpikir lebih cepat dan tepat ketika memberikan keputusan kepada para aliansi gabungan untuk melindungi Sekte Pilar Angin.


Garis di kening Ho Chen terlihat sedikit agak tebal, setebal dua helai rambut jika di satukan. Ho Chen mendapatkan kekuatan baru yaitu bisa membaca mendengar isi pikiran orang lain.


"Hebat, kamu bisa menyatu dengan Air sesingkat ini!." Yinfei berdecak kagum melihat perkembangan pada tubuh Ho Chen.

__ADS_1


"Sekarang kita lanjut ke berikutnya. Unsur Elemen yang ketiga adalah Angin! Angin memiliki sifat yang tidak mudah menyerah.


Chen'er apapun yang terjadi, kamu harus bisa bangkit, bahkan jika dirimu hampir mati sekalipun, kamu jangan pernah menyerah!."


Di bagian Ini Ho Chen tidak memiliki hambatan sama sekali, karena dia hanya pernah merasa putus asa sekali dalam hidupnya, yaitu ketika kedua orang tuanya meninggal dunia, dia merasa putus asa dan ingin ikut mati menyusul kedua orang tuanya, untungnya dia di tolong oleh Feng Ying dan memberikan semangat baru kepada Ho Chen.


Garis di kening Ho Chen semakin melebar, bahkan sudah mulai terlihat jika di lihat dari dekat, bahkan Ho Chen mendapatkan ilmu baru, yaitu bisa mengendalikan pikiran orang lain, bahkan hanya dengan pikirannya saja dia bisa membunuh orang.


Fengyin tersenyum lebar, menurutnya kehidupan yang Ho Chen jalani tidak terlalu memiliki beban berat, sehingga tiga unsur elemen bisa menyatu dengan sangat cepat.


Yinfei beristirahat sejenak sembari memberi kelonggaran untuk Ho Chen menstabilkan kekuatan barunya tersebut. Kemudian melanjutkan kembali proses pembukaan pintu ke enam.


"Unsur Elemen yang ke empat adalah Api! Api memiliki sifat yang selalu terbuka dan juga semangat.


Chen'er jika kamu memiliki masalah, sebaiknya kamu tidak menyimpannya sendiri, mintalah bantuan kepada orang lain, jangan kamu anggap semua bisa kamu lakukannya sendiri!."


Garis di kening nya semakin terlihat jelas setelah berhasil memahami dan menyatu dengan elemen api.


Kini dia sudah bisa mengubah apinya menjadi seperti apa yang ia inginkan, bahkan mampu membuat api hitam dan juga tiga api yang di miliki oleh Yinfei.


Mata Yinfei terbuka sangat lebar, dia tidak menyangka jika Ho Chen akan mampu menyatu dengan Api secepat itu, bahkan dirinya sendiri saja membutuhkan beberapa bulan sebelum akhirnya bisa menyatu dengan Api, namun nayatanya Ho Chen bisa melakukannya hanya beberapa saat setelah Yinfei selesai menjelaskan nya.


"Chen'er, kini tinggal unsur yang terakhir, jika kamu bisa melakukan yang ini juga, maka kamu akan menjadi Pendekar Dewa Abadi tingkat awal." Kata Yinfei sambil memandangi Ho Chen dangan sangat takjub.


"Baiklah Chen'er! Unsur Elemen yang ke lima adalah Logam! Logam memiliki sifat yang tajam, berani, dan juga tegas.

__ADS_1


Chen'er, satu yang paling utama yang harus kamu miliki yaitu jangan pernah takut terhadap apapun!."


Ho Chen menunduk kan kepala nya, dia memang tidak pernah merasa takut sama sekali, namun ada sesuatu yang paling ia takutkan, yaitu takut jika suatu hari orang-orang yang ia sayangi celaka dan mati meninggalkan dirinya sendiri.


"Chen, jangan takut, kami akan baik-baik saja di sini, jadi kamu tidak perlu memikirkan kami, walau pun kami sudah mati, maka kami akan tetap berada di hatimu!." Sebuah suara terdengar oleh Ho Chen, suara tersebut mirip dengan suara ibunya, namun Ho Chen tidak menemukan siapapun.


Yinfei sempat berpikir bahwa Ho Chen mungkin akan gagal, namun Ho Chen mulai mengerti dan langsung meditasi kembali, kini dia sadar, segala sesuatu akan di mulai dari ketakutan sebelum akhirnya menjadi pemberani, karena sudah belajar dari masa lalu nya.


"Terima kasih ibu...!." Kata Ho Chen kemudian mulai melakukan penyatuan dengan logam.


Garis di kening Ho Chen terbelah, ujung atasnya menjadi empat cabang, jika dihitung dari sudutnya memiliki lima sudut berwarna emas.


Ledakan energi besar keluar dari tubuh Ho Chen, untungnya ruangan ruangan kamar emas milik Yinfei sangat kuat sehingga tidak terjadi kerusakan sama sekali, namun seluruh Dunia Awan bergetar hebat membuat semua mahluk penghuni dunia tersebut berhamburan.


Kini Ho Chen memiliki kekuatan baru lagi, yaitu bisa mengendalikan alam dengan sempurna tanpa harus merapalkan mantera sihir.


"Chen'er, sekarang kamu berhasil memasuki Tingkat Dewa Abadi awal, sekarang sempurnakan lah dengan menyatukan dirimu dengan alam semesta.


Kamu harus tahu, alam semesta tercipta dari kelima unsur elemen tersebut, jika kamu bisa memilih, elemen manakah yang memiliki peran lebih kuat dari elemen lainnya? Jika kamu mengerti, maka kamu akan bisa menyatu dengan alam semesta." Kata Yinfei.


Ho Chen berusaha mencerna semuanya dengan mengkaji masing-masing ke lima elemen. Ho Chen sempat berpikir bahwa yang paling kuat adalah unsur api, namun dia sadar, jika api bisa di padankan oleh air.


Dia memutuskan kepada air, namun segera di bantah sendiri olehnya, karena air bisa di serap oleh tanah. Setelah duduk dan meditasi cukup lama akhirnya dia memiliki kesimpulannya sendiri.


"Aku mengerti! Tidak ada satupun elemen menjadi yang paling kuat atau paling lemah. Tiap elemen dapat mengontrol elemen lain, atau dihasilkan oleh elemen lain. Sesungguhnya, ke-5 elemen ini saling bergantung satu sama lain. Oleh karena itu, ke-5 elemen ini dapat dianggap sejajar." Batin Ho Chen.

__ADS_1


Setelah itu muncul cahaya putih berbentuk lingkaran di belakang kepalanya dan terlihat lima cahaya yang berbeda membentuk seperti unjung tombak yang sangat runcing berdiri di setiap pinggir lingkaran tersebut.


"Selamat Chen'er, sekarang kamu benar-benar sudah berhasil mencapai kekuatan Tingkat Dewa Abadi..!." Kata Yinfei.


__ADS_2