Pendekar Dewa Abadi

Pendekar Dewa Abadi
Energi “Yin dan Yang"


__ADS_3

Jiu Rui tertidur sangat lelap, sedangkan Ho Chen keluar dari kamarnya untuk melihat lihat. Ho Chen berdiri di depan kamarnya, dia melihat orang-orang yang datang untuk menginap dan Ho Chen juga melihat para pendekar yang ia lihat di rumah makan juga memasuki penginapan.


Para pendekar tersebut berjalan melewati Ho Chen yang sedang berdiri di depan kamarnya. Mereka hanya melihat Ho Chen sebentar dan terus berjalan menuju ke kamar mereka.


“Mungkin aku bisa mencari informasi dengan bertanya ke salah satu dari mereka." Batin Ho Chen.


Ketika semua para pendekar sudah memasuki kamar masing-masing, Ho Chen melihat satu orang tidak memasuki kamarnya, dia berdiri di depan kamar seperti yang di lakukan oleh Ho Chen.


Karena jarak kamarnya tidak Terlalu jauh dari kamar Ho Chen, Ho berinisiatif untuk mendatanginya.


“Selamat malam senior." Sapa Ho Chen dengan tersenyum lembut.


Pendekar tersebut segera manatap Ho Chen. “Selamat malam juga, apakah ada perlu denganku?." Tanya orang tersebut sambil mengamati Ho Chen dari atas sampai bawah.


“Tidak senior, saya hanya ingin mencari teman untuk berbincang saja karena bosan berdiri sendiri di depan kamar." Kata Ho Chen sedikit basa-basi.


“Hm.. sepertinya kamu yang saya lihat tadi di rumah makan bukan? Kemana temanmu satunya?."


“Kakak saya sudah tidur, mungkin karena kekenyangan." Jawab Ho Chen seraya tertawa kecil.


“Begitu, Namaku Ling Shian, kalau begitu baiklah, kebetulan aku juga butuh teman untuk berbincang, sedang kan rekan-rekan ku sepertinya kelelahan." Kata Ling Shian.


“Nama saya Ho Chen, bagaimana kalau kita mengobrol sambil duduk di kursi yang ada di sana." Ho Chen menunjuk 4 kursi yang berada di dekat tiang penginapan dan Ling Shian menyetujuinya.


“Senior Ling, sepertinya senior dari sebuah sekte?." Tanya Ho Chen setelah duduk.


“Benar, aku beserta rekan-rekan ku berasal dari sekte Bintang Emas, dan kami juga sedang melakukan perjalanan untuk menuju ke sekte Tiga Pulau sekaligus juga berburu para pasukan iblis yang sering membuat teror." Jawab Ling Shian sekaligus menjelaskan tujuannya.


Sekte Bintang Emas adalah sekte besar aliran netral, begitu juga dengan sekte Tiga Pulau. Kedua sekte tersebut sering melakukan ralasi kerja sama.

__ADS_1


“Apakah Junior juga berasal dari sekte?." Ling Shian balik bertanya.


“Saya dengan kakak saya berasal dari sekte Bukit Halilintar, kami sedang menjalankan misi." Kata Ho Chen sambil menunjukkan medali yang di berikan Kang Jian.


Ho Chen terpaksa mengaku-ngaku sebagai salah satu anggota sekte Bukit Halilintar, karena tidak mau jati dirinya di ketahui oleh orang lain lagi.


“Murid-murid Bukit Halilintar memang sangat hebat, berani menjalan misi tanpa perlindungan dari jagoan sekte dalam situasi sedang sangat berbaya seperti sekarang." Ling Shian terkagum-kagum kepada Ho Chen yang menurutnya sangat berani.


“Tidak juga senior, kami selalu melakukan perjalanan ketika siang, dan mencari desa ketika malam. Kebetulan sore tadi kami sampai ke desa Anhui ini. kami juga tidak berani jika harus berhadapan dengan pasukan iblis itu." Kata Ho Chen dengan sedikit merendah.


“Apakah senior sudah pernah berhadapan dengan pasukan iblis itu?, menurut kabar yang saya dengar, mereka sangat kuat dan juga sangat kejam." Kata Ho Chen pura-pura tidak mengetahui.


“Kami hanya pernah bertemu satu kali, dan kami berhasil membunuh mereka, memang mereka sangat kuat, dengan kekuatan ku saja mereka masih sulit untuk di bunuh." Ling Shian memasang wajah sedikit serius ketika menceritakan.


Ho Chen mendengarkan cerita tersebut walau tidak dapat informasi yang ia dapatkan namun Ho Chen masih menjadi pendengar setia.


Ho Chen dan Jiu Rui berangkat pagi-pagi, namun sebelum keluar dari desa, Ho Chen masih sempat pergi ke toko dan membeli kotak kain untuk Jiu Rui, kemudian kembali melanjutkan perjalanan.


***


Di sekte Darah iblis, Wei Heng sedang duduk dengan wajah kesal, itu di karenakan jendral iblis Ori yang tidak juga mau bergerak semenjak dia hadir di sekte, Wei Heng juga tidak berani menanyakan alasannya.


“Ketua sampai kapan kita harus menunggu?." Touli bertanya, dia juga sama bingungnya dengan Wei Heng.


“Jangan tanya padaku..!" Jawab Wei Heng dengan nada kesal.


Tidak lama jendral Ori juga memasuki ruangan, dia segera menatap Wie Heng dan kemudian duduk di atas kursi batu besar.


“Wei Heng, apakah di antara manusia di duniamu ada yang memiliki Tehnik air atau juga Tehnik Es?." Tanya jendral Ori.

__ADS_1


Wei Heng dan Touli mengangguk secara bersamaan mereka bingung dengan maksud dari pertanyaan jendral Ori.


“Sudah ku duga..! Seberapa kuat orang tersebut?." Jendral Ori kembali bertanya.


“Tingkat kekuatan orang itu sama denganku." Kata Wei Heng.


“Kamu tahu kenapa hingga saat ini aku masih belum melakukan sesuatu?."


Wei Heng dan Touli lagi-lagi hanya menggelengkan kepala, karena hal itu juga yang membuat mereka jadi bertanya-tanya.


“Alasan ku sederhana, saat ini aku berniat meningkatkan kekuatan pasukan iblis ku. Namun sekuat apapun pasukanku jika nanti bertemu dengan manusia yang menguasai Tehnik Air atau Tehnik Es, itu juga percuma, karena pasukanku lemah terhadap air apalagi es."


“Kalau begitu jendral, apa lebih baik kita menyerang tempat mereka terlebih dahulu lalu melenyapkannya, agar tidak ada yang perlu di khawatirkan lagi.." Touli kini memberi saran


“Bisa saja kita berbuat seperti itu, namun sebagai bayarannya, aku akan kehilangan banyak pasukanku, walau aku ini sangat kuat, bukan berarti aku ini bisa tahan terhadap Air dan Es.?."


Jendral iblis memang lah sangat kuat, namun tetap, dia tidak akan bisa jika harus berhadapan dengan orang yang memiliki kekuatan yang berlawanan, walaupun kekutan orang tersebut jauh di bawahnya.


Pasukan iblis saja walau kekuatannya bisa di tingkatkan hingga mencapai Tingkat Langit Puncak 4 sekalipun, jika berhadapan dengan orang yang memiliki Tingkat Bumi dan memakai Tehnik Air ataupun Es, maka para pasukan iblispun akan dengan sangat mudah bisa di kalahkan.


“Apa jendral tidak tau, tidak selamanya Api akan selalu mati jika bertemu dengan air? Menurutku jika kekuatan api memiliki kekuatan yang lebih besar, bahkan Es pun bisa di lelehkan, dan air pun bisa di keringkan." Kata Touli


“Tentu aku tahu itu, namun kekuatan kami memang besar ketika malam, namun kekuatan Air dan Es jauh lebih kuat ketika saat malam, itu di karenakan kekuatan Energi “Yin" mendukung kekuatan mereka."


Maksud dari Energi “Yin" adalah sebuah Energi yang mampu meningkatkan kekuatan bagi orang yang menguasai Tehnik Air bahkan Yang lebih besar adalah Es. Dan ketika malam kekuatan ”Yin" akan semakin kuat, di tambah jika sampai Muncul bulan purnama. Karena Air laut akan mencapai titik tertinggi.


Sedang kan kekuatan yang di miliki Jendral iblis memiliki Unsur Energi “Yang" di mana sifatnya berlawanan. Namun anehnya kekuatan jendral dan pasukan iblis malah melemah ketika siang.


Yin dan Yang saling berlawanan dalam interaksi dengan dunia yang lebih luas dan sebagai bagian dari sistem yang dinamis. Semua hal memiliki kedua aspek tersebut yakni Yin dan Yang, tetapi tidak setiap aspek tersebut memiliki perwujudan yang jelas pada objek dan mungkin pasang surut atau mengalir dari waktu ke waktu.

__ADS_1


__ADS_2