
“Selamat datang saudara Huan dan saudara Zhi. Maafkan aku kerana tidak mengetahui akan kedatangan kalian hari ini." Kang Jian menyambut baik mereka semua.
“Seharusnya kami yang meminta maaf karena datang Tampa memberitahukan terlebih dahulu." Xiu Huan berkata dengan sedikit canggung.
Bukan hanya Xiu Huan yang merasa canggung, namun semuanya. Mereka sadar, sekarang mereka berada di kandang singa. Andai saja bukan karena adanya kerjasama, mungkin mereka akan langsung di serang, mengingat mereka adalah musuh alami, dan jumlah mereka hanya 10 orang saja.
“Silahkan duduk." Kata kang Jian sembari mempersilahkan mereka untuk duduk di kursi yang tersedia.
“Saudara Heeng.. senior Chungying, maaf kami datang agak sedikit terlambat.." Whu Ling menyapa kedua orang yang sudah dia kenal sebelumnya dengan mengepalkan kedua tangan kedepan.
“Tidak apa-apa saudara Ling, kebetulan kami juga baru tiba. Mari silahkan duduk..!." Kata Jian Heeng.
Pemandangan seperti ini jarang terlihat, dimana ada sekte aliran putih dan hitam duduk secara bersamaan dan melakukan perbicangan seperti tidak pernah ada permusuhan di antara mereka.
“Saudara Jian. Tentunya kamu sudah mengetahui alasan kami datang kesini." Ucap Whu Zhi.
“Ya. Aku juga baru mengetahui dari saudara Heeng dan saudara Chungying."
“Oh, Saudara Chungying dan saudara Heeng, Terima kasih karena sudah menyelamatkan adikku dari serangan mahkluk Iblis itu, sekarang sekte ku berhutang satu pada kalian." Whu Zhi mengepalkan kedua tangan dan menyampaikan terima kasihnya.
“Ketua Zhi. Kami hanya kebetulan lewat saja. Jadi kalian tidak perlu merasa berhutang kepada kami." Jawab Jian Heeng.
“Kami juga kaget begitu mendengar kabar dari saudara Zhi, awalnya kami tidak mengetahuinya, namun setelah Pendekar Dewa Muda selesai berlatih di hutan kami, kami mendapatkan informasi bahwa banyak pendekar yang mati secara misterius."
Semua perkataan Xiu Huan yang paling menarik Kang Jian dan lainnya hanyalah tentang Ho Chen yang berlatih di hutan siluman.
“Chen'er pernah berlatih di hutan siluman?." Tanya Kang Jian penasaran.
__ADS_1
“Benar, dia berlatih di sana selama dua tahun." Jawab Xinxin dan di kuatkan juga oleh Nuwa.
“Kami berdua lah yang mengawasi nya selama dia berlatih di sana." Kata Nuwa.
Jian Heeng dan Wang Chungying hanya mendengarkan. Kang Jian juga tidak menyangka bahwa Ho Chen berlatih di dalam hutan siluman seorang diri.
“Kalian memiliki pemikiran yang bijak, karena tidak menyerangnya ketika latihan. Memang saudara Huan sungguh pemikir yang hebat." Kata Kang Jian sambil tersenyum penuh makna.
Xiu Huan mengerti maksud perkataan Kang Jian. Dan hanya tersenyum tipis. Namun berbeda dengan Xinxin dan Nuwa, mereka lah yang justru ingin berniat menyerang Ho Chen ketika Ho Chen ingin keluar dari hutan siluman.
“Saudara Jian, apakah sudah ada kabar tentang siapa yang telah bersekutu dengan Raja iblis itu." Whu Zhi langsung mengarah ke pokok inti permasalahan.
“Kami belum mendapatkan informasi tersebut, namun ada sedikit kejanggalan."
Kang Jian menjelaskan bahwa dia sudah menyebarkan beberapa orang untuk menyelidiki, dari sekian banyak orang yang sudah memberi kabar, hanya tersisa satu yang belum ada kabar, yaitu dari sekte Darah iblis.
“Kalau begitu sama dengan kami, dari pihak kami juga hanya tersisa satu yang belum memberi kabar." Kata Xiu Huan.
“Apakah menurut kalian ini juga ada hubungannya dengan Sekte mereka?." Tanya Whu Zhi dengan kebingungan.
“Aku belum bisa berasumsi demikian sebelum menemukan bukti yang jelas." Jawab Kang Jian.
“Aku ingat ketika bertarung dengan pasukan iblis itu, mereka mengunakan Tehnik api dan juga tubuh Meraka terbuat dari api. Ini menandakan kalau mereka memiliki hubungan dengan sekte Darah iblis." Kata Jian Heeng.
“Kalau begitu ketua Qiao Ho dan ketua Ming Mei lah yang mampu melawan mereka. Karena saat ini hanya mereka bedua yang memiliki kekuatan Air dan Es, dan juga sebagai musuh alami Api." Kang Jian mengeluarkan pendapatnya.
“Ketua, sebelum kami berpisah dengan Chen'er, kami sempat berbincang dengannya. Menurut Chen'er saat ini Raja iblis kemungkinan telah mengeluarkan pasukan terkuatnya yang kekuatannya setara dengan sesepuh Feng Ying." Kata Jian Heeng menceritakan apa yang Ho Chen sampaikan.
__ADS_1
“Saudara Heeng, bisa kamu jelaskan lebih rinci?." Tanya Kang Jian penasaran.
Jian Heeng kemudian menjelaskan tentang apa yang ia dengar, sekaligus menjelaskan tetang salah satu pasukan Raja iblis yang terkuat dan tidak akan ada yang bisa mengalahkannya, kecuali Feng Ying.
Mereka semua memasang wajah buruk, tidak mereka duga akan ada masalah yang lebih besar lagi yang akan mereka hadapi.
“Kalau begitu kemungkin terbesarnya mereka akan mengincar sekte Gunung Es atau sekte Bunga teratai terlebih dahulu. Karna hanya sekte mereka yang akan jadi penghalang Raja iblis ke depannya." Kata Xiu Huan.
“Apa tidak lebih baik kita kesana, sekaligus mengutus orang untuk meminta bantuan ke sekte yang lainya?." Tanya Whu Zhi.
“Itu mungkin ide yang bagus, namun siapa yang akan mau? Mengingat sekta mereka kemungkinan juga akan di serang. Pasti mereka akan berpikir dua kali untuk masalah ini." Kang Jian tidak yakin akan ide tersebut.
Yang Kang Jian pikirkan saat ini, jika seluruh jagoan sekte berkumpul di Gunung Es atau Bunga teratai, bisa saja sekte yang mereka tinggalkan akan mendapat serangan tiba-tiba. Jika hal itu terjadi, maka siapa yang akan melindungi sekte mereka?, mengingat tidak ada jagoan yang berada di sana.
“Kita tidak akan meminta seluruh jagoan harus pergi, namun setidaknya satu atau dua orang jagoan yang pergi kesana. Jika sekte Gunung Es dan Bunga teratai binasa, maka harapan kita untuk menang akan sirna." Wang Chungying akhirnya juga mengeluarkan pendapatnya.
Kemudia Jian Heeng pun melanjutkan perkataannya Wang Chungying. “Yang di katakan Senior Chungying benar, saya juga yakin sesepuh Feng Ying juga pasti akan datang membantu."
Mereka semua saling membahas mencari jalan yang terbaik sehingga Xiu Huan memutuskan untuk melakukan pertemuan besar, antara sekte aliran hitam dan putih besar dan kecil, kecuali Sekte Darah iblis dan Sekte Racun langit, karena Xiu Huan tahu hubungan kedua sekte tersebut sangat baik, jadi Xiu Huan tidak mau mengambil resiko untuk mengundang Sekte Racun Langit.
“Saudara Huan, bagaimana dengan sekte Lembah tengkorak? Apa kita juga akan mengundang nya?." Tanya Whu Ling.
“Tentu saja kita akan mengundangnya, hubungan sekte lembah tengkorak dengan kedua sekte sudah tidak baik lagi, sejak mereka kalah ketika menyerang ke sini."
Xiu Huan sudah mengetahui bahwa hubungan sekte Lembah tengkorak dengan Darah iblis dan Racun Langit sudah retak. Kerena Xiu Huan sudah menyelidiki kebenaran tersebut.
“Baiklah kapan kita akan melakukan pertemuannya?." Tanya Whu Zhi.
__ADS_1
“Aku akan memastikan terlebih dahulu, kemungkinan dalam satu bulan ini kita akan melakukannya. Untuk tempatnya aku serahkan kepada Saudara Jian." Ucap Xiu Huan.
“Saudara Huan Terima kasih, kalau masalah tempat aku sarankan di sekte Pilar Angin. Bagaimana?." Tanya Kang Jian atas keputusannya.