Pendekar Dewa Abadi

Pendekar Dewa Abadi
Tiao Ji


__ADS_3

"Terima kasih Tuan, namaku adalah Tiao Ji dari kekaisaran Ming, jika boleh tahu siapakan nama Tuan?." Tanya Tiao Ji.


"Namaku Ho Chen!." Jawab Ho Chen.


"Senang bisa berkenalan Tuan Chen!." Kata Tiao Ji dengan tersenyum lebar.


"Panggil saja aku Ho Chen!."


"Baiklah!."


Tiao Ji mulai memesan makannya dan setelah itu mereka berdua mulai menyantap hidangan pesanan mereka.


"Apakah Saudara Chen berasal dari kota ini?." Tanya Tiao Ji yang memulai percakapan.


"Bukan.! Aku hanya mengembara yang tidak sengaja melewati tempat ini." Jawab Ho Chen sambil menyuapkan sayur menggunakan sumpit ke mulutnya.


"Oh, jadi saudara Chen adalah seorang pendekar! Apakah Saudara Chen berasal dari luar kekaisaran Liu?." Tanya Tiao Ji.


"Benar, aku berasal dari kekaisaran Yun!." Kata Ho Chen.


Semua orang berhenti berbicara dan menoleh ke arah Ho Chen dengan tatapan heran dan tidak percaya, begitu juga dengan Tiao Ji yang berhenti mengunyah makanannya.


Ho Chen sendiri mendengar banyak pikiran orang yang di penuhi tanda tanya, namun Ho Chen pura-pura tidak mendengarkan pikiran mereka.


Tiao Ji sedikit tidak percaya kerana tidak merasakan akan adanya energi dari Ho Chen, di tambah lagi dia sedikit bingung. "Bukankah di kekaisaran Yun sedang terjadi kekacauan, kenapa saudara Chen pergi berkelana, bukankah lebih baik dia disana saja dan membantu meyelesaikan kekacauan yang terjadi di wilayah nya?." Pikir Tiao Ji yang bisa di dengar oleh Ho Chen.


"Kenapa saudara Tiao menatapku seperti itu? Apa ada yang salah dengan diriku?." Tanya Ho Chen pura-pura tidak mengetahui akan apa yang di pikirkan oleh Tiao Ji.


"Eh.. Tidak-tidak..! Aku hanya sedikit kaget saja!." Kata Tiao Ji.


"Saudara Chen, bagaimana kabar kekaisaran Yun saat ini?  Apakah kekacauan yang terjadi di sana sudah berhasil diatasi?."


"Aku tidak tahu, aku sudah lama pergi dari sana, jika saudara Tiao mengetahui sesuatu tentang kekacauan tersebut, bisakah saudara Tiao menceritakannya padaku?." Tanya Ho Chen.

__ADS_1


Tiao Ji tidak keberatan menceritakan dan menjelaskan semua yang ia ketahui tentang kondisi kekaisaran Yun saat ini. Namun Tiao Ji tidak mengetahui secara detail, dan hanya menceritakan bagian yang ia ketahui saja.


Kabar tentang kekacauan yang terjadi di kekaisaran Yun tersebar luas, bahkan sampai di dengar hingga di kekaisaran Liu.


Ada hal baru yang membuat Ho Chen tidak habis pikir, yaitu tentang kekaisaran Mu yang mencoba mengambil keuntungan dari kekacauan tersebut, mereka sudah mengirim banyak pasukan di perbatasan untuk menyerang kekaisaran Yun ketika benar-benar sudah melemah.


"Terima kasih atas ceritamu saudara Tiao!." Kata Ho Chen.


Ho Chen sudah mengetahui jika Tiao Ji juga seorang pendekar, dan saat ini dia berada di Tingkat Langit Awal 1.


"Saudara Chen, apakah kamu tidak mau mengikuti sayembara ini, siapa tahu saudara Chen bisa beruntung menang dan bisa menjadi menantu Kaisar!." Kata Tiao Ji.


Ho Chen hanya tersenyum tipis sambil menggelengkan kepalanya dan melanjutkan kembali makanannya.


Di saat mereka sudah hampir menyelesaikan makanannya, tiba-tiba saja muncul sepuluh orang pendekar yang semuanya memiliki kekuatan di Tingkat Langit Puncak 4, dan berbicara lantang.


"Di mana orang yang berasal dari kekaisaran Yun..?." Tanya salah seorang dari mereka dengan mata menyapu semua orang yang ada di dalam rumah makan tersebut.


Salah seorang juga ikut masuk dan berbisik kepada salah satu dari mereka. Setelah selesai berbisik, orang yang mendapatkan bisikan tersebut menoleh ke arah Ho Chen yang masih makan dengan tenang seolah-olah tidak memperdulikan mereka yang mencarinya.


"Hahaha..! Boleh juga kamu anak muda! Kamu berani tidak menjawab pertanyaanku." Mereka ber sepuluh mendekati Ho Chen.


Tiao Ji segera bangkit dan menghadang mereka. "Tuan-tuan tolong tenang diri kalian, jangan membuat keributan, di sini terlalu ramai, bisakah kalian menunggunya dan membahasnya nanti di luar?." Kata Tiao Ji, menurutnya tidak pantas jika membuat keributan di tempat ramai seperti ini.


Mereka tenyata mengenali Tiao Ji dan menjawab nya. "Tuan Tiao Ji, kenapa anda bisa berada di tempat ini bersama dengannya? Dan kemana para pengawal anda?."


Tiao Ji menghela nafas panjang, tidak menyangka jika ada yang mengenalinya, padahal dia sudah memakai pakaian biasa.


"Aku hanya ingin menghirup udara segar dan mencari teman untuk bisa di ajak berbicara dan bercerita, jadi aku minta kalian jangan membuat keributan di sini!." Kata Tiao Ji.


Mereka mulai ragu setelah Tiao Ji berkata demikian, mereka tidak mau bertindak gegabah karena mengetahui siapa sosok yang berdiri di hadapan mereka itu.


Tiao Ji adalah putra dari jendral Tiao Xang, salah satu Jendral terkuat di kekaisaran Ming. Meraka tidak cukup bodoh untuk menyinggung Tiao Ji, walau kekuatannya Tiao Ji baru berada di Tingkat Langit Awal 1, namun kekuatan di belakang nya akan lebih mengerikan.

__ADS_1


Mereka terlihat kesal namun tidak berani berbuat apa-apa dan hanya keluar dengan muka masam.


Tiao Ji kembali duduk dan menatap Ho Chen yang masih terlihat santai. Tiao Ji sedikit heran melihat sikap Ho Chen yang seakan-akan tidak takut terhadap mereka. Dia yakin Ho Chen setidaknya berumur hampir sama dengannya, dan mungkin lebih muda darinya.


Namun Tiao Ji benar-benar tidak bisa melihat Tingkat kekuatan Ho Chen, andai dia di posisi Ho Chen, dia mungkin tidak akan sanggup menghadapi salah satu dari mereka.


"Saudara Chen, selama saudara Chen berada di kota ini dengan saya, maka saya tidak akan membiarkan salah satu dari mereka menganggu atau mencelakai saudara Chen!." Kata Tiao Ji.


"Terima kasih atas bantuan saudara Tiao, jika nanti aku bertemu dengan mereka lagi, sebaiknya saudara Tiao tidak perlu membantu ku lagi, biar aku sendiri yang menghadapi mereka!." Kata Ho Chen.


Ho Chen memang sudah mengetahui akan identitas Tiao Ji yang sebenarnya. Ketika berkenalan, Tiao Ji sudah berpikir tidak akan menceritakan tentang jati dirinya kepada Ho Chen, sekaligus ayahnya yang menjadi jendral Di kekaisaran Ming, dan hal itu tentu bisa di dengar oleh Ho Chen.


"Saudara Chen, bagaimana jika saudara Chen ikut saya, sebenarnya saya datang ke sini untuk mengikuti Sayembara tersebut. Saudara Chen bisa ikut, atau jika tidak, saudara Chen bisa memberi dukungan semangat kepada saya!." Kata Tiao Ji sambil tertawa kecil.


Ho Chen terlihat berpikir sesaat, dia berencana ingin menolak, namun mengurungkan nya, dia juga penasaran dengan sayembara tersebut dan berniat ikut untuk menyaksikan nya.


"Baiklah, aku akan ikut dengan mu!." Kata Ho Chen.


Setelah selesai makan, Tiao Ji meminta kepada Ho Chen agar tidak perlu membayar mekanan nya karena dia yang akan membayar semua makanan tersebut.


Ho Chen hanya mengangguk, dia tidak mau menolak niat baik seseorang sehingga membiarkannya dia melakukan apa yang menurutnya benar.


Setelah selesai membayar semuanya, mereka berdua keluar meninggalkan Rumah makan tersebut, dan Tiao Ji mengajak Ho Chen ke penginapan tempat Tiao Ji menginap.


Ternyata Tiao Ji memang memiliki banyak pengawal, dan juga ada tiga jagoan Tingkat Alam yang juga menemani nya.


Tiao Ji memperkenalkan Ho Chen kepada semua pengawalnya dan meminta mereka semua untuk menghormatinya seperti mereka menghormati dirinya, dan pertandingan sayembara akan di mulai tiga hari lagi.


***


Berkat bantuan do'a dari semuanya anak saya sudah mulai baikan, dan hari senin sudah boleh pulang.


Terima Kasih atas do'a kalian semuanya. sekarang PDA akan kembali Update. saya belum bisa memberikan bonus lebih untuk malam ini, karena masih baru menulis lagi.

__ADS_1


__ADS_2