Pendekar Dewa Abadi

Pendekar Dewa Abadi
Pertempuran Pilar Angin (10)


__ADS_3

“Kalian semua dengarkan..! Ketua Heng berada di dalam, serang dan selamatkan Ketua kita." Seru Touli kemudian mulai menyerang anggota Guru An Xuan dan yang lainya dengan Tehnik apinya.


Kang Jian terus memandangi pedang Ho Chen yang melayang-layang di udara, seolah-olah memiliki kesadaran sendiri.


Begitu anggota musuh kembali menyerang, pedang tersebut juga melesat dan menyerang jagoan-jagoan yang memiliki Tingkat Alam. Dan benar saja! Para jagoan tersebut ternyata mampu di kalahkan dengan mudah, bahkan setiap kali pedang tersebut berhasil menyerang lawannya, maka lawannya pasti akan terbakar dan mati Dangan tubuh menjadi arang.


Kang Jian merasa takjub melihat itu, bahkan dia berharap pedang Ho Chen juga mampu membunuh Peiyu. “Memalukan. Ternyata kekuatanku masih belum ada apa-apanya jika di bandingkan dengan pedangnya." Gumam Kang Jian yang mulai merasa iri kepada pedang tersebut.


Pertarungan kembali berlangsung, namun situasinya sudah berbeda semenjak kemunculan pedang milik Ho Chen yang ikut bertempur di pihak mereka.


***


Feng Ying muncul kembali di hadapan jendral iblis yang sedang terbang menuju puncak gunung.


“Apa kamu datang untuk menyerahkan nyawamu? Aku harap jawabannya adalah iya! Karena kamu sudah mengetahui kekuatan kita yang berbeda jauh." Ucap jendral iblis setelah melihat Feng Ying di depannya.


“Aku tahu kekuatanmu memang besar, namun kamu juga tahu kalau untuk membunuh ku tidaklah mudah." Feng Ying menjawab dengan nada ejekan.


“Kamu benar-benar manusia bodoh!." Kata jendral iblis kemudian melepaskan api membentuk sebuah Kurungan raksasa den menutup mereka berdua di dalamnya.


“Dengan ini kamu tidak akan bisa pergi kemana-mana! Aku tahu kamu mengunakan ilmu ruang waktu, namun kurungan apiku bisa membatasi gerakan mu, bahkan ilmu ruang waktumu."


Feng terkejut mendengar penjelasan jendral iblis, kemudian dia mencoba mengunakan Tehnik ruang waktu, dan benar saja! Tehnik tersebut tidak berfungsi sama sekali. Untungnya tubuh Feng Ying sudah di lapisi energi es milik Qiao Ho, sehingga dia mampu menahan panas di dalam kurungan tersebut.


Jendral iblis heran karena Feng Ying tidak merasakan panas sama sekali setelah berada di dalam kurungannya. “Aku kagum padamu manusia! karena mampu menahan panasnya kurungan apiku." Kata jendral iblis.


“Aku tidak membutuhkan kata pujian mu." Jawab Feng Ying ketus.


Jendral iblis kini maju dan berniat menangkap Feng Ying untuk menghisap energi mataharinya. Ketika tangan jendral iblis menyentuh pundak Feng Ying, tiba-tiba tangan jendral iblis mengeluarkan suara “Gemereciss", dan terlihat asap putih keluar dari tanganya.


“Apa yang terjadi pada tubuhmu?." Tanya jendral iblis.

__ADS_1


Feng Ying diam tidak menjawab, dia melepaskan energi es yang menyelimuti tubuhnya dan terlihat kabut putih dan dingin segera menyelimutinya.


Mata jendral iblis melotot begitu menyadarinya. Jendral iblis segera menjauhi kabut yang menyelimuti tubuh Feng Ying tersebut.


“Apa kamu juga memiliki ilmu unsur Es?." Tanya lagi jendral iblis, kini dia sedikit waspada setelah mengetahui Feng Ying bisa mengeluarkan kabut es tersebut.


Padahal yang di gunakan Feng Ying hanyalah energi pinjaman, yang mungkin tidak akan bertahan lama.


“Mungkin kalau aku melemahkan nya kurungan api ini akan terbuka." Pikir Feng Ying.


Kemudian dia segera maju menyerang jendral iblis. Jendral iblis terlihat kesal, dia berusaha menghindari Feng Ying kerena takut akan kabut Es yang ada di tubuhnya.


“Cihh.... Manusia ini sangat merepotkan." Gumam jendral iblis, dia membuat kurungan tersebut agar gerakan Feng Ying jadi terbatas, namun sekarang justru dia sendiri yang gerakan menjadi terbatas.


Jendral iblis akhirnya tidak punya pilihan! Dia membuka kurungan tersebut berniat lari keluar dan akan mengurung Feng Ying di dalam kurungan. Namun begitu jendral iblis membuka sedikit kurunganya, Feng Ying langsung merasakan Tehnik ruang waktu nya sudah bisa di gunakan.


Feng Ying Langsung menghilang dari dalam kurungan tersebut. Sedangkan jendral iblis yang tidak menyadari itu keluar dari kurungan dan segera menutup kembali pintu kurunganya.


Jendral iblis mengira Feng Ying masih berada di dalam kurunganya. Dia memperbesar nyala api kurungan tersebut sambil tertawa. “Kamu tidak akan bisa bertahan lama di dalam sana...! Hahahah..!"


Jendral iblis yang kaget hanya bisa meronta-ronta, lehernya terasa sakit akibat bersentuhan dengan tangan Feng Ying yang masih di selimuti kabut es namun sudah mulai menipis.


“Hanya secepat ini...?" Gumam Feng Ying setelah menyadari energi es nya berkurang dengan sangat cepat.


Kekuatan jendral iblis kini semakin lemah. Sedangkan Feng Ying juga terlihat mulai kehabisan energi es milik Qiao Ho.


Jendral iblis jatuh perlahan kebawah setelah 30 persen energinya menghilang, sedangkan Feng Ying mencoba bertahan agar tidak terjatuh lagi. Kini energi es nya sudah benar-benar habis.


Feng Ying ingin bernafas lega, namun segera terhenti ketika melihat 3 pasukan iblis yang ditarik okeh jendral iblis menuju ke arahnya.


Ke tiga pasukan tersebut kembali menjadi api dan menyatu dengan tubuh jendral iblis, seketika itu juga energi jendral iblis kembali seperti semula.

__ADS_1


Feng Ying hanya tersenyum pahit, melihat kejadian tersebut, dia merasa mustahil untuk mengalah kan jendral iblis jika masih ada pasukannya.


Jendral iblis kembali melesat ke arah Feng Ying dan berniat akan menghabisinya, namun dia mengurungkan niatnya ketika melihat seekor naga air raksasa meraung keras hingga terdengar sampai ketempat nya.


“Besar sekali air itu.." Kata jendral iblis.


Jendral iblis kini kembali menatap Feng Ying yang sudah kehabisan energi es pinjamannya.


“Aku akan membunuhmu terlebih dahulu." Kata jendral iblis kemudian menyerangnya.


Feng Ying berusaha bertahan, untungnya Feng Ying memiliki Tehnik ruanga waktu, jadi dia bisa berpindah-pindah tempat.


“Sampai kapan kamu akan terus menghindar?." Tanya jendral iblis dengan kesal.


Feng Ying tidak menjawab. Dia sendiri juga bingung karena belum mendapatkan solusi.


“Aku tidak punya pilihan lain..!" Gumam Feng Ying kemudian mulai maju menyerang. Menurutnya terlalu sering menggunakan Tehnik ruang waktu akan membuat energinya cepat habis.


“Tehnik Matahari - pukulan matahari merah."


Feng Ying mengarahkan pukulanya ke dada jendral iblis, jendral iblis berhasil menghindari pukulan tersebut kemudian balik menyerang.


Pertarungan antara Feng Ying dan jendral iblis benar benar mengguncang kan langit.


Tidak hanya itu! Pertarungan mereka bahkan membuat hutan yang lebat kini hanya menjadi tanah dan di penuhi arang hitam.


Mereka bertarung ratusan jurus dan berbagai tehnik. Kini Feng Ying benar-benar tidak di untungkan dalam pertarungan ini.


“Cih... Andai Tehnik matahari buatan ku lebih kuat aku pasti sudah mengalahkannya sejak tadi." Gerutu Feng Ying.


Feng Ying mundur beberapa meter, kini energinya banyak yang sudah berhasil di hisap oleh jendral iblis.

__ADS_1


“Waktu bermain-main nya sudah habis." Ucap jendral iblis kemudian melesat maju dengan sangat cepat, keinginannya tidak lain adalah ingin mengisap habis energi matahari milik Feng Ying.


Namun sebelum dia berhasil menyentuh tubuh Feng Ying. Jendral iblis berhenti tidak bergerak. Dia merasa ada energi yang tidak asing baginya. “In- ini Aura Raja...!” Kata jendral iblis sambil mencari orang yang menekan dirinya.


__ADS_2