
"Kau tidak perlu bingung, akulah yang menghentikan waktu."
Terdengar suara seseorang dengan nada berwibawa di sertai dengan Energi yang sama besarnya dengan Raja iblis biru.
Ho Chen menoleh ke belakang dan melihat seorang pria tampan memakai baju berwarna putih dan bercahaya terang, namun terlihat seperti Zirah Sisik Naga milik Ho Chen, hanya warna yang membedakannya.
Ho Chen berusaha bersikap tenang, kemudian menghampiri pria tersebut seraya menyapa nya. "Terima kasih atas bantuan senior." Kata Ho Chen.
Ho Chen yakin pria tersebut bukanlah salah satu dari raas iblis, karena bentuk dan wajahnya yang mirip dengan manusia pada umumnya, namun hanya dua telinga yang berbeda daun telinga pria tersebut sedikit runcing ke atas.
Pria tersebut mengangguk dengan tersenyum lembut kemudian menatap raja iblis biru dengan seksama.
"Kau terlalu awal untuk melawannya! Kekuatan mu saat ini masih belum cukup untuk mengalahkan salah satu dari raja iblis itu." Kata pria tersebut.
Ho Chen memperhatikan raja iblis yang masih tidak bergerak kemudian kembali menoleh ke arah pria tersebut.
"Maaf kalau boleh saya tahu siapa kah senior ini? Dan mengapa senior juga mengetahui tentang raja iblis itu?." Tanya Ho Chen.
Pria tersebut tersenyum lembut lalu menjawab. "Aku tentu mengenal mereka, karena kami dari dunia yang sama, dan juga akulah yang telah menyegel kekuatan mereka." Kata Pria tersebut.
Ho Chen mengerutkan alis, kemudian segera mengenali pria tersebut. "Apakah senior ini adalah senior Hanzi..?." Tanya Ho Chen dengan sedikit gugup.
"Iya namaku adalah Hanzi dan akulah pemilik kekuatan energi yang kau miliki sekarang." Jawab Hanzi.
Ho Chen menahan nafasnya, dia sudah sering mendengar tentang Hanzi dari Ming Hao, dia tidak menduga jika Hanzi masih memiliki kekuatan Raja Alam atau yang Ho Chen tahu sebagai Dewa Abadi.
Jika di ingat-ingat seharusnya kekuatan Hanzi tidak sebesar ini karena dia Sudah memecah energinya menjadi Enam bagian.
__ADS_1
Hanzi seolah mengerti akan apa yang di pikirkan oleh Ho Chen lalu dia berkata. "Apa Ming tidak menceritakan tentang diriku kepadamu?." Tanya Hanzi.
Ho Chen menggelengkan kepala. Namun tetap menjelaskan. "Guru Ming Hao memang sudah menceritakan itu, namun tidak secara detail." Jawab Ho Chen.
Hanzi melihat ke langit dia melihat awan sudah sedikit bergerak. "Aku akan mengajak mu ke tempat dunia ku, dan aku akan menjelaskan nya disana.." Kata Hanzi sekaligus memegang pundak Ho Chen.
bukan tanpa alasan Hanzi mengajak Ho Chen ke dunia nya, ilmu penghentian waktunya sudah hampir habis jika ingin menjelaskan tentang siapa raja iblis sekaligus semua kelemahan mereka, butuh waktu yang panjang karena ceritanya akan panjang sedangkan ilmu penghentian waktunya hanya bertahan satu menit.
Ho Chen berpikir sejenak kemudian menyetujuinya, kemudian Hanzi memindah kayu sebesar tubuh Ho Chen dan meletakkannya di dekat bola api biru tersebut.
Setelah selesai meletakkan batang kayu tersebut, pundak Ho Chen di pegang oleh Hanzi kemudian menjentikan jarinya dan mereka berdua menghilang dari tempat tersebut dan pindah ke dunia lain.
Waktu kembali berjalan seperti semula, bola api berhasil membungkus batang kayu yang sudah di gunakan oleh Hanzi sebagai pengganti tubuh Ho Chen.
Raja iblis tertawa keras melihat bola apinya membakar batang kayu yang ia kira itu adalah tubuh Ho Chen. "Dengan begini tidak akan ada lagi penerus kekuatan Hanzi..! Ha..ha..ha..!."
Bola api tersebut menghilang setelah kayu tersebut sudah menjadi abu, raja iblis kembali memastikan bahwa Ho Chen benar-benar sudah binasa, dia memeriksa kembali energi Ho Chen, setelah yakin jika Ho Chen sudah lenyap dia bersama jendral nya segera pergi dan berencana menemui raja iblis hitam dan merah.
"Raja iblis biru selamat datang di tempat kami yang kecil ini." Jendral Ori yang pertama kali menyambut kedatangan raja iblis biru.
"Jendral Ori! Kenapa Qi mu menurun..?." Tanya raja iblis biru.
Jendral Ori hanya tersenyum malu, dia tidak ingin menceritakan akan kekalahannya bertarung dengan manusia dan membuatnya lemah seperti sekarang ini.
Raja iblis tidak memaksa jendral Ori untuk menceritakan nya. "Antarkan aku ke tempat dua saudaraku." Kata raja iblis biru.
"Mari ikuti saya..!." Kata jendral Ori.
__ADS_1
Jendral yang mengikuti raja iblis biru hanya diam dia memang terkenal pendiam dan hanya bicara jika menurutnya itu memang sangat di perlukan.
"Daji..! Ada urusan apa kamu datang ke dunia manusia?." Tanya Raja iblis Wu.
"Apa kamu tidak senang melihat ku datang kesini?." Tanya raja iblis biru dengan mengangkat kepalanya.
"Ah bukan begitu maksudku! Aku hanya kaget saja tiba-tiba kamu datang tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, jika aku tahu kamu akan datang aku pasti akan menyiapkan penyambutan spesial untukmu." Jawab raja iblis hitam dengan terkekeh.
"Aku sengaja datang tanpa memberitahukan kalian terlebih dahulu karena aku sedang mencari keberadaan manusia yang kalian ceritakan, saat ini kalian sudah bisa tenang karena manusia tersebut sudah berhasil aku lenyap kan."
Perkataan Raja iblis biru membuat kaget seluruh ruangan bukan hanya para raja iblis, para jendral iblis dan Wei Heng pun ikut kaget mendengar nya.
"Daji apa kamu bisa menjelaskan kepada kami tentang ciri-ciri manusia tersebut..!." Tanya raja iblis merah yang masih berbentuk api.
Raja iblis Daji mulai menjelaskan ciri-ciri nya, mulai dari kekuatannya dan Zirah sisik naga yang berwarna merah yang di kenakan oleh Ho Chen.
"Tidak salah lagi, itu memang dia! Jadi dia sudah mati?." Kata jendral Ori dan jendral Sui, karena mereka berdua lah yang mengetahui tentang Ho Chen serta baju Zirah merahnya.
Semua bersorak gembira setelah mendengar kabar tersebut. "Wei Heng! Sampaikan kepada seluruh dunia bahwa manusia yang telah membuat kita kalah saat pertarungan di atas gunung sudah mati.
Kabarkan juga bahwa kita akan segera menguasai dunia ini, barang siapa yang menentang akan kita melenyapkan, dan siapa yang mau ikut berpihak kepada kita maka, akan kami terima dan akan selamat dari kematian." Perintah Raja iblis merah.
Dengan kematian Ho Chen mereka yakin bahwa tidak akan ada lagi yang akan menghentikan mereka kali ini, walau tanpa bantuan raja iblis biru sekalipun.
Berita kematian Ho Chen segera di sebar luaskan oleh Wei Heng dan anggotanya, bahkan kali ini mereka mulai beraksi secara terang-terangan.
Pasukan iblis mulai menyerang sekte-sekte kecil, bahkan para pasukan yang di pimpin oleh para jendral berencana menyerang sekte menengah dan sekte besar.
__ADS_1
Wei Heng berencana menyerang kekaisaran dan akan di temani oleh jendral Ori dan jendral Sui.
"Kali ini penyerangan beruntun berskala besar akan segera mengguncang seluruh dunia, bukan hanya kekaisaran Yun yang akan kita kuasai namun ke tiga kekaisaran yang lain juga akan segera kita binasakan dan segera mengambil alih kekuasaan mereka." Kata Wei Heng dan tertawa dengan keras.