
Jendral Ori dan Wei Heng berencana ingin pergi dari ruangan mereka, dari arah pintu terlihat Raja iblis hitam datang dan berbicara kepada Raja iblis merah. "Zhao ayo pergi ketempat pertemuan, sepertinya Daji ingin menyampaikan sesuatu yang penting!."
"Bukan Kau dia sudah kembali ke tempatnya, kenapa dia kembali ke sini?." Kata Raja iblis merah dengan nada heran.
"Sebaiknya kita kesana saja, dan menanyakan nya lansung pada nya!." Kata Raja Iblis hitam kemudian melangkah lebih dulu keluar.
"Sebaiknya kalian ikut denganku ke tempat pertemuan, siapa tahu ada informasi penting yang bisa membantu kalian nantinya." Kata Raja iblis merah.
Wei Heng dan Jendral Ori langsung mengikuti tanpa berkata apa-apa. Sesampainya di ruang pertemuan, terlihat Raja iblis biru sedang duduk di atas kursi batu yang telah di ukir dengan sangat rapi, bentuk desainnya sangat bagus, di ujung pegangan kursi tersebut terukir bentuk api, dan di ujung atas sandaran belakang membentuk Dua tanduk seolah-olah kursi tersebut di khusus kan untuk para raja. Semuanya ada tiga kursi dengan bentuk yang sama.
"Ada apa Daji? Bukan kah kamu sudah kembali ke tempat mu?." Tanya Raja iblis merah setelah semuanya berkumpul, kecuali Liu Qi Shu dan dua jendral yang masih mengumpulkan pasukan mayat.
"Aku memang berniat untuk kembali, namun di perjalanan aku melihat hal menarik sehingga aku membatalkan niat ku untuk kembali."
"Hal menarik! Apa maksud mu?." Tanya Raja iblis hitam.
"Sebelum menjelaskannya aku akan menyampaikan Tiga berita penting, Yang pertama! aku telah menemukan manusia yang pantas untuk menerima seluruh Qi milik kita bertiga, dengan kata lain, manusia tersebut akan sama dengan manusia penerus kekuatan Qi milik Hanzi." Kata Raja iblis biru.
"Apa kau yakin Daji? Selama ini aku sudah mencari keberadaan manusia itu, namun hingga saat ini aku masih belum bisa menemukannya." Ucap Raja iblis hitam.
"Tentu saja aku sangat yakin jika manusia itu yang sudah di ramal kan oleh Ratu Sihir. Namun untuk bisa membujuk manusia itu membutuhkan rencana dan siasat yang besar"
Raja iblis hitam terlihat tidak mempercayai nya kemudian bertanya lagi. "Bagaimana ciri-ciri nya, dan sekuat apa dia?."
"Ciri-ciri nya seperti manusia kebanyakan pada umumnya, tidak ada yang berbeda! Sedangkan kekuatannya sangat lah lemah, itu di karena kan tidak ada Qi yang cocok untuknya kecuali Qi milik kita saja."
"Jika dia masih lemah, kenapa kita masih harus mengunakan siasat untuk membujuknya?." Tanya Raja iblis merah.
Raja iblis biru mengeluarkan sebuah bola yang memiliki ukuran dua kali ukuran kelapa, bola tersebut seperti kaca namun sebenarnya itu adalah Giok yang di campur dengan permata dan juga sudah di isi sihir. Bola tersebut adalah Bola milik Ratu Sihir, gunanya untuk dapat melihat dan merekam kejadian yang sudah terjadi.
Setelah Raja iblis biru meletakkan bola tersebut di atas meja, Raja iblis biru mengalirkan Qi ke dalam bola tersebut, dan seketika itu juga bola tersebut bercahaya biru terang dan kemudian muncul gambar orang di dalamnya.
"Ini dia manusia yang aku maksud, lihatlah!." Kata Raja iblis biru.
__ADS_1
Mereka semua mendekat dan ingin melihat wajah sosok manusia terpilih tersebut. "Apa kau mengenalnya?." Tanya Jendral Ori kepada Wei Heng.
"Aku tidak mengenalnya!." Jawab Wei Heng dengan singkat.
"Lihat lah dulu, aku yakin nanti kalian akan mengenalnya!." Kata Raja iblis biru.
Wei Heng memperhatikan setiap pergerakan sosok tersebut, setelah beberapa saat kemudian, mata Wei Heng melebar setelah melihat sosok tersebut bertarung menggunakan Tehnik yang ia kenal. "Ini...! Jadi orang ini berasal dari sekte Bukit Halilintar!."
"Jadi kau sudah mengenalinya? Bagus, memang dia orangnya." Kata Raja iblis biru kemudian mengambil kembali bola tersebut.
"Aku tidak mengenalinya, namun aku tahu tehnik yang di gunakan nya!." Kata Wei Heng.
"Jika memang demikian maka yang di katakan Raja iblis biru memang benar, sepertinya kita butuh rencana yang matang untuk bisa membujuknya." Kata Wei Heng.
"Aku serahkan semua rencana ini kepadamu, nanti akan di bantu oleh Ori dan juga Wu." Kata Raja iblis biru.
"Lalu apa yang kedua?." Raja Iblis hitam kembali menanyakan kepada Raja iblis biru.
"Yang kedua adalah, manusia yang aku kira sudah aku bunuh ternyata masih hidup."
"Siapa lagi kalau bukan manusia penerus Hanzi?." Kata Raja iblis biru.
Baik Wei Heng dan Jendral Ori sama-sama memasang wajah buruk, kini Wei Heng yakin jika pendekar bertopeng yang sudah menggagalkan rencananya itu adalah Ho Chen.
"Dia menghilang selama hampir Tujuh bulan dan kembali dengan kekuatan dan tehnik yang baru, dan menjadi bertambah kuat hanya dalam waktu tujuh bulan saja?." Gumam Wei Heng yang di dengar langsung oleh jendral Ori.
"Berarti ancaman terbesar kita masih hidup, semoga manusia pilihan kita ini cepat bergabung agar dapat mengimbangi nya." Kata Raja iblis merah.
"Daji, apa informasi yang ke tiga?." Raja Iblis hitam langsung menanyakan informasi yang terakhir.
"Kau tau, ketika aku melihat manusia pilihan Hanzi, aku berencana ingin langsung membunuhnya, namun aku membatalkan niat ku! Kalian tahu apa sebabnya?."
Mereka semua tidak ada yang menjawab.
__ADS_1
"Itu karena Hanzi berada di sana!." Kata Raja iblis biru.
Raja iblis hitam dan merah sama--sama terkejut mendengarnya, jika kabar tentang Ho Chen tidak membuat mereka terkejut, namun begitu mendengar akan Hanzi yang ternyata juga sudah berada di dunia ini, mereka langsung merespon.
"Mustahil, bukankah seharusnya Hanzi masih dalan wujud roh? Kenapa dia juga berada di sini?." Tanya Raja iblis merah, dia sudah tidak bisa menyembunyikan nada keterkejutan nya.
"Aku tidak tahu, namun dengan keberadaan Hanzi di sini, peluang kita untuk menang sangat tipis, karena itu aku butuh kalian untuk segera menjalankan renacana kita secepat mungkin." Kata Raja iblis biru kepada Wu dan Jendral Ori
"Jika kita berhasil, apa yang akan kamu lakukan padanya nanti?." Tanya Raja iblis hitam.
"Aku akan memberikan semua Qi yang kumiliki kepadanya, agar jika aku mati kekuatan ku sudah ia miliki, ku harap kalian berdua juga melakukan hal yang sama" Kata Raja iblis biru.
Memang benar, jika para Raja iblis mati energi mereka akan tetap hidup, dan hanya bisa di segel agar Raja iblis tidak lagi bangkit.
"Aku akan berusaha sebisa ku." Kata jendral Ori dengan bersujud.
"Aku minta kepada kalian jangan terlalu gegabah dan terburu-buru bertindak, jika sampai kalian bertemu Hanzi, segera menjauh." Kata Raja iblis biru memberi kan pesan dan peringatan.
Setelah mereka selesai membahas dan juga mengatur rencana, Wei Heng dan jendral Ori kembali ke tempat mereka. Wei Heng mulai mempersiapkan hal-hal yang di perlukan untuk melaksanakan rencananya.
Malam itu mereka berdua membahas akan rencana tersebut, mereka sepakat akan segera memulai rencana mereka sekitar Tiga bulan lagi. Saat ini Wei Heng harus fokus meningkatkan sekte nya.
***
Kabar akan kekalahan para pasukan iblis ketika menyerang istana baru di dengar oleh sekte-sekte lainnya, para murid-murid dari berbagai sekte baru datang dan berkumpul di luar pintu pagar.
Mereka semua heran ketika tiba di lokasi perang. "Sepertinya kita terlambat!." Kata Chu Thien sang ketua dari Sekte Sisik Naga.
Yuen sang ketua sekte Pilar Angin juga mengangguk, dia juga heran ketika melihat di depannya banyak tanah yang hancur akibat pertempuran. Namun kondisi di dalam kota justru terlihat baik-baik saja.
"Bagaimana bisa mereka bisa menang?." Batin Yuen.
Dari dalam kota, terlihat beberpa jendral istana yang datang ke arah mereka. Mereka berencana datang untuk mengajaknya menemui Kaisar.
__ADS_1
"Para ketua sekalian, Kaisar ingin mengundang kalian ke Istana jadi silahkan ikut dengan kami untuk menemui Kaisar." Kata Jendral Chyou.