
***
“Saudara Heeng, apa kamu juga mendengarnya?"
“Iya, saya juga mendengarnya senior. Sepertinya tidak jauh dari sini."
“Kalau begitu kita harus cepat, siapa tahu mereka adalah pasukan iblis yang bertarung."
“Baiklah, kalian berempat segera menyusul kami."
Wang Chungying, Jian Heeng, Jie Rui dan empat pendekar Tingkat Energi Langit sedang melakukan perjalanan menuju ibu kota Anming,
Saat malam tiba mereka istirahat dan membuat api unggun. Ketika sedang menikmati hangatnya api unggun tiba-tiba terdengar suara pertarungan tidak jauh dari tempat mereka berada.
Wang Chungying, Jian Heeng dan satu orang yang berada di Tingkat Energi Langit segera menuju ketempat suara pertempuran tersebut, Jiu Rui dengan di temani tiga orang yang berada di Tingkat Energi Langit menyusul dari belakang.
Wang Chungying tiba di tempat terjadinya pertempuran. Namun baik Wang Chungying maupun Jian Heeng tidak langsung membantu tetapi mengamati dari tempat yang agak jauh, walau jaraknya agak jauh bagi para pendekar tingkat tinggi tetap dapat melihat dengan jelas.
“Tidak salah lagi itu dia pasukan iblis." Ucap Jian Heeng setelah mengamati dengan seksama.
“Siapa orang yang sedang bertarung dengan mereka senior?' Apa senior mengetahuinya?"
Tanya Jian Heeng.
Wang Chungying diam dan masih mengamati mereka, “Sepertinya aku mengenali baju mereka!" Ucap teman Jian Heeng yang juga mengamati pertempuran.
Jian Heeng dan Wang Chungying secara bersamaan menoleh ketemannya dengan tatapan penasaran. “Benarkah saudara Yuan? Kalau begitu siapa mereka?" Tanya Wang Chungying.
“Benar senior, saya mengenali mereka. Mereka anggota Sekte Gagak Hitam." Jawab Yuan.
Wang Chungying mengerutkan dahi mendengar nama sekte Gagak Hitam. “Kenapa mereka saling menyerang?' bukankah mereka sama-sama dari aliran hitam?" Ucap Wang Chungying. Dengan pikiran bingung
“Menurut saya Pasukan iblis bukan hanya musuh aliran putih dan netral saja, namun juga musuh aliran hitam."
Ucapan Jian Heeng segera di setujui oleh Yuan. “Berarti pasukan iblis ini adalah ancaman terbesar bila di bandingkan sekte aliran hitam." Yuan mengeluarkan pendapatnya.
Wang Chungying pun juga menyadarinya."Jadi apa kita juga akan membantu mereka?" Tanya Wang Chungying dengan alis sedikit terangkat.
“Lebih baik kita membantu, sekaligus menerangkan kepada mereka tentang ancaman yang akan datang dari pasukan iblis ini." Yuan kembali memberikan pendapat.
Wang Chungying dan Jian Heeng saling bertatapan, mereka sedikit ragu untuk membantu musuh dari aliran putih. Namun mereka juga memikirkan ancaman yang lebih besar yang akan datang.
__ADS_1
Ketika mereka sedang mengamati, Jiu Rui dan ketiga pendekar yang menemaninya juga tiba di tempat Wang Chungying berada. Jiu Rui tidak bisa melihat dari jarak sejauh itu dengan tempat terjadinya pertempuran, di tambah lagi dalam keadaan malam, itu dikarenakan Tingkat Energi Jiu Rui masih di Tingkat Energi Jiwa puncak 4.
“Kalian tunggulah disini, apapun yang terjadi jangan pernah meninggalkan murid Jie." Perintah Wang Chungying.
Wang Chungying segera melesat di susul oleh Jian Heeng dan Yuan. Jiu Rui dan tiga orang yang menjaganya hanya bisa mengikuti perintah Wang Chungying, namun mereka tetap waspada.
***
Di tempat pertarunga 6 pasukan iblis sedang bertarung melawan 3 orang pendekar dari sekte Gagak Hitam. 2 orang berada di Tingkat Energi Bumi dan satu orang berada di Tingkat Energi Langit Awal 2. Sangat jelas pertarungan sangat berat sebelah.
“Senior, sepertinya kita tidak bisa kembali ke sekte." Ucap salah satu dari mereka kepada seniornya.
“Biar aku yang menghadapi mereka, kalian berdua segera pergi dari sini." Ucap pendekar yang memiliki kekuatan Tingkat Energi Langit tersebut , namun kondisinya sangat tidak baik.
Walau mereka berasal dari sekte aliran hitam, namun mereka tetap peduli kepada anggota sesama sekte.
Belum sempat mereka berdua menjawab, tiga pasukan iblis segera menyerang ke arah mereka, membuat wajah mereka begitu buruk. "Jangan ganggu mereka berdua, aku lah lawan kalian." Seru pendekar yang memiliki Tingkat Energi Langit,
Dia maju menghadang ketiganya seorang diri demi melindungi dua juniornya. Namun tetap saja pendekar tersebut tidak bisa melawan ketiganya sekaligus.
“Senior...!" Kedua juniornya berteriak ketika senior mereka terkena cakaran pasukan iblis.
Walau mengunakan energi untuk melindungi tubuhnya dari cakaran iblis, namun tetap saja masih bisa di tembus. Pendekar tersebut di pukul mundur dan jatuh berlutut dengan tubuh penuh darah.
“Tidak senior jangan lakukan itu."
“Senior ku mohon pasti ada cara lain."
Mereka berdua tidak ingin membiarkan senior mereka mati demi mereka berdua. Mereka berdua tahu Tehnik Terakhir yang di maksud adalah tehnik pelepasan gelombang energi.
dengan mengumpulkan semua energi dan memusatkan ke satu titik maka energi yang terkumpul akan bisa di lepas dan meledak dengan sangat besar.
Namun sebagai bayarannya penggunanya juga akan ikut meledak. Ledakan yang di timbulkan juga cukup besar, semakin tinggi Tingkat Energinya maka semakin besar dampaknya.
Ini juga pernah terjadi ketika Feng Ying meledakkan energinya, ketika pertarungan terakhir dengan sekte aliran hitam, beruntungnya Feng Ying dapat di selamatkan oleh Ming Hao.
“Haumm....!"
“hihihihi....!"
Pasukan iblis bergumam lalu cekikan seolah olah sangat senang, kemudia 6 pasukan iblis maju melesat dengan sangat cepat ke arah mereka bertiga.
__ADS_1
Pendekar Tingkat Langit tersebut sangat kesal, karena tidak bisa mengunakan tehnik terakhirnya. Andai dia menggunakannya sekarang juga tidak akan sempat.
“Tamat sudah riwayat kita..!" Gumam pendekar tersebut. Sedangkan tubuh kedua juniornya bergetar ketakutan dan saling memegang dengan menutup kedua mata mereka.
“Aku berharap jika ada kehidupan lagi, aku ingin terlahir sebagai orang biasa, hidup tenang tanpa harus saling bertarung dan membunuh." Gumam pendekar tersebut, seakan menyesali semua yang telah ia perbuat.
Kedua juniornya juga mendengar dengan jelas gumaman tersebut, namun mereka juga tidak bisa menjawab apapun, sekarang hanya tinggal menunggu waktu untuk mati.
Mata merah menyala pasukan iblis dengan telapak tangannya yang juga berwarna merah menyala sudah hampir sampai. namun ketika tinggal setengah meter, secara tiba-tiba muncul Energi cukup besar menghantam pasukan iblis.
“Tehnik neraka - semburan badai api."
Terlihat semburan api yang cukup besar menghantam dan membakar 5 pasukan iblis, sedang 1 pasukan iblis paling belakang melompat mundur begitu merasakan Energi tersebut.
“Tehnik Petir - Tebasan Sambaran Petir"
Pasukan iblis yang berhasil menghindar kebelakang segera di sambut oleh pedang yang mengeluarkan percikan seperti petir kecil dan mengenainya, sehingga tubuhnya terbelah menjadi dua.
Namun anehnya tidak ada darah yang keluar dari tubuh tersebut, namun tetap saja pasukan iblis yang terbelah itu mati.
Mereka bertiga begitu kaget dengan kemunculan orang yang secara tiba-tiba datang tersebut. Belum hilang rasa kagetnya, muncul lagi orang lain dan berdiri membelakangi mereka.
Begitu melihat baju yang di kenakan orang tersebut, Mereka langsung sadar siapa yang datang menyelamatkan mereka bertiga. “Sekte Bukit Halilintar?"
***
**maaf sebelumnya.
kenapa saya tidak up 2 chapter sehari?.
bukan saya tidak mau, saya ingin banget up setidaknya 2 chapter sehari.
setelah sembuh dari sakit dan libur kerja hampir 3 minggu.
sekarang saya sangat sibuk mengurusi pekerjaaan.
namun saya akan tetap usahakan up setiap hari walau cuma 1 chapter.
dan setiap malam Minggu saya akan usahakan memberikan 3/4 bonus chapter.
sekali lagi saya minta maaf.
__ADS_1
dan Terima Kasih.🙏🙏**