
Delapan tahun sejak Era Kemusnahan, Era Baru telah dimulai dengan kebahagiaan menjalar di Tiga Kekaisaran. Acara-acara besar sering diadakan untuk menjalin hubungan baik di antara mereka.
Kekaisaran Wei sendiri telah dipimpin oleh Kaisar Baru yang jauh lebih baik, tentu saja mereka masih mengembangkan pengetahuan dan ilmu sains, berbagai alat diciptakan untuk dipasarkan ke lokal dan Kekaisaran lain.
Perkembangan yang semakin maju itu juga didukung oleh dua Kekaisaran lain dengan potensi masing-masing. Seperti Kekaisaran Shang dengan sumber daya alamnya dan Kekaisaran Qing dengan kemampuan produksi barang berbahan besi dan timah.
Beberapa Pilar Kekaisaran yang sudah tua seperti Tao Gui Xiang dan Yue Ling'er pensiun digantikan oleh Pendekar Muda yang memiliki potensi besar. Akhir-akhir Kekaisaran Shang melahirkan begitu banyak anak muda berbakat dalam dunia persilatan, setelah perang dan bencana terakhir kali yang mencakup seluruh Kekaisaran, sesosok di balik perang itu menjadi pahlawan yang dikenang dalam sejarah dan menginsipirasi banyak anak muda untuk mengikuti jejaknya.
Patung besar diukir di depan patung sepuluh Pilar Kekaisaran, dengan tulisan di bawahnya; Kaisar Langit II.
Untuk melihat sosoknya murid dari berbagai perguruan bahkan dari Kekaisaran lain datang hanya demi melihat wajah orang tersebut, namun dia sudah pergi dari perguruan Lembah Kabut Putih yang kini berada ke Kota Fanlu.
Xin Zhan, Tetua Pertama dan yang paling muda dari tetua lain yang telah berumur 30 tahun ke atas hanya bisa menggelengkan kepala.
"Seperti biasa, paling susah diatur. Berharap saja Fu Hua merepetinya habis ini. Langsung pulang saja ke rumah, aku tahu dia pasti menghindari omelan Rubah Petir."
Rubah Petir telah diangkat menjadi salah satu Guru Besar di Lembah Kabut Putih yang kian berkembang pesat. Sebagai Guru dari Kaisar Langit II siluman itu sangat dihormati di Kekaisaran Shang.
Tentu saja Rubah Petir tidak akan lengkap tanpa duo berisik, Shui dan Huo Rong. Hanya saja kedua Siluman itu sudah memiliki pekerjaan lain yaitu mengurus Empat Unit Pengintai bersama Lan Zhuxian dan teman-temannya.
Satu pahlawan lagi yang amat disegani setelah perang delapan tahun lalu, Dewa Iblis. Namun sosoknya hanya terlihat sesekali muncul saat mengunjungi kediaman kerabat barunya.
Angin sore datang menyapa, sesosok dengan jubah hitam membuka topengnya. Berhenti di jembatan dengan sungai di bawah, tempat dulu Ayahnya sering membawanya bersama Xin Zhan untuk sekedar bermain atau jalan-jalan. Waktu berjalan begitu cepat. Terukir senyuman kecil di kedua sudut bibirnya.
Semua telah berubah jauh lebih baik dari yang dia bayangkan.
Menyatukan Tiga Kekaisaran memang terasa tidak mungkin, ketika itu Xin Chen berpikir tentang satu pemimpin untuk menyelaraskan tiga kehendak berbeda dari tiga kepala penguasa masing-masing wilayah. Namun sekarang, Kaisar Qin, Kaisar Yin dan Kaisar Mu dari Kekaisaran Wei sering menghabiskan waktu bersama setiap akhir tahun. Ketiga Kekaisaran telah menyatu dalam artian yang lebih baik lagi, yaitu saling berdamai.
Perdamaian sesungguhnya telah terwujud. Kini Xin Chen hanya ingin hidup dengan damai bersama keluarganya.
Jalan bebatuan putih mengantarkannya pada sebuah rumah yang terlihat teduh oleh tanaman bunga hias dan pohon rimbun yang indah. Terdapat kolam berisi teratai dan patung bangau di halaman depan, lalu di kanan halaman arena latihan berdiri seperti di rumah klan Xin dahulu. Karena pada dasarnya Klan Xin terkenal keluarga petarung di Kekaisaran Shang.
Dedaunan berjatuhan di halaman, pertanda telah memasuki musim gugur. Seekor naga hitam melompat ke sana ke mari menerbangkan daun-daun tersebut.
__ADS_1
"Selamatkan aku!!" Dia berlari ke arah Xin Chen yang sama terkejutnya, Ye Long bersembunyi di balik tubuh Xin Chen ketakutan. Dari arah depan seorang bocah berusia 6 tahun tengah berlari ke arahnya penuh semangat.
"Kapteen! Akhirnya Kapten pulang! Ibu, Kapten-"
Bocah laki-laki itu mencium tanah akibat tersandung. Xin Chen tertawa-tawa, mengangkut anaknya pulang dengan mengangkatnya di atas bahu.
"Bukannya Ayah sibuk hari ini?" tanya anak kecil itu.
"Biar Paman Zhan saja yang mengerjakan sisanya sampai botak, Ayah ingin menghabiskan waktu bersama kalian."
Anaknya mencium pipinya dengan heboh, "Sayang Ayah! Ibu!! Ayah sudah pulang!"
"Hei, jangan semangat kali. Ibumu pasti kelelahan mendengar suaramu yang cempreng itu. Kau tidak lupa sesuatu, kan?" Xin Chen memperingatinya.
"Aku akan punya adik perempuan, iya, kan, ayah?"
"Nah, anak pintar."
Saat masuk ke rumah Xin Chen menyadari dua orang dan satu serigala bertamu ke rumahnya, Lang seperti biasa tidur di pojokan ruangan. Julukan Serigala Pengembara tampaknya telah berubah menjadi Serigala Pengangguran, akhir-akhir ini Lang diistirahatkan dari misi. Mengingat selama enam tahun belakangan dia banyak mengambil andil dalam misi Kekaisaran hingga keadaan stabil. Berkumpulnya mereka membuat wajahnya berangsur cerah.
"Ahahah seperti biasa, Yong'er yang bersemangat." Xin Yong duduk di pangkuan Xin Fai. Ren Yuan tertawa kecil, wanita itu menyerahkan sebuah obat herbal kepada Fu Hua.
"Jaga kesehatanmu baik-baik, suamimu pasti sengaja tidak bekerja terlalu banyak untuk menjagamu."
Fu Hua mengangguk menerima pemberian Ren Yuan, berterima kasih berulang kali. Ren Yuan mengelus perut Fu Hua pelan, "Akan ada festival perayaan tahun baru malam ini, pakailah baju yang kuberikan, Hua'er. Kau akan terlihat sangat cantik dengan itu."
"Ibu ke mana-mana juga cantik, iya, kan Ye Long?"
Ye Long yang sedang mengendap-endap ke dapur tertegun, langsung berlari kocar-kacir saat Xin Yong mengejarnya.
"Rrraghh! Majikan sialan, singkirkan kecambah menakutkan ini!"
Mereka semua tertawa melihat tingkah Xin Yong dan Naga Hitam itu, tampaknya mereka berdua sangat akrab satu sama lain.
__ADS_1
***** TAMAT *****
AKHIRNYAAA BISA TAMAT🔥🔥
Ini adalah pencapaian yang menurut author sendiri adalah hal yang besar. Bisa menamatkan 3 buku walaupun sampe tiga tahun dan mencapai 1 juta kata di Noveltoon dengan total akumulasi pembaca 36juta+ heheh
#biarkan author berbahagia dulu kali 😭
Author ucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya untuk semua readers kesayangan author. Ada di titik ini berkat kalian semua, kalo gak author udh tumbang. Dukungan sekecil apa pun dari kalian sangat berarti untuk author ❤️ author juga sampe hafal lho nama2 kalian yang sering nongol di kolom komentar, ngevote, kasih gift dll
Fyi, siapa yang ketipu kirain bakal sad ending? Author sengaja simpen cluenya, pertama soal permata Naga Es, keknya udh menghilang gitu aja gak pernah thor ungkit. Tapi clue kedua yang "satu detik untuk serangan terakhir Iblis Cahaya" sengaja author kasih. Klo ada yang ngeh sih GG. Ya kali Xin Chen mampus, ntar dia dtg ke mimpi author terus nyeret thor ke akhirat buat bales dendam wkwk
Dibandingkan PPI 1, PPI3 keknya punya kelebihan tersendiri yaitu di bagian romancenya lebih banyak (di akhir doang btw) Kalau kalian ikutin PPI 1, kalian tahu sendirilah bagian romancenya aja gak jelas, author skip karena gak suka. Pada dasarnya author juga seorang pembaca, kebetulan punya sedikit skill untuk menulis dan dia menulis apa yang mau dibacanya. Mahluk ini tidak suka romance sebenernya tapi karena bbrp pembaca suka dgn Fu Hua dan Xin Chen jd author berusaha bikin sebaik mgkin
Untuk endingnya, author sangat berharap bisa memuaskan semua pembaca yang sudah mengikuti dari PPI 1-3. Apakah mengecewakan atau terkesan terlalu dipaksakan? Itu semua di luar kendali author, persepsi semua orang berbeda-beda dan author juga gak bisa memenuhi ekspektasi semua pembaca.
Yang terpenting adalah author berhasil menamatkannya dan author udah menepati janji! Dah fiks yak, tersiksa batinku asik ditagih janji melulu °-°)୨
Ada satu kebetulan, PPI 3 pas banget tamatnya dengan bulan lahir Xin Chen dan Xin Zhan. Habede my bois dan Happy New Year buat kita semua. Semoga tahun 2023 menjadi lebih baik lagi!
Jangan lupa bahagia!
Btw karena author lagi seneng gak ketulungan author sampe bikin gambar Xin Chen, gak bagus2 kali dan ini yang ada dalam gambaran otak author. Taraaa
Buku kita tutup sampai di sini 🐥
Mau baca lebih banyak buku dari Kak Vi? Langsung cek profil, ada buku baru yang lagi on-going dan masih 6 chapter, cuss ke sana jangan lupa beri dukungan🤍
Atau yang babnya udah banyak? Di pf sebelah yak, yg warna pink (g oo d novel)dan udah ada 161 bab di sana, masih on-going juga. Judulnya Pendekar Pedang Api
Okay,
__ADS_1
See You Next Time!!
Salam Ayam Sejagad, Lope Sekebon🤍🤍🐥