Pendekar Pedang Iblis 3
😞
__ADS_1
seperti judulnya, thor gk bisa update lagi. Udah keberapa kalinya ya minta maaf. Klo minta maaf dikasih uang mungkin sekarang Thor udah kaya raya;)
Until we meet again
1.
Ch. 01 - Pembawa Malapetaka
2.
Ch. 02 - Api yang Menggelegak
3.
Ch. 03 - Terpukul Mundur
4.
Ch. 04 - Mata Biru dalam Kegelapan
5.
Ch. 05 - Kepala di Atas Genangan Darah
6.
Ch. 06 - Sang Legenda yang Hilang
7.
Ch. 07 - Tanduk Patah
8.
Ch. 08 - Lebih Dari Iblis
9.
Ch. 09 - Setan Peniup Suling
10.
Ch. 10 - Empat Tahap
11.
Ch. 11 - Empat Tahap II
12.
Ch. 12 - 2 Hari untuk 2 Tahun
13.
Ch. 13 - Sesuatu yang Tidak Asing
14.
Ch. 14 - Siapa yang Membunuhnya?
15.
Ch. 15 - Seseorang Berjubah Putih
16.
Ch. 16 - Batu Terakhir
17.
Ch. 17 - Siluet Hitam
18.
Ch. 18 - Roh Zhang Ziyi
19.
Ch. 19 - Ancaman Li Baixuan
20.
Ch. 20 - Ketidakberdayaan
21.
Ch. 21 - Setengah Hari
22.
Ch. 22 - Titik Penghabisan
23.
Ch. 23 - Lelaki Misterius
24.
Ch. 24 - Bukan Tandinganku
25.
Ch. 25 - Pedang Tanpa Harga
26.
Ch. 26 - Dua Siluman Menembus Awan
27.
Ch. 27 - Pahlawan yang Berguguran
28.
Ch. 28 - Sepuluh Pedang
29.
Ch. 29 - Wajah yang Ketakutan
30.
Ch. 30 - Tak Pernah Gagal
31.
Ch. 31 - Tahap Kedua - Garis Hitam
32.
Ch. 32 - Tombak Merah
33.
Ch. 33 - Kejadian yang Terulang
34.
Ch. 34 - Kematian Hampa
35.
Ch. 35 - Membalas Kebaikan Tuan
36.
Ch. 35 - Melepas Topeng
37.
Ch. 36 - Angin yang Membawa Firasat Buruk
38.
Ch. 37 - Pertemuan yang Menyakitkan
39.
Ch. 38 - Di Balik Wajahnya
40.
Ch. 39 - Kekalutan Xin Zhan
41.
Ch. 40 - Sang Pengendali Pikiran
42.
Ch. 41 - Dua Arah Berbeda
43.
Ch. 42 - Sebuah Keganjalan
44.
Ch. 43 - Pelukan Terakhir
45.
Ch. 44 - Pedang Rahasia
46.
Ch. 45 - Tangan Terpotong
47.
Ch. 46 - Seribu Tahun Mendatang?
48.
Ch. 47 - Sedikit Kesadaran
49.
Ch. 48 - Sebelum Kematianku
50.
Ch. 49 - Apapun yang Terjadi
51.
Ch. 50 - Senandung Putus Asa
52.
Ch. 51 - Berpendar
53.
Ch. 52 - Manusia yang Suram
54.
Ch. 53 - Retakan
55.
Ch. 54 - Jangan Pergi
56.
Ch. 55 - Tuan
57.
Ch. 56 - Bantuan Datang
58.
Ch. 57 - Membawanya Kembali
59.
Ch. 58 - Jatuh dan Hancur
60.
Ch. 59 - Petaka
61.
Ch. 60 - Hingga Akhir
62.
Ch. 61 - Seperti Aku Menjaganya
63.
Ch. 62 - Mata Kelabu
64.
Ch. 63 - Pohon Roh
65.
Ch. 64 - Yan She
66.
Ch. 65 - Mencari Sang Ahli Obat
67.
Ch. 66 - Sang Dewi Api
68.
Ch. 67 - Markas Produksi Pil
69.
Ch. 68 - Kehilangan Jati Diri
70.
Ch. 69 - Xin Zhan yang Berubah
71.
Ch. 70 - Keberadaan Qin Yujin
72.
Ch. 71 - Pertemuan Tak Diduga
73.
Ch. 72 - Badai Api Biru
74.
Ch. 73 - Pasukan Pengendali Roh
75.
Ch. 74 - Paman Lan
76.
Ch. 75 - Sahabat
77.
Ch. 76 - Diam
78.
Pengumuman
79.
Belum bisa up
80.
Ch. 77 - Padamnya Bunga Api
81.
Ch. 78 - Apa yang Kau Sesali?
82.
Ch. 79 - Mata Biru yang Pucat
83.
Ch. 80 - Gadis Bermata Safir
84.
Ch. 81 - Lelaki Sepuh
85.
Ch. 82 - Kematian Yan She
86.
Ch. 83 - Selamatkan Aku
87.
Ch. 84 - Di Bawah Ribuan Pisau Cahaya
88.
Ch. 85 - Penjara dan Kutukan
89.
Ch. 86 - Berita untuk Tuan
90.
Ch. 87 - Penjara Cahaya
91.
Ch. 88 - Lintasan Hitam di Langit
92.
Ch. 89 - Genderang Perang Bertabuh
93.
Ch. 90 - Amukan Dua Siluman Penguasa
94.
Ch. 91 - Satu-satunya yang Tertinggal
95.
Ch. 92 - Akhir Naga Kegelapan
96.
Ch. 93 - Sang Pelindung
97.
Ch. 94 - Cahaya yang Sekarat
98.
Ch. 95 - Hawa-hawa Panas
99.
Ch. 96 - Pegang Janjimu
100.
Ch. 97 - Elit yang Membara
101.
Ch. 98 - Kecamuk yang Tak Pernah Surut
102.
Ch. 99 - Dinding Kehormatan
103.
Ch. 100 - Kembalinya Pedang Iblis
104.
Ch. 101 - Bakti dan Kesetiaan yang Hancur
105.
Ch. 102 - Era Baru Telah Datang
106.
Ch. 103 - Rubuhkan dan Bangun Kembali
107.
Ch. 104 - Luka yang Kembali
108.
Ch. 105 - Hancurnya Xin Xia
109.
Ch. 106 - Sebuah Kebanggaan
110.
Ch. 107 - Keluarga yang Utuh
111.
Ch. 108 - Mimpi yang Indah
112.
Ch. 109 - Si Pemantik Api
113.
Ch. 110 - Kristal Merah
114.
Ch. 111 - Jembatan Perbatasan Kota
115.
Ch. 112 - Perjamuan Makan Malam
116.
Ch 113 - Campur Tangan
117.
Ch. 114 - Sebuah Penolakan
118.
Ch. 115 - Teror Baru
119.
Ch. 116 - Perginya Sang Bidadari
120.
Ch. 117 - 900 Juta
121.
Ch. 118 - Pergilah
122.
Ch. 119 - Penghormatan yang Adil
123.
Ch. 120 - Pengangkatan Pilar
124.
Ch. 121 - Pengangkatan Pilar
125.
Ch. 122 - Pengangkatan Pilar II
126.
Ch. 123 - Pengangkatan Pilar III
127.
Ch. 124 - Pengangkatan Pilar IV
128.
Ch. 125 - Padamnya Lautan Api
129.
Ch. 126 - Irama di Tepi Laut
130.
Ch. 127 - Kota yang Menghilang
131.
Ch. 128 - Ancaman Dua Kekaisaran
132.
Ch. 129 - Rencana Lang
133.
Ch. 130 - Pilar Bayangan
134.
Ch. 131 - Tali Jubah
135.
Ch. 132 - Peristirahatan Terbaik
136.
Ch. 133 - Labirin Kematian
137.
Ch. 134 - Lorong Labirin
138.
Ch. 135 - Lorong Labirin II
139.
Ch. 136 - Tumbal dan Neraka
140.
Ch. 136 - Di Jalur Depan
141.
Ch. 137 - Sebuah Tempat Jauh
142.
Lang, Kekaisaran Wei, dan Author
143.
Ch. 138 - Maafkan Aku
144.
Ch. 139 - Cara yang Gila
145.
Ch. 140 - Perkemahan Tenggara
146.
Ch. 141 - Memperebutkan Sumber Air
147.
Ch. 142 - Harapan yang Terkubur
148.
Ch. 143 - Terinfeksi Tipe A
149.
Ch. 144 - Kerjasama atau Berkhianat
150.
Ch. 145 - Sebuah Kebohongan
151.
Ch. 146 - Sebuah Misi
152.
Ch. 147 - Setengah Jam di Ambang Maut
153.
Ch. 148 - Terjebak Selama-lamanya
154.
Ch. 149 - Uluran Tangan
155.
Ch. 150 - Pengejaran Dimulai
156.
Ch. 151 - Menuju Sentral
157.
Ch. 152 - Tuan Rumah Dai Cho
158.
Ch. 153 - Sampai Jumpa
159.
Ch. 154 - Penawaran Terbaik
160.
Ch. 155 - Badai di Sungai Aimezu
161.
Ch. 156 - Kemalangan, Neraka, Penyiksaan
162.
Ch. 157 - Pembantaian di Awal Fajar
163.
Ch. 158 - Terbunuhnya Sang Kaisar
164.
Ch. 159 - Kembali ke Fraksi Militer Pusat
165.
Ch. 160 - Dua Sisi yang Bertubrukan
166.
Ch. 161 - Akulah Pembunuhnya
167.
Ch. 162 - Malam Berdarah di Perkemahan
168.
Ch. 163 - Kuil Hujan
169.
Ch. 164 - Angan dalam Semu
170.
Ch. 165 - Disaksikan Derasnya Hujan
171.
Ch. 166 - Diapit Kematian
172.
Ch. 167 - Jeda Dua Sisi
173.
Ch. 168 - Semakin Parah
174.
Ch. 169 - Cemas
175.
Ch. 170 - Kepulangan
176.
Ch. 171 - Salam Terakhir
177.
Ch. 172 - Keramaian di Halaman
178.
Ch. 173 - Selamat Pagi, Tuan Putri
179.
Ch. 174 - Titik Cahaya
180.
Ch. 175 - Terbangun dari Maut
181.
Ch. 176 - Amukan Sang Rubah
182.
Ch. 177 - Acara Kecil di Markas
183.
Ch. 178 - Kedatangan Prajurit
184.
Ch. 179 - Aku adalah Pembunuhnya
185.
Ch. 180 - Dendam yang Tak Akan Tuntas
186.
Ch. 181 - Kertas Berdarah
187.
Ch. 182 - Iblis Tua
188.
Ch. 183 - Dibalikkan Waktu
189.
Ch. 184 - Jatuhnya Pilar Kesepuluh
190.
Ch. 185 - Sang Kemarahan
191.
Ch. 186 - Panggilan Kaisar
192.
Ch. 187 - Segel yang Hancur
193.
Ch. 188 - Jangan Katakan Selamat Tinggal
194.
Ch. 189 - Kerlap-kerlip
195.
Ch. 190 - Pengendalian Kekuatan
196.
Ch. 191 - Bangkit dari Kematian
197.
Ch. 192 - Titik Mula
198.
Ch. 193 - Demi Sang Kakak
199.
Ch. 194 - Kehilangan Harapan
200.
Ch. 195 - Waktumu Sebentar Lagi
201.
Ch. 196 - Harapan yang Padam
202.
Ch. 197 - Ketidakmungkinan
203.
Ch. 198 - Sisa yang Tumbang
204.
Ch. 199 - Sang Kehancuran dan Sang Bencana
205.
Ch. 200 - Menunggu Kematian
206.
Ch. 201 - Luluh Lantak
207.
Ch. 202 - Di Ambang Hidup dan Mati
208.
Ch. 203 - Jenderal Xe Chang
209.
Ch. 204 - Kincir Angin Raksasa
210.
Ch. 205 - Reruntuhan Raksasa
211.
Ch. 206 - Tak Ada Jalan Kembali
212.
Ch. 207 - Perbatasan Kota Weizu
213.
Ch. 208 - Perbatasan Kota Weizu II
214.
Ch. 209 - Pelayaran Dini Hari
215.
Ch. 210 - Hingga Akhir
216.
Ch. 211 - Melawan Kaisar
217.
Ch. 212 - Melawan Kaisar II
218.
Ch. 213 - Melawan Kaisar III
219.
Ch. 214 - Melawan Kaisar IV
220.
Ch. 215 - Melawan Kaisar V
221.
Ch. 216 - Antara Kau dan Aku
222.
Ch. 217 - Melawan Kaisar VI
223.
Ch. 218 - Kesedihan Terdalam
224.
Ch. 219 - Amukan Sang Pengendali
225.
Ch. 220 - Amukan Sang Pengendali II
226.
Ch. 221 - Menuju 206 Mil
227.
Ch. 222 - Pengirim Sinyal
228.
Ch. 223 - Sejarah yang Terkubur
229.
Ch. 224 - Sebuah Dosa
230.
Ch. 225 - Jasad Terbakar
231.
Ch. 225 - Perlindungan Awan, Pulau Seizu
232.
Ch. 226 - Kapal Miring, Kapten!
233.
Ch. 227 - Misi Penyelamatan
234.
Ch. 228 - Enam Tuan Rumah
235.
Ch. 229 - Enam Tuan Rumah II
236.
Ch. 230 - Enam Tuan Rumah III
237.
Ch. 231 - Enam Tuan Rumah IV
238.
Ch. 232 - Enam Tuan Rumah V
239.
Ch. 233 - Keberadaan yang Tidak Diharapkan
240.
Ch. 234 - Enam Tuan Rumah VI
241.
Ch. 235 - Enam Tuan Rumah VII
242.
Ch. 236 - Enam Tuan Rumah VIII
243.
Ch. 237 - Enam Tuan Rumah IX
244.
Ch. 238 - Enam Tuan Rumah X
245.
Ch. 239 - Enam Tuan Rumah XI
246.
Ch. 240 - Enam Tuan Rumah XII
247.
Ch. 241 - Enam Tuan Rumah XIII
248.
Ch. 242 - Enam Tuan Rumah XIV
249.
Ch 243 - Misi Selesai
250.
Ch. 244 - Perencanaan Besar
251.
Ch. 245 - Badai di Pulau Seizu
252.
Ch. 246 - Kematian itu Mutlak
253.
Ch. 247 - Krisis dan Wabah
254.
Ch. 248 - Bantuan Langit
255.
Ch. 249 - Kebangkitan Air Mata Iblis
256.
Ch. 250 - Balasan Berkali Lipat
257.
Ch. 251 - Kekuatan yang Membakar Matahari
258.
Ch. 252 - Kekuatan yang Membakar Matahari II
259.
Ch. 253 - Kekuatan yang Membakar Matahari III
260.
Ch. 254 - Kekuatan yang Membakar Matahari IV
261.
Ch. 255 - Kekuatan yang Membakar Matahari V
262.
Ch. 256 - Kekuatan yang Membakar Matahari VI
263.
Ch. 257 - Kekuatan yang Membakar Matahari VII
264.
Ch. 258 - Kekuatan yang Membakar Matahari VIII
265.
Ch. 259 - Kekuatan yang Membakar Matahari IX
266.
Ch 260 - Kekuatan yang Membakar Matahari X
267.
Ch. 261 - Kekuatan yang Membakar Matahari XI
268.
Ch. 262 - Kehancuran Enam Pusaka Langit
269.
Ch. 263 - Tanpa Jawaban
270.
Ch. 264 - Rumah Penuh Kehangatan
271.
Ch. 265 - Makam Lan An
272.
Ch. 266 - Pamit Tanpa Kembali
273.
Ch. 267 - Halaman Terakhir Era Kemusnahan
274.
Ch. 268 - Sebuah Janji dan Lembaran Awal
275.
Ch. 269 - Era Baru