
Kekuatan roh lenyap seketika ketika sambaran api Keabadian datang, wujud hitam tak lama menghilang hanya dalam hitungan detik. Namun bukan berarti si pemilik roh tersebut sengaja menumbalkan roh-roh tersebut untuk dimusnahkan.
Tapi justru, pemusnahan itu adalah awal dari segalanya. Benar. Roh-roh yang sebelumnya sempat hancur kembali menyatu, membentuk wujud seperti sebelumnya. Dan memiliki kekuatan yang lebih kuat. Dibandingkan pengguna roh lain, lelaki itu memiliki keunggulan yang membuatnya jauh lebih hebat dari sesama pengguna roh kebanyakan.
Roh yang dia kendalikan mampu menyerap kekuatan dari musuh, meski hanya beberapa persen dan tidak semuanya. Itu artinya, semakin besar kekuatan lawannya, maka semakin besar pula energi yang dapat diserapnya.
Baru kali ini Xin Chen melihat wujud roh yang menyatu dengan Api Keabadian. Mahkluk tanpa wujud itu seperti sebuah wujud yang tengah dilalap kobaran api. Jiwa-jiwa mereka kesakitan, tapi kekuatan yang berada dalam inti tubuh mereka begitu besar hingga membuat semuanya bergerak nyaris tak terkendali.
Pengendali roh menggerakkan tangannya cepat. Roh tersebut mengejar Xin Chen, kecepatan mereka jauh lebih cepat dari yang sebelumnya. Sementara itu Xin Chen baru saja berhasil mendapatkan gulungan kertas yang dibawa oleh salah seorang prajurit yang telah tewas.
Di dalam tubuh penuh armor besi itu, bahkan jasadnya pun tak bersisa di makan panasnya api Keabadian. Xin Chen mengangkat pedang di tangannya dan menebas ratusan roh yang datang bersamaan ke arahnya. Wujud hitam terkoyak oleh tebasan tersebut dan tak pernah muncul lagi.
Si Pengendali Roh terkejut. Tak menyangka serangannya akan dipatahkan demikian mudah. Dia tersenyum, tak bisa meremehkan lawan sama sekali. "Pedang di tangannya itu sangat-sangat luar biasa. Pantas saja Kaisar seluruh Kekaisaran lebih memperebutkannya ketimbang memperebutkan segunung berlian."
__ADS_1
Di saat Xin Chen mundur, Naga Kegelapan telah berbalik badan hendak menyerang kembali. Namun sang Pengendali Roh diam tanpa menunjukkan tanda-tanda akan bergerak. Dia memanfaatkan kesempatan itu untuk membaca pesan yang dibawa prajurit tersebut.
Di sana tertulis singkat, jelas dan padat. Bahwa dalam waktu kurang dari satu hari akan dikirimkan bala bantuan. Secepat mungkin. Itu artinya, dalam makna lain mereka menyuruh kedua kakak beradik ini bertahan 24 jam dari serangan Siluman Penguasa Bumi dan Pedang Iblis sekaligus.
"Ku harap mereka benar-benar mengirimkan bantuan. Bukan calon mayat." Gumamannya terdengar oleh telinga si Pengendali Roh.
"Ide bagus. Mereka jauh lebih bagus untuk dijadikan roh daripada manusia tak berguna."
Xin Chen memicingkan mata ke arah laki-laki itu. "Kau dulu yang harus aku bereskan sebelum naga itu."
Xin Chen tak menggubris lebih jauh melainkan langsung menghilang. Si Pengendali Roh memasang sikap awas. Mewanti-wanti sekitarnya dan mencium gerakan udara di sekitar.
Saat dirinya lalai, Xin Chen rupanya telah berada di belakangnya. Pedang di tangan pemuda itu bergerak tajam, dikelilingi kekuatan roh yang seratus persen dapat memotong tubuh lawannya meskipun tanpa tubuh manusia.
__ADS_1
Laki-laki itu terkejut. Tapi tak lama wajah kaget itu berganti senyuman penuh arti.
Xin Chen masuk dalam perangkap. Dari bawahnya ratusan roh terbakar keluar, memegang erat tubuhnya dan menarik dirinya masuk ke dalam lubang hitam yang tercipta di dalam tanah. Tempat itu akan membawanya ke tempat lain. Tempat di mana roh-roh milik lawannya bersarang, yaitu kitab di tangan lelaki tersebut.
Dengan satu tebasan melingkar kepala roh tersebut terlepas. Wujud mereka pecah seketika. Xin Chen menukikkan alisnya. Lawan termundur sembari terus melepaskan roh-roh miliknya.
"Aku tidak punya waktu untuk bermain-main denganmu."
Seperti roh miliknya sendiri, leher laki-laki itu terputus. Matanya membelalak hebat. "Ke ... Kenapa ... Aku tidak bisa menyerap ... Kekuatan mu ..." Ucapannya tersendat-sendat.
Bola matanya turun. Dengan penglihatan yang berbeda dati manusia biasa, dirinya dapat melihat aliran kekuatan yang sangat tidak biasa mengalir dalam tubuh Xin Chen. Begitu banyak kekuatan besar yang bertemu dalam satu tubuh. Kompleks. Mungkin karena sebab itu roh-roh miliknya tak bisa menyerap kekuatan dari tubuh Xin Chen.
"Aku tidak bisa membayangkan jika kau dibiarkan hidup untuk seribu tahun ke depan ..."
__ADS_1
Lelaki itu menghilang tepat ketika Naga Kegelapan menghempaskan ekornya yang penuh duri tajam ke tempat Xin Chen. Lelaki itu telah musnah.
"Sekarang giliran mu kadal jelek raksasa."