Remaist Online: Return Of The Legend

Remaist Online: Return Of The Legend
115. Babak Semifinal


__ADS_3

Dua hari kemudian...


15 guild yang lolos ke babak Semifinal dipertemukan kembali di Syacth Stadium dan mereka akan kembali bertanding sebanyak 3 kali. Guild Sevens, Guild Vrieze, dan Guild Night salah satu dari 15 guild yang lolos ke babak Semifinal.


Aturan pertandingan masih sama seperti sebelumnya, yaitu guild dapat dikatakan menang apabila seluruh lawannya menyerah, setengah dari lawannya menyerah, lebih dari 2 anggota lawan keluar arena, seluruh anggota lawan keluar arena, setengah dari anggota Guild lawan mati, dan semua anggota guild lawan mati.


Selama ini, tidak sampai ada kasus pemain mati saat Event War Guild. Hal itu disebabkan karena para NPC juga ikut menonton, jika sampai ada pemain yang mati lalu hidup lagi, maka akan menimbulkan pertanyaan di pikiran para NPC.


Seperti biasa, Guild Sevens lagi-lagi mendapat pertandingan pertama. Hari ini mereka akan melawan Guild yang seluruh anggotanya memiliki skill elemen Es, Guild Vrieze.


[Dari: Event War Guild


Tipe: GvG


Lawan: Guild Vrieze


Waktu: tak terbatas


Terima?]


“Terima...” Slitherio bergumam lalu menggenggam gagang Flame Phoenix Sword yang tersarung di pinggang kirinya. Darkness Fire Sword ia simpan dahulu untuk pertandingan terakhir.


Membicarakan tentang kekuatan Guild yang berhasil lolos ke babak Semifinal, Guild Sevens berada di posisi pertama Guild terkuat di Event ini, diikuti oleh Guild Zerui, Guild Nikhezya, Guild Vrieze, dan terakhir Guild Night.


Guild Sevens masih ditakuti karena kekuatan ketua Guildnya yang amat kuat dan wakil ketuanya yang hampir menyetarai kekuatan ketua Guildnya. Tentu yang dimaksud adalah Slitherio dan Atra.


Tetapi yang akan turun hari ini adalah Whu, Riana, LoghSeveria, Asvi, Zynga, Renne, dan June. Menurut rencana Slitherio, Li akan menggantikan Renne di babak final nanti.


Padahal LoghSeveria dan empat mantan anggota Squad N5S ingin melihat kemampuan Li, tetapi mereka memilih untuk menunggu saja dan mengikuti rencana Slitherio.

__ADS_1


“Tenang saja, kalian akan melihat kemampuan Li saat final nanti. Tunggu saja...” Slitherio menepuk pundak LoghSeveria dan Asvi bersamaan lalu berjalan ke tempat Whu dengan yang lainnya menunggu.


Whu, Riana, LoghSeveria, Asvi, Zynga, Renne, dan June naik ke atas arena lalu menatap lawan mereka saat ini.


Guild Vrieze bisa dibilang kekuatan satu Guildnya menyetarai kekuatan Slitherio, menurut Whu. Dan Whu dapat menghadapi setengah dari seluruh anggota Guild Vrieze seorang diri.


Kenapa Whu mengatakan kekuatan seluruh anggota Guild Vrieze itu menyetarai kekuatan Slitherio seorang?


Hal itu disebabkan karena kapasitas Mana Slitherio yang terbilang mustahil untuk dicapai. Bahkan regenerasi Mana Slitherio sulit dibayangkan dalam pikiran Whu yang menjadi orang terkuat di Guild Sevens.


Whu menarik tongkatnya lalu mengacungkannya pada ketua Guild Vrieze yang turun hari ini, “Oi, Vrieze...”


Ketua Guild Vrieze yang bernama Given menatap Whu dengan tatapan aneh, “Kenapa pula kau ini?”


"Aneh..." Given memalingkan wajahnya.


“Eh?” Riana, LoghSeveria, dan Asvi menepuk dahi mereka bersamaan, “Suatu hal yang tidak ingin terjadi akan terjadi...”


“Clones Technique: One Clone!” Whu mengeluarkan satu tongkat lalu tongkat itu berubah menjadi tiruannya dan membantunya menyerang.


Satu hal yang tidak dimiliki oleh Whu malah dimiliki oleh seluruh anggota Guild Vrieze, yaitu kecepatan.


Given merupakan pemain dengan job Ice Schyte memakai sabit es sebagai senjatanya dan menggunakan skill elemen Es. Dengan Mananya yang memiliki hawa Es, ia membuat Whu semakin kesulitan untuk bergerak cepat saat berada di dekatnya.


Hawa dingin Given membuat siapapun yang berada di dekatnya merasa tertusuk oleh dinginnya hawa Given. Ditambah dengan sabitnya yang merupakan Equip Legendary, membuat Given berada di Top Global nomor empat belas.


“Schyte Wave!” Given mengayunkan sabitnya dan mengeluarkan gelombang serang yang besarnya melebihi gelombang serang buatan Slitherio.


“Clones Technique: Endless Staff!” Whu mengarahkan tongkatnya ke depan lalu menggunakan skill bawaan Soul Remaistnya, “Original Skill Soul Remaist: King Monkey!”

__ADS_1


Original Skill Soul Remaist bisa juga disebut Super Remaist. Hanya saja, mode Super Remaist dikatakan sedikit lebih lemah dari skill sebenarnya, Original Skill Soul Remaist.


Golden Staff Whu menghilang dan digantikan dengan tongkat yang panjangnya sampai menembus tembok stadium. Given terjepit diantara Endless Staff Whu dan tembok stadium. Tembok stadium bahkan sampai berlubang disebabkan karena kekuatan tekan Golden Staff.


“Apa?!” wakil ketua Guild Vrieze berseru dan ia langsung dipukul oleh Asvi. Bisa dibilang kalau hanya Given seorang yang pantas melawan Guild Sevens.


“Pemenangnya adalah Guild Sevens!” wasit naik ke arena dan mengumumkan hasilnya. Dari tujuh anggota Guild Vrieze yang turun bertanding hari ini, satu orang tewas, lima orang keluar arena, dan satunya lagi menyerah di tempat.


“Apa-apaan itu tongkat? Aku bahkan sampai tidak melihat tongkat itu memanjang...” Trestio menggaruk dagunya pelan, ia berkata jujur soal itu.


“Tongkat itu, apa kalian tidak mengenalnya?” tanya Serioza. Sebagai orang yang pernah berhadapan dengan Shoun langsung dan kalah telak darinya, ia tahu bentuk senjatanya Shoun.


“Apa?” Zaburo menyandarkan tubuhnya.


“Tongkat itu adalah Golden Staff! Tongkat legendaris milik Dewa Tongkat Shoun!” Serioza berseru sambil menunjuk Whu yang berjalan santai menuju teman-temannya.


“Oh...” Zaburo dan Trestio mengangguk lalu kembali menatap ke arena.


“Apa begitu reaksi kalian terhadap sang legenda?!” Serioza menatap Zaburo dan Trestio dengan tajam.


Neil dan Albert tertawa kecil melihat kelakuan tiga penguasa terbesar di Midvast yang amat berbeda dengan rumornya.


Serioza selalu dirumorkan memiliki perawakan yang kejam dan galak, tetapi disini ia terlihat seperti baik dan selalu ingin membuat orang lain tertawa.


Zaburo dirumorkan adalah kaisar terbodoh dalam sejarah Land Empire dari sejak dulu sampai kini. Tetapi disini, ia selalu mengeluarkan pendapat yang jarang Neil dengar dari orang bodoh.


Trestio dikenal sebagai kaisar terjenius sepanjang sejarah Ocean Empire dan selalu terlihat dingin, bahkan saat pertemuan petinggi Ocean Empire sekalipun. Tetapi disini, Trestio terlihat selalu hangat dan selalu melebarkan mulutnya agar terlihat tersenyum, jauh berbeda dengan yang selalu orang-orang kenal.


Neil menggelengkan kepalanya pelan, sekarang ia memahami maksud dari perkataan gurunya dulu.

__ADS_1


“Jangan pernah nilai seseorang dari luarnya, tetapi nilailah dia dari dalamnya, yaitu sifat asli orang itu dan isi hatinya.”


__ADS_2