
Physical and Magic dibuat oleh sebuah perusahaan game bernama Bla Corp dan merupakan permainan yang baru dikenalkan setahun lalu.
Dalam permainan ini, intinya sama dengan beberapa permainan MOBA yang sebelumnya sudah terkenal, jauh sebelum Physical and Magic dikenalkan pada dunia.
Dua tim yang beranggotakan 5 pemain akan berjuang untuk menghancurkan Tower lawan dengan bantuan Army dan Hero yang bisa dibeli dengan BP atau Battle Point. Tujuan utama permainan MOBA adalah menghancurkan Base lawan dan kemenangan akan menjadi milik tim yang berhasil menghancurkan Base lawannya.
Selain itu, ada juga sistem Rank yang bisa dimainkan untuk meningkatkan kemampuan pemain. Ada 7 Rank dalam permainan ini, yaitu Bronze, Silver, Gold, Platinum, Diamond, Conqueror, dan terakhir adalah Legend.
Dari Rank Platinum akan diterapkan Mode Draft Pick dimana hanya akan ada 10 Hero yang diijinkan untuk dipakai dalam pertandingan dan 4 Hero yang akan dilarang atau di Banned.
Selama satu tahun perilisan Physical and Magic, sudah ada sekitar 30 Hero yang telah rilis dan semuanya penampilannya sangat hebat dan keren. Inilah alasan kenapa Ryan mau memainkan permainan ini.
Ada beberapa Hero yang mendapat julukan OP atau Over Power oleh pemain. Salah satunya adalah Gaburon.
Gaburon adalah Hero dengan 7 pedang dan jumlah skill yang dimilikinya adalah sejumlah 11 skill aktif dan satu skill pasif. Gaburon adalah satu-satunya Hero ter-OP yang pernah diluncurkan oleh Bla Corp. Senjatanya adalah dua pedang di punggungnya, satu pedang beserta perisai di punggungnya, dua pedang mirip golok di pinggangnya, dan dua pedang panjang di pinggangnya. Gaburon bisa berganti senjata sebanyak lima kali dan setiap senjata mendapat dua skill.
Hero lain yang mendapat julukan Hero OP adalah Titanios, sang Pahlawan Pedang Hijau. Senjatanya sendiri berbentuk pedang besar berwarna hijau dan jumlah skill yang dimilikinya hanya 3 saja. Tetapi yang membuatnya OP bukanlah penampilannya yang garang ataupun senjatanya yang aneh, tetapi karena Defensenya yang amat tinggi yang juga ditambahkan Attacknya yang hebat membuatnya menjadi salah satu lawan yang cocok untuk Wukong.
Wukong adalah Hero yang berkali-kali mendapat langganan Banned karena kemampuan clonnya yang hebat. Ia bisa membuat dua clon dengan skill ketiganya dan memberikan pukulan fatal pada lawan dengan skill duanya lalu menambah kecepatan gerak sebanyak 20% dengan skill satunya. Ia bisa mengeroyok Buff Monster saat masih level 4 dan itu membuat siapapun yang mendapat tim lawan yang terdapat Wukong akan serasa melawan 6 pemain.
Selain Mode Rank yang menarik untuk dimainkan, ada juga Mode Classic, Mode VS AI, dan Mode Custom yang bisa dipakai untuk melatih kemampuan bermain seorang Gamer.
Dalam permainan MOBA, peta yang dipakai adalah peta sederhana yang disebut 3 Lane. Disebut 3 Lane karena bentuk utamanya yang persegi dengan jalur melintang di tengah-tengahnya dan dua jalur di setiap sisinya yang mengelilingi sebuah wilayah yang bernama Jungle yang dibagi dua oleh jalur di tengah-tengah itu.
3 Lane ini memiliki sebutannya masing-masing, yaitu Safe Lane untuk di jalur bagian bawah, Off Lane di jalur atasnya, dan Mid Lane di jalur tengahnya.
Ada sebuah sungai di Jungle itu, yang di setiap ujungnya ada sebuah wilayah yang dikuasai oleh dua jenis Monster.
__ADS_1
Di setiap Jungle juga dikuasai oleh berbagai jenis Monster, tetapi jelas dua Monster inilah yang terkuat dan memiliki kekuatan lain dari yang lainnya.
Dua Monster ini adalah Lord yang berwujud raksasa dan Buff Monster yang berbentuk seperti kura-kura.
Rank Ryan sendiri saat ini masih di Rank Gold dan sudah berlalu dua season sejak peluncuran pertama, yang artinya Ryan mulai bermain saat season 3 dimulai.
Dalam permainan Online, ada istilah Nickname atau nama panggilan. Nama ini biasanya adalah nama samaran dan para pemain akan memakai nama yang aneh-aneh untuk Nickname mereka.
Untuk Ryan, ia memakai Nickname SLITHERIO yang mewakili kesukaannya pada permainan jadul itu.
Bagaimana tidak jadul kalau permainan itu bisa membuat pemainnya stres tingkat berat karena setiap ular si pemain menabrak ular pemain lain maka yang menabrak akan mati, mau itu yang ditabrak ular kecil akan tetap mati.
Ryan pernah meraih skor tertinggi sebesar 999.999 dan skor itu berakhir saat ibunya meminta Ryan untuk membeli garam dan gula.
Selain game, Ryan juga suka dengan satu hal baru. Yaitu menjadi AnimeLovers. Ini sebenarnya ia tertarik karena Hendra sendiri adalah orang yang mengaku sebagai Otaku dan ia memiliki banyak sekali referensi anime yang bagus.
“Tidak, aku bahkan sampai membaca satu chapter manga karena kau kelamaan...” jawab Ryan kesal.
“Ahaha, maaf. Tapi ini betul-betul sulit. Ray, Budi, Yudi, dan Dido bahkan tak membalas pesanku...” ujar Hendra.
Ryan lalu melihat jam di ponselnya, “Oh, baru jam 21.59...”
“Eh?”
***
“Kenapa ayah tidak menjelaskan kekuatan dua Monster kuat ini?” tanya Rayhan.
__ADS_1
Ryan menghela napas panjang, “Kalau ayah beritahu, kau tidak akan bisa mempelajari setiap sudut permainan ini sendiri. Karena pemahaman orang tentang peta ini berbeda-beda...”
“Ada lanjutannya?” tanya Raisya.
Ryan mengangguk, “Ada, yaitu saat ponsel ayah disita oleh kakek kalian...”
***
“Kenapa nilaimu semakin kecil dari hari ke hari, Ryan?” tanya Yudha di suatu hari.
“Ryan sudah berusaha dan itulah yang Ryan dapatkan...” jawab Ryan sambil menundukkan kepalanya. Ia saja bahkan bingung, kenapa nilainya bisa turun drastis padahal ia sudah yakin saat mengerjakan soalnya.
“Ini karena kau selalu bermain saat malam dan begadang, sampai kau lupa belajar!” ayahnya berkata dengan nada sedikit keras, “Apa sebaiknya ayah mengambil ponselmu untuk sementara agar kau jera?”
“Tidak! Jangan!” Ryan mengangkat kepalanya cepat dan melihat ayahnya sudah tidak ada di hadapannya. Ryan segera berlari ke kamarnya dan melihat ayahnya yang sudah memegang ponselnya yang sudah dimatikan, “Jangan ayah! Jangan diambil!”
“Kalau ayah tidak ambil, apakah kau akan belajar dengan sungguh-sungguh?” tanya ayahnya. Ryan mengangguk.
“Tidak, ayah tidak akan mengembalikannya. Yang tadi itu hanya bohongan.” Ayahnya tersenyum jahil. Ayahnya lalu berjalan keluar kamarnya.
“Ayah, jangan! Kembalikan ponsel Ryan!” Ryan menarik tangan ayahnya, tetapi tenaga ayahnya jelas lebih kuat dari Ryan, sehingga yang ada Ryan yang tertarik oleh ayahnya.
“Ayah beri keringanan...” ayahnya lalu berhenti, “Ayah akan menyita ponselmu selama sebulan dan selama itu, kau harus bisa mengembalikan nilaimu seperti sebelumnya...”
Ryan segera terdiam. Bagi ayahnya mungkin satu bulan adalah keringanan, tetapi bagi Ryan satu bulan adalah kelamaan.
“Tapi...” Ryan berniat membantah, tetapi berhenti ketika ditatap oleh ayahnya dengan tajam.
__ADS_1
“Kau membantah, waktunya bertambah satu minggu...” ujar ayahnya. Dan dengan begitu, kehidupan tanpa ponsel yang dilakukan oleh Ryan dimulai.