Remaist Online: Return Of The Legend

Remaist Online: Return Of The Legend
216. Benua Northev


__ADS_3

Besok...


Slitherio dan Naze sudah membuat janji untuk pergi bersama menuju Benua Northev bersama-sama. Karena siang di Midvast sama dengan malam di dunia nyata, maka Slitherio menyetujuinya.


Semua anggota Guild Sevens sudah menikah dan kebanyakan juga sudah memiliki kesibukannya masing-masing di dunia nyata, membuat mereka hanya bisa berkumpul saat panggilan darurat saja.


“Baiklah, sampai jumpa...” Slitherio melambaikan tangannya pada LoghSeveria dan Whu yang berdiri di hadapannya untuk mengantarnya pergi, “Jaga Midvast, ya?”


Slitherio dan Naze lalu menghilang dan beberapa menit kemudian mereka akhirnya sampai di sebuah benua yang hutannya amat lebat. Itulah Benua Northev.


Benua ini hanya pinggirnya saja yang berhutan, tetapi di tengah-tengahnya bersalju. Hal ini terjadi karena benua ini berada di ujung utara bumi dan tidak terlalu banyak mendapat sinar matahari sehingga suhu disana lebih rendah dari benua manapun.


Kondisi yang sama juga terjadi pada benua tempat tinggal Veny, yaitu Benua South. Benua itu kira-kira memiliki susunan benua yang kurang lebih sama dengan Benua Northev, hanya saja suhu disana sedikit lebih hangat dibanding di Benua Northev.


Slitherio dan Naze berjalan masuk hutan itu dengan santai. Di benua itu, bisa dibilang kalau monsternya lebih kuat dari Benua Midvast. Tetapi tetap saja tidak bisa menandingi Slitherio dan Naze.


Posisi markas utama Guild Reister berada di dekat wilayah bersalju di tengah-tengah benua, dengan kata lain markasnya berada dekat dengan sarang dari salah satu ras terkuat di dunia, yaitu Dragon.


Remaist Online menyediakan pilihan ras Dragon, tetapi tidak ada yang memilihnya karena mereka akan diturunkan di sarang para Dragon dan bisa dipastikan kalau siapapun yang baru turun akan langsung dihabisi tanpa sebab apapun.


Entah apa yang ada dipikiran Sean saat mendirikan markasnya di dekat sarang para Dragon, sepertinya ia ingin mendapatkan beberapa skill dari para Dragon ini.


Tentang Dragon, Lima Naga Penguasa juga berasal dari Benua Northev. Mereka adalah sang Immortal Dragon yang bernama Chao yang juga dijuluki Dragon God, Heaven Dragon yang bernama FolkChase atau nama aslinya adalah Viones, Hell Dragon yang bernama Visidha, Sky Dragon yang bernama Semipa, Earth Dragon yang bernama Humdy, dan seekor naga lagi yang dijuluki Universe Dragon yang namanya tidak diketahui karena ia menghilang saat menjalani ujian di Gods Island. 


Tambahan lagi, Eleven Element Dragon juga berasal dari Benua Northev dan disebut-sebut sebagai naga terkuat diantara para Element Dragon.


Jarak dari tempat Slitherio dan Naze muncul menuju markas Sean berjarak kira-kira sekitar hampir seminggu jika berjalan dengan kecepatan lari Slitherio level 100 dan sekitar 3 hari jika berjalan dengan kecepatan Slitherio level 900. Naze juga sama begitu.


Sambil berjalan, mereka juga sesekali menaikkan level. Monster disini cukup dibunuh sekali dan keduanya bisa mendapatkan EXP yang banyak.

__ADS_1


Di Benua Northev, ada beberapa kota besar, tetapi tidak ada satupun kekaisaran besar. Yang ada hanya beberapa kerajaan kecil-kecil yang bisa dibilang banyak.


Keduanya kadang singgah kesana untuk sekedar melihat-lihat saja karena tidak ada yang menarik bagi keduanya.


“Bisa lebih cepat? Aku ingin segera bertemu Sean.” Ujar Naze ketika mereka sudah menjelajahi Benua Northev hampir seperempatnya.


“Kau bilang ingin mempertajam instingmu disini. Saat disini, kau malah ingin cepat-cepat bertemu dengan Sean...” Slitherio melirik Naze, “Apa kutinggalkan saja kau disini?”


“Instingku sebenarnya sudah tinggi, hanya saja sebagai Wind Archer aku seharusnya tidak memiliki insting setinggi itu.” Naze berjongkok.


“Ya sudah...” Slitherio mengangkat tangannya, “Go to Zepya City!”


Zepya adalah nama kota kecil tempat markas Guild Reister didirikan. Guild Reister sendiri menguasai satu kota itu sendiri.


Guild Azure Dragon hanya memiliki markas sejauh sekitar 1 Km dari markas Guild Reister. Zero sendiri mendirikan markasnya di tengah-tengah hutan dan hanya beberapa orang saja yang bisa memasukinya.


Setelah Slitherio berkata begitu, keduanya segera berpindah ke sebuah tempat yang suhunya lumayan dingin. Di sana ada beberapa bangunan yang atapnya ditutupi sedikit salju. Itulah kota kecil Zepya.


Penampilan mereka segera menjadi pusat perhatian sesaat sebelum semua orang yang ada disana kembali melanjutkan kegiatan mereka.


Hal itu wajar saja karena mereka terlihat sudah biasa melihat orang-orang seperti Slitherio dan Naze. Orang-orang yang dimaksud adalah anggota Guild Reister.


Slitherio masih mengingat dengan jelas letak markas Guild Reister dan ketika ia menemukannya, ia langsung disambut oleh penjaganya.


Hari sudah menjelang sore ketika keduanya sampai di markas Guild Reister. Slitherio langsung berjalan ke tempat Sean dan terlihat disana Sean yang sedang duduk sambil meminum sesuatu.


“Ah, Slitherio dan Naze. Aku tak mengira kalian akan datang saat tidak ada panggilan seperti ini.” Ujar Sean sambil meletakkan cangkiidan mendekati Slitherio.


“Ada urusan apa kalian kemari?” tanya Sean.

__ADS_1


“Entah, kami tidak ada tujuan kemari...” Slitherio menggaruk kepalanya kemudian teringat sesuatu.


“Tidak ada tujuan?” Sean menatap Slitherio bingung, “Tidak biasanya kau berkeliling tanpa alasan jelas.”


“Bukan itu, aku hanya ingin mengatakan kalau pedang sang Demon Sword God harus dirampas secepatnya.”. Slitherio mengangkat tangannya untuk meminta Sean diam sebentar dan berkata.


“Untuk apa?” tanya Sean lagi. Naze hanya menaikkan bahunya, tanda tidak paham maksud Slitherio.


“Korban EarthSquare sepertinya bertambah dan levelnya semakin tinggi. Kita tidak bisa membuatnya berkembang lebih jauh lagi karena kemungkinan kalau ia adalah salah satu dari Hell Empire adalah seratus persen benar adanya.” Ujar Slitherio menjawab pertanyaan Sean.


Hal ini menjadi pikirannya sejak dari dunia nyata karena memang tidak ada pemain yang bisa berkembang secepat itu kalau tidak mendapat bimbingan dari salah satu dewa.


Slitherio sempat berpikir kalau Black Demon Sword milik EarthSquare kemungkinan adalah pusaka terkutuk dari Hell Empire, sama seperti Death Ruler Sword yang ada di Inventorynya saat ini.


“Bagaimana caranya kita merampasnya? Kita bahkan tidak tau sosok yang mungkin membantunya...” Sean memijat keningnya, “Kalau pikiranku ini benar, maka habislah kita...”


“Memangnya kau tahu kalau yang ada di pikiranku saat mendengar ciri-ciri orang yang mengajak EarthSquare bicara sekitar enam tahun lalu adalah sang Death God sendiri?” tanya Slitherio sambil mengerutkan alisnya.


“Pikiran kita sama.” Ujar Naze dan Sean bersamaan.


“Kekuatan 100 kekuatan Spirit milik Death God bukanlah main-main. Ia bisa membunuh populasi satu benua hanya dalam dua kali serangan kalau ia mau.” Slitherio mengelus dagunya, “Kita takkan memiliki kemampuan untuk menghadapi semua itu.


“Aku juga mendengar kabar tentang kemunculan sebuah kekaisaran misterius di Benua South dan Benua Westerie dari Luvian, WhiteFang, Qiun, dan Kurei.” Ujar Sean menambahkan kata-kata Slitherio.


“Yang kutakutkan adalah kekaisaran yang baru muncul ini membantu Hell Empire untuk mencapai tujuannya jika mengingat Death God sendiri memiliki keturunan di dua benua ini.” Ujar Naze. Ia mengetahui hal ini karena dalam Book of Secret Midvast disebutkan hal semacam ini juga.


Semua sejarah di dunia sebenarnya dimulai dalam satu benua raksasa yang perlahan terpisah oleh lautan luas dan membentuk Triangle Sea sebagai tantangan bagi orang-orang yang ingin menapaki jalan dewa.


Setelah pemisahan itu, sejarah dunia keabadian dimulai dari benua tengah, yaitu Benua Midvast. Satu benua di utara menambahkan sejarah lagi dengan mengirim Immortal Dragon ke Midvast dan mengikuti jalan dewa sebelas orang yang amat sakti.

__ADS_1


“Jika benar seperti itu, maka perang yang berskala lebih besar dari pertempuran Sahara Desert akan terjadi kalau Hell Empire bekerjasama dengan dua kekaisaran ini...” Sean menyimpulkan hasil kata-kata dirinya, Slitherio, dan Naze.


“Yang bisa kita lakukan sekarang hanyalah menaikkan level sampai level 999 dan membuat semua status kita menjadi max juga...” ujar Naze yang disetujui oleh Slitherio dan Sean.


__ADS_2