Remaist Online: Return Of The Legend

Remaist Online: Return Of The Legend
49. Jiwa Surga


__ADS_3

HeavenSoul adalah salah satu dari lima keluarga bangsawan kelas tinggi di Midvast. Meskipun di Midvast hanya ada lima keluarga bangsawan besar, tetapi kekuatan kelima keluarga bangsawan ini sangat besar, hanya sedikit jauh dibawah Underworld Empire yang merupakan kekaisaran terkecil di Midvast.


Kelima keluarga bangsawan ini adalah Makamazu, HeavenSoul, Lavenia, Arrane, dan Sky.


Makamazu memiliki tempat tinggal di Nippon yang merupakan salah satu dari kerajaan yang tidak menganggap dirinya kerajaan. Makamazu terkenal akan Samurainya yang memiliki kekuatan yang sangat besar.


HeavenSoul adalah keluarga bangsawan tertua di Midvast. HeavenSoul tinggal di Land Empire, tepatnya di sebuah tempat tinggal yang disebut Heaven Mansion. HeavenSoul terkenal akan kemampuan mereka menciptakan Jirah tempur yang kuat yang juga dipakai oleh Soul Knights yang merupakan pasukan penjaga Heaven Mansion.


Lavenia merupakan keluarga bangsawan yang memiliki kemampuan unggul dalam ekonomi. Hampir semua kegiatan ekonomi Midvast dikuasai oleh Lavenia, termasuk Merchant Federation. Lavenia tinggal di Sky Empire di sebuah tempat yang bernama Void Hill.


Arrane adalah keluarga bangsawan yang terkenal akan kemampuan menempa mereka yang hanya bisa disaingi oleh HeavenSoul. Tetapi Arrane juga terkenal sebagai tempat asalnya banyak pendekar kuat. Kebanyakan pendekar ini terkenal karena kemampuan bertarungnya yang mematikan. Lavenia juga memiliki banyak pemanah handal yang namanya sudah terkenal hingga gang-gang kecil di desa.


Yang terakhir adalah Sky. Sky adalah keluarga bangsawan yang mendirikan Sky Empire. Pendiri keluarga ini adalah Sky Dragon Semipa yang sampai hari ini masih bernapas. Sky terkenal akan kemampuan palunya yang dapat memanggil petir surga dan air langit.


Sebagai keluarga tertua yang ada di Midvast, tidak pernah ada dalam sejarah HeavenSoul ada yang berani mengancam akan menghancurkan HeavenSoul. 


Johan HeavenSoul adalah pemimpin keluarga ke-103 dan merupakan pemimpin yang bisa dikatakan tidak terlalu memahami politik.


Saat ia menerima permintaan Leone yang datang langsung kesana, Johan HeavenSoul seketika langsung pucat. 


Penasihatnya merasa putus asa, “Jika kita menolaknya, HeavenSoul akan menjadi nama saja seandainya ancaman ini betulan...” begitu ucapannya waktu itu.


Dengan terpaksa, Johan HeavenSoul berniat mengirim Soul Knight terkuatnya untuk mengabari hasil keputusanya. Tetapi malah ada Hell Knight yang muncul dan menanyai Johan HeavenSoul langsung.


Setelah memberikan hasil keputusannya, Johan HeavenSoul membiarkan Hell Knight itu kembali ke selatan.


Johan HeavenSoul tidak mengetahui apakah keputusannya benar atau tidak. Yang pasti, penguasa Hell Empire menginginkan kekacauan di Midvast. Ia sudah tahu.


Tetapi ia tetap menginginkan HeavenSoul tetap ada dan jika ia menolaknya, mungkin HeavenSoul akan berupa sejarah saja di masa depan.


Ini merupakan pilihan yang sulit, begitu pikiran Johan HeavenSoul saat itu. Antara memilih Midvast dalam kekacauan atau HeavenSoul berupa nama saja di masa depan. Ia takut seandainya pendiri HeavenSoul akan memarahinya di alam sana jika seandainya ia sungguhan memilih menolak permintaan Hell Empire.


Meskipun nama HeavenSoul masih ada di Midvast, keluarga bangsawan yang lain akan menjauhinya karena menganggapnya sebagai pengkhianat.


Pilihan ini membuat Johan HeavenSoul berada dalam dilema. Antara memilih membantu Hell Empire mengacaukan Midvast atau membiarkan nama HeavenSoul tetap ada di Midvast. 

__ADS_1


Dengan terpaksa ia menyetujui permintaan itu dan memilih Midvast dalam kekacauan.


Ia tidak tau bahwa HeavenSoul akan tertinggal nama saja di tangan sekelompok orang yang tidak pernah ia duga.


***


Kota Berlino terletak di barat Land Empire. Kota ini bersebelahan dengan Heaven Mansion yang merupakan kediaman keluarga bangsawan HeavenSoul.


Slitherio sampai di kota Berlino saat pagi-pagi sekali setelah keluar dari hutan bersama Geisha. Mereka mencari penginapan dan membeli makanan.


“Enak juga makanan ini, makananku saja kalah dengan makanan ini...” ujar Slitherio saat memakan makanan yang ia pesan.


“Biasa saja, aku juga bisa membuatnya.” Kata Geisha sambil menatap sekelilingnya. Pandangannya kemudian berhenti di depan pintu penginapan.


Disana ada dua orang yang memakai Jirah yang sama dengan Jirah Soul Knight.


Slitherio yang menyadari akan terjadi masalh segera mengajak Geisha kabur melalui pintu belakang.


“Disana!” dua Soul Knight itu menunjuk Slitherio dan Geisha yang mengendap-endap menuju dapur penginapan itu. Keduanya segera mengejar Slitherio dan Geisha yang kabur dengan kecepatan tinggi.


Orang-orang Susan yang sebagian besar adalah pemain menjadi heboh saat melihat Slitherio yang kabur melalui pintu belakang.


Banyak yang mengira Slitherio akan membuat kehebohan karena Top Global nomor satu kabur dari kejaran dua orang yang menurut mereka sedikit lemah.


Tentu mereka tidak mengetahui masalah sebenarnya diantara keempatnya.


Saat keduanya berhasil keluar, keduanya bahkan masih dikejar oleh dua Soul Knight itu.


Siapa sangka, lima Soul Knight sudah menunggu mereka di atas bangunan dan langsung menyergap keduanya.


Dengan kondisi tidak siap, Slitherio terpaksa melepaskan satu Skillnya yang lumayan kuat menurut Slitherio, “Flame Warmage Technique: Stream of Fire!”


Api-api merambat di tanah dan langsung melilit lima Soul Knight yang menyergapnya tadi. Tak lama, muncullah sebuah jendela informasi di hadapannya.


[Great Dragon Knight Asheuin kembali berjalan di dunia!

__ADS_1


Kau berhasil melepas segel cincin roh yang menyegel separuh jiwa Asheuin di cincin roh dan membangkitkannya.


Mulai sekarang, kau adalah tuan Asheuin]


Setelah jendela informasi itu muncul, waktu seketika terhenti. Slitherio berpindah tempat, tetapi hanya kesadarannya yang berpindah.


Disana, Slitherio melihat masa lalu Asheuin. Dimulai saat Asheuin lahir ke dunia, besar bersama kelima temannya, desanya yang diserang, Asheuin yang direkrut menjadi prajurit di Green Dragon Kingdom, kehancuran kerajaannya, perjalanan Asheuin mengelilingi Midvast, sampai akhirnya ia memilih menyendiri di Altar of King.


Saat melihat kisah hidup itu, Slitherio terkadang tersenyum, tertawa, dan merasa sedih saat melihat kisah hidup itu.


Waktu seakan terhenti saat Slitherio melihat kisah itu. Waktu berjalan lambat saat itu.


Di Berlino, Slitherio terdiam sejenak sebelum menarik pedangnya. Waktu berjam-jam di tempat lain ternyata hanya berlangsung secepat mengedipkan mata.


Slitherio mengeluarkan sebuah cincin berwarna hijau keperakan dan mengenakannya di salah satu jari tangan kanannya.


Slitherio bersiaga sebelum lima Soul Knight yang tadi dikurungnya lepas. Saat lima Soul Knight itu berhasil lolos, Slitherio melesat dan langsung menebas Soul Knight yang ada di dekatnya.


Selanjutnya, Slitherio terus menebas Soul Knight yang berniat menangkapnya tadi. Saat Geisha berniat membantu, tetapi Slitherio melarangnya.


“Jangan kesini! Biarkan aku saja yang membunuh orang-orang ini!” begitulah ucapan Slitherio saat Geisha berniat membantunya.


Dengan cepat, lima orang yang baru saja terlepas dari Skill Slitherio terbunuh dan termasuk dua orang yang mengejarnya tadi.


Tak lama, Slitherio kembali mendapat jendela informasi yang sama dengan yang tadi ia terima saat Asheuin menjadi bawahannya.


[Green Knight Sen kembali berjalan di dunia!


Kau berhasil melepas segel cincin roh yang menyegel separuh jiwa Sen dan membangkitkannya.


Mulai sekarang, kau adalah tuan Sen]


Hal yang sama terjadi pada Slitherio. Kisah hidup yang sama didapatkan Slitherio. Karena memang Sen ini mengikuti Asheuin kemanapun Asheuin pergi.


Setelah selesai mengurus urusannya, Slitherio dan Geisha keluar untuk memanggil Sen dan Asheuin kembali ke Midvast. 

__ADS_1


__ADS_2