
Slitherio menatap FastStone, ia tahu kalau kehilangan beberapa anggotanya. Sebut saja LoghSeveria, Asvi, Lynx, Ovyx, Zynga, Clarey, dan terakhir Geisha.
“Geisha... Tewas?” Slitherio bertanya dengan nada pelan. FastStone mengangguk.
“Kau ingin membunuh mereka? Gunakan skill terkuatmu...” FastStone menarik satu persatu pedangnya dari sarungnya kemudian melemparnya ke depan. Ia lalu memakai skill Sword Control-nya.
Slitherio mengembangkan sayapnya dan terbang ke atas dengan kecepatan tinggi. Saat ia diatas, ia memejamkan matanya.
Perjalanannya di dunia ini memanglah singkat, tetapi yang ia rasakan selama berpetualang di dunia ini amatlah berbeda dibanding saat ia berada di dunia nyata.
Baginya, dunia ini bukanlah sebuah permainan lagi, tetapi seperti sebuah kehidupan yang nyata. Ia harus menyelamatkan dunia ini!
Slitherio mengepalkan tangannya dengan erat kemudian berseru, “Flame Warmage Technique: Spirit Bomb!”
Slitherio melesat turun dan menyentuh tanah dengan telapak tangannya. Atra, Naze, dan Whu mengenali skill ini, sehingga mereka berseru dengan kencang, “Mundur! Slitherio sedang mengerahkan skill terkuatnya!”
Seruan keduanya terdengar dengan kuat di seluruh gurun, karena beberapa orang yang mengenali skill itu ikut menyerukannya ke seluruh gurun.
Semua orang mundur secepat mereka bisa, termasuk pemimpin pasukan aliansi yang selamat.
Seven Deadly Sins dan beberapa jendral Hell Empire yang tersisa ikut melesat kemudian berniat membantu, tetapi saat mereka melihat Slitherio yang terbang rendah di sana, mereka berhenti dan memerintahkan pasukan bantuan yang mereka bawa untuk menyerang Slitherio.
“Kalian akhirnya datang!” FastStone yang membiarkan lima pedangnya mengamuk di Sahara Desert menggenggam erat dua pedangnya yang ia sisakan untuk melawan pemimpin pasukan Hell Empire.
FastStone mengarahkan kelima pedangnya menuju Seven Deadly Sins dengan kecepatan tinggi. Seharusnya itu kurang tetapi lima Whu melesat mengikuti kelima pedang itu.
“Kau...” FastStone menoleh dan menatap Whu yang berdiri dengan senyuman santainya seperti biasa. FastStone tentu mengetahui kalau tenaga Whu sudah berkurang dan ia hanya berusaha terlihat seperti biasanya saja.
Riana dari jauh melepaskan banyak sekali gelombang hitam putih dan berkata, “Itu adalah seluruh Manaku yang tersisa...” ia lalu berdiri dengan lemas sebelum jatuh terduduk.
__ADS_1
Slitherio yang ada di atas memejamkan matanya sesaat sebelum berseru, “God Skill: Ring of Fire!”
Beberapa orang yang masih memiliki tenaganya mendengar skill yang baru dikeluarkan oleh Slitherio, God Skill?
Asheuin yang mendengar skill Slitherio membuka matanya dengan lebar dan berseru, “One Thousand Heaven Dragon!”
Asheuin mengangkat tangannya dan seketika, langit cerah di Sahara Desert berubah menjadi sangat gelap, menutupi Sahara Desert dengan kegelapan yang hanya disinari oleh God Skill Slitherio.
Dari langit, turunlah sekitar sepuluh naga transparan dan mereka langsung menerjang apapun yang ada di depannya, termasuk Seven Deadly Sins dan beberapa jendral Hell Empire yang tersisa.
Mide, Maxe, dan Boss Behemoth sudah tewas serta menyisakan empat jendral lagi yang masih hidup dengan kondisi yang tidak baik.
Kekuatan 10 Ketua Guild Profesional dan tiga penguasa terbesar di Midvast serta bantuan Whu hanya mampu membuat pemimpin pasukan lawan mengalami perubahan yang tidaklah sedikit.
Dengan sisa kekuatan mereka, tak ada yang mampu lolos dari gabungan skill Asheuin, Slitherio, FastStone, dan Whu itu.
Satu persatu, seluruh pemimpin pasukan Hell Empire yang tersisa beserta seluruh pasukannya akhirnya hancur dan digantikan oleh sebuah jendela informasi yang muncul di hadapan seluruh pemain Remaist Online yang masih tersambung.
Pertempuran di Sahara Desert antara pasukan aliansi Midvast melawan pasukan besar Hell Empire akhirnya dimenangkan oleh pasukan aliansi Midvast.
Dengan begitu, batas level dinaikkan menjadi level 999 dan server akan mengambil waktu jeda untuk melanjutkan ke Chapter 09 yang akan datang!]
Jendela informasi itu muncul tepat setelah Slitherio mendarat di atas tanah dan menarik pedangnya untuk dipakai menopang dirinya yang mulai tidak seimbang lagi.
FastStone berdiri dengan susah payah sebelum ia berseru kencang, “Kita menang!”
Setelah FastStone berseru begitu, jendela informasi berikutnya muncul di hadapan seluruh pemain Remaist Online yang masih tersambung di Midvast.
[Selamat, FastStone berhasil menyelesaikan empat syarat menjadi dewa!]
__ADS_1
Semua orang menatap FastStone dengan tatapan senang, lima dewa akhirnya muncul di Midvast.
Saat semua orang sedang senang akan pencapaian FastStone, sebuah seruan terdengar.
“War God! Itulah gelarmu sekarang!” Zero berseru sambil berjalan mendekat dengan perlahan, “Kau pantas mendapatkannya...” Zero menepuk pundak FastStone pelan.
Padahal ia hampir mencapai tingkat Master level 35, tetapi malah FastStone sudah mendahuluinya.
Semua orang di Midvast sudah memperkirakan kedua pemain ini akan menjadi dewa dengan gelar War God. Siapa sangka malah FastStone mencapainya lebih dulu dibanding Zero.
Di saat semua orang senang dengan kemenangan mereka dan pencapaian FastStone, dua orang muncul dibalik kerumunan para Archer dan Mage.
“Slitherio, kau berhak mendapat hadiah 5 Diamond atas keberhasilanmu menyatukan Midvast dibawah pimpinan satu orang...” orang itu bukan lain adalah Albert dan orang disebelahnya bernama Neil.
“Sean, kau juga akan mendapat hadiah itu atas keberhasilanmu membuat strategi yang mampu mengalahkan NPC ciptaan kami yang dirancang amat kuat agar mampu menyulitkan kalian...” Neil berbicara pada Sean.
“Asal kalian tahu saja, level empat belas orang tadi itu adalah level 800 dan kalian mampu mengalahkannya dengan level 500 kalian ini...” Albert berkata sambil tertawa kecil.
Semua orang yang mendengarnya menjadi terkejut bukan main. Bisa mengimbangi NPC berlevel 800 dan bahkan membunuhnya, pemimpin pasukan aliansi memanglah hebat.
Tetapi yang mengejutkan tentu hadiah yang akan Slitherio dan Sean terima. Sebelum itu, memang ada sebuah berita tentang hadiah yang akan diberikan pihak IROO dan SuperSoft Corporation pada pemain yang mampu menyatukan Midvast dibawah pimpinan seseorang. Tetapi sepertinya kedua orang itu tidak mengetahuinya.
“Tu-tunggu. Apa maksudnya ini?” tentu Slitherio tak bisa tenang setelah mendengar jumlah uang yang akan ia dapatkan. 5 Diamond setara dengan Rp50.000.000.000,00! Slitherio bisa hidup bahagia seumur hidupnya jika mendapat uang sebesar itu.
Sean juga sama terkejutnya dengan Slitherio, tetapi ia memilih bertanya pada Albert soal alasannya memberikan mereka berdua uang sebesar itu.
“Kami memberikannya setelah melihat usaha kalian mempertahankan Midvast yang menurut kami sudah tidak damai lagi...” Albert menatap Serioza dan Trestio bergantian.
Slitherio dan Sean terlihat berpikir keras sebelum akhirnya menerima semua yang diberikan oleh Albert dan Neil pada mereka.
__ADS_1
Pada akhirnya, Slitherio bisa mengumpulkan uang sebesar itu hanya dengan bermain permainan Remaist Online ini.
Jumlah uang yang fantastis, bukan? Kalau saya jadi Ryan, saya akan bingung mau saya apakan uang itu. :)