Remaist Online: Return Of The Legend

Remaist Online: Return Of The Legend
89. Oxyvian Labyrinth V


__ADS_3

Sebuah jendela informasi muncul di hadapan mereka saat menginjakkan kaki di depan sesuatu yang besar itu.


[FrostVamp Wyvern (level 205)


Atk: 1.000


Def: 800


HP: 200.550


Tipe: Boss Monster]


Mulut mereka semua terbuka lebar saat melihat jendela informasi itu. Yang pertama bereaksi adalah Asheuin.


“Apa makhluk ini lebih kuat dibanding tuan?” Tanya Asheuin pada Slitherio.


“Sepertinya...” Jawab Slitherio.


“He, hanya tubuhnya saja yang besar bukan?” Dee menarik tongkatnya dan memainkannya, “Benar begitu, Tuan Whu?” 


Whu merasa bersemangat saat mendengar perkataan Dee, “Benar, dia hanya besar di tubuhnya saja. Ayo kita lawan bersama!”


Slitherio dan Asheuin menarik pedangnya, Dee dan Whu mengangkat tongkatnya, sedangkan Geisha menyiapkan busurnya. Ia akan berperan sebagai penyerang belakang.


Penyerang dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan posisi mereka dalam pertarungan, yaitu penyerang depan dan penyerang belakang.


Penyerang depan biasanya memiliki senjata yang mampu menjangkau jarak serang dekat dan menengah. Slitherio, Whu, Asheuin, dan Dee berada pada posisi ini.


Penyerang belakang memiliki senjata jarak jauh, contohnya busur. Geisha berada dalam posisi penyerang belakang.


“Serang!” Slitherio berseru sambil menghunuskan pedangnya. Ia kemudian melompat ke atas dan menancapkan pedangnya.


Sekujur tubuh Asheuin, Whu, Dee, dan Geisha serasa dipenuhi energi. Mereka segera maju setelah mendengar perintah Slitherio.


“One Heaven Dragon!”


“Clone Technique: Five Clones!”


“Rain Arrow!”


“Green Dragon Fist!”


Satu persatu teman Slitherio mengerahkan skill mereka masing-masing. Asheuin, Whu, dan Dee melesat melompat ke atas tubuh FrostVamp Wyvern dan menyerangnya bersamaan.


FrostVamp Wyvern tidak diam saja dirinya diserang, ia akhirnya terbang dan memutari ruangan itu dengan kecepatan sedang.


Whu turun dan berseru, “Clone Technique: Wind Wave!” 


Whu mengayunkan tongkatnya dan gelombang kasat mata melesat dengan cepat mengincar FrostVamp Wyvern yang terbang rendah.

__ADS_1


Geisha menyiapkan satu panah kemudian bergumam, “Stun Arrow...”


Panah berwarna biru kehijauan melesat dari busur Geisha dan mengejar FrostVamp Wyvern yang masih terbang. FrostVamp Wyvern terkena panah itu dan jatuh ke atas lantai.


Slitherio dan Asheuin masih diatas, sedangkan Dee sudah melompat turun mengikuti Whu.


Geisha menurunkan busurnya, ia kemudian menatap FrostVamp Wyvern. Makhluk itu meronta-ronta, berusaha melepaskan Slitherio dari tubuhnya.


Sisi lain, Slitherio sedang berusaha mengendalikan FrostVamp Wyvern dan berniat menjadikannya tunggangan.


Slitherio masih belum memberitahukan hal ini kepada yang lainnya, tetapi ia yakin yang lainnya pasti akan menerimanya.


“Satu lagi?!” Whu yang dibawah menunjuk ke seekor singa yang berjalan mendekati Geisha. 


Warna rambut di sekitar kepala singa itu berwarna emas dengan tubuhnya berwarna putih. Ia terus berjalan mendekati Geisha perlahan-lahan.


Geisha meletakkan busurnya di punggungnya kemudian menarik pedangnya dan menghunuskan pedangnya ke arah singa itu.


Setelah dekat, singa itu mengeluarkan sepasang sayap berwarna emas dan membentangkannya di hadapan Geisha.


Dihadapan semua orang, kecuali Asheuin dan Dee, muncul sebuah jendela informasi yang sekali lagi membuat mulut mereka terbuka lebar lagi.


[Gold Winged Lion (level 205) 


Atk: 1.500


Def: 800


Tipe: Boss Monster/Pet]


FrostVamp Wyvern memanfaatkan momen ini dan meronta-ronta lebih keras dan membuat Slitherio terpental bersama Asheuin.


Gold Winged Lion menoleh dan menatap FrostVamp Wyvern lalu melompat menyerang FrostVamp Wyvern.


“Eh?” Asheuin, Dee, Geisha, dan Whu merasa kebingungan melihat situasi ini.


Keduanya bertarung dengan dahsyatnya, membuat semua orang yang ada di ruangan itu bingung yang mana musuh mereka, Gold Winged Lion atau FrostVamp Wyvern.


Tentu saja, sebagai Wyvern sudah seharusnya FrostVamp Wyvern memiliki kekuatan yang amat hebat.


Tetapi Gold Winged Lion sama hebatnya. Mereka bertarung dan saling melukai dengan cakar mereka.


“Musuhnya yang mana?” Asheuin yang bingung menyarungkan pedangnya.


Tetapi Gold Winged Lion tidak memiliki satupun serangan yang mampu menyerang sambil terbang. Kesulitan amat terasa setelah FrostVamp Wyvern menangkap Gold Winged Lion dan menghisap HPnya.


Gold Winged Lion terkena Stun dan terdiam untuk waktu yang lama. FrostVamp Wyvern menjatuhkan Gold Winged Lion dan mengalihkan pandangannya kepada Geisha.


Geisha menyiapkan pedangnya dan berniat menyerang balik. FrostVamp Wyvern itu melesat turun dan menyambar tubuh Geisha lalu membawanya terbang.

__ADS_1


HP Geisha diserap sampai tersisa kurang dari seperempatnya. Kondisi Geisha bisa dibilang sekarat. Setelah Geisha tidak memiliki HP lagi, tubuh Geisha menghilang dan berubah menjadi butiran cahaya.


FrostVamp Wyvern mengalihkan pandangannya lagi dan menatap Dee. Ia lalu melesat turun dan menyambar Dee. Slitherio yang masih terdiam melihat kematian Geisha menatap FrostVamp Wyvern yang sedang memulihkan HPnya.


Dee akhirnya tewas dan meninggalkan Asheuin, Slitherio, dan Whu di dalam ruangan itu. 


“Arghh!” Slitherio berteriak kemudian mengembangkan sayapnya dan terbang mendekati FrostVamp Wyvern dengan keceoatan tinggi. Ia lalu menarik pedangnya dan berteriak, “Flame Sword Technique: Square Cuts!”


Slitherio berputar mengelilingi FrostVamp Wyvern sambil menebaskan pedangnya ke tubuh FrostVamp Wyvern.


“Flame Warmage Technique: Flame Seal!” tangan Slitherio dikelilingi oleh rantai yang terbuat dari api dan menyentuhkan tangannya ke punggung FrostVamp Wyvern.


FrostVamp Wyvern terasa kaku dan ia langsung turun dengan kecepatan tinggi ke bawah. Asheuin yang melihat itu segera berseru, “One Heaven Dragon!”


Naga berwarna putih turun dari atas ruangan dan menerjang seluru tubuh FrostVamp Wyvern yang terkapar di bawah.


“Clone Technique: Endless Staff!” Whu mengarahkan tongkatnya ke arah FrostVamp Wyvern dan tongkatnya memanjang dengan cepat. Tongkat itu mendorong FrostVamp Wyvern sampai menghantam tembok ruangan itu.


“Kiiiikkkk!” FrostVamp Wyvern berteriak sekeras-kerasnya, tubuhnya sudah berlubang di bagian dadanya disebabkan oleh tongkat Whu yang memanjang.


“Flame Sword Technique: Dance of Damn Destiny!” Slitherio turun kebawah dan langsung memainkan pedangnya dengan cepat dan penuh dengan Murderous Aura.


Tusukan dan tebasan silih berganti menyerang FrostVamp Wyvern yang telah terkapar terjepit tongkat dan tembok ruangan itu.


Gold Winged Lion sendiri hampir saja tewas karena menyelamatkan mereka. Ia sekarang tak sadarkan diri.


Whu masih menahan tongkatnya untuk tetap menjepit tubuh FrostVamp Wyvern agar tetap terjepit diantara tongkatnya dan tembok.


Asheuin sedang berusaha mengendalikan One Heaven Dragon agar menyerang FrostVamp Wyvern. Setelah One Heaven Dragon menyerang FrostVamp Wyvern, Asheuin melesat menyadarkan Gold Winged Lion yang tak sadarkan diri 


“Terima ini! Flame Warmage Technique: Spirit Boom!” Slitherio merasa murka dan ia langsung mengarahkan tangannya tanpa ampun ke arah FrostVamp Wyvern dan langsung meledakkan tubuh FrostVamp Wyvern.


Sebuah jendela informasi muncul dihadapan semua orang di Midvast, termasuk Slitherio dan Whu yang masih tersisa di ruangan itu.


[Selamat, Slitherio, Whu, dan Asheuin berhasil menyelesaikan Oxyvian Labyrinth yang merupakan Dungeon tersulit kedua di Midvast.


Mereka berhasil mendapatkan Crystal Magic Stone dan seekor Pet Legendary]


Seluruh orang yang menerima jendela informasi tersebut amat terkejut karena hanya dengan sisa tiga orang saja berhasil menyelesaikan Oxyvian Labyrinth.


Guild Reister yang dipimpin oleh Sean saja hampir gagal karena Boss Monster terakhir yang amat kuat.


Sekarang, Top Global nomor dua Flame King Slitherio berhasil menyelesaikan Oxyvian Labyrinth yang merupakan Dungeon tersulit kedua di Midvast.


Banyak yang hampir tidak percaya, sebagian lagi percaya akan kemampuan Slitherio.


Disaat para pemain mengalami keterkejutan, satu jendela informasi selanjutnya berhasil menambah ketidak percayaan terhadap kemampuan para pemain bergelar.


[Selamat, Riana telah menjadi Remaister kelima!

__ADS_1


Riana mendapat Soul Remaist dari Vian, General of Nightmare Castle]


“A-apa?!”


__ADS_2