
Sean, Slitherio, Carey, Fei, Asheuin, Gorzsha, Qiun, Luvian, Zero, Kurei, Alex, Adhie, Bhiosa, FastStone, dan WhiteFang menyimpan senjata mereka kembali setelah melihat Boss Behemoth berhasil mereka kalahkan.
Hari itu, mereka berhasil mengurangi kekuatan Hell Empire dengan membunuh salah satu dari tujuh jendral Hell Empire.
Tetapi mereka tidak tahu dan memilih melanjutkan perburuan.
Kali ini, posisi kembali diubah. Slitherio, FastStone, Adhie, Zero, Kurei, Sean, Luvian, dan Carey akan berdiri di posisi terdepan dengan FastStone menjadi Defender mereka.
Para Support tetap pada posisi mereka di awal, para pemain di posisi tengah bertukar dengan pemain posisi depan.
Para pemain di posisi depan diletakkan di tengah untuk beristirahat. Sean, Luvian, Gorzsha, Zero, dan Kurei adalah salah satunya.
Tetapi Zero tidak ingin beristirahat sehingga posisi Riana yang seharusnya menggantikan Zero dibatalkan dan Riana kembali di posisi tengah.
Slitherio membuat satu obor baru sebelum menuntun teman-temannya untuk maju dan bersiap untuk serangan berikutnya.
***
Kira-kira sudah hampir setengah jam setelah mereka berhasil mengalahkan Boss Behemoth dan tidak ada tanda-tanda monster akan muncul lagi.
Luvian bahkan sudah memiliki pikiran kalau Boss Behemoth tadi adalah boss terakhir. Gorzsha, WhiteFang, Fei, Carey, dan FastStone memiliki pikiran yang sama.
Tetapi Asheuin dan Naze yang instingnya lumayan tinggi menyadari keberadaan pasukan besar yang seperti menunggu mereka, jauh di depan.
Para Scout fungsinya sudah tidak ada lagi karena memang hampir tidak ada Trap lagi di sepanjang jalur itu.
“Berhati-hatilah, siapa tahu kalau ketenangan ini hanyalah pembuka dari pertarungan yang sebenarnya.” Asheuin yang memiliki pengalaman tarung yang lebih tinggi dari siapapun yang ada disana memperingatkan.
Untung saja, sebelum perburuan dimulai, Sean sudah memberi pesan untuk selalu mempercayai ucapan dari orang yang terlihat lebih berpengalaman. Meski Luvian dan Kurei menentang hal itu.
Alex juga memiliki insting yang melebihi Naze juga menyadari keberadaan banyak monster. Kurang lebih, monster itu memiliki tanduk serta taring yang berwarna merah.
Slitherio memilih melesat setelah memberi pesan pada LoghSeveria, “Kau harus mengikutiku...”
LoghSeveria mengangguk lalu berbisik pada Asheuin, “Jaga mereka, minta pria berjirah putih emas itu untuk mengikuti juga...”
Asheuin menaikkan alisnya, biasanya jika Slitherio berkata seperti itu maka dia akan melakukan pembantaian. Asheuin mengangguk lalu berjalan cepat ke arah Sean.
Sean mengenali Asheuin sebagai orang yang mengeluarkan skill One Hundred Heaven Dragon. Asheuin juga terkenal di antara pemain yang mengikuti perburuan itu karena memang hanya Asheuin seorang yang levelnya menyetarai Sean.
Sean mendengar apa yang dikatakan Asheuin sebelum berseru pada para Support dan para Archer, “Semuanya, percepat kecepatan kalian karena ada pasukan besar disana!”
Sean lalu melesat maju setelah menyerukan hal itu. Kekuatan sebelas Ketua Guild Profesional tidak diperlukan lagi sebenarnya, tetapi untuk mengurangi korban maka setidaknya dua dari sebelas Ketua Guild Profesional harus mengawasi pertarungan itu.
Sean dan Slitherio melesat diikuti oleh beberapa Archer serta Support. Sisanya menunggu di belakang.
Slitherio menyentuhkan tangannya ke lantai kemudian berseru, “Flame Warmage Technique: Stream of Fire!”
Sulur api merambat di atas tanah dan menjalar ke depan. Ketika sulur api itu seperti mengenai sesuatu, suara raungan keras segera terdengar.
Sean menarik pedangnya lalu berseru, “Para Archer, panah mereka!”
Para Archer menarik busur mereka lalu melepaskan banyak sekali anak panah. Sekitar seratus anak panah dilepaskan dalam waktu bersamaan.
Beberapa saat kemudian, suara raungan terdengar lagi dan menampilkan wujud mereka. Wujud mereka sebenarnya hampir mirip dengan manusia, yang membedakan mereka adalah adanya tanduk serta taring di mulut mereka.
Slitherio menaikkan alisnya, selama ia bermain Remaist Online, tak pernah ia menemukan monster seperti ini. Lebih tepatnya, mungkin monster di depannya saat ini adalah salah satu ras.
Sean sendiri sedang berusaha mengukur kekuatan makhluk di hadapannya kini. Para Archer tetap melepaskan puluhan anak panah untuk mempertahankan jarak diantara mereka semua.
Para Priest yang disewa oleh Guild Reister kebanyakan adalah NPC, jadi jika mereka mati disini maka mereka tak akan bisa hidup lagi. Inilah yang membedakan pemain dengan NPC.
Skill-skill penyembuh dilepaskan. Sean dan Slitherio yang berada di depan terbantu dengan skill penyembuh itu.
LoghSeveria memilih menarik cambuknya lalu melesat maju sambil menghentakkan cambuknya berkali-kali ke lantai. Beberapa lantai hancur dan menimbulkan debu yang menutupi pandangan para Archer.
“Apa-apaan dia itu?”
“Kenapa dia membuat pandangan kita terganggu?”
Para Archer berbisik ke teman-teman mereka dan membicarakan LoghSeveria yang terlihat seperti tidak memberi kesempatan bagi yang lainnya menyerang.
__ADS_1
Disaat para Archer sedang membicarakan LoghSeveria, empat orang yang terlihat baik-baik saja keluar dari kumpulan debu itu dan menatap yang lainnya.
“Kita lanjut...” ujar pria berjirah putih emas yang bukan lain adalah Sean.
“Eh?!”
***
Slitherio dan Sean melesat dengan kecepatan tinggi kemudian berhenti tepat di depan pasukan besar itu.
Setidaknya mereka yakin dengan kemampuan masing-masing untuk menghadapi pasukan besar itu hanya dengan kekuatan dua orang.
“Aku ikut...” LoghSeveria berdiri di sebelah Sean dan menatapnya.
Sebenarnya, kekuatan sebelas Ketua Guild Profesional sudah cukup untuk menaklukan Dungeon setingkat Great Swamp saat ini.
Tetapi mereka membawa anggotanya untuk membuat anggota mereka berkembang. Mana mungkin mereka membuat diri mereka menjadi kuat sedangkan anggota mereka malah lemah.
Pasukan itu terbelah dan memunculkan seorang pria yang memiliki tanduk di kepalanya serta taring pendek yang tersembunyi di balik mulutnya.
“Hihi, akhirnya aku menemukan lawan yang sepadan...” pria itu tertawa kecil lalu menatap Slitherio.
Sean mengangkat alisnya, kekuatan pria di depannya kini mungkin lebih tinggi darinya dan ia mengatakan kalau Slitherio setara dengannya? Ini pasti bercanda.
“Maksudmu?” Slitherio bertanya kemudian bergumam, “Flame Warmage Technique: Twin Phoenix Claw...”
Tangan Slitherio berubah menjadi cakar besar berwarna merah dan mengeluarkan api-api kecil. Ia lalu memasang posisi.
“Anak muda memang bersemangat...” pria itu memasang posisi, “Baiklah, aku akan menemanimu bermain sebentar...”
Tangan pria itu mengeluarkan api hitam dan melesat maju menyerang Slitherio yang langsung menahannya dengan kedua cakarnya.
Karena kapasitas Mananya sudah sebesar 3 kekuatan Spirit, Slitherio dapat mempertahankan bentuk cakar itu dalam beberapa menit.
Sean dan LoghSeveria menarik senjata masing-masing lalu melesat menyerang pasukan di belakang pria itu, mencegah pasukannya membantu pria itu dan membiarkan Slitherio berduel dengan aman.
Slitherio mencakar pria itu dengan cepat, pria itu juga menahan serangan Slitherio dengan tangannya yang terlapisi api hitam.
“Ingatlah ini. Namaku adalah Vue BloodStream dan identitasku adalah sebagai salah satu dari lima petinggi yang peringkatnya di bawah 7 Jendral Hell Empire.” Pria itu mengenalkan dirinya dengan nada keras, membuat Sean dan LoghSeveria menghentikan pertarungan mereka.
“Petinggi Hell Empire? Sial sekali hari ini...” Sean menggelengkan kepalanya lalu melanjutkan pertarungannya. LoghSeveria ikut menggelengkan kepalanya dan melanjutkan pertarungannya.
Slitherio tidak sedikitpun menghentikan pertarungannya, bahkan setelah Vue memberitahu identitasnya.
Slitherio tiba-tiba memiliki ide yang bagus. Ia lalu menatap Vue tajam lalu bertanya, “Apa kau tau Kota Hostix? Bagaimana kalau kau ikut kesana?”
Vue masih menahan serangan Slitherio saat ia bertanya padanya, “Hah? Hostix? Apa itu nama kota?”
Slitherio serasa ingin mencekik Vue saat itu juga, tetapi ia akhirnya sadar kalau ia bisa melakukannya. Ia lalu mempercepat serangannya dan meraih leher Vue.
“Heh, lepaskan aku!” Vue meronta-ronta dengan kencang, membuat cekikan Slitherio melonggar. Tetapi ia memperkeras cekikannya dan membuat rontaan Vue melemah.
HP Vue berkurang sampai dibawah 50% dan Vue lalu kehilangan kesadarannya. Slitherio mengangkat tangan kirinya yang sudah kembali menjadi tangannya yang biasa lalu menampar pipi Vue.
Vue langsung terbangun dan Slitherio menjatuhkannya ke atas lantai. Sean dan LoghSeveria berhasil membunuh sebagian pasukan Vue, membuat sisa pasukan Vue mundur dan kabur.
Keduanya tidak mengejarnya dan mendekati Slitherio dengan Vue. Keduanya lalu menatap Vue yang terlihat seperti sudah mengalami hal yang memalukan.
“Hei, apa kau benar petinggi Hell Empire?” Sean bertanya sambil mengangkat Vue untuk berdiri.
Vue menatap Sean tajam lalu berseru, “Tentu saja!” ia lalu menyingkapkan lengan jubahnya dan memperlihatkan lambang api hitam yang berjumlah tujuh api.
“Lambang apa ini?” LoghSeveria menyentuh lambang itu, sensasi dingin langsung menyerang jari LoghSeveria. Ia lalu menariknya.
Slitherio berjalan kembali sambil bertanya, “Apa kau benar-benar Dracula?”
Vue berdiri dan berseru, “Tentu saja dan kau harus menghadapiku lagi!”
“Oh, dengan dirimu seorang? Aku ragu kau akan percaya diri melakukannya...” Sean menunjuk belakang Vue yang sudah kosong.
Vue langsung melemas dan tubuhnya ditopang oleh LoghSeveria. Mereka lalu berjalan kembali ke pasukan dan melihat para Archer yang sedang menatap mereka.
__ADS_1
“Kita lanjut...” Sean menyarungkan pedangnya dan berjalan mendekat.
“Eh?!”
Para Archer memandang Slitherio, LoghSeveria, dan Sean seperti menatap monster. Tak pernah mereka bayangkan tiga pemain seperti mereka dapat mengatasi pasukan sebesar itu hanya dengan tiga orang.
Para Archer, para Support, dan para Defender mulai mempertanyakan keberadaan mereka di sana jika tiga orang sjaa mampu mengatasi pasukan sebesar itu.
“Sudahlah, aku yakin bantuan kalian akan dibutuhkan pada pertarungan selanjutnya...” Sean menghibur para Defender dengan senyuman tipis.
Kali ini, Slitherio diletakkan di posisi tengah dan digantikan oleh seorang wakil ketua dari Guild Darkness, yaitu BlackDream.
Ia merupakan pemain yang masuk daftar Top Global dan mendapat julukan Ilusition Master BlackDream.
Intu jobnya adalah seorang Mage yang memiliki serangan layaknya Warrior dan memiliki HP layaknya Tank.
Di Remaist Online, inti job dibagi menjadi enam, yaitu Warrior, Tank, Assassin, Archer, Mage, dan Support.
Warrior memiliki HP yang tebal dan juga serangan yang hebat. Staffmaster, Swordman, Spearman, Knight, dan lain-lain adalah sebagian kecil dari job yang memiliki inti job Warrior. Banyak job yang memiliki inti job ini.
Tank memiliki pertahanan yang luar biasa hebatnya, Tank juga memiliki HP yang lebih tebal dari Warrior tetapi memiliki serangan yang lemah. Job yang memiliki inti job Tank adalah Knight dan Shielder.
Assassin memiliki kecepatan yang tinggi dan serangan yang kuat tetapi memiliki HP yang tipis. Dark Assassin, Thief, dan lain-lain adalah sebagian kecil dari banyaknya job yang memiliki inti job Assassin.
Archer memiliki jarak serangan yang jauh dan memiliki serangan yang tinggi, juga memiliki Atk. Spd yang tinggi tetapi memiliki HP yang tipis, lebih tipis dari Assassin. Hunter, Wind Archer, Adventurer, dan lain-lain merupakan sebagian kecil dari banyaknya job yang memiliki inti job Archer.
Mage memiliki serangan magic yang amat kuat, memiliki serangan fisik yang lemah, HP yang lebih tipis dari Archer, dan tidak memiliki pertahanan apapun. Element Mage dan Magic Caster adalah dua job yang memiliki inti job Mage. Pemilik job ini akan langsung diincar oleh Assassin ataupun Warrior jika dalam pertempuran.
Support adalah inti job yang memang jarang ada yang menyukainya. Inti job ini memiliki serangan sihir yang lumayan kuat, HP yang tipis, dan memiliki Mana yang lumayan besar. Priest dan Healer lainnya adalah salah satu job yang memiliki inti job Support.
Selain job-job yang disebutkan, ada juga job yang mengalami Basic Job Hybrid. Sebut saja Flame Knight yang memiliki inti job gabungan Warrior dan Mage, Hunter dan Adventurer yang memiliki inti job gabungan Warrior dan Archer, Claw Knight yang memiliki inti job gabungan Warrior dan Assassin, dan masih banyak lagi.
Para Mage dan Support diletakkan di posisi belakang, para Assassin dan Archer diletakkan di tengah, Warrior dan Tank diletakkan di posisi depan.
Inilah susunan party yang terkenal di Remaist Online. Tetapi ada juga pemain yang mengubah posisi itu, tergantung dari komposisi party mereka.
Mereka akhirnya melanjutkan perburuan dan pada hari itu juga, satu pemain tingkat God akhirnya muncul lagi.
Catatan Penulis:
200 kata lagi, sudah 2.000 kata dalam satu chapter.
Sudah lewat lebih dari empat bulan saya berkarya di Mangatoon dan saya berhasil meraih apa yang sebelumnya selalu saya impikan.
Jika saja kalian mencari kata 'Online' di kolom pencarian, maka kalian mungkin akan menemukan Remaist Online: Return of the legend di urutan nomor tujuh. Mungkin nomor enam kalau di Noveltoon. (Kalau saya tidak salah hitung:v)
Saya berpikir, jika novel ini dibukukan, mungkin akan dibuat menjadi sekitar lebih dari sepuluh buku jika Season 1 ini dijadikan satu buku. (Hal itu gk mungkin sih karena Season 1 saja ada lebih dari 150 chapter, mungkin)
Saya tidak tau kelanjutan dari HP saya ini, akan bertahan sampai cerita ini tamat atau hancur sebelum tamat, saya tidak tau.
Target 60.000 kata dalam satu bulan akhirnya berhasil saya capai setelah saya merilis dua chapter dalam satu hari.
Saya merencanakan 4 Season untuk cerita ini. Dari chapter 1 sampai chapter ini masih Season 1 dan saya tidak tau kapan perang besar di selatan Midvast akan terjadi. (Eh spoiler...)
Saya ucapkan terima kasih untuk beberapa pembaca yang sudah memberi vote untuk novel ini. (Meski masih bertahan di sekitaran rangking 500-700:v)
Saya juga berterima kasih pada beberapa pembaca yang sudah memberitahu saya, dimana saja letak kesalahan ketik di cerita ini.
Saya juga punya rekomendasi chat story yang sangat menghibur di segala umur. Yaitu Gazebo. Kalian bisa langsung cari di kolom pencarian dan saya pastikan kalian akan tertawa karena membaca kepintaran Gazebo yang memang diluar akal sehat.
Satu lagi cerita yang mungkin akan disukai bagi para pembaca cerita genre Isekai. Judulnya adalah Tiga orang Idiot di dunia lain. Kalian juga bisa langsung cari di kolom pencarian dan cerita ini juga lumayan terkenal.
Nah, panjang jadinya. Rekomendasi cerita itu bisa kalian cari dan jangan lupa dijadikan favorit dan beri like sebanyak-banyaknya.
Bagi yang memiliki permainan Mobile Legends dan Identity V, kalian bisa cari nama widiwp_ di dua permainan itu karena nama itu adalah nama akun penulis di dunia Game.
Sampai jumpa di chapter selanjutnya.
Salam,
Rio.
__ADS_1