
Slitherio dan para anggota Guild Sevens kembali ke markas utama dengan kelelahan.
Meski baru bertarung selama kurang dari sejam, pertarungan itu terasa amat melelahkan, termasuk bagi Slitherio yang sudah memiliki 3 kekuatan Spirit sekalipun.
“Baik, apa yang ingin kau katakan disini?” Whu menatap Slitherio dengan tatapan penuh amarah. Ia jelas masih tidak bisa menerima sebagian dari danau buatannya yang hancur sebagian.
“Aku ingin membicarakan tentang Chapter 07...” Slitherio memulai pembicaraan.
Membicarakan tentang Plot of Hell Empire, empat Chapter yang tersisa akhirnya dijadikan satu sejak pembaruan sebelum menaklukan Gate of Beast Hell itu.
Dari yang awalnya sepuluh Chapter akhirnya dipangkas oleh developer Remaist Online menjadi 8 Chapter.
Slitherio membuka menu Plot of Hell Empire yang sudah lama tak pernah ia buka sejak dirinya baru mendapatkan Soul Remaist.
Chapter 01: Magic Cube (Completed)
Chapter 02: Attack (Completed)
Chapter 03: Corruption Nobleman (Completed)
Chapter 04: Deicever Nobleman (Completed)
Chapter 05: Rise of Darkness Soldier (Completed)
Chapter 06: Gate of Hell Beast (Completed)
Chapter 07: Rise of Darkness Empire
Chapter 08: Win the war! (Unlock)
[Chapter 01: Magic Cube
Setahun lalu, Great Dragon Knight Asheuin mencuri sebuah kotak yang berisi jiwa mantan jendral Heaven Empire, FolkChase. Dikatakan bahwa Asheuin membawa kotak tersebut ke pedalaman Midvast dan berdiam disana. Kotak itu bukan lain adalah Magic Cube yang juga berisi seperempat dari jiwa pengikut FolkChase yang juga dikenal sebagai Beast Remaist.
Carilah Magic Cube dan kembalikan ke tempatnya di Sky Empire.
Magic Cube: 1/1 (Note: hanya sang pahlawan saja yang dapat menemukan Magic Cube)]
[Chapter 02: Attack
Sebuah kekaisaran di Midvast akan diserang oleh seseorang yang amat menginginkan kekuasaan di seluruh Midvast.
Hentikan dan berikan kemenangan di pihak kekaisaran.
Kekaisaran: 1/1]
__ADS_1
[Chapter 03: Corruption Nobleman
Seorang bangsawan telah dipengaruhi dan diberi perintah untuk mengacaukan kedamaian di Midvast. Sang bangsawan terus memerangi kerajaan kecil untuk membuat atasannya merasa senang karena kekuatan Midvastakan berkurang olehnya.
Temukan dan hentikan ulah bangsawan itu.
Bangsawan korup: 1/1]
[Chapter 04: Deicever Nobleman
Sebuah ajaran baru telah muncul di Midvast. Keyakinan itu sering disebut ajaran sesat, tetapi tidak sedikit juga yang memuja ajaran itu. Salah satunya adalah kaum bangsawan. Banyak bangsawan yang telah menganut ajaran itu. Ada yang mengatakan kalau dewa yang dipuja di ajaran itu adalah Dewa Kematian. Para bangsawan yang menganut ajaran itu akan dianggap sebagai pengkhianat.
Temukan penyebar ajaran itu dan hancurkan.
Bangsawan pengkhianat: 1/1]
[Chapter 05: Rise of Darkness Soldier
Salah satu dari pengkhianat benua Midvast telah menemukan Crystal Magic Stone dan menyerahkannya kepada sang tetua ajarannya. Sang tetua yang bukan lain adalah Kaisar kedua Hell Empire menggunakannya untuk membangkitkan sekelompok pasukan kegelapan dan memerintahkan pasukan kegelapan itu untuk memporak-porandakan Midvast yang tenang.
Hancurkan pasukan kegelapan untuk menjaga ketenangan di Midvast.
Pasukan Kegelapan: 1.000/1.000]
Setahun sebelumnya, dua bulan setelah kejadian Asheuin yang mencuri Magic Cube, seorang petualang telah menemukan gerbang menuju alam neraka. Petualang itu mencoba masuk dan melihat kedalam. Saat melihat ke dalam, banyak makhluk neraka yang muncul di tempat itu dan langsung mengejar petualang itu. Si petualang yang berhasil lolos akhirnya menyebarkan informasi itu dan tidak ada yang mempercayainya.
Temukan Gate of Beast Hell dan segel gerbang itu.
Gate of Beast Hell: 1/1]
[Chapter 07: Rise of Darkness Empire
Semenjak selesainya Gate of Beast Hell, tujuh jendral Hell Empire akhirnya memutuskan untuk muncul di dunia dan mulai mengacaukan kedamaian di Midvast. Mereka melakukan itu semua atas perintah penguasa Hell Empire.
Temukan Hell Empire dan sebarkan keberadaannya: 0/1]
“Kita sudah sejauh ini dan jika seandainya kita gagal maka setidaknya kita sudah melakukan yang terbaik...” ujar Slitherio setelah membaca seluruh deskripsi Chapter 07.
“Maksudnya?” Zynga mengangkat tangannya, ia masih tidak paham dengan maksud Slitherio, “Sebenarnya apa yang ingin kau katakan?”
“Aku hanya ingin mengatakan kalau yang menjadi prioritas utama kita setelah ini adalah meningkatkan level secepat mungkin dan mencari keberadaan Hell Empire.” Slitherio berkata sambil menepuk meja pelan.
“Benar juga, Hell Empire tidak mungkin membiarkan kita berkembang lebih jauh, aku yakin itu...” ujar Geisha dengan serius.
“Apa lagi setelah melihat kekuatan kita tadi itu...” Ovyx mengelus dagunya.
__ADS_1
Semua orang mengangguk, menyetujui ucapan Ovyx. Yang diam hanya Clover.
“Apa mungkin hanya aku saja yang tidak memiliki kekuatan sedikitpun?” Clover menundukkan kepalanya sampai menyentuh meja.
“Tidak, aku juga tidak memiliki kekuatan yang besar...” Li duduk di sebelah Clover mendengar perkataannya sehingga menepuk pundak Clover.
“Tetapi aku tidak memberikan bantuan apapun pada kalian...” Clover masih tetap pada posisinya.
“Biat begitu keberadaanmu di dunia ini patut kau syukuri, bukan?” Atra menatap Clover.
“Biar begitu...” Clover tak melanjutkan ucapannya.
“Tak ada yang sempurna di dunia ini...” Slitherio menyandarkan punggungnya, ia lalu melanjutkan, “Setidaknya jobmu itu ada gunanya bagi kita dalam pertempuran...”
“Bukankah inti jobmu adalah Support?” Renne bertanya, “Kau akan terus membantuku mendapatkan banyak sekali Potion gratis...”
Ucapan Renne seperti menghibur Clover, “Benarkah?”
“Tak ada yang tak berguna di dunia ini...” ujar Slitherio, “Semua orang disini memiliki perannya tersendiri dalam pertempuran, termasuk kau...”
“Ada alasan kenapa aku mengajakmu masuk ke Guild Sevens...” Slitherio berdiri lalu berjalan ke dekat jendela, membingungkan semua orang yang ada disana.
“Alasan kenapa aku mengajakmu masuk ke Guild Sevens bukan lain adalah agar kau semakin kuat.” Slitherio membuka jendela yang sejak tadi tertutup itu.
“Apa yang terjadi jika seandainya kau tidak masuk ke Guild Seven” LoghSeveria menatap Slitherio.
“Mungkin kau pasti akan berada di dalam kota kecil dan tidak akan mengetahui yang disebut dengan pertarungan...” Asvi tersenyum lebar.
“Ada juga alasan kenapa guild ini dinamai Guild Sevens...” Naze ikut berbicara, “Karena pendiri guild ini ingin menguasai dunia, seperti keinginan Slitherio itu...” Naze lalu menatap Slitherio.
“Sevens, jika 's'nya dihilangkan maka akan menjadi Seven, Seven berarti tujuh...” Atra berbicara sendiri, ia lalu bertanya pada LoghSeveria, “Apa arti dari nama Sevens itu?”
“Seven artinya tujuh, dan itu mewakili kami para pembuat guild ini...” LoghSeveria menjawab dengan sedikit membusungkan dadanya, “Kami itu adalah para anggota Squad N5S.”
“Oh, kalian para pendiri Guild Sevens adalah para anggota Squad N5S?” Whu jelas terkejut dengan cerita LoghSeveria.
“Benar, dan seharusnya kalian bisa menebak identitas Slitherio dulu sebelum menjadi Flame Sword Emperor?” Lynx tersenyum lebar.
“Sudah, dan seharusnya kalian menyemangati Clover, bukan membanggakan kehebatan kalian di masa lalu itu...” Riana mengayunkan tangannya.
“Yakinlah, kalau dalam dirimu itu, kau masih memiliki keinginan terdalam yang ingin kau capai disini...” ucap Slitherio sambil menatap keluar.
Angin berhembus pelan, masuk ke dalam ruangan dan menyejukkan hati. Diluar sudah hampir sore, langit juga semakin berwarna jingga.
“Setidaknya, itulah tujuan yang harus kau raih saat di dunia ini. Dan kau jangan menyia-nyiakan kesempatanmu berada di dunia fantasi ini...” ujar Slitherio sebelum berbalik dan tersenyum lebar pada semua orang disana.
__ADS_1