
Slitherio menatap pertempuran yang terhenti karena dirinya dan kedua temannya datang. Tidak ingin mendapatkan masalah, Slitherio melirik Atra dan Whu yang menunggu di dekatnya.
Slitherio melirik mereka dan mengalihkan pandangannya ke pasukan lawan. Ia terus melakukan hal yang sama sampai Atra dan Whu tidak paham.
“Katakan saja apa yang ingin kau katakan!” Seru Atra sambil mengeluarkan cakarnya.
“Aku hanya meminta kalian menyerang pasukan itu, kenapa kalian tidak paham?” Ucap Slitherio dengan wajah kebingungannya yang tersembunyi di balik topengnya.
“Yeah, ini yang kutunggu!” seru Whu kemudian menarik tongkatnya dan melesat dengan kecepatan tinggi ke arah pasukan lawan. Atra mengikuti sambil melepaskan beberapa skill yang membuatnya melesat cepat ke arah lawan.
Slitherio menghunuskan pedangnya kemudian ikut menyerang bersama Atra dan Whu. Pemandangan itu menyadarkan Serioza bersama pasukannya bahwa tiga pemuda yang datang itu berada di pihak mereka, jadi mereka melanjutkan pertarungannya dengan lawan mereka barusan.
Slitherio terus menyerang dengan kombinasi Flame Sword Technique dan Flame Warmage Technique, sedangkan Whu sudah mengeluarkan lima clon dirinya dan Atra sudah membantai puluhan Orc yang tidak mampu bertahan lebih dari sepuluh serangan darinya.
Kombinasi ketiganya berhasil membuat pasukan Orc yang maju kembali mundur melihat aksi ketiganya yang sudah membantai lebih dari seratus teman mereka.
“Dengan mencapai Intermediate aku bisa berubah menjadi setengah serigala utuh.” Atra menyimpan cakar mekaniknya dan merubah wujudnya menjadi Werewolf seutuhnya.
“Dengan mencapai tingkat Intermediate, kita juga bisa berubah menjadi wujud kita juga.” Slitherio membentangkan sayap api miliknya, api yang ada di sayap itu melepaskan aura yang luar biasa panasnya.
Atra berubah menjadi Werewolf yang memiliki bulu berwarna perak yang menjadikan cakar serigala sebagai senjatanya.
Whu berubah menjadi manusia dengan alis yang panjang berwarna hitam. Rambutnya berubah warna menjadi hitam keemasan.
Dengan cepat, mereka kembali maju melawan pasukan lawan yang masih diambang ketakutan. Disisi lain, pasukan berjirah biru merasa kagum melihat penampilan ketiganya.
Andaikan Slitherio, Atra, dan Whu tidak berada di pihak pasukan berjirah biru, pasukan lawan pasti sudah mengerumuni mereka bertiga.
Sang pemimpin pasukan berjirah bukan lain adalah Serioza, Despian, dan Lyne. Mereka bertiga terpana melihat penampilan ketiga orang yang datang membantu.
“Hmph, kalian kira berhasil memanggil bantuan? Aku juga memilikinya.”pemimpin pasukan lawan bukan lain adalah Zen Oryokoza. Ia mengangkat tangannya dan mengeluarkan sebuah sinyal berupa cahaya berwarna merah darah.
“Sinyal itu, artinya adalah bahaya...” gumam salah satu bawahan Zen, yaitu Fisvion.
__ADS_1
“Kalian tunggu saja.” Zen menurunkan tangannya, mengangkat tangannya yang menggenggam tombak, “Hari dimana Sky Empire akan berubah menjadi sejarah...”
Zen tertawa lantang, tawa yang menyiratkan kegembiraan ditambah tawa menyedihkan.
“Aku tak pernah melihat Zen seperti ini...” ucap salah satu bawahan Zen, teman Fisvion, yaitu Fadexion.
“Mungkin, kita tidak akan pernah mendapatkan pertarungan seperti ini di sisa hidup kita...” ucap Fadexion sambil tertawa kecil. Ia mengangkat pedangnya kemudian meraung keras.
Fisvion mengangkat senjatanya yang berupa kapak hitam dan meraung keras, raungan menyiratkan kekuatan dari pejuang yang haus akan pertarungan.
Mereka bertiga menyerang Serioza dan kedua jenderalnya secara beringas, membuat mereka bertiga kewalahan, “Ini sama saja seperti melawan tiga makhluk haus akan darah dan pertarungan...” batin Serioza.
Sementara itu, Slitherio, Atra, dan Whu melompat mundur sambil mengatur napas mereka. Meskipun terlihat keren, sebenarnya tubuh mereka tidak mampu melanjutkan pertarungan setelah menempuh perjalanan panjang dari Underworld Empire menuju Everest Mountain.
“Aku... Akan melepaskan... Stamina Flame...” ucap Slitherio sambil mengeluarkan secuil api dan sebotol Potion.
Slitherio menuangkan Potion itu dan api yang ada di tangan Slitherio membesar.
Slitherio berseru kemudian menapakkan tangannya di tanah, seketika tanah menjadi lautan api, api menyambar para Sky Knight dan Serioza bersama kedua jenderalnya.
Tubuh mereka bergetar sejenak sebelum kekuatan mereka meningkat sedikit dan juga kelelahan yang tadi mereka alami seketika menghilang.
“Habisi para pengganggu!”
Seruan Slitherio membuat Sky Knight tersadar dari lamunannya dan melanjutkan pembantaian pasukan lawan.
Saat ini, pasukan lawan berhasil di kurangi separuh dari jumlah awalnya.
Slitherio meninggalkan kedua temannya dan melesat menuju tempat Serioza sedang bertarung. Ia mengangkat Serioza dengan kedua tangannya dan mengajaknya menjauh.
“Apiku hanya akan bertahan selama dua puluh detik, gunakan kesempatan yang ada untuk menghabisi lawan.” Ucap slitherio kepada Serioza ketika mereka berada di tempat yang sedikit jauh dari tempat pertarungan.
Serioza mengangguk, “Siapa namamu?” tanya Serioza yang dibalas oleh gelengan.
__ADS_1
“Jangan tersinggung, bukan saatnya aku mengenalkan diri dalam situasi begini...” sahut Slitherio sambil memandang ke medan pertarungan.
“Bagaimana caraku menghubungimu nanti?” tanya Serioza.
“Aku nanti akan berkunjung ke tempatmu nanti...” Slitherio berkata demikian sebelum terbang kembali ke tempat pertarungan.
Pertarungan masih berlanjut, Zen disisi lain mendapat banyak luka memar karena terkena pukulan palu Serioza.
Sebaliknya, beberapa guratan tercipta di Jirah milik Serioza dan kedua jenderalnya. Kondisi mereka berbanding jauh dengan kondisi tubuh Zen dan kedua bawahannya.
Kondisi tubuh Zen dan kedua bawahannya sangatlah parah, luka di sekujur tubuh ditambah berat senjata mereka membuat kondisi mereka lah yang paling parah.
Mereka membuat jarak lagi dan mengatur napas mereka. Mereka melihat langit yang mulai gelap ditambah bulan yang muncul berwarna merah darah.
“Tidak, pertanda buruk...” gumam Slitherio pelan.
Fenomena bulan darah ini disebut sebagai Blood Moon Bless, berkah bulan darah. Jika bulan ini muncul, berkah besar bagi makhluk bawahan FolkChase dan ras seperti Dracula atau Vampir. Hal yang sebaliknya menjadi pertanda buruk bagi manusia dan beberapa ras seperti Elf, Ilith, Moon Elf, dan sebagainya.
Fenomena ini hanya muncul setahun sekali dan setiap kemunculanya biasanya mengartikan awal dari suatu kejadian besar.
Fenomena yang paling mirip dengan Blood Moon Bless adalah Full Moon Curse, kutukan bulan penuh.
Jika pada Blood Moon Bless para makhluk bawahan FolkChase akan menjadi kuat, hal sebaliknya akan terjadi pada fenomena Full Moon Curse, yaitu tubuh mereka akan melemah. Sebaliknya, pada manusia dan beberapa ras akan menjadi kuat.
Bulan berubah menjadi semerah darah, pekat dan auranya mencekam bagi manusia seperti Serioza bersama pasukannya, disisi lain bagi Slitherio, Atra, dan Whu aura ini terasa menyejukkan.
Mata Atra berubah menjadi merah dan tubuhnya bertambah besar. Rambut di tubuh Whu memanjang, berubah warna menjadi hitam kemerahan. Hanya Slitherio yang tubuhnya tidak mengalami perubahan berarti.
Catatan Penulis:
**Ada yang penasaran dengan wujud Whu ketika terkena Blood Moon Bless?
Bayangkan versi lama Hero Sun di Mobile Legends:Bang-Bang** :)
__ADS_1