Remaist Online: Return Of The Legend

Remaist Online: Return Of The Legend
26. Pertanyaan FolkChase


__ADS_3

Begitulah gejala yang aku miliki sekarang...” Ryan menjelaskan masalah kesehatannya pada dokter yang menerimanya.


Untungnya dokter ini sudah sering mendengar gejala serupa dari para pemain Remaist Online yang berkonsultasi kepadanya.


Ryan diberikan sebuah resep pil yang bernama pil gizi yang berguna untuk mempertahankan kemampuan pemain agar tidak cepat lelah seperti gejala yang dialami Ryan.


“Gejala ini biasa dialami seseorang jika ia jarang memakan makanan yang bergizi, jadi aku memberikan pil ini agar gizi yang dimiliki tubuhmu tetap ada meskipun kau sudah tidak makan berhari-hari.” Ucap dokter itu ketika ia memberikan resep itu.


Ryan pamit kemudian pergi ke apotek untuk mengambil pil yang dimaksud. Pilnya sangat kecil, hanya saja khasiat yang terkandung sangatlah besar.


Ryan pulang dan mencoba mengonsumsi pil itu. Tentunya sesuai arahan dokter, mengonsumsinya setelah makan.


Sekujur tubuh Ryan terasa bertenaga lagi, ia pun menyesuaikan diri sebelum tersambung lagi dengan Remaist Online.


***


Slitherio membuka matanya dan menemukan dirinya masih di kediaman FolkChase dan kini dia sudah ditunggu oleh Atra dan Whu disana.


“Hoi, Slitherio kau dipanggil oleh senior ke dalam.” Panggil Whu ketika Slitherio sudah terbangun sempurna.


“Kenapa?” tanya Slitherio.


“Senior berkata ada yang ingin dibicarakan denganmu.” Sahut Whu kemudian melanjutkan melihat-lihat sekitar kediaman FolkChase bersama Atra.


Slitherio berjalan menuju rumah yang tepat berada di belakang tempat Magic Cube diletakkan.


Begitu ia menapakkan kakinya di rumah itu, seorang perempuan tua menyambut kedatangan Slitherio.


“Halo, pendekar. Siapa namamu?” tanya perempuan itu sambil memajukan kepalanya mendekati Slitherio.


“Eh, namaku Slitherio. Kau siapa?” tanya Slitherio kebingungan.


“Oh, aku lupa. Namaku July, mantan jenderal Heaven Empire dan istri dari FolkChase. Aku diminta menyambutmu karena FolkChase sedang makan di dalam.” July berkata sambil mengajak Slitherio ke ruang makan.

__ADS_1


Slitherio mengikuti dan terciumlah aroma makanan yang sangat kuat berasal dari ruang makan. “Mari.”


Slitherio masuk dan terlihatlah seorang laki-laki sedang makan dengan santai seolah setiap hari ia dapat memakan makanan yang sama.


“Aku ingin tau apa yang ingin dibicarakan FolkChase denganmu. Mungkin tentang gurumu.” July berbisik di telinga Slitherio dan ucapannya membuat Slitherio kebingungan.


Slitherio kebingungan kemudian bertanya sambil berbisik, “Darimana kau tau hal itu?”


“Benar ya? Padahal aku hanya menebaknya saja...” July mendorong Slitherio memintanya duduk di depan FolkChase.


Slitherio duduk dan diam menatap FolkChase yang sedang makan.


“Kau... Ajaklah teman-temanmu yang diluar untuk ikut makan disini. Makanan yang dibuat terlalu banyak.” Pinta FolkChase kemudian melanjutkan makannya.


Slitherio segera mengirimkan pesan pada Whu untuk mengajak Atra masuk ke dalam.


Tak lama, Atra dan Whu datang dengan wajah yang sangat senang. Mereka menghampiri Slitherio dan Slitherio menyuruh keduanya duduk di dekatnya.


“Yang ingin kubicarakan denganmu adalah tentang gurumu, Zon...” FolkChase memulainya setelah Slitherio dan kedua temannya selesai makan.


“Tentang?” tanya Slitherio.


“Sudah setahun sejak terakhir ia kemari, setahun setelahnya malah muridnya yang datang...” FolkChase berbicara dengan pelan, “Bisa kau ceritakan bagaimana kalian bertemu?”


Slitherio masih dalam dilema, apakah ia akan mengatakan dirinya dari dunia seberang atau dirinya harus berbohong soal asalnya.


“Tidak perlu mengatakan asalmu, aku sudah tau kau dari mana...” FolkChase mengambil gelas dan mengisinya dengan air kemudian meminumnya, “Kau bukan berasal dari dunia ini. Kau berasal dari dunia lain. Kau terhubung dengan dunia ini dengan sebuah alat sihir, benar bukan?” 


Slitherio terdiam mendengarnya, begitu juga dengan Atra dan Whu.


“Bagaimana aku tau? Aku tau karena aura milik kalian bertiga tidak mirip dengan aura penduduk asli dunia ini, aku mengambil kesimpulan tersebut setelah aku merasakan dua aura yang berbeda antara Asheuin dan kalian bertiga.”


“Sungguh, aku tidak paham kenapa kalian menyerang para Beast Remaist yang tidak pernah mengganggu kalian. Malahan, kalian yang mengganggu kami dan menyalahkan kami semua atas seluruh serangan yang terjadi di dunia ini.” 

__ADS_1


Slitherio terdiam mendengar hal itu, bahkan ia mulai menunduk menahan perasaan yang selalu ia pertanyakan.


“Kau benar, kami memang melakukan itu untuk menyelesaikan sebuah permasalahan di dunia ini...” Slitherio memulai ucapannya.


“Kami hanya datang untuk membantu kalian menghadapi serangan tersebut...” sambung Whu.


“Dengan kemampuan kalian, aku ragu kalian mampu mempertahankan dunia ini dari serangan itu...” Atra juga ikut berpendapat.


“Kalian tidak sepenuhnya salah dan juga kalian tidak sepenuhnya benar. Memang kemampuan kalian ada diatas kami, masih ada beberapa makhluk yang melindungi dunia ini sembunyi-sembunyi.” FolkChase berkata dengan sangat yakin.


“Heaven Dragon, Nine Tailed Fox, King Monkey, Sky Dragon, Earth Dragon, Wind Wolf, Two Headed Lion, Blood Eagle, Sea Bird, Snow Leopard, dan Fang Storm Cat.Ada lagi beberapa tetapi ia berkhianat dan memilih mendukung Hell Empire, ialah Hell Dragon, Behemoth, Whazard, Lava Bird, dan King Cobra.”


Slitherio terdiam mendengar nama-nama yang disebutkan FolkChase. Ia bisa melihat bahwa keseluruh nama itu memiliki kekuatan yang sangat besar. Dan juga, seluruh nama tersebut adalah bagian dari Soul Remaist World Ruler!


“Beberapa dari mereka adalah mantan jenderal dari kekaisaran teragung, terkuat, dan terhormati dari seluruh kekaisaran yang ada, Heaven Empire.” Ucap FolkChase dengan bangga.


“Jika kalian bagian dari kekaisaran terkuat, dimana kekaisaran itu berada?” tanya Slitherio sambil tersenyum lebar.


“Kekaisaran tersebut mundur dari urusan duniawi dan memilih melepaskan diri dari urusan tersebut. Kini seluruh kekaisaran berada di atas langit... Sesuai nama, Heaven yang artinya surga.” FolkChase menutup penjelasannya dengan menitikkan sedikit air mata.


“Giliranku bercerita...” Slitherio berdeham sejenak sebelum bercerita tentang pertemuannya dengan Zon.


Dimulai dengan pertemuannya dengan Zon di hutan, perjalanan mereka di hutan, pelajaran Zon, cerita Zon tentang masa lalunya, dan cara bagaimana ia bisa mendapatkan kekuatan Zon.


“Guru berkata bahwa keinginan terakhirnya adalah melihat dunia yang sangat damai, jauh dari peperangan, nampaknya itu masih sangat jauh untuk kucapai...” Slitherio mengakhiri ceritanya.


“Mereka berdua ini mendapat Soul Remaist dengan cara membunuh Beast Remaist.” Slitherio menunjuk Atra dan Whu yang dibalas dengan senyuman canggung dari mereka berdua.


July dan FolkChase menatap mereka berdua dengan tajam, hingga membuat Atra dan Whu merinding melihatnya.


“Rioz masih bisa kuterima alasan kenapa ia tewas, tapi Shoun? Bagaimana bisa ia tewas di hadapan kalian bertiga?!” FolkChase berkata dengan keras.


“Dia itu memiliki pencapaian yang tinggi soal tongkat emasnya itu, dia sudah mencapai tingkatan Master untuk kemampuan jurusnya, sedangkan berdasarkan kekuatan biasa dia sudah hampir mencapai Master. Sulit untuk kupercaya.”

__ADS_1


Slitherio dan Atra tersenyum canggung mendengarnya, “Itu artinya kita sangat kuat bukan?”


FolkChase terdiam kemudian menoleh ke suatu arah, “Kita... Diserang.”


__ADS_2