Remaist Online: Return Of The Legend

Remaist Online: Return Of The Legend
170. Kisah dari FolkChase - Season 2 (End)


__ADS_3

“Phoenix?” Slitherio menaikkan alisnya.


“Benar, ada satu jenis Phoenix yang dianggap memiliki kekuatan yang amat tinggi.” FolkChase menatap semua orang.


“Phoenix itu memiliki elemen yang berlawanan dengan elemen Phoenix Api, yaitu Phoenix Es.” Lanjut FolkChase.


“Es?” Whu yang sering mendengar kisah tentang Phoenix tentu sulit menerima jenis Phoenix satu ini.


“Memang sulit kalian terima, tetapi mereka benar-benar ada...” FolkChase menunjuk Slitherio, “Dan Fire Phoenix dan Ice Phoenix bisa melakukan penggabungan...”


“Mana bisa!” Slitherio menepuk pundak FolkChase lalu menggenggamnya dengan erat.


“Tapi benar-benar ada tekniknya, kok...” FolkChase mengangkat tanga Slitherio, “Kalian bisa mencarinya di Gods Island...”


“Asal usulnya?” Atra mengangkat tangannya.


“Jadi begini...” FolkChase lalu terlihat berpikir keras. 


Semua menunggu FolkChase bercerita, tetapi tak kunjung jadi. LoghSeveria yang penasaran lalu bertanya, “Halo?” ia mengayunkan kedua tangannya di depan wajah FolkChase.


“Ehm, begini ceritanya...” FolkChase berdeham sejenak sebelum mulai bercerita.


Beberapa dekade setelah Twelve First Gods membuat ras keturunan mereka dan penduduk Midvast mendirikan tiga kekaisaran, dua ras abadi saling menyukai dalam diam.


Kedua ras itu adalah Phoenix dan Frosty. Ras Frosty terkenal akan kekuatan dahsyat elemn Esnya dan tidak ada yang bisa menandinginya, kecuali api dari Phoenix.


Saat itu, Phoenix menjadi ras abadi yang paling kuat karena hanya sedikit ras abadi lainnya memiliki elemen yang mampu mengalahkan elemen Api. Sebut saja Angin, Air, dan Tanah.


Api memiliki kemampuan untuk mengalahkan segala jenis elemen, yaitu Es, Kayu, Kegelapan, Logam, dan Racun. Racun disini mampu dinetralkan dengan api suci dari ras Phoenix. Logam dapat dilelehkan dengan api suhu tinggi dari ras Phoenix.


Sebab itulah ras Phoenix dianggap sebagai ras terkuat di Midvast. Ada yang mengagumi mereka, ada juga yang membenci mereka.


Ras Frosty termasuk yang membenci ras Phoenix dan salah satu dari mereka ada yang jatuh cinta dengan salah satu dari ras Phoenix.


Cerita ini dimulai saat kedua orang itu bertemu dengan tidak sengaja di White Lotus Lake. Keduanya saling tatap dalam diam kemudian perempuan dari ras Frosty maju menyerang laki-laki dari ras Phoenix.


Keduanya bertarung dan dimenangkan oleh laki-laki dari ras Phoenix. Laki-laki itu membantu Frosty itu berdiri dan berkata, “Kau cantik...” lalu menghilang.


Perempuan dari ras Frosty itu mematung saat mendengar itu. Ia lalu kembali dan entah apa yang terjadi, ia selalu memikirkan tentang laki-laki itu.


Karena tak ingin terus memikirkan hal itu, perempuan itu lalu kembali ke White Lotus Lake dan bertemu lagi dengan laki-laki itu.


Kali ini, perempuan itu berkata, “Kau berhasil membuatku mengingatmu hanya dengan kata-kata itu...” dengan nada pelan.

__ADS_1


Laki-laki itu tersenyum lebar lalu berkata, “Aku menyukaimu...”


Perempuan itu lalu terdiam, saat ia melihat laki-laki itu, laki-laki itu sudah menghilang.


Ada satu aturan yang tidak boleh dilarang oleh para ras abadi. Yaitu antara ras abadi dengan ras abadi lainnya tidak boleh terikat dengan suatu pernikahan. Hal itu dianggap tabu.


Hanya diperbolehkan menikahi seseorang dari ras yang sama. Tidak boleh berbeda dan itulah yang dilanggar oleh kedua orang itu.


Mereka menikah diam-diam dengan menyembunyikan identitas asli mereka dan kabur dari Midvast. Setelah itu, sebuah kabar terdengar ke seluruh Midvast tentang dua orang ini yang saling menyukai.


Tetapi tak ada yang ingin mendengarnya dan melupakan hal itu sampai pada akhirnya kisah yang sama terulang lagi tiga tahun kemudian.


Karena menyukai ras abadi lainnya adalah tabu, kedua orang itu dibenci, bahkan diusir dari Midvast.


Keduanya tersenyum saja dan pergi meninggalkan Midvast untuk mencari dua orang pendahulu mereka yang bertempat tinggal di Benua Eastest.


Mereka lalu bertemu dan bertetangga dengan damai. Setelah itu, puluhan tahun berlalu.


Sebuah ras baru terdengar di seluruh dunia tentang keberadaan ras yang mirip dengan Phoenix, yaitu Ice Phoenix.


Karena tidak ingin memiliki nama yang sama dengan ras itu, ras Phoenix lalu menambahkan kata Fire dalam nama ras mereka dan jadilah Fire Phoenix menjadi nama ras abadi yang baru yang sebelumnya hanya bernama Phoenix saja.


Puluhan bahkan ratusan tahun kembali berlalu, kejadian yang sama hampir terulang lagi. Seorang laki-laki ras Fire Phoenix bertemu dengan perempuan dari ras Ice Phoenix. Laki-laki itu bernama Zon.


Zon pernah sekali bertemu dengan perempuan dari ras Ice Phoenix dan mencoba bergabung dengan perempuan itu.


“Hasilnya adalah...” FolkChase melanjutkan ceritanya.


Penggabungan itu berhasil. Zon yang sebelumnya tak terlalu kuat sekarang menjadi kuat karena bergabung dengan Ice Phoenix.


Wujud mereka saat bergabung adalah seekor burung yang memiliki separuh tubuh berwarna merah dan separuh lagi berwarna biru. Bisa dibilang wujud mereka itu aneh.


Setelah mereka memisahkan diri, perempuan itu lalu menghilang dan Zon juga menghilang dari muka bumi. 


Bukti tentang penggabungan ini ditulis oleh FolkChase kemudian mengirimnya ke Gods Island untuk disimpan disana agar lebih aman.


Slitherio menepuk dahinya, kakinya sudah pegal karena kebanyakan berdiri selama hampir dua jam karena mendengar cerita FolkChase.


“Apa kalian mempercayai ceritaku?” tanya FolkChase. Semua menggeleng, kecuali Atra, Whu, dan Riana.


“Sudahlah, selanjutnya tentang rahasia Triangle Sea itu...” 


Triangle Sea sebenarnya dikuasai oleh empat makhluk kuat yang memiliki tubuh yang besar.

__ADS_1


Mereka adalah Whazard, Kraken, Black Eye Whale, dan White Shark. Mereka dianggap sebagai penguasa Triangle Sea yang kejam.


Bernama Triangle Sea karena laut yang bernama ini berbentuk segitiga. Ujung timurnya adalah Gods Island sendiri, ujung utaranya adalah sebuah pulau bernama Purple Crystal Island, dan ujung baratnya adalah pukau yang menjadi tempat berdirinya salah satu istana kekaisaran terbesar di Midvast, yaitu Ocean Empire.


Wilayahnya amat luas dan menyimpan banyak misteri. Karena misternya itulah, tak ada lagi manusia dari Midvast yang berhasil sampai di Gods Island itu sampai sekarang.


“Tapi, bagaimana ceritanya Twelve First Gods bisa sampai disana?” Whu yang mendengar cerita tentang para manusia yang berhasil mencapai Gods Island bertanya.


“Dengan kekuatan mereka...” jawab FolkChase, “Kekuatan mereka amatlah hebat, bahkan sampai mampu menahan 95% tekanan dari Tuhan sekalipun...”


Jawaban FolkChase membuat semua orang bergetar saat membayangkannya saja. Bisa menahan kekuatan Tuhan? 


“Sulit...”


“Mustahil...”


“Tak ada yang mustahil...” FolkChase berdeham lagi, “Kalian itu sudah melampaui kemampuan Twelve First Gods saat seusia kalian dan kalian harus melampaui mereka semua...”


Setelah berkata begitu, FolkChase menarik napasnya dan menghilang, meninggalkan Slitherio dan teman-temannya dalam diam.


“Sulit?” tanya Slitherio memecah sepi.


“Aku rasanya ingin mundur saja...” FastStone menaikkan tangannya. Slitherio melesat dan menurunkan tangannya.


“Tidak, keputusan tidak boleh diubah dan kita akan berangkat seminggu lagi...” ujar Slitherio sambil tersenyum tipis.


**Season 2 - Remaist Online - (End of Hell Empire Plan) - The End.


Catatan Penulis**:


Season 2 berakhir dengan jumlah chapter sebanyak 19 chapter dan jumlah kata sebanyak 22.075 kata.


Panjang season ini bahkan lebih pendek dari petualangan Slitherio mencari Magic Cube sekaligus mengembalikannya ke Everest Mountain. Sulit untuk mengatakan bagian ini sebagai season mengingat pendeknya season ini.


Tapi seperti yang saya jelaskan sebelumnya, kalau saya ceritakan secara detail kejadian selama enam bulan itu, mungkin akan berlangsung banyak dan keburu kuota saya habis cuma untuk menulis season ini.


Season 3 akan saya lanjutkan besok pagi dan mungkin akan saya ceritakan lebih detail lagi. Chapter selanjutnya mungkin akan berisi detail dari kekuatan karakter Slitherio.


Dari Season 2 ini, ada satu genre tambahan yang tak bisa ditambahkan ke genre novel. Yaitu genre Romantis. Mungkin ada yang penasaran, tetapi ada juga yang tidak. Penambahan genre ini karena isi dari chapter 168 yang membuat novel ini memiliki genre tambahan.


Saya masih meminta pembaca untuk mencari kesalahan dalam penulisan dan jangan lupa untuk mendukung penulis dengan beberapa hal sederhana.


Sampai jumpa di season selanjutnya.

__ADS_1


Salam,


Rio.


__ADS_2