Suamiku Tak Pernah Mencintai Ku

Suamiku Tak Pernah Mencintai Ku
10. Kapan akan memberi kami cucu


__ADS_3

"Terus apa yang harus gue lakukan sekarang din, setiap berhadapan dengan Yulia gue bingung bagaimana harus bersikap. gue terlalu kaku, bahkan menyentuhnya gue belum bisa din.." Faisal kembali bertanya pada sahabat nya itu..


"Loe harus membiasakannya sal, dari mulai hal yang terkecil.. menciuminya barang kali,.. atau ajak dia ngobrol paling tidak loe harus sering interaksi dengan yulia sal.." dijawab nya oleh Dino memberi saran pada Faisal agar sering-sering memperhatikan istrinya..


"Ya, akan gue coba.. thanks ya brow, gue sedikit lega sekarang.. loe emang sahabat gue yang terbaik.." ucap Faisal sambil menepuk bahu sahabat nya..


"Yeee, terimakasih doang... itu gak gratis sal, loe harus membayar nyaa" gurau Dino yang membuat Faisal menyerengit kan keningnya..


"Resee Lo Din,, gitu aja pakai perhitungan segala... Ya deh ntar gue traktir Lo batagor depan rumah sakit.. hehehe.." tampak Faisal terkekeh.


"Ya udah pulang Sono gih, jam kerja dah habis.. ajak istri Lo makan malam romantis kek, atau jalan-jalan dipasar malam dekat alun-alun.." usir Dino pada Faisal agar cepat pulang dan menjalankan misinya..


" Waduh iya, gue lupa Din, gue ada janji sama Yulia mau berkunjung kerumah mertua gue.. gue cabut dulu ya brow.." pamit Faisal yang ingin bergegas pulang karena dia berjanji akan pulang cepat pada Yulia..


Setelah keluar ruangan dino Faisal menuju ruangan nya untuk mengambil tas dan jas nya. kemudian dia menuju parkiran untuk mengambil mobilnya dan langsung tancap gas menuju rumah nya..


Sesampainya dirumah Faisal langsung masuk kerumah karena pintu tidak dikunci. Faisal terhenti ketika melihat istrinya yang sudah duduk di ruang tamu untuk menunggu kedatangan nya..


"Assalamualaikum yu,, maaf ya mas pulang terlambat,,tadi ada urusan mendadak" salam Faisal dan menuju istrinya yang masih duduk.


"Gak papa mas, ya udah mas mandi dulu. aku siapkan bajunya ya.." dijawab oleh Yulia sembari membawa tas dan jas suaminya. Lalu mereka menuju ke kamar. Sementara Faisal menuju ke kamar mandi dengan melupakan handuknya. Faisal membuka pakaian nya, dan segera menyiram tubuhnya.

__ADS_1


sesaat setelah mandinya selesai dan hendak mencari handuk nya, namun tak kunjung dia temui, dia baru ingat kalau dia melupakan handuknya. Dengan perasaan tidak enak akhirnya dia meminta tolong kepada istrinya untuk mengambil kan handuknya..


"Yul, mas lupa g bawa handuk.. tolong ambilkan ya.." suara Faisal terlihat terbata-bata ketika menyuruh istrinya untuk mengambil handuknya..


"Oh iya mas, Yuli ambilkan ya.." Jawab Yulia lalu mengambil handuk di ruang ganti dan langsung menyerahkan kepada Faisal. Yulia membuka sedikit pintu kamar mandi untuk menyerahkan handuknya pada Faisal. " Ini mas, handuknya" Faisal pun segera meraihnya" terimakasih y yul..." ucapnya canggung..


jantung Yulia yang sudah berdebar-debar terpaksa berhenti dengan sikap Faisal yang masih saja canggung. Padahal mereka menikah sudah sebulan lebih. tapi ya sudahlah mau bagaimana lagi toh dia juga sudah berjanji akan menunggu sampai suaminya siap dan menerima dia dengan sepenuh hati nya..


Setelah selesai mengganti pakaian Faisal yang sudah rapih, turun ke lantai bawah untuk mengajak berangkat Yulia menuju kerumah orang tuanya..


"Yul,, kita naik motor aja ya.." ucap Faisal menggandeng tangan Yulia menuju tempat parkir..


" wahh, bakalan seru nih, iya mas Yuli mau..aku malah seneng mas bisa dibonceng sana mas. biar kayak di tv tv itu loh mas.. bisa meluk mas dari belakang.." ujar Yulia kegirangan sambil membayangkan betapa romantisnya dia dan Faisal nanti...


setelah selesai memakai helm Faisal segera melajukan motornya menuju ke rumah mertuanya. setelah beberapa menit kemudian mereka sampai di rumah orang tua Yulia. Mereka disambut hangat oleh keduanya, mama dan papa Yulia. Setelah selesai berpelukan mama mengajak mereka masuk kedalam. sebelum mereka makan malam bersama mereka melaksanakan shalat Maghrib berjamaah Karena waktu sudah masuk sholat Maghrib..


setelah selesai sholat mereka menuju ke ruang makan untuk segera menyantap makanan yang sudah tersaji dimeja makan tersebut.


"Nak Faisal, gimana pekerjaan nya dirumah sakit?? " tanya papa membuka percakapan mereka..


"Alhamdulillah berjalan dengan lancar pa.." jawab Faisal singkat

__ADS_1


"Terus kuliah kamu gimana nak,??" tanya papa lagi..


"Untuk sementara ini Faisal mau berhenti dulu pa, karena pasien sangat banyak. Dan dokter yang ada kualahan pa,, Faisal saja harus sering lembur sekarang.. apalagi kalau Sabtu Minggu seharusnya libur, karena jumlah pasien yang meningkat jadi Faisal harus masuk kerja pa.." Faisal menjelaskan kegiatan nya dirumah sakit..


"apa gak sayang mas, sebentar lagi kan selesai.." Kini Yulia ikut bicara


"Iya nak, apa gak sayang" mama mengulang pertanyaan Yulia


"Gak Yul, ma, nanti kalau kondisi nya sudah memungkinkan lagi Faisal akan kembali kuliah. Lagian Faisal mau nabung ma buat beli rumah untuk kami berdua. Biar gak ngontrak lagi" jelas Faisal kepada istri dan mertua nya..


"Ya sudah terserah kalian saja, kami sebagai orang tua mendukung mana yang terbaik buat kalian.." papa menimpali..


"La terus kapan kalian akan memberi kami cucu??" tanya mama lagi, yang membuat Yulia dan Faisal terkejut dengan pernyataan mamanya


"Ughuhkkkkj"


bersambung


happy reading ya gaessss


jangan lupa tinggalkan jejak nya ya

__ADS_1


makasih 😘😘😘😘


__ADS_2