
Seorang perempuan berjalan arah pulang kerumahnya, dia begitu kecewa lagi-lagi suaminya lupa dengan janjinya. Saat ia akan pergi meninggalkan taman itu, sekelebat dia melihat sosok yang tak asing baginya. Perempuan itu mengikuti arah dimana sosok orang yang ia kenali berjalan..
"Mas.. Faisal.. ternyata dia datang..." Yulia begitu senang melihat Faisal akhirnya datang menepati janjinya. Dia berjalan ke arah Faisal yang sedang duduk di bangku yang tadi sempat ia duduki.
"Mas...." Sapa Yulia lirih, ada rasa haru dalam hati Yulia, saat dia tahu suaminya begitu bingung mencari keberadaan nya.
Faisal yang mendengar suara itu, seperti suara Yulia, dia hanya tersenyum getir. Dia merasa kalau sekarang ini sedang berhalusinasi mendengar suara Yulia.. Yulia yang tidak mendapat respon dari Faisal, akhirnya mendekati Faisal. Kini Yulia sudah berada dihadapan Faisal. Faisal yang tersadar ada sepasang kaki yang dia lihat, dengan perlahan dia mendongakkan kepalanya ke atas. Faisal tersenyum saat melihat wajah yang sedang ia cari...
" Yul.. ini kamu..." Faisal langsung berdiri mendekati Yulia, dia ingin menyentuh Yulia, namun dia takut ada penolakan dari Yulia..
"Mas.. kamu datang.." Yulia meraih tangan Faisal, matanya berkaca-kaca seakan tak percaya, jika Faisal saat ini ada dihadapannya.
"Maafkan aku Yul...." Faisal bersimpuh dikali Yulia, Yulia memegangi pundak Faisal kemudian menuntunnya untuk berdiri. Perlahan Faisal berdiri, diraihnya tangan Yulia, diciuminya bertubi-tubi.. Faisal meneteskan air mata haru.. Akhirnya dia bisa bersama Yulia lagi..
"Sudah mas.. Yulia sudah maafkan mas.." Faisal langsung memeluk Yulia, perasaan yang tadinya kalut, seketika berubah bahagia. Faisal merasa ini mimpi..
"Aku akan jelaskan semuanya ke kamu Yul..., sekarang kita pulang ya"
"Tapi mas.." Ucapan Yulia membuat Faisal terdiam.
"Kenapa Yul.." Tanya Faisal menatap kearah Yulia.
"Yulia belum bisa ikut mas Faisal sekarang.." Lagi-lagi ucapan Yulia membuat jantung Faisal berdebar tak menentu.
"Tapi kenapa Yul...apa kamu belum memaafkan mas.." Faisal memegangi pundak Yulia, ia berharap Yulia merubah keputusannya, dan mau pulang bersama dia kerumah.
"Kan Yulia belum izin sama papa dan mama.." Faisal langsung tersenyum lega, ternyata Yulia bukan tidak mau pulang kerumah, tapi karena belum izin dengan orang tuanya..
"Biar nanti mas yang telpon ya, mas ada kejutan untuk kamu Yul.." Mereka berjalan keluar taman menuju kerumah kontrakan mereka.
"Mas dimana mobil kamu..." Yulia sedang mencari-cari mobil Faisal.
__ADS_1
"Tadi ban nya bocor Yul, jadi mas kesini naik ojek..dan karena itu mas datang terlambat" Faisal menjelaskan kejadian yang menimpa dia saat datang tak tepat waktu.
"Terus sekarang kita naik apa mas kerumah..."
"Kita naik taksi online, mas sedang memesannya.." Mereka duduk dibahu jalan untuk menunggu taksi online yang dipesan Faisal.
" Itu sudah datang taksinya,, ayo Yul kita kesana.."Faisal menuntun Yulia menuju taksi yang ia pesan saat taksi itu sudah datang.
Faisal mengirim chat pada Dino, bahwa dia sedang menuju perjalanan kerumahnya, agar Dino bisa bersiap-siap. Faisal tak hentinya memandang Yulia saat berada di dalam mobil. Yulia kelihatan kurusan, mungkin terlalu banyak pikiran.
Mereka sudah sampai didepan rumahnya, setelah membayar ongkos taksi nya, Faisal dan Yulia turun menuju rumahnya. Lampu ruang tamu juga sudah menyala, Faisal dan Yulia saat ini sudah berada persis didepan pintu ruang tamu. Faisal menutup mata Yulia, kemudian menuntunnya untuk masuk kedalam.. Ceklek.. pintu terbuka, sontak lampu uang menerangi rumahnya menjadi mati tersisa lilin-lilin kecil yang berbentuk hati.. Faisal membuka mata Yulia.. Dengan perlahan Yulia membuka matanya dengan sempurna...
" Surprise..." ucap Faisal saat setelah membuka mata Yulia..
"Mas...kamu ingat ulang tahunku mas..." Yulia merasa terharu mendapat kejutan manis dari Faisal, dia menyangka ini adalah kejutan ulang tahun nya..
Deg... hati Faisal seakan berhenti, dia tidak tahu kalau hari ini ulang tahun Yulia.. Faisal diam sejenak, dia tampak berfikir kenapa dia tidak ingat momen penting Istri nya.. Faisal merutuki kebodohan nya..
"Iy... Iya " dijawab gugup oleh Faisal, Faisal berlutut..
"Mas... mas gak perlu ngelakuin itu.. Yulia sudah maafkan mas Faisal, sejak Yulia memutuskan untuk memberi mas kesempatan, saat itu juga Yulia perlahan membuka hati Yulia untuk mas Faisal.. semua ini... apa.. mas..yang menyiapkan..." Yulia meminta Faisal berdiri, Faisal benar-benar sudah memperbaiki kesalahannya.
"Terimakasih Yul..mas janji tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang kamu berikan kepada mas.." Faisal mencium kening Yulia, diusapnya lembut pipi Yulia yang tersenyum manis.. Perlahan ciumannya turun ke bibir Yulia...
"Woowwyyy" Dino dan Felisa keluar dari persembunyiannya, melihat kedatangan Dino dan Felisa, Yulia menjadi malu.
"Kalau mau mesra-mesraan ingetin waktu dong,, ada para jomblo disini..." cibir Dino mendekati Faisal dan Yulia..
"Lo.. kok ada mas Dino dan kamu Fel..." Tanya Yulia bingung...
"Iya suamimu yang rese ini, yang turun kita persiapin ini semua buat kamu..."Kali ini Felisa yang menjawab...
__ADS_1
"Oh iya Yul... met milad ya... doanya yang baik-baik aja deh.." Dino melirik tajam Faisal sembari mengucapkan ulang tahun pada Yulia, Faisal yang mendapat lirikan dari Dino hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal...
"Met milad ya sayang ..semoga kalian bahagia sampai kakek Nini..."Felisa memeluk Yulia, dia sendiri juga lupa kalau hari ini ulang tahun sahabat nya.
"Makasih ya Fel..mas Dino.. kadonya mana nih..."Goda Yulia kepada Dino dan Felisa...
"Nah lo Sal...mana tuh kado buat Yulia..." Dino mengalihkan pertanyaan Yulia kepada Faisal, Faisal hanya tersenyum.
"Kadonya udah disiapin kok.. tenang aja..."Faisal merangkul Yulia mengajaknya untuk duduk..
"Laper nih...gue dari siang tadi belum makan..." Rengek Dino yang sudah tidak tahan menahan perutnya yang sudah lapar..
"Aku dileveri makanan aja ya, biar cepat.." Faisal langsung mengotak-atik ponselnya untuk memesan makanan.
Setelah makanan yang Faisal pesan datang, mereka berempat menikmatinya bersama-sama. Mereka menceritakan kegiatannya masing-masing.. Ada raut kebahagiaan dari wajah Yulia, dia tidak menyangka akan mendapatkan kejutan yang sangat indah dari Faisal. Selama menikah dengan Faisal, dia belum pernah mendapatkan perlakuan yang romantis seperti malam ini.
"Mas kelihatan nya mas Dino dan Felisa cocok deh..gimana kalau kita bantu deketin mereka.."Yulia mendapat ide saat ia melihat kedekatan Dino dan Felisa..
"Iya bener Yul...lagian kasihan..Dino .. semenjak pertunangan nya dengan Angel gagal, dia kan belum pernah Deket sama wanita lain.." Faisal menyetujui saran Yulia untuk menjodohkan Felisa dan Dino...
Brakkkk..brukkkkk.
"Brengsek Lo... rencana gue gagal buat jsuhin Faisal dengan perempuan kampungan itu...." Seorang wanita merasa frustasi saat rencananya tidak berjalan dengan yang ia inginkan...
"Gue belum kalah... lihat saja...gue bakal misahin kalian berdua... brengsek...."
Brakkkk.....
To be continued..
Dipart berikutnya.. bakal ada crazy up ya...
__ADS_1
jangan lupa like komen vote nya ya...
makasih...