Suamiku Tak Pernah Mencintai Ku

Suamiku Tak Pernah Mencintai Ku
Siapa itu Kirana..


__ADS_3

Yulia dan Faisal kini sudah ada di lobi rumah sakit, Faisal akan mengantar Yulia pulang ke rumah. Seperti janjinya tadi, saat jam istirahat dia akan mengantar istrinya. Saat sudah berada di parkiran rumah sakit Kirana mendekati Faisal dan Yulia .


"Faiz... siapa dia..." Kirana tersenyum ramah pada Yulia.


"Eh.. Ran.. kenalkan dia istri saya, Yul ini Kirana temen mas.." Faisal memperkenalkan Yulia pada Kirana, Yulia dan Kirana saling berjabat tangan.


"Yulia.."


"Kirana.."


" Seneng bisa ketemu sama kamu Yul ." Kirana memandang Yulia dengan tatapan yang tidak bisa ditebak. Sementara Yulia, dia tidak melihat ada ketulusan dari Kirana padanya. Tidak seperti saat dia baru pertama kali bertemu dengan Weli, yang sama-sama temen dari suaminya.


"Kita makan siang bareng yuk..." Kirana mengajak Yulia dan Faisal untuk makan siang bersama, namun Yulia segera menolaknya. Entah perasaannya tidak enak, seperti ada yang mengganjal dihatinya.


"Maaf mbak Kirana, mas Faisal harus segera mengantar saya, kalau tidak nanti bisa terlambat". Faisal hanya diam melihat keduanya ngobrol.


"Ayolah.. nanti biar saya yang ngomong ke assisten kamu Faiz, kalau kamu sedang makan siang dengan saya" Yulia dan Faisal saling berpandangan, Faisal tahu kalau Yulia tidak nyaman saat ngobrol dengan Kirana, dapat dilihat dari ekspresi nya.


"Maaf Kirana lain kali aja ya..saya makan siang bersama Yulia saja dirumah." Faisal memilih untuk makan siang dengan Yulia, karena dari tadi Yulia seperti yang gelisah. Entah apa yang sedang dia pikirkan, namun Faisal tahu kalau istrinya kurang suka dengan Kirana.

__ADS_1


Kini Faisal dan Yulia sudah ada dalam mobil, Yulia sedang berfikir, sebenarnya siapa Kirana itu. Apa mungkin dia adalah orang yang selama ini dicintai Faisal, tapi yang dia tahu orang itu tidak tinggal di kota yang sama dengan mereka.


"Mas, mas sudah lama kenal dengan mbak Kirana?" Yulia bertanya pada Faisal ditengah-tengah perjalanan nya menuju pulang ke rumah.


"Sudah lumayan lama, saat mas kuliah di ***, kenapa Yul..?" Faisal curiga ada yang sedang mengganjal di pikiran istrinya.


"Tapi sepertinya mbak Kirana itu suka dengan mas Faisal..." Entah pikiran dari mana Yulia menggambarkan kalau kirana memang menaruh hati pada Faisal. Faisal langsung kaget saat istrinya berbicara seperti itu. Selama berteman dengan Kirana, Kirana tidak pernah mengungkapkan cinta padanya. Memang, Kirana baik banget dengan Faisal. Faisal sering diberikan makan siang yang dibuat oleh Kirana sendiri. Kirana juga tidak pernah mau berteman dengan yang lainnya, dia hanya berteman dengan Faisal. Mereka selalu bersama, saat Faisal sakit di kostan nya dulu, Kirana lah yang merawat sampai dia sembuh.


"Kamu ngomong apa sih Yul... Kirana gak mungkin dia suka sama mas.." Faisal langsung menyangkal pendapat Yulia tentang perasaan Kirana.


"Aku bisa lihat kok dari ekspresi nya mbak Kirana.."


"( Aku akan cari tahu sendiri, kalau apa yang aku katakan itu benar...)" Yulia melirik suaminya.


Sesampainya di rumah Yulia dan Faisal langsung makan siang bersama, setelah itu sholat Dzuhur berjamaah. Karena jarang-jarang bisa melakukannya bersama.


"Mas berangkat dulu ya... kalau pengen apa-apa telpon mas ya..muachhh" Faisal mengecup bibir Yulia sekilas, saat Faisal berpamitan untuk kembali ke rumah sakit.


"Iya mas... mas Yulia minta mas jangan deket-deket dengan mbak Kirana. Entah kenapa Yuli gak suka.." Yulia mengingatkan Faisal untuk tidak dekat-dekat dengan Kirana, Faisal hanya tersenyum menanggapi sikap posesif istrinya. Biasanya Yulia tidak seperti itu, dia selalu welcome dengan siapapun. Termasuk Weli, mantan Faisal. Tapi kenapa dia tidak suka dengan Kirana, ahh mungkin pengaruh hormon kehamilan nya. Sehingga sedikit sensitif jika Faisal dekat dengan perempuan lain.

__ADS_1


"Mas..ih.. cuma senyum.." Yulia kurang puas karena Faisal hanya menanggapi ucapan nya dengan senyuman.


"Iya iya.. udah ah..mas berangkat dulu, assalamualaikum istri mas.." Goda Faisal yang terlihat gemas saat melihat istrinya sedang cemburu.


Yulia memutuskan untuk tidur siang, saat Faisal berangkat lagi ke rumah sakit. Dia harus banyak istirahat, karena kehamilan yang kedua ini gak beda jauh dengan kehamilan yang pertama. Yaitu sering merasa lelah, kadang juga tiba-tiba lemas. Namun Yulia tidak mengalami muntah-muntah seperti wanita hamil muda lainnya. Yulia bersyukur anak dalam kandungan nya gak manja.


Setelah satu jam tidur siang, perut Yulia terasa lapar. Yulia memutuskan untuk membuat roti bakar saja, yang praktis. Saat sedang membakar rotinya, panci yang ditempelkan ke dinding tiba-tiba jatuh. Yulia kaget, kemudian mengecek kenapa panci itu bisa jatuh.


"Pantesan aja jatuh, paku nya terlepas" Setelah mengetahui penyebab pancinya jatuh, Yulia mencari-cari palu untuk memasangkan paku ke dinding. Agar bisa menempelkan pancinya lagi.


Setelah lelah mencari palu, namun tak kunjung Yulia temukan. Yulia baru ingat, kalau Faisal meletakkan palunya di gudang. Tanpa menunggu lama lagi, Yulia mencarinya di gudang. Dan benar saja, palu yang ia cari ada di kotak berisi peralatan pertukangan. Setelah menemukan palu yang ia cari, Yulia tiba-tiba memperhatikan sebuah kotak kecil yang terbuat dari ukiran kayu. Yulia mendekati kotak itu, diambilnya kotak yang terletak disebelah kotak peralatan pertukangan. Yulia memperhatikan secara detail kotak itu, ukirannya yang dominan berbentuk bunga-bunga kecil itu. Ada yang menarik perhatian dari kotak itu, yaitu tulisan "You and me", ada gambar hati nya. Yulia berfikir apakah kotak itu milik Faisal, jika memang iya, kenapa diletakan di gudang. Yulia semakin penasaran ingin melihat isi dari kotak itu, perlahan ia buka kotak itu, hingga membuat Yulia terkejut....


To be continued...


Maaf telat up ya..


sibuk di Dunia nyata...


mohon dukungannya ya para readers yang baik...

__ADS_1


like, komen, vote nya.. jangan lupa


__ADS_2