
Puas dengan permainan bibirnya, Faisal mulai menggerayangi tubuh indah Yulia.. Faisal membuka baju Yulia, sembari meremas payudara Yulia.. benda kenyal milik Yulia ia mainkan.. Dilumatkan secara bergantian..Yulia hanya bisa mendesah, menikmati permainan Faisal.. Jantungnya semakin berdetak kencang..Gairah Faisal sudah tidak tahan untuk disalurkan. Faisal membuka sisa baju Yulia, dan membuka bajunya sendiri. Awalnya Yulia takut untuk melanjutkan permainan mereka, namun Yulia teringat dengan nasihat Mama Siti, perlahan tapi pasti rasa takutnya mulai ia hilangkan. Tanpa ragu lagi Faisal menyatukan tubuh mereka.. merasakan getaran-getaran yang menyengat hati dan tubuhnya.. Rasa yang tak pernah bosan saat bercinta dengan Yulia.. Menyatukan dua insan yang sedang berada dalam surga dunia..
Setelah menuntaskan hasratnya mereka masing-masing, Faisal mencium kening Yulia, Faisal menatap wajah Yuli.. Perasaan nya sungguh sangat berbeda dari biasanya...
"Terimakasih ya Yul untuk malam ini..." Faisal masih setia menatap wajah ayu Yulia..
"Maafkan Yulia ya mas.. karena selama ini Yulia tidak melayani mas dengan baik..."
"Sttttt, kamu gak boleh ngomong gitu...mas yang harusnya meminta maaf padamu Yul.."Faisal menggenggam tangan Yulia, ada rasa ketakutan tersendiri yang dirasakan Faisal. Mengingat selama ini Faisal belum mencintai Yulia. Faisal takut jika suatu saat Yulia akan mengetahui perasaannya yang sesungguhnya terhadap Yulia. Faisal takut jika Yulia tidak akan memaafkannya lagi..
"Sudah mas...Yang lalu biarlah berlalu.. Semoga mas bisa mengambil pelajaran dari semua kejadian yang kita hadapi sebelumnya..." Faisal merangkul tubuh Yulia, mereka saling mengutarakan apa yang mengganjal dalam hati mereka selama ini.
Pagi harinya mereka melakukan aktivitas mereka masing-masing. Faisal Bekerja dengan raut wajah yang semangat, tidak seperti kemarin. Energi positif nya mulai muncul kembali.
Yulia berniat akan mengajak Felisa untuk berkunjung ke sebuah ruko. Yulia berniat akan membuka butik bersama Felisa. Atas izin Faisal tentunya. Rencananya Yulia yang akan mendisain sendiri baju yang akan mereka jual, sementara Felisa yang menjahitnya. Dari kecil Yulia memang suka menggambar, dia bersyukur jika hobinya bisa menjadi ladang usaha baginya. Mereka bertemu ditempat yang mereka janjikan.
"Hay Yul..." Sapa Felisa saat melihat Yulia turun dari ojek online...
"Hai..Fel.."Yulia langsung menghampiri Felisa yang sudah terlebih dulu sampai.
"Gimana udah menghubungi pemilik rukonya belum Yul..."Tanya Felisa, karena belum melihat pemilik rukonya datang..
"Udah barusan dia chat aku, katanya udah deket sini kok..." Yulia mengecek kembali ponselnya..
"Nah itu dia.."Ucap Yulia saat melihat seorang pria datang menghampiri ke arahnya...
"Selamat siang mba..."Sapa Pak Rudi, pemilik ruko yang akan dikontrak Yulia...
__ADS_1
"Siang Pak.. ayo kita lihat kedalam pak..."Yulia dan Felisa sudah tidak sabar untuk melihat kedalam ruko yang akan mereka sewa..
Yulia dan Felisa masuk kedalam ruko mengikuti pak Rudi..
Setelah melihat-lihat kondisi ruko dan kestartegisnya posisi dari jalan raya, akhirnya mereka deal akan menyewa ruko itu. Yulia memberi dp untuk tanda mereka menyewa ruko itu..
Setelah selesai masalah ruko, Yulia mengajak Felisa untuk makan siang terlebih dahulu. Karena mereka masih akan melanjutkan untuk berbelanja keperluan butik nya. Kini mereka sudah berada di motor kesayangan Felisa, Felisa mengendarai motornya dengan santai sembari melihat padatnya jalan saat jam makan siang tiba. Saat masih asyik dengan perjalanan mereka, sebuah mobil sedan warna putih menyerempet mereka. Yulia dan Felisa terjatuh, tepat dibagi jalan.
"Aduhh sakit.. " Teriak Felisa, kemudian menengok kondisi Yulia yang ada dibelakangnya..
"Yul...kamu gak papa kan..."Felisa melihat kaki Yulia tertindih motor Felisa, Felisa langsung mengangkat motornya yang sudah menindih kaki Yulia ..
"Sakit Fel..." Yulia meringis kesakitan, sepertinya kalinya terkilir..
"Brengsek.. siapa sih yang nyerempet kita.." Felisa memapah Yulia untuk mencari tempat duduk Yulia...
"Kayaknya tuh mobil sengaja deh nyerempet kita Yul..."Felisa dan Yulia duduk dibagi jalan, Felisa mencoba memijit kaki Yulia..
"Aku hubungi suamimu ya Yul..biar bawa kamu ke rumah sakit.."Felisa tidak tega melihat kondisi Yulia, lumayan parah dibandingkan dirinya..
"Jangan Fel...aku takut mas Faisal masih sibuk, apalagi hari ini kan hari Selasa..pasti sibuk banget deh..."
"Terus gimana..."
"Pesankan aja taksi online, aku pulang sendiri aja.. kakiku hanya terkilir, nanti biar mama yang cariin tukang urut di dekat rumahnya..." Yulia masih meringis kesakitan...
"Ya udah aku pesan kan sekarang ya..." Saat Felisa akan memesan taksi online, sebuah mobil berhenti didekat mereka. Seorang wanita turun berjalan menuju ke arah Felisa dan Yulia..
__ADS_1
"Yulia... Felisa..." Weli menghampiri Yulia dan Felisa. Well kebetulan lewat didepan Yulia dan Felisa terjatuh, jadi Selingkuhan memastikan jika yang ia lihat adalah memang benar Yulia dan Felisa. Setelah yakin dengan apa yang ia lihat, Weli turun untuk mengecek kondisi mereka berdua..
"Mbak Weli..." Yulis tersenyum meringis ke arah Weli.
"Kamu kenapa Yul..."
"Kami keserempet mobil..mbak..."Felisa menatap ke arah Weli, ada sedikit kecurigaan Felisa saat ia melihat Weli berada di sana.
"Ya udah.. ayo aku bantu..kamu naik ke mobilku aja yuk..."Weli memberikan bantuan saat melihat kondisi Yulia.
"Hmmm tapi..."
"Udah gak usah tapi-tapi, tengok kakimu sampai kayak gitu.."Weli prihatin karena melihat kaki Yulia yang memar tertindih motor..
"Iya Yul.. lebih baik kamu pulang sama mbak Weli aja,, biar aku urus motor ku dulu..." Felisa setuju jika Weli akan membantu Yulia untuk pulang kerumahnya, daripada harus menunggu taksi, akan lama nantinya..
"Iya mbak...makasih ya..." Dengan telaten Weli memapah Yulia, masuk kedalam mobilnya. Sementara Felisa, dia harus mengecek motornya, mogok atau tidak.
Yulia dan Weli sudah meninggalkan tempat itu, sebenarnya Felisa tidak tega jika Yulia diantar oleh Weli. Entah kenapa Felisa berfikir, bahwa yang menyerempet dia dan Yulia tadi, adalah ulah Weli. Namun tidak ada pilihan lain, Yulia harus segera dapat pertolongan..
To be continued...
Kira-kira siapa ya..yang sudah menyerempet Yulia dan Felisa.. Apa dugaan Felisa itu memang benar, atau ada orang lain yang berniat jahat pada Yulia....
Sabar ya..ada saatnya terbongkar semua...
Jangan lupa like komen dan vote nya ya...
__ADS_1
Terimakasih πππ
Maaf ya kalau adegan Ea..Ea..nya gak semua hot yang di part sebelumnya.. Author sudah dapat kartu kuning, jadi takut.. didepak dari siniπππ