
Dino, yulia, dan Felisa tiba dirumah Yulia. Karena rumah Yulia yang lebih dekat daripada rumah Felisa. Sehingga Dino mengantar Yulia terlebih dulu, setelah itu mengantar Felisa pulang ke rumahnya.
Dino POV
Aku berdiri ditempat yang sama setelah tidak berhasil mencegah Angel untuk tetap disini. Aku benar-benar terkejut, karena Angel memutuskan pertunangan kami. Hubungan yang tidak sebentar yang kami jalin, harus kandas karena keegoisan Angel. Aku benar-benar tidak tahu harus berbuat apa saat itu. Dengan langkah gontai akhirnya aku memutuskan untuk pulang ke rumah, dan tidak datang ke rumah sakit.
Ketika aku hendak keluar taman tersebut, aku sekilas melihat sosok yang aku kenal. Ya aku melihat Yulia sedang berdiri di pinggir jalan depan rumah sakit. Sepertinya dia tidak sendiri, aku juga melihat seorang perempuan yang sedang berusaha menyetart motornya. Namun ternyata motornya tak juga nyala. Akhirnya aku memutuskan untuk mendekati mereka, mungkin mereka butuh bantuan.
" Yul.. kenapa motornya.." tanyaku pada Yulia
"Ehh.. mas Dino.. ini tiba-tiba mogok" jawab nya..
Aku menawarkan tumpangan untuk mereka. awalnya Yulia menolak, namun aku menyakinkan nya. Hingga akhirnya mereka mau aku antar kerumah.
Aku semakin kagum dengan sosok yang sedang duduk di belakang ku ini. Dia benar-benar cantik, apalagi kalau dia sedang tersenyum... mashaa Allah, senyumnya itu bikin adem di hati..
"Astaghfirullah haladzim.." tak henti-hentinya aku bersitgfar dalam hati. Kenapa aku jadi seperti ini, mengagumi istri orang..ehh..bukan istri sahabatku sendiri.
"Aku berjanji akan membantu mu untuk membuat Faisal menyadari kalau dia mencintai mu Yul.." Janji itu terucap dalam hatinya.
30 menit kemudian kami sampai di rumah Yulia, agak sedikit terlambat karena ada kecelakaan tadi dijalan arah kami pulang.
Yulia langsung turun, sementara aku harus mengantar sahabat nya. Sepanjang perjalanan tak henti-hentinya aku teringat senyuman Yulia tadi. Sampai-sampai aku tidak fokus, aku hampir menabrak tukang somay yang melintas di depan mobil kami......
Author POV..
Di rumah sakit Faisal merasa kualahan, karena Dino tidak masuk kerja hari ini. Faisal juga bingung, kenapa orang yang gila kerja seperti Dino tidak masuk kerja tanpa izin. Meskipun lelah, Faisal tetap menyelesaikan pekerjaannya. Hari ini Faisal ingin pulang cepat, entah akhir-akhir ini dia selalu ingin dekat-dekat terus pada Yulia.
__ADS_1
Jam kerja sudah lewat dari satu jam lalu, Faisal bergegas pulang. Dia sudah tidak sabar ingin berduaan dengan Yulia.
"Assalamualaikum Yul... Mas pulang.." Saat sampai di rumah Faisal langsung masuk karena pintu tidak dikunci. Faisal mencari-cari keberadaan istrinya. Yulia yang dicari Faisal baru saja selesai sholat magrib. Begitu dia mendengar Faisal memanggilnya, Yulia bergegas menemui suaminya. Belum keluar dari kamarnya, Faisal sudah ada di depan nya.
"Mas...kangen kamu dan anak kita..." ujar Faisal memeluk Yulia, lalu mengelus perut Yulia. Mendapat perlakuan seperti itu, sontak membuat Yulia tersenyum bahagia.
"Mas.. Udah sholat magrib belum?" tanya Yulia, Faisal menggeleng masih mengelus perut istrinya.
"Mas mandi dulu, habis itu sholat magrib. Keburu habis waktunya mas..." Yulia jadi heran kenapa Faisal makin manja dengan nya..
Faisal dengan berat hati berdiri dan berjalan menuju ke kamar mandi. Dia masih ingin bermanja-manja dengan Yulia. Sementara suaminya mandi, Yulia dengan telaten menyiapkan pakaian suaminya. Setelah selesai menyiapkan pakaian Faisal, Yulia hendak pergi ke dapur untuk membuatkan minuman suaminya. Sebelum Yulia melangkahkan kakinya, Faisal mencegahnya.
" Mau kemana..?" tanyanya pada Yulia yang melihat istrinya mau pergi dari situ.
"Mau buatin minum mas Faisal" jawab Yulia tersenyum pada Faisal..(Aduh Yull...senyummu itu manis banget..) Batin Faisal.
"Gak usah Yul, mas sholat dulu.. Kamu tunggu disini saja.." Faisal melarang Yulia membuat kan minum untuknya, dan menyuruh dia untuk tetap berada dikamar.
"Ya Allah jagalah selalu istri dan anak yang ada didalam kandungan Istriku. Berikan kesehatan pada keduanya. Dan terimakasih sudah mengirim seseorang yang sempurna dalam hidupku.. Ampuni segala dosa-dosa ku selama ini. Jagakanlah keutuhan rumah tangga kami.. Aamiin ya robbalaalamiin. "
Mendengar suaminya berdoa, Yulia sempat meneteskan air mata haru. Dia mengaamiinkan doa Faisal. Dan juga berharap semoga Faisal bisa membuka seluruh hatinya untuk dia. Yulia yakin suatu saat nanti Faisal akan mengutarakan cinta padanya. Keputusannya untuk bertahan memang tidak salah. Faisal melepaskan sarungnya, menyisakan celana boxser nya.
Faisal mendekati Yulia, Yulia meraih punggung tangan suaminya lalu menciumnya. Faisal tersenyum, dan langsung mencium kening istrinya.
Tatapan mereka terkunci, selintas Yulia melihat ada cinta di mata suaminya.
"Yul...mas pengen.." ucapnya ragu-ragu..
__ADS_1
"Eh.. Emang boleh ya mas.." jawabnya malu-malu
"Boleh Yul, yang penting pelan-pelan" Kali ini Faisal menjawab tanpa ragu-ragu.. Yulia hanya mengangguk, tanda dia setuju atas permintaan suaminya..
"Mas.. tapi ini masih sore mas..." Yulia sedikit ragu untuk melaksanakan ritual suami istri. Karena melihat jam masih menunjukkan pukul 19.00 WIB.
"kita makan dulu ya.." ucapnya lagi, Faisal menggeleng. Sepertinya Faisal sudah tidak tahan untuk menyalurkan hasratnya pada Yulia..
Faisal tanpa ragu-ragu mengecup bibir merah muda istrinya. Kecupan berubah *******
bibir dari keduanya. "Eghhh." terdengar desahan Yulia, membuat gairah Faisal semakin memanas. Tangannya mulai bergerilya meraba-raba payudara Yulia. Faisal membuka satu persatu kancing baju Yulia, setelah terbuka semua. Tangannya mulai memainkan payudara istrinya "Ssttt..." desah Yulia lagi..
Faisal lebih memperdalam lagi ciumannya, tangannya pun dengan lihai memainkan buah dada istrinya yang mulai terlihat lebih berisi. setelah puas bermain dibibir isterinya, Faisal membuka baju dan bra istrinya. Faisal semakin terpesona melihat payudara istrinya. Tanpa ragu-ragu lagi Faisal mengecup dan memainkannya..Yulia mendapatkan kenikmatan itu sehingga membuat dia terus menerus mendesah..Faisal seakan tak pernah bosan bermain di buah dada istrinya. Dengan bergantian dia ******* buah dada istrinya.
Sepertinya gairahnya semakin memuncak, ingin segera dia tuntaskan. Faisal membuka sisa pakaian istrinya dan membuka seluruh pakaiannya. Faisal sudah tidak tahan lagi untuk merasakan kenikmatan lebih dari yang dia rasakan. Dia membuka kedua paha istrinya dan siap menyatukan dirinya dan Yulia. Dengan lembut dia mainkan permainannya, Yulia hanya bisa menikmati apa yang dia rasakan. Rasa yang hanya bisa dirasakan pada seseorang yang sudah menikah. Ditengah-tengah permainan nya handphone nya berbunyi... "Sttt..mas handphone nya bunyi.." ucap Yulia, sambil menahan kenikmatannya, namun Faisal tidak perduli. Dia masih enggan untuk mengakhiri permainan nya, Faisal memaju mundurkan tubuhnya yang berada diatas istrinya.. Desahan keduanya seakan memberitahu bahwa mereka sedang tak ingin diganggu..
Faisal tetap asyik memainkan permainannya, saat keduanya mencapai klimaks. Suara ketokan pintu terdengar..
tok tok tok....
Bersambung 😁🙏
Waduh siapa ya yang datang...
ganggu mas Faisal aja...
pada baper ya..🤭
__ADS_1
Jangan lupa like komen dan vote nya ya ..
terimakasih 😍😍😍😍