Suamiku Tak Pernah Mencintai Ku

Suamiku Tak Pernah Mencintai Ku
21. Mas Faisal tidak pulang kerumah


__ADS_3

Sesosok pria tampan yang memakai kemeja warna cream duduk di salah satu sudut cafe "Monggo mampir". Cafe dimana Faisal dan Weli bertemu. Pria itu adalah Rio, ya dia adalah suami Weli.


POV Rio...


Siang itu aku berjalan ke luar kantor untuk makan siang. Ketika aku ingin masuk ke mobil, aku melihat mobil istriku. Aku berniat ingin memberi kejutan kepada nya, dengan cara aku mengikutinya. Saat itu aku mengira dia akan pergi makan siang di restoran langganan kami. tapi dugaan ku salah, Istriku masih saja melajukan mobilnya. Dan berhenti di sebuah cafe depan rumah sakit tempat Faisal bekerja. Aku mulai curiga, lalu aku turun dari mobilku setelah mendapati istriku turun dari mobilnya dan berjalan menuju salah satu tempat duduk dicafe itu. Aku begitu terkejut melihat istriku bersamaFaisal, mantan pacarnya dan juga sahabatku. Aku memutuskan untuk mengintai mereka, dan duduk ditempat yang tidak bisa dilihat oleh mereka. Aku mendengar semua yang mereka bicarakan. Awalnya aku ingin marah pada istri ku karena dia secara diam-diam bertemu dengan mantan kekasihnya. Tapi setelah aku mendengar percakapan mereka, rasa marahku pun hilang seketika. Setelah kepergian istriku aku mendekati Faisal, ysng tampak ada kekecewaan di wajah nya..


Author POV...


"Hai broo..apa kabar." Rio yang sudah ada dihadapan Faisal, dan duduk di kursi yang tadi di tempat ini oleh Weli..


Faisal yang terkejut karena melihat Rio ada di depan nya, tak kunjung menjawab sapaan Rio.


" Gak usah kaget gitu dong..gue kesini gak akan cari keributan kok.." ujar Rio santai sambil meminum minuman istrinya tadi..


"Sejak kapan Lo ada di sini..?" ketus Faisal.


"Sejak..kamu dan Weli ngobrol.." lagi-lagi dijawab santai oleh Rio.


" Maaf gue gak bermaksud.." ucapan Faisal dipotong oleh Rio..


"Gue tau, gue percaya kok sama Lo dan Weli.., " timpal Rio lagi..


Faisal yang merasa tidak enak, karena membuat janji pada istri orang. Akhirnya dia memilih minta maaf duluan, meskipun sebenarnya hatinya tak rela. Kenapa juga dia yang harus minta maaf, setelah perlakuan Weli terhadap dirinya.


"Jadi Lo ingin tau alasan kenapa Weli memilih gue dibandingkan dengan Lo..?" sepertinya Rio ingin meluruskan masalah yang selama ini tidak ingin dia bahas. Rio takut, jika dia menceritakan semuanya kepada Faisal, dia akan kehilangan Weli untuk selamanya.


Faisal pun hanya diam tak bergeming.

__ADS_1


" Weli tidak pernah mencintai Lo sal, dia hanya menganggap lo itu sahabat, gak lebih. Jadi gue harap Lo lupain Weli, dan hidup berbahagia dengan istri Lo ." Rio menceritakan perasaan Weli.


"Maafin keegoisan gue sal.." gumam Rio dalam hati..


Faisal hanya diam dengan penjelasan Rio. Tak sedikitpun dia membuka suaranya, yang ada dalam pikirannya saat ini adalah kebencian, benci dengan keadaan, benci dengan dirinya sendiri. Betapa bodohnya dia selama ini, tidak bisa membedakan mana yang tulus dan mana yang cuma memanfaatkan dirinya. Rasa cintanya yang begitu besar sehingga menutup logika nya.


Rio yang merasa Faisal tidak menanggapi nya, akhirnya dia memutuskan untuk pergi meninggalkan Faisal. Dia ingin kembali ke kantor nya. Semangat Faisal juga pergi meninggalkan makanan yang tidak dia sentuh. Faisal membayar semua makanan yang dia pesan dan kembali ke rumah sakit untuk melanjutkan pekerjaannya.


 


Sementara ditempat lain, Yulia yang baru pulang lesnya. Dia merebahkan tubuhnya di tempat tidurnya. Tak lama setelah itu dia pun terlelap. Yulia akhir-akhir ini cepat sekali merasa lelah, badannya sering lemas tidak bertenaga. Dia juga bingung, apa yang sebenarnya terjadi dengannya. Dia juga sering merasa sakit di perut nya, seperti orang yang mau menstruasi. kram dan nyeri diperutnya. Dia tidak mengatakan hal itu kepada Faisal, dia tidak mau membuat Faisal khawatir.


Yulia membuka matanya, ternyata hari sudah mulai sore. Yulia memutuskan untuk mandi dan setelah itu sholat ashar. Usai sholat dia pergi ke dapur untuk membuat makanan untuk makan malam. Yulia memulai memotong ayam lalu mencucinya, setelah itu di ungkep lah ayam itu. Setelah selesai masak, Yulia pergi kedepan untuk menunggu suaminya pulang.


Hari pun sudah semakin gelap, yang ditunggu belum juga datang. Akhirnya Yulia masuk kerumah untuk melaksanakan shalat Maghrib. Usai sholat dia kebawah, berharap suaminya sudah pulang. Tapi ternyata Faisal belum juga pulang. Akhirnya Yulia memutuskan untuk menelpon Faisal. Yulia harus kecewa lagi, karena ternyata telponnya tidak di angkat oleh Faisal. Yulia hanya pasrah menunggu Faisal pulang.


Menit demi menit, jam demi jam pun sudah berlalu. Namun belum ada tanda-tanda suaminya pulang. Yulia menelpon Faisal kembali, namun hasilnya sama. tidak ada Jawaban dari handphone nya. Yulia semakin cemas, khawatir. Hingga dia memutuskan untuk menyusul suaminya kerumah sakit, tempat suaminya bekerja.


"Permisi pak, apa dokter Faisal masih ada di dalam?" tanya Yulia kepada salah satu satpam di sana.


"Dokter Faisal sudah pulang dari sore tadi mbak.." dijawab oleh pak Madi. satpam yang berbicara dengan Yulia.


"Kalau boleh tahu dengan siapa dokter Faisal pergi.. apa dengan seseorang gitu" tanya Yulia lagi, yang merasa bingung kenapa Faisal beliau sampai dirumah.


"Sendirian mbak.." pak Madi menjawab dengan singkat.


" Kalau begitu saya permisi ya pak. assalamualaikum..' Pamit Yulia, lalu meninggalkan rumah sakit itu dan berjalan dipinggir jalan raya.

__ADS_1


"Ya Allah mas, kamu dimana,,?" gumam Yulia lirih..


Yulia kembali menghubungi Faisal lagi lewat ponsel nya, berharap ada kabar baik dari suaminya. Namun tetap saja tidak ada Jawaban. Akhirnya dia memutuskan untuk pulang ke rumah. Perasaan Yulia sangat kacau, dia takut terjadi sesuatu pada suaminya.


Ditempat lain, di sebuah club' malam.. Faisal duduk sendiri dengan perasaan kalutnya. Ini pertama kali nya dia datang ketempat itu. Faisal hanya ingin menenangkan diri, dia ingin melupakan semuanya untuk sementara waktu. Dia sudah memesan segelas wine pada pelayan club' tersebut..


"Aghhh.. brengsek Lo Well...." Faisal mulai minum wine yang dia pesan.


seorang wanita datang menghampiri Faisal, wanita malam yang memakai baju seksi datang mendekati Faisal. Dengan setengah kesadarannya Faisal mengusir wanita itu..


" Pergi Lo... brengsek..." racsuFaisal..


"Lo kenapa baby.." wanita itu tetap menggoda Faisal..


"Gue bilang pergi...bpergi.." Kali ini Faisal berbicara dengan nada keras..


"Brengsek semua nya.. " racau Faisal lagi..


Faisal meminum beberapa gelas wine, sehingga dia kehilangan kesadaran nya..


Dino yang saat itu sedang ajeb-ajeb dengan teman-teman nya, melihat sosok yang dia kenal. Dino mendekati sosok itu, untuk memastikan apakah yang dia lihat itu sahabat nya. Dino begitu syok melihat Faisal yang sudah tak sadarkan diri. Akhirnya Dino memapah Faisal menuju ke mobilnya. Dino tidak menyangka sahabat nya itu akan berbuat seperti itu. Yang dia tahu Faisal tidak pernah menyentuh barang haram tersebut.


"Lo kenapa sampai kayak gini sih sal.. ada masalah apalagi dengan Lo." Dino yang tak henti-hentinya menggerutu merutuki kebodohan Faisal.


"Terus apa yang akan gue lakukan sekarang.. kalau gue bawa dia pulang kerumahnya, istrinya pasti akan sedih dan curiga dengan dia. Yang ada mereka akan bertengkar. lebih baik gue ajak ke rumah gue ajalah" ujar Dino. Akhirnya membawa Faisal kerumahnya...


Bersambung..

__ADS_1


Mohon dukungannya like', komen dan vote nya ya...


terimakasih 🙏🙏🙏


__ADS_2