
Setelah acara kejutan yang diberikan oleh Faisal kepada Yulia, rumah tangga mereka mulai membaik. Hari-hari mereka lalui dengan penuh kehangatan. Faisal lebih perhatian kepada Yulia, namun untuk menyatakan cinta, hingga saat ini Faisal Belum pernah mengutarakan nya. Faisal masih belum sadar, kalau sebenarnya dia sudah mulai mencintai Yulia.
Tiga bulan sudah berlalu, setelah habis masa nisabnya, Yulia belum pernah lagi berhubungan intim dengan Faisal. Faisal memang tidak pernah meminta, karena dia sadar kalau Yulia masih terauma. Faisal bukan tak ingin menyalurkan hasratnya pada Yulia, tapi dia juga tak mau melakukannya karena keterpaksaan. Yulia sendiri memang belum siap untuk melakukan hubungan badan dengan Faisal.
Pernah suatu malam, saat Yulia memakai gaun tidur yang terlihat sedikit terbuka. Gairah Faisal mulai menggerayangi pikirannya.. Faisal mencoba merayu Yulia, namun Yulia hanya diam tak merespon keinginan Faisal. Yulia masih takut, jika ia berhubungan badan dengan Faisal, maka Yulia akan hamil. Dia masih selalu terbayang-bayang kejadian yang merenggut nyawa anaknya. Sehingga Faisal tak tega melanjutkan aksinya. Dan bukan cuma sekali, Faisal harus menelan kekecewaan, karena penolakan Yulia.
Pagi ini Yulia berkunjung kerumah mamanya, sudah lama Yulia tidak bertemu dengan orang tuanya. Yulia bercerita banyak tentang kehidupannya yang sekarang, sikap Faisal yang sudah berubah seratus delapan puluh derajat, Yulia juga bercerita tentang ketakutan nya jika berhubungan badan dengan Faisal. Mama Siti selalu memberi nasehat untuk keutuhan rumah tangga Yulia dan Faisal. Beliau tidak ingin kejadian tempo hari terulang lagi.
Intinya dalam rumah tangga, komunikasi dengan pasangan itu sangat penting. Sesibuk apapun pekerjaan kita, sempatkan waktu dengan memberi kabar pada pasangan kita. Bukan cuma itu, jangan sekalipun berbohong kepada pasangan kita. Karena satu kebohongan bisa membuat kebohongan lainnya. Sebagai perempuan juga harus melayani suaminya dengan baik. Meskipun dalam keadaan marah sekalipun, agar tidak ada ruang untuk para pelakor.
Berbekal nasehat dari Bu Siti, Yulia berniat akan menunaikan kewajibannya sebagai seorang istri malam ini. Ia akan melayani suaminya dengan baik, meskipun Yulia masih sedikit trauma. Namun Yulia tidak bisa membiarkan suaminya menahan hasratnya terlalu lama. Yulia takut Faisal akan selingkuh dari dia.
Sore itu Faisal pulang dari rumah sakit, hati ini dia tidak bersemangat seperti hari-hari biasanya. Mungkin terlalu lama berpuasaπ, di rumah sakit pun Faisal uring-uringan. Faisal langsung masuk ke rumah, Yulia menyambut nya dengan senyuman manisnya.
"Mas.. mas sudah pulang" Yulia mencium punggung tangan Faisal, lalu mengambil jas dan tas kerja Faisal.
"Iya Yul..."Jawab Faisal sedikit lesu..
"Mas mau dibuatin teh hangat dulu..atau mandi dulu..."Mereka berjalan menuju ke kamarnya..
__ADS_1
"Mas mandi dulu saja..."Ketika mereka sudah sampai kamar, Faisal langsung menuju ke kamar mandi. Yulia tahu hari ini mood suaminya sedang buruk, dia hanya menggelengkan kepalanya seraya tersenyum.
Yulia turun ke bawah, setelah menyiapkan baju ganti suaminya. Yulia berjalan menuju dapur untuk membuatkan teh hangat, dan menyiapkan makanan kesukaan Faisal. Yulia berharap mood Faisal akan membaik setelah makan cake kesukaan nya. Yulia menyiapkan secangkir teh manis hangat, dan sepiring cake dimeja makan. Yulia kembali ke kamar untuk memanggil suaminya untuk turun kebawah.
"Mas...udah selesai ganti bajunya.."Yulia mendekati Faisal yang masih mau mengenakan kaosnya.
"Sudah Yul.."Faisal hanya tersenyum melihat Yulia mendekati nya...
" Kita kebawah yuk...ngeteh bareng..."Yulia meraih tangan Faisal dan menuntunnya untuk mengikutinya..
"Iya Yul..."Faisal hanya nurut saja apa yang dilakukan Yulia. Hari ini Faisal juga sudah lemas untuk sekedar merayu Yulia, seperti yang ia lakukan saat mereka sedang bersantai. Faisal cenderung banyak diam, lebih tepatnya tidak bersemangat.
"Mas..hanya sedang menikmati cake buatan mu Yul.."Faisal tersenyum garing sembari menatap ke arah Yulia. Yulia semakin terlihat suka menggoda Faisal...
"Biasanya mas tuh..selalu bilang..ini cake nya enak... banget...cake buatan mu tidak ada duanya..."Yulia memperagakan gaya bicara Faisal saat memuji masakannya.. Faisal Yang mendapat protes dari Yulia, mendekati Yulia, Faisal duduk dihadapan Yulia tepatnya didepan Yulia yang sedang duduk di sofa.. Faisal kemudian meraih tangan Yulia..
"Yulia istriku... terimakasih ya..sudah menghidangkan cake yang enaknya tiada duanya..."Yulia yang mendapat perlakuan manis dari Faisal hanya bisa tersenyum malu...
"Mas Faisal suamiku... terimakasih ya.. atas nafkah yang mas berikan untuk Yulia..semoga rezeki mas Faisal dipermudah oleh Allah...aamiin.." Balas Yulia, Faisal mengusap kepalanya Yulia dengan lembut...
__ADS_1
"Yul...malam ini...kita coba ya..."Dengan ragu-ragu Faisal mengutarakan niatnya..Yulia hanya tersenyum..lalu menganggukan kepalanya pelan. Faisal langsung tersenyum lega..
Malam ini, setelah selesai sholat isya Faisal mendekati Yulia yang sudah duduk ditepi ranjang dengan rambut terurai nya. Malam ini Yulia kelihatan berbeda, Yulia mengikuti saran dari Mama Siti. Sedikit berias untuk menarik perhatian Faisal.. Jantung Faisal berdetak kencang, padahal ini bukan kali pertamanya mereka akan melakukan hubungan suami istri. Namun malam ini ada sedikit berbeda dengan perasaan Faisal, badannya menjadi panas dingin. Faisal menatap wajah ayu Yulia, dengan rambut terurai membuat Yulia semakin terlihat cantik..
Faisal meraih tangan Yulia, memandang setiap lekuk tubuh Yulia.. perasaannya masih berdebar-debar..Tatapan mereka terkunci...lama mereka saling menatap,, Faisal semakin mendekati Yulia,, dikecupnya kening Yulia,,pindah ke pipi Yulia,, kini seakan tertarik magnet bibir Faisal mulai mendekati bibir Yulia,, dikecupnya singkat.. kecupan menjadi sebuah hisapan..bibir mereka menyatu.. Yulia yang memejamkan matanya, merasakan getaran dalam jantung dan tubuhnya..hisapan perlahan menjadi ******* yang saling memaut... mereka seperti sedang melepaskan kerinduan yang teramat sangat..Tubuh keduanya seperti terkena aliran listrik tegangan tinggi... bergetar...
Faisal merasa ada yang aneh dalam hatinya, jantungnya berdetak kencang tidak seperti biasanya....
To be continued...
Maaf ya baru bisa up lagi..
kemarin handphone author rusak, juga ada kesibukan yang gak bisa ditinggal..jadi gak bisa pegang HP. Tapi Alhamdulillah sekarang sudah bisa lagi...
salam hangat dari author..untuk reader setia Faisal dan Yulia. terimakasih sudah mendukung author sejauh ini...
mudah-mudahan kalian bisa puas dengan jalan ceritanya.
Jangan lupa like..komen...vote nya ya..
__ADS_1
terimakasih ππππ