
Jangan lupa like komen dan vote nya ya..
Terimakasih yang sudah kasih votenya ke cerita Faisal dan Yulia.
-------------++----------
Yulia memperhatikan wajah suaminya yang sudah terlelap. Malam itu, Yulia tidak bisa tidur. Matanya enggan untuk dipejamkan, akhirnya dia memilih untuk mendekati suaminya. Yulia mengusap lembut rambut Faisal, Yulia mengusap pipinya, bibirnya.
"Ya Allah betapa beruntungnya aku, bisa menjadi istri dari pria yang kucintai." tutur Yulia lirih, sambil mengusap pipi Faisal.
"Mas.. sebenarnya apa yang membuat mu tidak pulang kerumah, apa mas selama ini tertekan hidup dengan Yuli.." tuturnya lagi, dan Faisal pun masih memejamkan matanya.
"Jika mas memang tertekan, Yuli ikhlas jika Yuli harus pergi dari hidup mas." kali ini air mata Yulia lolos dari mata Yulia.
"Bahkan sampai sekarang pun Yuli tidak pernah tahu.. siapa sebenarnya yang ada di hatimu mas.." air matanya semakin mengalir deras..
Faisal yang disangka Yulia sudah terlelap, sebenarnya Faisal pun belum tidur. Jadi Faisal mendengar apa yang diucapkan Yulia.
Dalam hati Faisal semakin merasa bersalah, namun Faisal pun tidak punya keberanian untuk melepaskan Yulia. Wanita yang sudah dia nikahi selama ini.
"Maafkan aku yul.. maafkan aku.." ucapnya dalam hati.
Faisal sudah tidak tahan lagi untuk berpura-pura tidur, akhirnya dia membuka matanya. Yulia terkejut, dia menghapus air mata nya dengan tangannya. Faisal meraih tangan Yulia, menggenggam nya.
"Maafkan mas Yul, maaf kan.." Faisal semakin menggenggam tangan Yulia sembari mencium tangan Yulia.
"Jangan pernah berniat untuk pergi dari mas.. mas gak akan sanggup bila harus kehilangan kamu Yul... Mas sayang dengan Yulia.." Kini air mata Faisal pun ikut menetes.
"Mas.. Yulia gak akan pergi, kalau mas Faisal tidak meminta Yulia untuk pergi.." Yulia meyakinkan Faisal.
"Beri sedikit waktu untuk mas mencintai mu sepenuh hati mas.." Faisal mencium kening Yulia dan dijawab anggukan oleh Yulia.
Malam itu penuh dengan rasa haru dari keduanya. Saling mengungkapkan perasaan mereka. perasaan lega dari keduanya, Faisal merasa sangat beruntung memiliki istri seperti Yulia. Yulia lebih dewasa dalam melihat permasalahan rumah tangga nya. Faisal berjanji akan sering meluangkan waktunya untuk Yulia.
Pagi harinya..
"Mas.. apa mas udah mau masuk kerja...mas kan belum sembuh betul.." tutur Yulia sambil menyendokan nasi goreng dipiring Faisal.
"Iya Yul .. kasihan Dino nanti keteteran lagi menangani pasien.." Faisal mulai menyendokan makanan nya di mulutnya..
" iya udah.. mas jangan capek-capek ya.. mas juga harus jawab kesehatan mas.." Yulia memberi perhatian pada suaminya.
"Iya Yul.." Faisal tersenyum..
Faisal berangkat kerumah sakit, sementara Yulia hari ini dia tidak ada jadwal les. Yulia berencana akan berkunjung kerumah orang tuanya. Yulia sudah kangen pada mamanya.
__ADS_1
Yulia mengendarai motornya menuju kerumah orang tuanya. Sampai dirumah mamanya, Yulia langsung memeluk mama yang sedang membuat kue.
" assalamualaikum ma.." Yulia mencium punggung tangan mamanya..
"Waalaikumusalam,, anak mama tumben kesini..kamu gak les nak.." jawab Bu Siti, mama Yulia.
"Hari ini libur ma.. papa kemana maa..?" Yulia menanyakan keberadaan papanya.
" Biasalah.. papamu nganter kue kepasar.. Ntah kok belum pulang ya.."
" Bentar lagi kali maa.." Yulia mengaduk adonan kue, ikut membantu mamanya..
"Gimana kabar suamimu nak..?" Bu Siti menanyakan kabar menantunya.
"Kemaren mas Faisal sakit maa"
"Terus kok kamu tinggal kesini nak.." ibu nya tampak khawatir.
"Mas Faisal udah sembuh.. sekarang aja udah berangkat ke rumah sakit.." Yulia menuangkan adonan kue kedalam cetakan.
"Syukurlah kalau begitu.." ibu Siti lega mendengarnya.
"Ma...." Yulia tidak melanjutkan kata-katanya
" Nggak maa.." seperti nya Yulia tidak ingin menceritakan masalah rumah tangga nya Kepada mamanya .
"Terus kapan mama ini mau kamu kasih cucu.." Mama mulai menggoda Yulia..
"Insyaallah kalau Allah kasih, secepatnya ma.." Yulia tahu mamanya memang sudah sangat mengidam-idamkan punya cucu dari Yulia
Psk Sukamto sudah pulang dari pasar, beliau mendengar suara putrinya langsung bergegas menuju dapur..
"Yul...kami disini nak.." pak Sukamto memeluk Yulia..
"Iya pa..papa baru pulang dari pasar ya.. mana jajannya..." Yulia tampak senang melihat papanya yang sudah pulang. mereka melanjutkan dengan bercengkrama, seperti tidak bertemu bertahun-tahun.
Dirumah sakit..
Faisal menuju kantin rumah sakit dijam makan siang, dia memesan es teh tidak memesan makanan karena Yulia membawakan bekal untuknya. Dino yang tahu keberadaan Faisal langsung duduk di depan Faisal.
"Lo udah baikan sal.." ucap Dino menepuk pundak Faisal.
" seperti yang Lo lihat.." Dijawab ketus oleh Faisal..
__ADS_1
" Lo tuh kenapa jadi jutek gini sama gue.." Dino heran dengan sikap Faisal yang jadi jutek padanya..
"Lo kesini pasti mau nyeramahin gue kan.." celetuk Faisal..
"yeelah Lo seudzon Mulu sama gue ." Dino meminum minuman Faisal, Faisal melotot.
" Yulia cantik juga ya sall..." God Dino memuji Yulia.
" Emangnya kenapa kalau dia cantik..." tukas Faisal sinis..
" Kali aja Lo udah gak mau lagi dengan dia.. bisa lah gue deketin..."Dino terus saja menggoda sahabatnya itu..
"Lo jangan macem-macem ya.. lo..udah mau nikah..." Faisal mulai emosi, sementara Dino cuma tersenyum.
"Legian Lo kan gak cinta sama Yulia .. kenapa Lo sewot hhhh" Dino menertawakan Faisal..
" gak usah banyak omong kamu Din,, gue gak suka Lo Ngomong kayak gitu.." ucap Faisal yang semakin emosi..
"Lo yakin Lo gak cinta sama Yulia..." Dino terus memancing Faisal dengan pertanyaan nya..
"Cukup Din.. Lo gak usah ngurusin perasaan gue mau gimana sama Yulia.. " Faisal pergi meninggalkan Dino. Dino hanya menggelengkan kepalanya.
"Lo tuh dah mulai jatuh cinta sama Yulia, tapi ego Lo tinggi jadi Lo gak bisa berpikir jernih.." ucap Dino yang tentu saja tidak di dengar oleh Faisal.
Faisal pergi dengan perasaan yang tidak menentu. Dia marah dengan ucapan Dino. tapi Faisal sendiri tidak paham kenapa dia semarah itu pada Dino. padahal Faisal tahu Dino tak sungguh-sungguh dengan ucapan nya. Seperti nya memang benih-benih cinta itu sudah mulai ada di dalam hati Faisal. Namun sang pemilik hati tidak menyadari itu.
Faisal ingat dengan janjinya pada Yulia, bahwa dia akan belajar mencintai nya. Langkah awal yang dia lakukan adalah mengganti wallpaper ponselnya dengan foto Yulia. Faisal berfikir kalau dia sering melihat wajah istrinya akan sedikit mudah dia melupakan mantan kekasihnya itu. Tak cuma mengganti wallpaper ponselnya, Faisal juga mengganti kontak Yulia dengan menamai "Sayang". Itu juga bertujuan agar dia selalu ingat dengan janjinya kepada Yulia.
Kini perasaan Faisal sudah mulai tenang. Faisal akan memulai misinya untuk belajar mencintai istrinya. tiba-tiba ketokan pintu membuyarkan lamunan nya.
tok tok tok....
Bersambung 😁
hayo tebak siapa yang datang ..
penasaran ya...
temukan jawabannya di part berikutnya
terimakasih 😘😘
jangan lupa like komen dan vote nya ya
ditunggu...
__ADS_1