
Sudah satu Minggu kepergian anak Faisal, dan satu Minggu itu juga Yulia pergi dari rumahnya. Orang tua Faisal juga sudah kembali ke Lampung, Faisal juga sudah mulai masuk kerja.
Satu Minggu yang berat dilalui oleh Faisal, hari-hari nya diliputi rasa bersalah. Apalagi dia tidak bisa berkomunikasi dengan Yulia, ponsel Yulia tertinggal di rumah. Namun memang sengaja Yulia tidak mengambilnya. Jika melihat ponsel itu, secara otomatis membuat dia ingat foto-foto Faisal dengan wanita lain.
Semenjak kepergian Yulia dari rumahnya hidup Faisal menjadi tidak terurus dengan baik. Faisal sering melewatkan sarapan nya, dan sudah tidur jika malam hari. Rasanya semua sudut rumahnya dipenuhi bayang-bayang Yulia. Senyum Yulia saat menyambut dia pulang kerja, ketelatenannya menyiapkan makan malamnya Faisal. Dan itu semua hanya tinggal kenangan bagi Faisal.
Faisal sering ke rumah orang tuanya Yulia, sekedar ingin bertemu dengan Yulia. Namun Yulia pun tak pernah mau menemuinya. Rasanya masih belum sanggup jika harus bertatap muka dengan Faisal. Ada rasa sakit jika Yulia bertemu dengan Faisal. Meskipun dia tidak menemui Faisal, Yulia bisa melihat dari kejauhan. Sosok yang pernah dia cintai, sosok yang membuat hari-hari nya bahagia. Namun sayang semua itu hanya kamuflase, untuk menutupi kebohongan Faisal semata.
Meski orang tuanya terus membujuknya untuk kembali dengan Faisal, namun Yulia masih belum mau untuk melakukan itu semua.
Hari-hari nya ditemani sahabatnya, Felisa begitu syok saat diberitahu oleh Dino tentang kematian anak Yulia. Felisa juga sering datang kerumah Yulia jika ada waktu, untuk sekedar menghibur Yulia.
Yulia menceritakan semua yang terjadi pada dia dan Faisal, tentang foto yang dikirim orang yang tak dikenal. Tentang perasaan Faisal selama ini untuknya, Yulia gagal membuat Faisal jatuh cinta padanya.
Yulia juga bingung langkah apa yang akan dia ambil kedepannya, tidak mungkin akan seperti ini terus. Jika dia ingin bercerai dengan Faisal, namun hatinya masih teramat dalam mencintai Faisal. Bahkan dalam satu Minggu tidak bersama Faisal, membuat Yulia merasakan rindu yang amat luar biasa. Namun jika masih tetap bersama Faisal, dia takut akan patah hati untuk kedua kalinya.
----------_----------
Siang itu dijam istirahat, Dino keruangan Faisal. Dia ingin mengajak Faisal makan, badan Faisal terlihat kurus, seperti seorang yang kekurangan makan. Dilihatnya Faisal sedang menatap foto Yulia dilayar ponselnya. Dino yakin Faisal sudah mencintainya, hanya saja Faisal tidak menyadari itu. Dan dia akan membuatnya menyadari kalau dia sudah cinta pada Yulia. Dino masuk..
"Sekarang Lo nyesel ha..." Faisal tak bergeming, melirik nya saja tidak..
__ADS_1
"Yulia tuhh terlalu sempurna untuk seorang pecundang kayak Lo ...." Nada bicara Dino seperti mengejek Faisal..
"Sekarang aja Lo nyesel, terus kemaren pas Lo jalan bareng dengan Weli Lo gak mikir akibatnya..."
"CUKUP Din... Lo serendah itu nuduh gue selingkuh dengan Weli... Lo bahkan tidak tahu kejadian sesungguhnya, Lo pikir gue mengkhianati Yulia... Gue tahu gue salah tapi . gue tidak pernah mengkhianati Yulia dengan jalan bareng bersama Weli..."
"Terus kenapa malam itu Lo pulang bersama dia... ha..."
Faisal menceritakan tentang kepulangan nya yang terlambat sampai dia bertemu, dan diantar oleh Weli. Dia ceritakan semuanya pada Dino. Dino melihat ada penyesalan yang dirasakan sahabatnya itu. Yang tadinya dia marah, namun setelah mendengar cerita Faisal, Dino merasa kasihan pada Faisal.
Dino juga merasa aneh dengan peristiwa yang dialami oleh Faisal, dia akan mencari kebenaran nanti. Kejadian itu seperti sudah ada yang merencanakan. Awalnya dia berburuk sangka kepada Weli, tapi pikiran itu segera ditepis olehnya. Weli tidak mungkin sejahat itu.
Dino berencana akan mempertemukan Faisal dan Yulia, dia akan meminta bantuan pada Felisa. Dino kini yakin, bahwa Faisal memang sudah mencintai nya. Dino mengirim pesan pada Felisa...
π² waalaikumusalam mas... kebiasaan dehπ€
π²π€ iya maaf ,, Assalamualaikum Felisa.... hehehe..
π² kenapa mas..tumben chat Felisha..
π² Ada yang ingin aku sampaikan ke kamu, kamu ada waktu gak buat ketemuan...
__ADS_1
π² Ini Felisha juga lagi diminimarket mas.. mau ketemu dimana..
π² Dicafe bucin.. kan gak jauh dari tempat mu dan tempat mas..
π² Ok Felisha tunggu disana ya.. Assalamualaikum mas Dino...
π² Waalaikumusalam Felisha.
Setelah mengatur pertemuan nya dengan Felisha, Dino memberitahu assisten nya untuk keluar sebentar. Jika ada pasien yang mendadak, bisa ditangani oleh Faisal. Dino langsung menuju ke cafe bucin, sekaligus makan siang yang tertunda gara-gara ngobrol sama Faisal.
"Sha.. udah lama nunggu..." Ucap Dino saat sudah tiba dicafe.
"Belum mas, barusan nyampe juga kok..." Mereka memesan makanan dan minuman untuk teman ngobrol.
Dino menceritakan kejadian dimana Faisal terlambat pulang, dia juga menceritakan keadaan Faisal saat ini. Faisal seperti kehilangan semangat dalam hidupnya. Awalnya Felisha mensyurkurkan keadaan Faisal, tapi setelah dua mengingat Yulia juga merasakan hal yang sama seperti Faisal, akhirnya dia mau membatu rencana Dino.
Mereka akan mempertemukan Faisal dan Yulia agar bisa saling menjelaskan. Dino terkejut saat diberitahu oleh Felisa, kalau Yulia mendapat pesan orang yang tak dikenal, dan isi chatnya itu foto Faisal bersama seorang wanita. Dino yakin ada yang mengusik rumah tangga Faisal dan Yulia. Dino berjanji akan menyelidikinya sendiri.
Happy reading πππππβ€οΈ
inshaa Allah nanti siang up lagi ya....
__ADS_1
Udah dulu ya cerita Melo...Melo...nya... takutnya pada bosen.. sekarang giliran part bucin-bucinan ππππ€