Suamiku Tak Pernah Mencintai Ku

Suamiku Tak Pernah Mencintai Ku
11. Rencana bulan madu


__ADS_3

"La terus, kapan kalian akan memberi kami cucu??" tanya mama lagi yang membuat Yulia dan Faisal terkejut dengan pernyataan mamanya...


"Ughuhkkkkj",,


mereka terdesak bersamaan, tanpa janjian hehehe... dengan sigap mama memberikan mereka air minum. Melihat tingkah keduanya yang terkejut dengan pertanyaannya. Mama tampak aneh dengan sikap mereka, kenapa sikap mereka sampai seperti itu. Bukan kah hal yang wajar, bila sepasang suami istri yang sudah menikah akan mempunyai anak.


" Kalian ini kenapa sih,,? kok sampai segitu terkejutnya dengan pertanyaan mama" Mama memberanikan diri untuk membuka suara.


'( Ya ampun ma....anakmu ini belum diapa-apain sama mas Faisal.. gimana mau punya anak..anakmu ini masih perawan tingting)" Gumam Yulia dalam hati..


"Iya maaa... mama yang sabar ya, lagian kan kita baru sebulan menikah..wajar kalau belum bisa kasih mama cucu..." Giliran mas Faisal yang bicara, dia mencoba menetralkan suasana yang mulai gabut. (Gabut...buat dia dan Yulia sih tepatnya)😁😁😁


" Tapi kalian gak menunda nya kan?" tanya mama lagi yang sepertinya belum puas dengan Jawaban Faisal..


" Nggaklah mas, udah ahh.. mama gak usah nanya kayak gitu lagi. Nanti kalau sudah waktunya juga bakal dikasih sama Allah." Kali ini Yulia yang angkat bicara. dia tidak mau orang tuanya tau dengan hubungan mereka yang sedang tidak baik-baik saja.


Tampaknya suasana makan malam mereka sudah mulai terkondisikan, tanpa membuat orang tua Yulia curiga kalau sebenarnya anaknya belum disentuh oleh Faisal.


" Setelah selesai makan malam, Yulia, Faisal, dan orang tua Yulia berbincang-bincang sampai jam sembilan malam. karena sudah larut malam, akhirnya mereka pamit kepada orang tua Yulia dengan alasan Faisal akan bekerja besok.


Ditengah perjalanan Faisal kepikiran apa yang mama Yulia bicarakan tadi. Gimana akan segera punya anak kalau dia sendiri belum siap menyerahkan jiwa dan raganya kepada Yulia. Faisal berfikir ini gak boleh terus-terusan berkepanjangan, mau sampai kapan dia akan membuat Yulia menunggu. Dia teringat ucapan sahabatnya Dino. Dia takut kalau Yulia akan pergi meninggalkannya, karena tidak tahan dengan sikap nya.

__ADS_1


Hingga akhirnya dia memiliki rencana, dia akan mengajak Yulia bulan madu. Sepertinya mereka memerlukan quality time agar saling mengenal dan berharap dia bisa segera membuka hatinya untuk Yulia.


"Yul,,," Faisal membuka percakapan mereka yang sedari tadi mereka cuma diam dengan pikiran masing-masing.


" iya mas,, kenapa?" jawab Yulia bertanya kepada Faisal.


"Gimana kalau kita bulan madu" ujar Faisal mengutarakan niatnya.


" Apa mas... bulan madu??!!" Yulia sangat terkejut dengan pernyataan Faisal yang tiba-tiba mengajak dia untuk bulan madu.


"Iya Yul, mas ingin mewujudkan keinginan orang tua kamu, dan juga orang tuaku pun menginginkan hal yang sama" Faisal memberikan penjelasan pada Yulia tentang keinginannya.


dijawab singkat oleh Yulia. Ditengah-tengah perjalanan mereka tiba-tiba Faisal menghentikan motornya, kemudian turun dan menghampiri istrinya.. Faisal meraih tangan Yulia dan menggenggam nya.


"Yul, mas mau menyakinkan mu. Mas sungguh-sungguh mau kita tetap bersama sampai menua nanti. Mas gak mau kehilangan mu Yul" Ucap Faisal dengan suara parau, dan tanpa disadari dia meneteskan air mata nya.


"Iya mas, Yuli janji gak akan meninggalkan mas Faisal. Yulia sayang sama mas" Yulia mengeratkan genggaman tangannya pada Faisal seolah-olah mewakilkan apa yang dia rasakan.


Tatapan mereka terkunci, mereka saling berpandangan. Faisal semakin mendekat kan wajah nya ke wajah Yulia. Yulia memejamkan matanya, seoolah meluapkan kerinduan yang selama ini berkecamuk di dadanya.. Tanpa disadari Faisal hanya meraih pucuk kepala Yulia dan mencium nya disana.


Yulia yang sudah deg-degan, seolah terhenti dengan perlakuan Faisal yang tak sesuai dengan harapan nya. Yulia berharap malam itu akan menjadi malam yang indah ternyata dia harus menelan kekecewaan nya lagi.

__ADS_1


Disisi lain Faisal merasa bersalah dengan sikapnya yang tidak bisa mengontrol perasaannya, dan membuat yulia kecewa.


Dia tau kalau Yulia menginginkan lebih dari itu, tapi lagi-lagi Faisal membuat yulia kecewa.


"Maaf Yul,,.." Seketika suara itu yang keluar dari mulut Faisal..


Yulia hanya diam tak bersuara, dia malu ,dia sedih, kenapa Faisal bersikap seperti itu.


Apakah Faisal tidak pernah mencintai nya selama ini. Tanpa disadari Yulia meneteskan air matanya. Selama hidupnya dia tidak pernah sekacau ini, cintanya yang bertepuk sebelah tangan.


Tapi disisi lain dia juga tidak mau kehilangan Faisal.


Faisal kembali mengemudikan motornya dan mereka cuma diam tak bersuara..


Bersambung


Terimakasih yang sudah setia mengikuti cerita ku ini... jangan lupa like vote dan rote nya yaa.


maaf banget baru bisa update, lagi gak enak badan...


Love you readers 😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2