
Hari ini adalah hari dimana Faisal dan Yulia janjian untuk ketemu. Hari dimana Faisal juga menghadiri seminar di kampus tempat dia kuliah dulu, bersama Kirana.
Faisal juga sudah mempersiapkan materi yang akan dia sampaikan diseminar nanti. Kirana meminta Faisal untuk berangkat bersama, namun ditolak oleh Faisal. Dia ingin berangkat sendiri, dengan itu dia bisa leluasa untuk cepat pulang dan menemui Yulia. Hari ini dia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang sudah diberikan oleh Yulia kepadanya.
Dino hari ini pulang lebih cepat, karena akan mendekorasi rumah Faisal untuk memberi kejutan Yulia. Dino dan Felisa sudah ada di rumah Faisal bersama Felisa..
"Shaa.. udah dari tadi ya..." Saosnya saat sudah didepan rumah Faisal, dan Felisa yang setia menunggu Dino dari setengah jam yang lalu..
" Mas..Dino.... kebiasaan deh suka telat Mulu... ihhhh" Felisa kesal karena Dino selalu datang terlambat jika mereka janjian..
"Maaf.. ayo kita masuk..." Dino mengajak Felisa masuk kedalam.
" Enak nya yang dihias ruangan yang mana ya..." Dino meminta pendapat Felisa...
"Ruang tamu aja mas.. nah nanti pas Yulia masuk.. kan jadi suprise gitu..." Felisa memberi saran, sembari membayangkan saat Yulia masuk kerumahnya..sudah dihiasi begini..
"Ya udah ayo kita mulai.." Dino menggeser kursi dan meja agar mereka lebih leluasa untuk menghias ruang tamu rumah Faisal..
Felisa mulai menempelkan balon yang berbentuk huruf Kedinding ruang tamu. Tulisan itu dirangkai.. "SELAMAT DATANG ISTRIKU"...
" Mas ada yang kurang deh kayaknya.. tulisan I love you nya gak ada.. ih gimana dong ini..." Felisa melihat ada yang kurang, dari perlengkapan yang mereka beli kemarin...
"Kamu gimana sih sha... kan kamu yang milih semuanya.." Dino kesal karena kelalaian Felisa...
" Ini udah mepet lagi.. gimana dong..." Imbuh Dino lagi..
"Gak keburu ya mas..."
" Ya nggak lah,, waduh jadi gak romantis dong nanti..."
__ADS_1
"Ya udah kita susun aja lilinnya bentuk hati biar keliatan romantis.. gimana mas..."
"Wah bagus juga ide kamu.. gak sia-sia aku punya partner kayak kamu..."
"Yeee tadi aja marah-marah sama aku, sekarang muji-muji.. gak jelas amat sih mas..." Felisa kesal dengan sikap Dino yang menyalahkan dia.
"Yee gitu aja ngambek.. cantiknya ilang Lo..." Goda Dino membuat Felisa tersipu malu..
"Ya udah selesai in dulu yang itu.. aku yang nyusun lilinnya..." Dino menunjuk balon yang dipegang Felisa.
Felisa mencoba naik ke kursi untuk menempelkan sisa balon yang belum terpasang. Namun sial.. kakinya tiba-tiba kram sehingga Felisa tidak bisa menjaga keseimbangan tubuhnya. Felisa terjatuh.. dengan sigap ditangkap Dino yang berjalan ke arah dia. Tubuh Felisa berada ditangan Dino, mereka saling menatap.. cukup lama saling menatap.. mereka dengan pikirannya masing-masing..
"Mangkanya hati-hati shaa.." diturunkannya perlahan tubuh Felisa, Felisa malu, mukanya kelihatan memerah..
"Kenapa kamu... terpesona ya lihat aku..." Dino malah menggodanya...
"Apaan sih mas,,," Felisa pergi meninggalkan Dino untuk menyembunyikan perasaannya.
Yulia yang sudah bersiap untuk bertemu dengan Faisal, Yulia merias wajah nya dengan natural. Yulia memang tidak terlalu suka dengan berias secara berlebihan. Hari ini dia akan bertemu suaminya, sosok yang dia rindukan selama satu Minggu ini. Dia memilih memberi kesempatan kedua untuk Faisal.
Jam sudah menunjukkan pukul setengah tujuh malam, itu artinya setengah jam lagi Faisal akan bertemu dengan Yulia. Namun dia begitu resah, karena seminar yang harusnya selesai dari jam lima sore tadi, mendadak harus diundur... karena masih banyak pertanyaan dari peserta seminar. Faisal beberapa kali melihat jam tangannya, dia takut akan terlambat menemui Yulia. Ini adalah kesempatan terakhir untuknya, Faisal begitu resah.. bekerja pun sudah tidak konsentrasi lagi. Apalagi waktu tinggal tiga puluh menit lagi, tapi dia belum selesai juga..
Sedangkan perjalanan dari kampus tempat dan mengisi seminar ke tempat janjian mereka, memakan waktu satu jam.. Faisal jelas akan terlambat menemui Yulia..
"Kamu kenapa Fais..?" tanya Kirana yang melihat kegelisahan Faisal...
"Saya ada janji dengan istri saya.."
"Oh ya sudah kamu pulang duluan aja, biar saya handle semuanya..." Kirana ingin membantu Faisal, dia tidak tega melihat Faisal tidak fokus dalam menjawab pertanyaan peserta seminar...
__ADS_1
"Benarkah kamu mau bantu saya..."
"Tentu.. sekarang temui istrimu.. dia pasti sudah lama menunggumu.. "
Setelah berbicara dengan Kirana Faisal merasa lega, karena Kirana membantunya untuk menghandle semua pekerjaan nya..
Faisal langsung bergegas ke parkiran untuk mengambil mobilnya, saat dia akan naik ke mobilnya, dilihatnya ban mobil Faisal kempes...
"Sial... paket kempes segala..."Faisal tampak frustasi disaat situasi yang mendesak ban mobilnya malah kempes...
Faisal bingung harus bagaimana ini.. Faisal melihat jam tangannya, Waktu sudah menunjukkan pukul tujuh leat lima belas. Itu artinya dia sudah terlambat untuk menemui Yulia.. Dua tidak bisa berfikir, dia bingung harus bagaimana.. Dua takut Yulia sudah pergi dari tempat janjian mereka karena kelamaan menunggu...
Akhirnya Faisal mendapat ide, dia naik ojek yang mangkal didepan kampus tempat dia mengisi seminar.. Faisal menemui salah satu tukang ojek yang mangkal disitu, dan memintanya untuk mengantar dia ke taman, tempat Yulia menunggunya saat ini.
Yulia yang sudah duduk disalah satu bangku taman tempat dia janjian dengan Faisal, sesekali mencari-cari keberadaan Faisal.. Dia sudah menunggu Faisal selama tiga puluh menit, namun Faisal belum juga kelihatan.. Yulia sempat berpikir kalau Faisal tidak ingat jika ada janji dengan dirinya.. Yulia menunggu Faisal dengan perasaan yang campur aduk.. Apakah Faisal memang lupa, atau memang dia tidak berarti untuk Faisal..
Setelah lelah menunggu Yulia memutuskan untuk meninggalkan tempat itu,, harapan nya bertemu Faisal perlahan sirna, Yulia harus menelan kekecewaan nya lagi..
Faisal akhirnya sampai juga ditempat dia janjian dengan istrinya, Faisal mencari-cari keberadaan istrinya. Faisal terus mencari, disitu memang banyak orang yang menghabiskan malam ditanam itu. karena tempatnya yang sudah tertata, tempat itu juga nyaman untuk menikmati pemandangan di malam hari..
Faisal masih mencari, namun yang dicari tak dapat ia temukan.. Faisal sedih, karena Yulia ternyata sudah tidak ada di situ..
"Yulll... dimana kamu..." Faisal berjalan menyusuri taman itu.. berharap bisa bertemu dengan Yulia..
Setelah berkeliling mencari keberadaan istrinya, Faisal akhirnya menyerah. Karena mungkin Yulia memang sudah pergi dari tempat itu.. Faisal duduk disalah satu bangku taman tersebut. Saat Faisal dengan perasaan nya yang sedih, karena lagi-lagi dia membuat yulia kecewa, Seorang wanita berjalan mendekati Faisal...
To be continued...
jangan lupa like komen vote nya ya...
__ADS_1
Kira-kira siapa ya yang menghampiri Faisal..
kok author jadi penasaran ya🤭🤭🤭