Suamiku Tak Pernah Mencintai Ku

Suamiku Tak Pernah Mencintai Ku
13. Mengetahui kebenaran


__ADS_3

Ketika sedang asyik menikmati hidangan mereka, ada saus yang tertinggal di sudut bibir Yulia, dengan cepat Faisal mengelap bibir Yulia dengan sapu tangan nya. Faisal mengelap dengan lembut bibir Yulia, sehingga Yulia yang sedang asyik mengunyah makanan nya seketika terhenti...


Dan pandangan nya menuju ke mata Faisal...


"Deg-degan, ya Allah mas Faisal manis sekali .." gumam Yulia dalam hati..


Sejurus kemudian mereka terkunci dalam pikiran mereka masing-masing. Faisal yang memikirkan , mungkin sudah saatnya dia bersikap manis pada istrinya. Meskipun dia belum mencintai nya, tapi sudah kewajiban nya untuk membuat yulia bahagia. Disisi lain Yulia tampak tertegun dengan sikap manis Faisal, andaikan Faisal seperti ini terus, Mungkin rumah tangga nya akan bahagia.


"Makanya pelan-pelan yul, tengok tuh belepotan. kayak anak kecil aja..." Ucapan Faisal membuyarkan lamunan Yulia..


"Iya mas, maaf.. habis enak banget sih makanan nya...." Yulia terkekeh.


"Kamu suka Yul ..?" tanya Faisal singkat..


"Suka dong mas,, apalagi di temenin suamiku yang ganteng ini" dijawab manis oleh Yulia, dan diikuti senyum keduanya...


"Habis ini kita mau kemana,,??" Faisal bertanya lagi ke Yulia... hari ini dia ingin membuat yulia tersenyum bahagia.. dia ingin menebus kesalahannya tempo hari..


"Kita pulang saja ya mas, Yuli capek.." dijawabnya oleh Yulia sambil memasukkan sepotong steak ke mulut nya...


"Ya sudah kalau gitu... habiskan dulu makanan mu"kali ini Faisal menuruti keinginan istrinya..


Setelah selesai makan, Faisal membayar makanan nya, dan mengajak Yulia untuk pulang ke rumah. mobil pun melaju ketempat tujuan mereka. Setelah sampai dirumah mereka masuk, Faisal menggandeng tangan Yulia untuk masuk ke kamarnya.. Yulia yang mendapat perlakuan manis dari suaminya, Hanya bisa senyum-senyum sendiri. Dia sangat bahagia, rasa kesal yang Tempo hari menyelimuti hati nya, seketika berubah menjadi rasa bahagia yang tak terhingga..


Sesampainya di kamar Faisal mengajak Yulia untuk duduk di ranjang tempat tidur mereka,,


"Yul, terimakasih ya..kamu sudah mau menerima aku sebagai suamimu.. kamu sudah bersabar akan sikapku yang selama ini buat kamu sedih.. mas janji, mas akan merubah sikap mas padamu Yul, mas akan membahagiakan mu Yul..." ujar Faisal sambil mencium tangan dan pucuk rambut Yulia..

__ADS_1


"Iya mas,, terimakasih juga ya untuk malam ini...Yulia seneng banget..." dijawab nya oleh Yulia dan mencium balik tangan suaminya...


"ya sudah kami tidur dulu ya Yul,,." lalu Faisal menidurkan Yulia di ranjang mereka, dan disusul olehnya. Faisal memeluk istrinya membiarkan kepala Yulia didalam dada nya,, dan mengelus-elus rambut istrinya..


"Kita lakukan nanti saat kita bulan madu ya Yul,, mas ingin membuat malam pertama kita berkesan, Besok mas urus semuanya.. sekarang tidur lah, mas akan menjagamu sampai kau terlelap." ujar Faisal pada istrinya dan diciumnya lagi pucuk rambut yulia.dan dijawab anggukkan oleh yulia. mereka pun terlelap dengan saling berpelukan selayaknya pasangan yang saling mencintai...


Keesokan paginya Faisal berangkat kerumah sakit seperti biasanya, hari ini dia akan meminta izin pada pihak rumah sakit. Izin untuk bulan madu bersama istrinya. Sementara Yulia pergi ketempat les menjahit nya, hari ini dia lebih bersemangat lagi dibanding hari-hari sebelumnya. Suaminya yang sedikit demi sedikit sudah mulai bersikap manis kepadanya, menjadikan penyemangat untuk Yulia agar bisa memenangkan hati suaminya..


"Aku harus keruangan Bu Melda, aku harus serahkan surat izin ini ke Bu Melda.. setelah itu aku booking hotel untuk menginap nanti" gumam Faisal lirih. Faisal berjalan menuju ruang Bu Melda untuk menyerahkan surat izinnya, seketika terhenti dan pandangan nya beralih ke dua orang yang saling bercumbu. Faisal melihat Weli dan Rio sedang bercumbu mesra..


"Sudah.. mas... ini.. rumah sakit.. malu.." ucap Weli terbata-bata kehilangan nafas karena cumbuan dari Rio..


" maaf sayang,, aku gak bisa mengontrol hasratku.. aku sangat bahagia.. karena sebentar lagi aku akan jadi ayah .. ya.. ayah dari anak kita..." Dijawab oleh Rio yang tak kalah terbata-bata karena kehilangan nafas nya...


Faisal mendengar apa yang mereka obrolkan, Faisal melihat ada cinta dari keduanya. Hatinya hancur seketika,, ternyata Weli yang selama ini disangka Faisal sangat mencintainya, ternyata itu salah.. Weli sangat menikmati pernikahan nya dengan Rio, lalu selama ini Weli menganggap dirinya apa. Bahkan sampai saat ini pun hatinya masih milik Weli, wanita yang sudah menjadi istri orang lain. Hatinya hancur, marah,, dan sedih.. Faisal meninggalkan tempat itu dan melanjutkan kembali tujuan nya untuk menemui Bu Melda dengan hati yang kacau..


Jam makan siang pun tiba, dia membuka bekal yang dibawakan oleh istrinya. Alih-alih memakan nya, namun Faisal cuma mengaduk-aduk makanannya..dia nggak berselera untuk memakannya. moodnya seketika berubah menjadi buruk setelah melewati kejadian tadi. Disela lamunan nya, ada Dino yang masuk keruangan nya...


"Brow,, tumben gak ke kantin..?" tanya sahabat nya itu pada Faisal..


"gue makan disini saja, lagian Yulia sudah membawakan bekal untuk makan siang gue"


dijawab malas oleh Faisal.


"Lo kenapa lagi,, muka udah kayak pakaian kusut gitu..." Dino melihat keadaan Faisal yang sedang tidak baik-baik saja..


"Gue gak papa.. sudah lah gue bingung.." Faisal masih tetap setia dengan kehancuran. sehingga dia tidak berselera untuk ngobrol dengan sahabatnya itu..

__ADS_1


"Ada masalah apa lagi sal, apa Lo lagi ada masalah dengan istri Lo?" tanya Dino lagi yang masih belum puas dengan jawaban Faisal.


"Gue ketemu Weli.." dijawab singkat oleh Faisal..


"Weli lagi Weli lagi,,, sampai kapan Lo akan kayak gini lagi sih sal...lupain Weli dia istri orang brow..." kali ini Dino yang sudah kesel sama Faisal bicara dengan nada meninggi..


Akhirnya Faisal menceritakan apa yang dia lihat tadi, dia berharap Dino punya solusi dan jawaban atas pertanyaan yang ada di hati nya..


"Apa mereka saling cinta?" tanya Faisal dengan suara parau..


"Gua ceritain apa yang gak Lo tahu ya,, tapi gue harap setelah Lo dengar cerita gue, Lo harus lupain Weli. " Faisal hanya mengangguk..


"Weli itu adalah anak angkat dari om Adrian, papanya Rio. Weli diangkat anak setelah ibunya meninggal karena kecelakaan. Ibunya Weli itu adalah orang yang pernah membantu om Adrian dimasa perusahaan nya kolep, dia berhutang jasa kepada ibunya Weli.. sementara ayahnya Weli sudah lama meninggal sebelum Weli dilahirkan. sejak usia nya 7 tahun Weli diasuh oleh om Adrian."


"Setelah Weli dewasa', om Adrian menjodohkan Weli dengan Rio anak semata wayangnya. perusahaan mamanya Weli pun yang mengelola om Adrian. ya mungkin om Adrian gak mau kalau kekayaan mamanya Weli akan beralih ke orang lain. jadi, beliau menjodohkan anaknya pada Weli.. pewaris tunggal citra grup, perusahaan yang sekarang jadi icon dikota kita ini."


"Weli dan Rio sudah sering bersama-sama, Dari kecil mereka bersama.. Sebenarnya Weli sudah mencintai Rio sejak masih duduk dibangki SMA dulu.. namun Weli tidak cukup berani untuk mengutarakan perasaannya pada Rio ... Dan pada akhirnya dia memilih menjalin hubungan dengan Lo."


"Weli pacaran dengan Lo sama sekali dia tidak cinta, dia hanya ingin melihat reaksi Rio saja.. tapi karena Rio itu orangnya dingin, jadi seakan dia tidak mempunyai perasaan yang sama pada Weli. Ternyata Weli salah, Rio juga sangat mencintainya. setelah kejadian malam itu, Weli kecelakaan, dan tak sadarkan diri. Rio takut kehilangan Weli hingga dia mengutarakan perasaan nya pada Weli.. dan Weli pun ternyata mendengarnya.. pada akhirnya mereka memutuskan untuk menikah.."


"Lo tau kenapa Weli tidak pernah menghubungi Lo di bulan-bulan akhir hubungan kalian, karena Weli tidak ingin membuat perasaan Lo tambah dalam lagi ke dia." Dino menjelaskan semua hal yang dia tahu, karena selama ini ternyata Dino adalah teman curhat Weli ketika mereka kuliah dulu..


Faisal yang mengetahui kenyataan itu seketika wajah nya menjadi merah, tanpa terasa air mata nya sudah mengalir deras, bersamaan dengan cerita Dino...


Happy reading


makasih sudah mau mampir ke novel ku...😘😍

__ADS_1


__ADS_2