
Proses pemakaman anak Faisal dan Yulia sudah dimulai. Semua keluarga berkumpul dikediaman Faisal dan Yulia, termasuk orang tua Faisal. Mereka tiba dari Lampung tepat waktu, mereka melakukan penerbangan awal, sehingga bisa ikut dalam pemakaman anak Faisal dan Yulia.
Lubang kubur pun sudah siap, pertanda menunggu pemiliknya. Para peziarah juga sudah berkumpul di rumah duka. Yulia memaksa ingin melihat anaknya untuk terakhir kalinya, atas izin Dokter Feri, Yulia pun sudah ada dirumah nya. Suasana duka tampak terlihat dari Faisal dan Yulia.
Yulia tak henti-hentinya menangisi kepergian anaknya yang belum sempat ia rawat. Belum puas dia memandangi wajah anaknya, kain putih harus terbalut ditubuh anaknya. Yulia tak menyangka kalau dia akan kehilangan bayinya, padahal selama ini dia sangat menjaganya. Takdir ya, memang sudah menjadi garisan takdir, bahwa Yulia tidak bisa merawat anaknya.
Mereka semua menuju ke pemakaman, ke tempat peristirahatan terakhir untuk anak Faisal. Usai jenazah dimakamkan, lantunan doa dipanjatkan para peziarah.
Semua peziarah sudah kembali kerumahnya, tanda bahwasanya pemakaman anak Faisal telah usai. Kini tinggal menyisakan, orang tua Faisal, orang tua Yulia, Dino, dan tentu saja Faisal dan Yulia. Yulia tak sedikitpun melirik suaminya.. yang ada hanya rasa benci dan marah pada Faisal. Kalau saja Faisal tidak pulang terlambat, dan tidak berduaan dengan wanita lain. Mungkin saat ini Yulia bisa menggendong bayinya. Itu yang selalu dipikirkan oleh Yulia.
"Kita pulang sekarang ya nak..."Ibu Sari memegang pundak Yulia.. Yulia tak bergeming, dia mAsih terpukul atas kepergian anaknya.
"Ayo kita pulang Sal.." Psk Hermawan pun membujuk putranya agar kembali kerumahnya.
__ADS_1
Faisal mendekati Yulia, dia ingin memeluk istrinya, namun tangan Yulia menepis nya...
"Jangan sentuh aku mas..." Yulia menatap tajam kearah Faisal.
"Maafkan mas Yul..." Faisal mendekati Yulia.. Dia ingin memeluk istrinya, ingin memberi kekuatan kepada Yulia atas kepergian anaknya.
"Maa.. Pa... Yulia ingin pulang kerumah Mama.." Yulia tak menghiraukan ucapan Faisal, dia tak ingin pulang kerumahnya dan Faisal. Dia memilih pulang kerumah orang tuanya.
"Yul... kamu gak boleh begini nak... kamu harus nurut sama suamimu...."Ibu Siti menasehati Yulia agar tidak bertengkar dengan Faisal. Sementara orang tua Faisal bingung dengan sikap Yulia, yang berubah marah pada Faisal.
"Yul... kita pulang ke rumah ya...." Faisal mencoba lagi mendekati Yulia, namun Yulia langsung pergi dari tempat itu. Faisal mengejar Yulia...
"Yul.. tunggu Yul...." Faisal meraih tangan Yulia, namun Yulia menepis nya kembali..
__ADS_1
"Jangan sentuh aku mas.... Aku tidak akan pulang ke rumah... gara-gara kamu anakku meningga.. kamu jahat mas...huhuhu.. hiks hiks.." Yulia memukul-mukul Faisal, Faisal hanya diam, dia tahu dia salah.. Tapi itu semua juga bukan murni kesalahannya semua. Keadaan yang memaksa dia pulang terlambat.
Faisal tidak menyangka kalau Yulia akan semarah ini, sikapnya yang lembut selama ini berubah seketika menjadi amarah. Faisal tidak tahu apa yang menyebabkan Yulia sampai marah seperti itu. Tentang foto yang dikirim oleh seseorang, Faisal tidak tahu..
"Yul... maafin mas... mas..gak bermaksud untuk.."
"CUKUP mAs .. kata maaf mu itu sama sekali tidak bisa mengembalikan anakku... kamu egois... untuk apa kamu menikah i aku kalau hatimu milik orang lain... Sekarang aku sudah gak peduli lagi mas sama kamu...." Yulia mengeluarkan isi hatinya, dia sudah tidak sanggup harus menyimpan nya sendiri.. Faisal terdiam, ternyata Yulia tahu tentang perasaan nya selama ini. Diraihnya tangan Yulia, Faisal mencoba menenangkan istrinya dipeluknya Yulia erat, dia ingin menebus kesalahannya.. Faisal rela dipukuli oleh Yulia, asal Yulia bisa tenang kembali.
"Aku benci kamu... benci... lepaskan aku..huhuhu.." Yulia berontak dan berjalan tertatih ke arah orang tuanya yang sudah menunggu di mobil Dino.
"Mas Dino ayo kita pergi dari sini..." Perintah Yulia lalu masuk kedalam mobil Dino.. Dino hanya menuruti perintah Yulia, dia sengaja tidak melerai pertengkaran Yulia dan Faisal, karena Dino ingin memberi pelajaran pada Faisal. Tentang menghargai perasaan pasangan nya..
Sepasang mata tersenyum puas melihat Faisal dan Yulia bertengkar.
__ADS_1
Maaf telat up ya ..
Nanti malam lanjut lagi..😓😓😓